Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Segmentasi Provinsi di Indonesia Berdasarkan Akses Fasilitas Dasar dan Pengeluaran Rumah Tangga Menggunakan K-Means Saputri, Devi; Mustafidah, Hindayati; Wibowo, Feri; Hakim, Dimara Kusuma
Jurnal Sistem Komputer dan Informatika (JSON) Vol 6, No 4 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/json.v6i4.8630

Abstract

Pemerataan akses terhadap fasilitas dasar dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Indonesia masih menjadi tantangan besar, khususnya antarprovinsi. Meskipun dalam satu dekade terakhir telah terjadi kemajuan pembangunan, ketimpangan antarwilayah masih tampak nyata. Ketimpangan ini tercermin dari perbedaan signifikan dalam akses terhadap air minum layak, sanitasi, listrik, tempat tinggal yang layak, serta pengeluaran rumah tangga per kapita per bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan 34 provinsi di Indonesia berdasarkan indikator akses terhadap fasilitas dasar dan pengeluaran rumah tangga guna mengidentifikasi pola ketimpangan pembangunan wilayah. Metode yang digunakan adalah algoritma K-Means Clustering dengan variabel mencakup kepemilikan rumah, akses air minum layak, sanitasi, listrik, penggunaan gas, serta pengeluaran rumah tangga yang berkaitan dengan fasilitas tersebut. Hasil segmentasi menunjukkan terbentuknya dua klaster: Klaster 1 terdiri dari 29 provinsi dengan akses yang lebih baik terhadap fasilitas dasar dan tingkat pengeluaran rumah tangga yang lebih tinggi, namun dengan tingkat kepemilikan rumah yang relatif lebih rendah. Klaster 2 mencakup 5 provinsi dengan akses terbatas terhadap infrastruktur dasar dan tingkat pengeluaran yang lebih rendah, namun dengan tingkat kepemilikan rumah yang lebih tinggi. Temuan ini memberikan gambaran mengenai ketimpangan pembangunan antarprovinsi di Indonesia yang dapat menjadi acuan bagi pemerintah dalam perumusan kebijakan pembangunan wilayah yang lebih merata.
An Analysis and Forecasting of Electricity Demand Using the Triple Exponential Smoothing Method Aulia Nur Aini; Hakim, Dimara Kusuma; Feri Wibowo; Elindra Ambar Pambudi
Jurnal E-Komtek (Elektro-Komputer-Teknik) Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/e-komtek.v9i1.2483

Abstract

Electricity is a basic necessity required in daily life, supporting various activities, including economic development. The growing demand for electricity requires reliable and efficient planning and management of the power system. Electricity demand forecasting is essential due to its fluctuating nature and seasonal patterns. This study aims to forecast electricity demand using the Triple Exponential Smoothing method with data from the Australian Energy Market Operator (AEMO) for the New South Wales region, Australia, covering the period from January 2015 to February 2025. This method is chosen because it effectively handles time series data patterns consisting of level, trend, and seasonal components. The forecasting results show that this method is capable of closely following the actual data patterns and produces a Mean Absolute Percentage Error (MAPE) of 2.89%, indicating a very good performance. This model is expected to serve as a basis for decision-making in anticipating future fluctuations in electricity demand.
Pengembangan Website E-Commerce Penjualan Laptop Second dengan Fitur Multi-Payment pada HR Computer Cilacap Safira, Nuzulia Nur; Supriyono, Supriyono; Wibowo, Feri; Fauzan, Achmad
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 4 No. 1 (2025): Edisi Juli
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v4i1.1002

