Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Anomali Medan Magnet Pada Formasi Nglanggran dan Formasi Semilir Desa Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri: Analysis of Magnetic Field Anomalies in the Nglanggran and Semilir Formation, Dlepih Village, Tirtomoyo District, Wonogiri Regency Hana Rosyida; Dea Mutiara Jannah; Susanti, Dwi Budi; Handayani, Wuri; Andi, Andi; Wibowo, Nugroho Budi; Niyartama, Thaqibul Fikri
Jurnal Stasiun Geofisika Sleman Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Stasiun Geofisika Sleman (JSGS) - Juni 2025
Publisher : Stasiun Geofisika Kelas I Sleman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis anomali medan magnet pada Formasi Nglanggran dan Formasi Semilir di Desa Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri. Metode magnetik digunakan untuk mengidentifikasi kondisi bawah permukaan bumi melalui sifat kemagnetan batuan. Data diperoleh sebanyak 56 titik pengukuran yang dilakukan pada tanggal 8 s.d. 12 Mei 2024 menggunakan alat Proton Precession Magnetometer (PPM). Hasil pengukuran menunjukkan nilai medan magnet total berkisar antara 44250 nT hingga 45150 nT. Setelah dilakukan koreksi variasi harian dan koreksi IGRF, nilai anomali medan magnet diperoleh dengan rentang -250 nT hingga 900 nT. Pemisahan anomali menghasilkan nilai anomali regional antara -790.5 nT dan 1449.2 nT, serta nilai anomali residual antara -75.1 nT hingga 77.5 nT. Hasil ini menunjukkan perbedaan sifat kemagnetan antara kedua formasi, di mana Formasi Nglanggran didominasi oleh batuan beku sedangkan Formasi Semilir terdiri dari batuan sedimen. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami struktur geologi bawah di kawasan tersebut.
Identifikasi Sebaran Nilai Frekuensi Dominan dan Faktor Amplifikasi Menggunakan Metode Mikrotremor Pada Kawasan Tanah Longsor di Dusun Bengle, Desa Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri: Identification of the Distribution of Dominant Frequency Values and Amplification Factor Using the Microtremor Method in the Landslide Area in Bengle Hamlet, Dlepih Village, Tirtomoyo District, Wonogiri Khoirunnisa, Salma; Fathunajah Elsha Christalianingsih; Handayani, Wuri; Niyartama, Thaqibul Fikri; Wibowo, Nugroho Budi
Jurnal Stasiun Geofisika Sleman Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Stasiun Geofisika Sleman (JSGS) - Juni 2025
Publisher : Stasiun Geofisika Kelas I Sleman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia, sebagai negara yang terletak pada pertemuan tiga lempeng, memiliki risiko tinggi terhadap bencana tanah longsor. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sebaran nilai frekuensi dominan (f₀) dan faktor amplifikasi (A₀) di Dusun Bengle, Desa Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri, menggunakan metode mikrotremor. Pengukuran mikrotremor dilakukan di 60 titik dengan interval jarak 50-200 meter. Data yang diperoleh, diolah menggunakan metode Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR) untuk mendapatkan nilai frekuensi dominan dan amplifikasi. Hasil pengolahan kemudian direpresentasikan dalam bentuk peta kontur. Nilai frekuensi dominan berkisar antara 0.5 hingga 12.73 Hz, dengan titik tertinggi terdapat pada Formasi Nglanggran. Faktor amplifikasi bervariasi antara 0.8 hingga 15. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai karakteristik geologis kawasan longsor dan potensi risiko yang ada, yang diharapkan dapat digunakan sebagai dasar untuk perencanaan mitigasi bencana yang lebih efektif.
Identifikasi Patahan Lokal Berdasarkan Analisis Data Geomagnet di Dusun Bengle, Desa Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri Rosyida, Hana; Wibowo, Nugroho Budi; Andi, Andi; Niyartama, Thaqibul Fikri; Khoirunnisa, Salma; Jannah, Dea Mutiara; Christalianingsih, Fathunajah Elsa
Jurnal Geologi dan Sumberdaya Mineral Vol. 26 No. 2 (2025): JURNAL GEOLOGI DAN SUMBERDAYA MINERAL
Publisher : Pusat Survei Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33332/jgsm.geologi.v26i2.980

