Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Agristan

ANALISIS STRATEGI PEMASARAN PRODUK KOPI LAWE DI KOTA SURAKARTA DENGAN METODE SWOT DAN QSPM Alvina Damayanti; Heru Irianto; Fanny Widadie
Jurnal Agristan Vol 5, No 2 (2023): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v5i2.8465

Abstract

Peluang usaha coffee shop meluas dari daerah perkotaan sampai pedesaan. Meningkatnya jumlah coffee shop menimbulkan persaingan pemasaran, hal ini didukung dengan adanya perkembangan teknologi menuju pasar persaingan. Terdapat hambatan dalam pemasaran di Kopi Lawe Kota Surakarta yang menjadi ancaman bagi perusahaan, sehingga perlu analisis kondisi lingkungan internal dan eksternal sehingga dapat menghasilkan alternatif strategi yang dapat digunakan Kopi Lawe Surakarta dalam melakukan kegiatan pemasaran. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui kondisi umum pemasaran produk Kopi Lawe Surakarta, (2) mengidentifikasi faktor internal pemasaran produk Kopi Lawe Surakarta, (3) mengidentifikasi faktor eksternal pemasaran produk Kopi Lawe di Kota Surakarta, (4) merumuskan alternatif strategi yang diterapkan dalam pemasaran produk Kopi Lawe Surakarta, dan (5) merumuskan prioritas strategi untuk pemasaran produk Kopi Lawe Surakarta. Metode dasar yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan mixed method serta metode penentuan lokasi secara purposive. Key informan yang digunakan dalam penelitian ini dipilih secara purposive dan snowball. Analisis yang digunakan yaitu (1) Matriks IFE dan EFE (2) Matriks Grand Strategy dan Matriks SWOT (3) Matriks QSPM. Hasil penelitian terdapat 4 alternatif strategi dari matriks SWOT. Prioritas strategi untuk pemasaran produk Kopi Lawe Surakarta adalah menjaga kualitas produk dan tenaga kerja dengan nilai STAS 6,172.
ANALISIS KOMPARATIF USAHATANI JAMUR TIRAM DAN JAMUR KUPING PADA KLASTER UMKM BUDIDAYA JAMUR DI KABUPATEN SUKOHARJO Arista, Aziz Pungky; Widadie, Fanny; Kusanandar, Kusnandar
Jurnal Agristan Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v6i1.10108

Abstract

Produksi jamur Indonesia mencapai 63,16 ton pada tahun 2022 dengan salah satu produksi terbesar berada di Jawa Tengah. Kabupaten Sukoharjo menjadikan jamur sebagai salah satu usahatani budidaya khususnya pada budidaya jamur tiram dan jamur kuping. Metode dasar penelitian ini menggunakan deskriptif dan analitis. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja di Kabupaten Sukoharjo. Metode penentuan sampel dilakukan dengan sensus sampling dengan sampel yang diambil masing-masing 30 petani di Kabupaten Sukoharjo. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu rata-rata biaya total pada usahatani jamur tiram dan jamur kuping adalah sebesar Rp 3.465.303 danr Rp 3.580.136. Rata-rata penerimaan jamur tiram dan jamur kuping adalah sebesar Rp 4.613.878 dan Rp 6.526.150. Rata-rata keuntungan yang diperoleh usahatani jamur tiram dan jamur kuping adalah Rp Rp 1.148.575 Rp 2.946.013. Rata-rata efisiensi usahatani jamur tiram adalah 1,33 dan jamur kuping adalah 1,82 yang berarti keduanya telah efisien. Hasil independent sample t-test menunjukkan nilai sig (2-tailed) 0,05 pada kategori biaya sehingga tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Nilai sig (2-tailed) 0,05 pada penerimaan, keuntungan dan efisiensi sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua usahatani. Analisis mann-whitney menunjukkan bahwa ancaman risiko usahatani jamur tiram dan jamur kuping memiliki nilai Asymp sig (2-tailed)  0,05 sehingga tidak berbeda secara signifikan.