Abstract

Transformasi digital dan pesatnya pertumbuhan e-commerce telah mengubah pola interaksi antara konsumen dan pelaku bisnis, termasuk dalam sektor penjualan laptop second. HR Computer Cilacap, yang fokus pada penjualan laptop second dan sparepart, masih menjalankan operasional secara konvensional, seperti pencatatan stok, proses transaksi, dan penjualan yang hanya bergantung pada platform media sosial seperti WhatsApp dan Instagram. Kondisi ini menyebabkan sejumlah hambatan, termasuk kesulitan pelanggan dalam menentukan laptop yang sesuai kebutuhan akibat kurangnya informasi yang tersedia, serta tidak adanya sistem otomatis untuk proses verifikasi pembayaran, yang berdampak pada layanan, sehingga pelayanan menjadi kurang maksimal. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dikembangkan sistem e-commerce berbasis website dengan pendekatan metode Waterfall. Frontend pada sistem ini dibangun menggunakan Next.js untuk memberikan antarmuka pengguna yang responsif dan mudah diakses melalui berbagai perangkat. Sementara itu, backend dikembangkan menggunakan Node.js yang terintegrasi dengan Prisma ORM untuk pengelolaan database PostgreSQL. Untuk sistem pembayaran, diimplementasikan integrasi Midtrans sebagai solusi multi-payment yang mendukung berbagai metode pembayaran seperti transfer bank, e-wallet, dan QRIS. Manajemen file media juga ditangani oleh Cloudinary, sedangkan pengelolaan database difasilitasi melalui Neon Console. Dengan adanya sistem ini, pelanggan dapat menelusuri katalog produk, melakukan pemesanan, dan menyelesaikan pembayaran secara mandiri dan real-time melalui platform digital. Berdasarkan hasil pengujian fungsional, seluruh fitur utama berjalan dengan baik (100% berhasil pada 9 skenario uji), serta peningkatan dalam proses transaksi dengan fitur multi-payment dibandingkan metode konvensional. Sistem ini diharapkan mampu meningkatkan cakupan pasar, mempercepat alur transaksi, dan memberikan pengalaman belanja yang lebih aman dan nyaman sesuai perkembangan teknologi saat ini.
Penguatan Karakter Kampung Iklim Melalui Pemberdayaan Eco Masjid An Nur, Kepuh Rusdiyana, Eksa; Setyowati, Retno; Lestari, Eny; Sugihardjo, Sugihardjo; Hapsari, Sekar Widi; Wibowo, Feri; Az-Zahra, Juna Fatimatuz
Lebah Vol. 18 No. 4 (2025): July: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v18i4.374

Abstract

Implementasi Program Kampung Iklim (ProKlim) memerlukan dukungan dari berbagai kelompok kelembagaan masyarakat. Masjid memiliki peran strategis sebagai sarana untuk menerapkan praktik perilaku ramah lingkungan melalui konsep eco masjid yang dapat mendukung ProKlim. Kegiatan pengabdian di Masjid An Nur, Dusun Kepuh ini bertujuan untuk : (1) meningkatkan pemahaman takmir dan jamaah masjid tentang eco masjid; (2) mewujudkan percontohan praktik eco masjid; (3) meningkatkan pemahaman dan perilaku ramah lingkungan pada santri TPA, serta (4) menumbuhkan praktik ekonomi sirkuler dari praktik eco masjid. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatory rural appraisal (PRA) yang dilaksanakan bermitra dengan takmir masjid, jamaah masjid, santri TPA, dan bank sampah. Bentuk dan urutan kegiatan meliputi edukasi tentang eco masjid, edukasi perilaku ramah lingkungan, ekonomi sirkuler eco masjid dengan bank sampah, serta inisiasi praktis eco masjid,. Hasil kegiatan menunjukkan: (1) adanya peningkatan pengetahuan tentang eco masjid pada jamaah, ditunjukkan dengan 21 sample mitra (2 takmir, 10 santri, 1o jamaah) bisa menjawab quiz dengan tepat; (2) peningkatan perilaku ramah lingkungan dari santri TPA; (3) kemitraan dengan bank sampah untuk economi sirkuler dari masjid, serta (4) terwujudnya penampung air hujan (PAH), komposter sampah organik, pemilahan sampah anorganik, dan pemanfaatan limbah air wudhu untuk penyiraman lahan pekarangan
Segmentasi Provinsi di Indonesia Berdasarkan Akses Fasilitas Dasar dan Pengeluaran Rumah Tangga Menggunakan K-Means Saputri, Devi; Mustafidah, Hindayati; Wibowo, Feri; Hakim, Dimara Kusuma
Jurnal Sistem Komputer dan Informatika (JSON) Vol. 6 No. 4 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/json.v6i4.8630

