Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK PENDEKATAN SETS TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK Ummu Kalsum; Hardi Hamzah; Nasriani M
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 2 No 1 (2019): PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.609 KB) | DOI: 10.31605/phy.v2i1.1344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif peserta didik yang menerapkan model pembelajaran berbasis proyek dengan pendekatan SETS, kemampuan berpikir kreatif peserta didik yang menerapkan pembelajaran konvensional, dan perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kreatif peserta didik antara kedua kelas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi-eksperimen dengan desain non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Majene. Sampel yang diteliti sebanyak 76 orang terdiri dari 38 peserta didik sebagai kelas eksperimen dan 38 peserta didik sebagai kelas kontrol yang dipilih dengan teknik sampling purposive. Instrumen pengumpulan data berbentuk tes uraian. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas eksperimen berada pada kategori cukup kreatif (skor rata-rata sebesar 19.79), kemampuan berpikir kreatif peserta didik pada kelas kontrol berada pada kategori tidak kreatif (skor rata-rata sebesar 15.18) dan terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelas (thitung = 6.8778>ttabel= 1.993) pada taraf signifikansi 5%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING MENGGUNAKAN MEDIA LAB VIRTUAL PHET TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP FISIKA Ummu Kalsum; Hardi Hamzah; Nurdia Nurdia
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 2 No 1 (2019): PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.079 KB) | DOI: 10.31605/phy.v2i1.1345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara pemahaman konsep fisika peserta didik sebelum dan setelah diterapkan model pembelajaran Discovery Learning dengan menggunakan media Lab Virtual PhET. Jenis Penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan bentuk desain “one-group-pretest-posttest design”. Populasi penelitian meliputi seluruh peserta didik kelas X MIA SMA Negeri 1 Tinambung. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling diperoleh 26 peserta didik. Data pemahaman konsep dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa skor rata-rata pretest sebesar 6,19 sedangkan posttest sebesar 8,96. Hasil uji t pada taraf signifikansi 5% menunjukkan bahwa . Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman konsep fisika peserta didik sebelum dan setelah diterapkan model pembelajaran Discovery Learning menggunakan media Lab Virtual PhET.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI MENGGUNAKAN APLIKASI ALGODOO UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA Wahyu Aprianto; Dewi Sartika; Hardi Hamzah
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 3 No 1 (2020): PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.227 KB) | DOI: 10.31605/phy.v3i1.1347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa melalui implementasi model pembelajaran inkuiri menggunakan aplikasi algodoo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pre-experimental dengan desain one - group Pretest-Posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 3 Majene. Sampel yang diteliti sebanyak 22 orang yaitu kelas XI IPA 1 yang dipilih dengan teknik sampling purposive. Instrumen pengumpulan data berbentuk tes uraian. Data dianalisis dengan analisis deskriptif dan inferensial menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas XI IPA 1 setelah diberikan perlakuan model pembelajaran inkuiri menggunakan aplikasi algodoo. Nilai rata-rata kemampuan berpikir kreatif siswa sebelum diberi perlakuan (pretest) sebesar 22,81 berada pada kriteria tidak kreatif. Sedangkan nilai rata-rata kemampuan berpikir kreatif siswa setelah diberikan perlakuan (posttest) sebesar 70,72 yang berada pada kriteria cukup kreatif. Berdasarkan pengujian hipotesis menggunakan Paired Sample T Test pada taraf signifikan 0,05 diperoleh harga ttabel = -1,721 sedangkan thitung = -19,070. Hal ini berarti bahwa terdapat peningkatan yang signifikan sebelum dan setelah dilaksanakan model pembelajaran inkuiri menggunakan aplikasi algodoo.
PENGEMBANGAN OSILOSKOP BERBASIS ARDUINO UNO SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA Hardi Hamzah; Kartika Hajati; Darmawan Darmawan
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 3 No 2 (2021): PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.463 KB) | DOI: 10.31605/phy.v3i2.1348

