Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

THE RELATIONSHIP OF SOCIAL SUPPORT WITH THE EVENT OF DEPRESSION POSTPARTUM Hafsah Hafsah; Subki Subki; Myrna Lestari; Ernita Ernita
Jurnal Smart Kebidanan Vol. 11 No. 1 (2024): JUNE 2024
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/jzbb4j59

Abstract

Women are prone to experiencing depression, especially in the postpartum phase. The postpartum period refers to the postpartum phase, where the reproductive organs and body systems undergo the process of returning to their pre-pregnancy form. This period begins immediately after the baby is born and lasts up to 6 weeks (40 days). This study aims to determine the relationship between social support and postpartum events. This research uses a quantitative research design with cross sectional techniques. The research focused on postpartum mothers who lived in the Mainland Work Area Health Center, North Aceh Regency. The sample was determined using a simple random sampling method, namely 60 respondents using the Slovin formula. The results of the research show that there is a relationship between social support (p-value 0.001<0.05) and the incidence of postnatal depression in the Pasir Tanah Community Health Center working area.
HUBUNGAN KEBIASAAN MAKAN DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA DI SMA NEGERI 5 LHOKSEUMAWE Hamid, Syahabuddin; Subki, Subki; Yusra, Ainil; Harun, Sulaiman; Munazar, Munazar; Irwan, Syam
Indonesian Trust Health Journal Vol 8 No 2 (2025): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v8i2.402

Abstract

Nutritional problems among adolescents remain a public health issue that may affect the quality of human resources in the future. Eating habits are considered one of the factors influencing adolescents’ nutritional status. This study aimed to analyze the relationship between eating habits and nutritional status among adolescents at SMA Negeri 5 Lhokseumawe City. This research employed an analytical study with a cross-sectional design. A total of 62 female students were selected using a random sampling technique. Data were collected through questionnaires and nutritional status measurements, then analyzed using the Chi-Square test and Fisher’s Exact Test with a significance level of α = 0.05. The results showed that the majority of respondents had poor eating habits (96.8%), while most of them had normal nutritional status (54.8%). Statistical analysis revealed a p-value of 0.362 (p > 0.05), indicating no significant relationship between eating habits and nutritional status among adolescents. This finding suggests that adolescents’ nutritional status is influenced not only by eating habits but also by other factors such as physical activity, metabolic conditions, and socioeconomic status. Therefore, a comprehensive nutritional approach is needed to improve adolescent health. Abstrak Masalah gizi pada remaja merupakan isu kesehatan masyarakat yang dapat berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam menentukan status gizi remaja adalah kebiasaan makan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kebiasaan makan dengan status gizi pada remaja di SMA Negeri 5 Kota Lhokseumawe. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 62 remaja putri yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner kebiasaan makan dan pengukuran status gizi, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi Square dan Fisher’s Exact Test dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kebiasaan makan kurang baik (96,8%), namun mayoritas status gizi berada pada kategori normal (54,8%). Hasil analisis statistik diperoleh nilai p = 0,362 (p > 0,05), yang menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan makan dengan status gizi remaja. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa status gizi remaja tidak hanya dipengaruhi oleh kebiasaan makan, tetapi juga oleh faktor lain seperti aktivitas fisik, metabolisme tubuh, dan kondisi sosial ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan gizi yang komprehensif untuk meningkatkan kesehatan remaja.
Pengaruh Persiapan Pranikah terhadap Kejadian Stunting (Studi Kasus di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Dua Lhokseumawe) Nizan Mauyah; Subki Subki; Nora Usrina
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i12.17372

Abstract

ABSTRACT Stunting is a growth problem in early childhood that requires special attention. Growth and development disorders are reflected in the average height of children of their age. Children who suffer from stunting are at risk of experiencing delayed brain development which affects intelligence. If intervention is not provided as early as possible, they face learning difficulties at school, and face barriers to participating in the community. To determine the effect of premarital preparation on the incidence of stunting. This research is an observational study with a cross-sectional approach. The population in this study were mothers who had toddlers and before becoming pregnant, they prepared for their pregnancy starting from catin who came to the Muara Health Center. The sample size for accidental sampling was all mothers with toddlers who came to the Muara Dua Health Center in the Lhokseumawe City Working Area. Data collection was carried out by distributing questionnaires. Data were analyzed using Univariate and Bivariate statistics using the chi-square test with the help of SPSS computerization, at a confidence level of 95% (α=0.05). This research was conducted in the Muara Dua Lhokseumawe health center working area from May to August 2024 using a questionnaire. Based on statistical tests in bivariate analysis with the chi square test at a confidence level of 95%, the value obtained was p=0.003 (p0.05). This means that there is a significant relationship between premarital preparation and the incidence of stunting in children. There is a relationship between pre-wedding preparation and the incidence of stunting in children in the Muara Dua Community Health Center working area, Lhokseumawe City. Keywords: Stunting, Toddlers, Pre-Wedding Preparations  ABSTRAK Stunting merupakan masalah pertumbuhan pada anak usia dini yang memerlukan perhatian khusus. Gangguan pertumbuhan dan perkembanganya tercermin dari rata-rata tinggi badan anak seusianya. Anak-anak yang menderita stunting beresiko mengalami keterlambatan perkembangan otak yang berpengaruh kepada kecerdasan. Jika tidak diberikan intervensi sedini mungkin, mereka menghadapi kesulitan belajar di sekolah, dan menghadapi hambatan untuk berpartisipasi dalam komunitas. Mengetahui pengaruh persiapan pranikah terhadap kejadian stunting. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu-ibu yang mempunyai balita dan sebelum hamil mempersiapkan kehamilannya dimulai dari catin yang datang ke Puskesmas Muara. Besar sampel accidental sampling yaitu seluruh ibu-ibu yang mempunyai balita yang datang ke Puskesmas Muara Dua di Wilayah Kerja Kota Lhokseumawe. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner. Data dianalisis menggunakan statistik Univariat, Bivariat menggunakan uji chi–squre test dengan bantuan komputerisasi SPSS, pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja puskesmas Muara Dua Lhokseumawe dari bulan Mei sampai dengan Agustus 2024 dengan menggunakan kuesioner. Berdasarkan uji statistik pada analisis bivariat dengan uji chi-square pada tingkat kepercayaan 95%, diperoleh nilai p=0,003 (p0,05). Artinya ada hubungan yang bermakna antara persiapan pranikah dengan kejadian stunting pada anak. Ada hubungan antara persiapan pranikah dengan kejadian stunting pada anak di wilayah kerja Puskesmas Muara Dua Kota Lhokseumawe Kata Kunci: Stunting, Balita, Persiapan Pranikah