Abstract

Pemerataan akses terhadap fasilitas dasar dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Indonesia masih menjadi tantangan besar, khususnya antarprovinsi. Meskipun dalam satu dekade terakhir telah terjadi kemajuan pembangunan, ketimpangan antarwilayah masih tampak nyata. Ketimpangan ini tercermin dari perbedaan signifikan dalam akses terhadap air minum layak, sanitasi, listrik, tempat tinggal yang layak, serta pengeluaran rumah tangga per kapita per bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan 34 provinsi di Indonesia berdasarkan indikator akses terhadap fasilitas dasar dan pengeluaran rumah tangga guna mengidentifikasi pola ketimpangan pembangunan wilayah. Metode yang digunakan adalah algoritma K-Means Clustering dengan variabel mencakup kepemilikan rumah, akses air minum layak, sanitasi, listrik, penggunaan gas, serta pengeluaran rumah tangga yang berkaitan dengan fasilitas tersebut. Hasil segmentasi menunjukkan terbentuknya dua klaster: Klaster 1 terdiri dari 29 provinsi dengan akses yang lebih baik terhadap fasilitas dasar dan tingkat pengeluaran rumah tangga yang lebih tinggi, namun dengan tingkat kepemilikan rumah yang relatif lebih rendah. Klaster 2 mencakup 5 provinsi dengan akses terbatas terhadap infrastruktur dasar dan tingkat pengeluaran yang lebih rendah, namun dengan tingkat kepemilikan rumah yang lebih tinggi. Temuan ini memberikan gambaran mengenai ketimpangan pembangunan antarprovinsi di Indonesia yang dapat menjadi acuan bagi pemerintah dalam perumusan kebijakan pembangunan wilayah yang lebih merata.
Web-Based Pharmacy Cashier Application Development Design Marisma, Murni; Wibowo, Feri; Purwanto, Lahan Adi; Fauzan, Achmad
Journal of Intelligent Systems and Information Technology Vol. 1 No. 1 (2024): January
Publisher : Apik Cahaya Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61971/jisit.v1i1.26

Abstract

The cashier system at Arca Mandiri Pharmacy still uses manual transaction recording services; namely, the cashier uses recording transaction calculations in the sales transaction logbook and manually records drug stock in the drug stock book. This results in less effective and efficient recording of transactions and the stock of medicinal goods. Facilities and services to cashiers are expected to be provided more effectively and efficiently using a web-based cashier application so that it will improve service in transactions for customers. The system development method used is a waterfall model approach with four stages, namely analysis, design, code, and testing. The web-based cashier application implementation model allows the system to be used by cashiers and administrators with its advantages, namely automatically calculating the total amount of drug order prices in sales transactions, stock calculations, and routine transaction reports. The Cashier Application implemented at the website-based Arca Mandiri Pharmacy helps facilitate sales transactions, processing drug stock data, and printing reports that can be done quickly so that it is more efficient and effective in service.
Penerapan Zachman Framework pada Perancangan Architecture Sistem Informasi Pengelolaan Obat Dinas Kesehatan Purbalingga Annisa Dwi Risqi; Achmad Fauzan; Tito Pinandita; Feri Wibowo
JSAI (Journal Scientific and Applied Informatics) Vol 8 No 2 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jsai.v8i2.8491

Abstract

The application of the right information system architecture framework is very important in ensuring efficiency and consistency in data management, especially in drug management information systems in the government sector. This study aims to evaluate the maturity level of the application of the Zachman Framework in the design of the Drug Management Information System at the Purbalingga Health Office using the Capability Maturity Model (CMM) approach. The evaluation was conducted on six main perspectives of Zachman: Planner, Owner, Designer, Builder, Subcontractor, and Functioning System. The measurement results showed the following maturity percentage values: Planner (60%), Owner (40%), Designer (60%), Builder (40%), Subcontractor (20%), and Functioning System (60%), with an average maturity level of 46.67% or equivalent to Level 2 (Repeatable). These results indicate that the design process already has a basic pattern but has not been thoroughly documented or standardized. The main recommendation in this research is to improve technical documentation, HR training, and integration between architecture perspectives to achieve a higher level of maturity.
Implementation of a Web-Based Agricultural Management Information System with Integrated Operational and Financial: A Case Study at Okazakki Farm Akhul Isyfa Rhamdani; Lahan Adi Purwanto; Feri Wibowo; Ridho Muktiadi
Jurnal E-Komtek Vol 10 No 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/e-komtek.v10i1.2966