Abstract

Tujuan penelitian pengembangan ini adalah untuk menghasilkan produk yang layak digunakan dalam pembelajaran pada materi arus bolak balik. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan Borg and Gall. Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Alu Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat dengan mengujicobakan pada 16 peserta didik yang telah duduk dibangku kelas XII MIPA. Berdasarkan hasil analisis data hasil validasi ahli materi diperoleh persentase skor sebesar 89.88% kategori sangat layak dan hasil validasi ahli media diperoleh persentase skor sebesar 92.27% kategori sangat layak. Hasil respon guru fisika persentase skor sebesar 92.19% kategori sangat layak dan peserta didik diperoleh persentase skor sebesar 82% kategori sangat layak. Berdasarkan hasil tersebut maka media pembelajaran osiloskop berbasis Arduino uno yang telah dikembangkan sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran dan sebagai sarana belajar mandiri peserta didik pada materi arus bolak balik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH FISIKA PESERTA DIDIK Karmila; Hardi Hamzah; Mutmainna
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 2 No 2 (2020): PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.557 KB) | DOI: 10.31605/phy.v2i2.1499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan pemecahan masalah fisika peserta didik setelah menerapkan model pembelajaran Inquiry Based Learning. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-experimental dengan desain one-group pretest- posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI MIA MAN 1 Majene yang berjumlah 33 orang peserta didik. Sampel yang diteliti sebanyak 29 orang yang dipilih dengan teknik sampling jenuh. Instrumen pengumpulan data berbentuk tes uraian. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Penelitian menunjukkan bahwa keterampilan pemecahan masalah fisika peserta didik sebelum diterapkan perlakuan berada pada kategori cukup baik (rata-rata 9,36) dan setelah diterapkan perlakuan berada pada kategori baik (rata-rata 17,34). Kemudian nilai N-gain dari hasil pretest dan posttest keterampilan pemecahan masalah sebesar 0,51 (sedang).
Peningkatan Keterampilan Bagi Guru BK dalam Melakukan Pendampingan Psikososial pada Siswa Penyintas Gempa Abdullah Pandang; Muhammad Danial; Hardi Hamzah
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 5 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v5i3.2135

Abstract

Tujuan pelatihan pendampingan psikososial Kepada guru-guru Bimbingan Konseling (BK) ini sebagai bentuk antisipasi dan mitigasi bencana non fisik siswa penyintas gempa Sulawesi agar memiliki pemahaman konsep dan teknis dalam pemulihan trauma psikis pasca bencana. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan secara synchronous learning menggunakan platform zoom disesuaikan dengan kondisi pandemi yang berlangsung dari tanggal 15-18 Juli 2021 dan dilanjutkan dengan asynchronous learning yaitu pendampingan peserta menggunakan platform Google Classroom. Kegiatan diawali dengan brainstorming permasalahan siswa dan kebutuhan layanan BK. Selanjutnya diberikan penjelasan dan pemberian contoh penggunaan keterampilan dari instruktur berfokus kepada penyintas gempa. Terakhir, praktik simulasi dengan metode mikro, yaitu peserta bergantian berperan sebagai konselor, konseli, dan pengamat. Jumlah peserta kegiatan ini sebanyak 69 orang guru BK se-Sulawesi Barat. Setelah pelaksanaan kegiatan diperoleh respon positif dari peserta terhadap pelaksanaan kegiatan dimana sebagian besar peserta mempunya pemahaman konsep dan teknis tentang pendampingan peserta didik pasca bencana. Berdasarkan evaluasi kegiatan ditemukan bahwa peserta memberikan respon positif terhadap pelaksanaan kegiatan pelatihan, dengan 95 % peserta merasa terbantu dengan kegiatan ini yang sangat kontekstual dengan kondisi yang dialami oleh peserta penyintas gempa.
Program Konseling Sebaya Sebagai Model Bantuan Masalah Psikologis Pada Masa Pandemi Covid-19 Abdullah Pandang; Muhammad Danial; Hardi Hamzah
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v6i2.2136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah program konseling sebaya antar siswa SMA sederajat yang dapat digunakan secara efektif setelah memenuhi tahapan penilaian produk yang dibutuhkan.  Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan. Kegiatan pengembangan terutama didasarkan pada alur kerja dan tahapan yang dipakai dalam pengembangan teknologi pendidikan dikombinasi dengan  beberapa pendekatan dan jenis penelitian dan evaluasi. Tahapan umum pengembangan menggunakan langkah-langkah dalam model Courseware Development Process (model CDP). Dalam rangka implementasi kegiatan penelitian, keenam fase pengembangan yang ada dalam Model CDP dikelompokkan ke dalam tiga tahapan kegiatan utama, analisis kebutuhan, perancangan dan penyusunan prototipe, serta validasi model. Subjek dalam penelitian ini meliputi pihak-pihak yang diharapkan memberikan informasi penilaian produk yang meliputi: (1) informan analisis kebutuhan lapangan yang meliputi siswa dan guru Bimbingan Konseling (BK) (2) ahli dalam bidang konseling (expert judge) (3) subjek target pengguna yang meliputi siswa SMA, dan (4) target calon penerima manfaat yaitu siswa pada satuan pendidikan yang sesuai dengan level produk. Setelah produk dikembangkan dilakukan penilaian kualitas produk dengan analisis pakar yang dihasilkan kategori tinggi nilai (85,83) untuk aspek isi, nilai kategori tinggi (88,75) untuk Aspek Bahasa dan Tampilan, serta kriteria tinggi (88,75) untuk aspek utilitas dan kelayakan. Dengan data tersebut maka model KOSAS yang dikembangkan untuk mengakomodir konseling sebaya siswa SMA sederajat layak dimanfaatkan oleh satuan Pendidikan.
Prototype Bel Cerdas Cermat Berbasis Arduino Uno Hardi Hamzah; Ardiansah Hasin; Sutrisnawati Mehora; Muh. Ridwan Kadir; Muhammad Nurkhalis Agriawan
SAINTIFIK Vol 9 No 1 (2023): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v9i1.414

