Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pendekatan Keperawatan Dengan Model Telehealth Dalam Manajemen Deteksi Dan Intervensi Weight Faltering Untuk Mengurangi Resiko Stunting Yolanda, Henny; Mardani, Raden Ahmad Dedy; Hendry, Zul
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 8 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v8i1.371

Abstract

Latar Belakang: Urgensi penelitian didasari oleh tingginya angka prevalensi anak dengan stunting di NTB bahkan menduduki peringkat keempat secara nasional. Selain menyebabkan gangguan pertumbuhan, stunting menyebabkan penurunan kemampuan kognitif, motorik dan performa kerja. Proses deteksi dini sangat penting untuk mencegah stunting yang diinduksi oleh ketidakpatuhan terhadap pedoman gizi. Masalah utama dalam deteksi dan intervensi weight faltering terletak dalam kompleksitas pengenalan dan pelaksanaan intervensi yang tepat, mengakibatkan respon yang lambat terhadap masalah gizi pada anak. Keterbatasan sistem pemantauan tersebut mendorong perlunya pendekatan keperawatan berbasis telehealth dalam manajemen weight faltering. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model telehealth dalam manajemen deteksi intervensi weight faltering untuk mengurangi resiko stunting. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D), yaitu pendekatan sistematis pendekatan keperawatan melalui telehealth untuk menghasilkan produk desain website dalam Manajemen Deteksi Intervensi Weight faltering. Hasil: Hasil uji statistik hasil bahwa mayoritas responden menunjukan hasil SUS dengan kategori acceptable 77.6% Kesimpulan: website https://tumbuhkembang.id yang sudah dapat dimanfaatkan sebagai model model telehealth dalam manajemen deteksi dan intervensi weight faltering untuk mengurangi resiko stunting.
Model Health Literacy berbasis Telehealth dalam Promosi Kesehatan Mengenai Perilaku Makan pada Pertumbuhan Remaja Cegah Stunting Albayani, Melati Inayati; Suprayitna, Marthilda; Hajri, Zuhratul; Yolanda, Henny
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 8 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v8i1.372

Abstract

Background: Nutrition and stunting issues in Indonesia cannot be underestimated, especially considering the health conditions of adolescents that influence stunting rates in the future. Adolescence is a crucial period in individual growth and development, where many behaviors and habits, including eating patterns, are formed. Good health literacy allows adolescents to understand health information related to nutrition and a healthy lifestyle. This shows that understanding and knowledge about balanced nutrition are crucial to reduce the risk of long-term stunting and ensure maternal and child health. The gap in knowledge and nutritional literacy among adolescents is a major challenge that needs to be addressed. A telehealth-based health literacy model is expected to improve understanding and healthy eating behavior among adolescents, as an automotive step in stunting prevention. Objective: The purpose of this study is to develop a telehealth-based Health Literacy model to improve healthy eating behavior among adolescents by focusing on strengthening their understanding of the importance of a healthy diet. Method: This study used the Research and Development method combined with a Randomized Control Trial. The sample in this study were adolescents attending high schools in Mataram City. Results: Statistical analysis showed a significant intervention effect with p<0.01. The proportion of improvement in the intervention group was more than double that in the control group. Conclusion: The Telehealth-based Health Literacy Model intervention was effective in improving adolescents' dietary knowledge and behavior.