Abstract

Operational management in small and medium-scale agricultural enterprises is commonly conducted manually, leading to inaccuracies in record-keeping, limited traceability of cultivation cycles, and inconsistencies in financial reporting. This study aims to develop a web-based agricultural management information system that integrates planting, harvesting, labor management, and financial processes at Okazakki Farm. The system was developed using the Rapid Application Development method with iterative prototyping, while system requirements were collected through observation, interviews, and documentation. The system was implemented using a web-based framework and a relational database. The implementation results demonstrate that the system is capable of validating field block availability, recording harvest activities along with associated labor, updating inventory levels, and automatically generating income and expense records. Black-box testing results indicate that all core system functionalities operate in accordance with user requirements. This research contributes to supporting the digitalization of agricultural enterprises through end-to-end integration of operational and financial processes.
PEMBERDAYAAN EKONOMI BERBASIS DIGITAL DI KAMPUNG SRI RAHAYU BINAAN LEMBAGA PUSAT STUDI DAKWAH KOMUNITAS (PSDK) UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO Feri Wibowo; Agung Purwo Wicaksono; Ridho Muktiadi; Abid Yanuar Badharudin; Mukhlis Prasetyo Aji; Muhammad Hamka; Maulida Ayu Fitriani; Teguh Marhendi; Ermadi Satriya Wijaya; Harjono Harjono; Achmad Fauzan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wilayah Kampung Sri Rahayu memiliki stigma negatif yang melekat pada mereka karena wilayah ini identik dengan warganya yang berprofesi sebagai pengemis, pengamen, dan para gelandangan. Mulai tahun 2019 bulan November diinisiasi untuk dilakukan proses pembinanan di bawah Pusat Studi Dakwah Komunitas (PSDK) Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Ada beberapa kegiatan yang sudah berjalan untuk memberikan pembinaan ter hadap warga binaan, seperti pengajian rutin dengan tema akidah, akhlaq, dan muammalah. Kegiatan produktif seperti menjahit, belajar menernak ikan lele juga sudah dilakukan secara rutin. Selain itu juga diadakan kegiatan – kegiatan yang menyasar ke anak-anak kecil dan remaja seperti kegiatan belajar mengaji Al-Qur’an atau TPQ. Tujuan dari program pengembangan desa mitra ini adalah memberikan pelatihan-pelatihan komputer secara intensif dengan materi yang disusun secara bertahap den gan materi utama adalah pelatihan pengenalan komputer dan aplikasi dasar komputer, pelatihan desain grafis, dan pelatihan internet marketing. Selain itu juga akan dibangun sebuah sistem website sebagai profil dari Kampung Sri Rahayu-PSDK UMP, sekaligus sebagai wadah untuk mengenalkan dan memasarkan produk-produk yang meraka hasilkan. Metode pelaksanaan pada program ini mengguanakan 5 tahapan kegiatan yaitu tahap analisis kebutuhan mitra, penerapan rangkaian pelatihan, pembuatan media promosi dan profil, seminar motivasi digital marketing, dan terakhir evaluasi. Pelaksanaan kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan telah menghasilkan beberapa media digital yang digunakan sebagai media promosi produk PSDK UMP Kampung Sri Rahayu seperti akun di media Instagram, Youtube, dan Shopee. Selain itu juga telah terbangun dua buah website yaitu website profil PSDK UMP Kampung Sri Rahayu, dan website etalase yang digunakan untuk memajang semua produk yang dihasilkan oleh warga binaan PSDK UMP. Kata Kunci: Pemberdayaan, Ekonomi Digital, Komunitas