Abstract

Permasalahan dalam lomba cerdas cermat yang sering ditemukan adalah keputusan juri yang kurang tepat dalam menetapkan peserta yang mengangkat tangan atau bendera terlebih dahulu dalam babak rebutan. Tempat penyewaan bel lomba juga masih jarang ditemukan. Kegiatan cerdas cermat dapat menjadi sarana sosialisasi sekolah atau program studi dalam meningkatkan jumlah peminat. Untuk mengatasi masalah ini maka dilakukan pembuatan prototype bel cerdas cermat otomatis berbasis arduino uno. Proyek ini bertujuan untuk mengembangkan bel cerdas cermat yang dapat bekerja secara otomatis. Prototype ini menggunakan buzzer sebagai penghasil suara dan beberapa lampu LED dengan warna berbeda merepresentasikan masing-masing kelompok. Kelebihan dari prototype ini adalah hanya satu lampu indikator LED dapat menyala menunjukkan bahwa peserta tersebutlah yang menekan tombol bel terlebih dahulu. Kelebihan lainnya adalah, sumber tegangan yang dibutuhkan hanya sebesar 5 V-9 V. Digunakan model Plomp dalam pengembangannya. Tahapan model ini meliputi preliminary research, prototyping or development phase, dan assessment phase. Hasil pengujian menunjukkan bahwa prototype bel cerdas cermat berbasis arduino uno berfungsi dengan baik dan siap digunakan dalam perlombaan. Prototype ini sangat membantu para juri dalam mengambil keputusan tepat khususnya dalam babak rebutan.
Pengukuran Nilai Kosntanta Dielektrik Dan Kandungan Padatan Terlarut Air Danau Sentani Benny A. Bungasalu; Eva Papilaya; Martina Bunga; Khaeriah Dahlan; Hardi Hamzah
Jurnal Fisika Papua Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v2i1.28

Abstract

Telah dilakukan penelitian analisis kosntanta dilektik dan pengukuran total padatan atau partikel terlarut dalam air danau Sentani. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui besar nilai dari konstanta dielektrik dan nilai padatan yang terlarut pada air danau sentani. Penelitian ini mengambil sample di sekitran kampung yoboi kabupaten Jayapura. Dimana dari penelitian ini didapatkan rata rata nilai padatan 112.8 ppm. Untuk penentuan konstanta dielektrik tiap konsentrasi larutan dilakukan pengukuran kapasitansi dengan variasi jarak antar plat. Sebelum pengukuran konstanta dielektrik larutan, dilakukan kalibrasi dahulu terhadap alat dengan mengukur konstanta dilektrik udara dan didapatkan nilai sebesar 1,05. Nilai ini berbeda dengan konstanta dielektrik udara referensi sebesar 1,00054 sehingga didapatkan eror sebesar 4,9 %. Nilai eror ini masih dalam tahap wajar sehingga alat dapat digunakan untuk mengukur konstanta dielektrik larutan. Pengukuran kapasitansi dilakukan dengan range frekuensi 100 – 2000 Hz dengan interval 50 Hz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode dielektrik dapat digunakan untuk mengukur nilai kapasitansi dan konstanta dielektrik pada cabe air danau sentani. Nilai kapasitansi dan konstanta dielektrik semakin menurun dengan bertambahnya frekuensi.
Improving the Quality of Smoked Fish Processing for the PKM Program in Hamadi Village, Jayapura City Basa T. Rumahorbo; Diana M. Abulais; Hardi Hamzah; Daniel ZK Wambrauw; Lolita Tuhumena; Yulindra M. Numberi; Sara Umbekna; Nicea R. Paranoan
JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Vol 7 No 3 (2023): Jati Emas (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Dosen Indonesia Semesta (DIS) Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36339/je.v7i3.802

Abstract

Smoked fish products produced by fishing households in Jayapura City are widely known, becoming food products that are popular with city residents and souvenirs for tourists. The development of this superior commodity requires at least four requirements, namely that commodity procurement must be continuous in quantity, quality and at the right time, have good traceability, continuous development and mastery of technology, and adequate mastery of business management. It is within this framework that this community service activity is carried out. The aim of this Community Partnership Service activity is to empower the community to increase their knowledge and skills in using appropriate fish smoking equipment, making hygienic packaging, understanding production and marketing management and making simple cash books in running a smoked fish processing business in Hamadi Village, Jayapura City. This service uses participatory rural appraisal methods, fisheries education, and pretest posttest control group design. Based on the results of the implementation of activities with POKLAHSAR Mama Papua partners on 26-27 August and 22-23 September 2023, it is known that there is an understanding of cash bookkeeping, the use of appropriate smoking equipment, production management and marketing management, as well as making hygienic packaging for smoked tuna. , has increased. It is hoped that this can become a benchmark for the development of the smoked fish business among partners as targeted in the activity objectives.