Abstract

Penelitian dilakukan di area jalur sesar lokal menggunakan metode geomagnetik di Dusun Bengle, Desa Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri. Wilayah ini merupakan salah satu kawasan yang terletak dekat jalur sesar yang ditandai dengan litologi batu pasir dan fitur geologi yang kompleks, dengan variasi komposisi mineral dan stratigrafi yang dapat mempengaruhi kestabilan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis sesar lokal di daerah penelitian. Proton Precession Magnetometer (PPM) digunakan untuk mengumpulkan 43 titik data, prosedur pengolahan data melibatkan beberapa penyesuaian terhadap total medan magnet akibat variasi selama pengumpulan data lapangan. Hasil pemodelan 2D mengungkapkan keberadaan jalur sesar yang teridentifikasi pada litologi batu pasir, dengan nilai suseptibilitas sebesar 0,3 x 10-3. Hasil pemodelan menunjukkan adanya variasi jalur sesar dibandingkan dengan peta geologi sebelumnya, dengan orientasi N 107° S. Hasil identifikasi jalur sesar dalam visualisasi 3D menunjukkan struktur geologi yang diidentifikasi sebagai sesar normal, dengan sisi barat daya lebih tinggi dibandingkan dengan sisi timur laut. Kata Kunci: Metode Magnetik, Anomali Medan Magnet, Suseptibilitas, Sesar Lokal, Bengle Abstract The research was conducted on the local fault line area using the geomagnetic method in Bengle Hamlet, Dlepih Village, Tirtomoyo, Wonogiri. This area is located near a fault line characterized by sandstone lithology and complex geological features, with variations in mineral composition and stratigraphy that may affect soil stability. This study aimed to identify the types of local faults in the study area. The Proton Precession Magnetometer (PPM) was used to collect 43 data points. The data processing procedure was involved several adjustments to the total magnetic field due to variations during field data collection. The findings of 2D modeling revealed the presence of recognized fault pathways in sandstone lithology, with a susceptibility value of 0.3 x 10-3. The modeling findings suggest a variation in the fault path compared to the previous geological map, with an orientation of N 107o S. The results of fault path identification in the 3D visualization show the geological structures identified as normal faults with the southwest side higher than the northeast side. Keywords: Magnetic Method, Magnetic Anomaly, Susceptibility, Local Fault, Bengle
KARAKTERISTIK DENSITAS BATU MARMER BERDASARKAN DATA MIKROTREMOR PADA FORMASI TOTOGAN, KARANGSAMBUNG, KEBUMEN Wibowo, Nugroho Budi
KURVATEK Vol 11 No 1 (2026): Energy Management and Sustainable Environment
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v11i1.6383

Abstract

Pada Desa Totogan terdapat singkapan Formasi Totogan yang tersusun atas batu pualam (marmer) berwarna putih, merah dan hijau. Batu marmer pada Formasi Totogan merupakan bagian dari cagar alam Geopark Karangsambung, sehingga keberadaannya menjadi salah satu situs yang penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran keberadaan batu marmer pada Formasi Totogan dengan menggunakan menggunakan metode mikrotremor. Identifikasi keberadaan batu marmer dilakukan menggunakan parameter densitas batuan berdasarkan data mikrotremor. Nilai densitas pada lokasi pengukuran bervariasi antara 400 – 2600 kg/m3. Densitas batuan dengan nilai <1000 kg/m3 diintepretasikan sebagai lapisan tanah permukaan, densitas 1000 – 1400 kg/m3 diintepretasikan sebagai Batu Marmer terlapuk dan densitas >1400 kg/m3 merupakan Batu Marmer segar (fresh marble).
Co-Authors Achmad Maulana Achsan Aditya Yoga Purnama Ahmad Zarkasi Andi Andi Andi Andi Annas, Mohamad Chairul Arif Gunawan Arif Sudrajat Arif, Iktifal Ajie Aryono Adhi, Aryono Bilqis El Farsiyyi, Billqis El Farsiyyi Bustari, Ahdian Azri C., Fathunajah Elsha Christalianingsih, Fathunajah Elsa Dea Mutiara Jannah Denny Darmawan Desi Mustami Limayukha, Desi Mustami Limayukha Elsa Fadlika Widyantari, Elsa Fadlika Widyantari Elsha C., Fathunajah Fajarningrum, Fitri Fathunajah Elsha C. Fathunajah Elsha Christalianingsih Hana Rosyida Heningtyas Heningtyas Icha Khaerunnisa Ika Kurnaiwati Ika Kurniawati Ilqia Rahma, Ilqia Rahma Imdadu Rohman Indar Mery Sulya A. Intifadhah, Sahara Hamas Jannah, Dea Mutiara Khaerunnisa, Icha Khafidh Nur Aziz Khoirunnisa, Salma Kholis Nurhanafi Laila Katriani Meita Aulia Sari Meita Aulia Saru Merizka Marsyelina Mery S. A., Indar Mifta Arunahul Janah Muhammad Faza Syaddad Ar-rafi Mutiara Jannah, Dea Nining Pratiwi Novi Dwi Ariani, Novi Dwi Nur Faqhina Mentari Perdhana, Radhitya Petiwi, Gofur Dyah Ayu Gilang Pratama, Irfan Rahmania Sofyana Ulya, Rahmania Sofyana Ulya Rahmawati, Zeni Restiana, Sheira Anggi Rifka Addawiyah Rosyida, Hana S. A., Indar Mery Sahirah, Firyal Nida Salma khoirunnisa Septiana, Rena Sorayawati, Riska Susanti Susanti Susanti, Dwi Budi Syaddad Ar- Rafi, Muhammad Faza Thaqibul Fikri Niyartama Thaqibul Fikri Niyartama Ulfa Fadhilah Umar Umar Umi Habibah Widianingrum, Erlina Widyaningrum, Erlina Wuri Handayani Yosaphat Sumardi Yuni Setiawati