Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Perbandingan Strain Cobb 500 dan Cobb 700 terhadap Persentase Berat Karkas dan Potongan Komersial Ayam Broiler di PT DMC Malang Huda, Alvian Khorik Nuril; Widodo, Nur; Jadmiko, Mochammad Wildan; Harsita, Pradipta Ayu
Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jpltrop.v8i1.15445

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingan persentase berat karkas dan persentase potongan komersial ayam broiler (dada, sayap, punggung, paha atas dan paha bawah) strain cobb 500 dan cobb 700 di PT Dinamika Megatama Citra. Penelitian ini dilaksanakan selama 5 minggu yang berlokasi di internal farm PT Dinamika Megatama Citra, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Materi yang digunakan adalah ayam broiler fase finisher strain Cobb 500 sebanyak 6.600 ekor dan Cobb 700 sebanyak 6.600 ekor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 perlakuan (P1 : Strain Cobb 500 dan P2 : Strain Cobb 700) dengan 3 ulangan setiap perlakuan. Pada setiap ulangan masing-masing sekat berisi 2.200 ekor ayam. Pengambilan sampel dilakukan dengan mengambil 3 ekor ayam pada setiap ulangan yang akan ditimbang dan dipotong jadi total ada 18 ekor ayam yang digunakan sebagai sampel. Variabel yang diamati penelitian ini adalah meliputi bobot hidup, berat karkas, presentase berat karkas, potongan komersial dan presentase potongan komersial. Analisis data pada penelitian menggunakan uji-t idenpenden dengan taraf nyata 5% dan aplikasi Statistical Program for Science (SPSS) versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strain yang berbeda berpengaruh terhadap bobot karkas, persentase bobot karkas, potongan komersial dan persentase potongan komersial ayam broiler. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strain cobb 500 memiliki bobot karkas dan bobot potongan komersial (sayap, punggung, dada, paha bagian bawah dan paha bagian atas) yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan strain cobb 700. Akan tetapi cobb 700 memiliki persentase bobot dada lebih tinggi jika dibanding cobb 500.
Produktivitas Ternak Domba Program Baznas di Kelompok Subur Berkah Dikaji dari Perbedaan Umur Peternak Wardani, Nur Asizah Riskian; Widodo, Nur; Khasanah, Himmatul
Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jpltrop.v8i1.16121

Abstract

Kemiskinan merupakan suatu kondisi dimana manusia tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Berdasarkan data pusat badan statistik angka kemiskinan di Indonesia mencapai 9,36% pada bulan maret 2023, karena hal tersebut maka pihak BAZNAS tergerak untuk memberikan bantuan zakat produktif kepada mustahik (penerima zakat). Bantuan yang diberikan oleh pihak BASNAZ yaitu zakat produktif berupa 65 ekor domba untuk 10 orang mustahik di Desa Sulek Kecamatan Tlogosari Kabupaten Bondowoso. Penelitian dilaksanakan di Desa Sulek pada peternakan Subur Berkah dengan metode penelitian deskriptive kuantitatif. Data didapatkan dengan melakukan observasi non partisipan. Analisis data yang dilakukan yaitu dengan uji korelasi pearson menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan nilai litter size yang dihasilkan pada penelitian ini yaitu 1,2, nilai mortalitas induk dan anak yaitu 7,29%, pertambahan jumlah populasi hingga bulan januari 2024 yaitu 167 dengan jumlah anak betina 87 serta anak jantan 81. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa selama proses pemeliharaan di KSB yang awalnya mendapatkan bantuan domba sebanyak 65 ekor, selama periode pengamatan telah berkembang menjadi 230 ekor domba. hasil uji statistik yang dikaji dari perbedaan umur peternak tidak terdapat korelasi yang signifikan pada pertambahan populasi domba, rasio jantan dan mortalitas domba, dan terdapat korelasi yang signifikan terhadap nilai litter size.
Fermentasi Kulit Singkong dengan MOL Tape Reject sebagai Upaya Pengolahan Limbah Pertanian dan Mengatasi Limbah Sentra Industri Tape di Bondowoso Khasanah, Himmatul; Yulianto, Roni; Widodo, Nur; Widianingrum, Desy Cahya; Ubaidillah, Rahmat
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 2 (2023): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v12i2.68263

Abstract

Pengembangan pakan berbahan dasar limbah industri dan limbah pertanian dapat digunakan sebagai strategi dalam mengatasi limbah dari pencemaran lingkungan dan menciptakan pakan inovatif. Bondowoso merupakan kota yang terkenal dengan produksi tape. Permasalahan dalam industri pembuatan tape adalah kulit singkong tidak dimanfaatkan dan tape reject yang tidak layak jual. Kulit singkong selama ini sering diberikan secara cuma-cuma pada karyawannya, namun terkadang juga tidak ada karyawan yang mau mengambil sehingga limbah menumpuk di gudang pabrik. Kulit singkong yang dimanfaatkan secara langsung sebagai pakan ternak menyumbang nilai nutrisi yang rendah dan sering menyebabkan masalah kesehatan ternak karena kandungan sianida pada limbah ini. Penerapan teknologi fermentasi pada pengolahan kulit singkong sangat tepat dalam memecahkan masalah mitra. Penggunaan tape reject sebagai bahan dasar MOL pada fermentasi yang akan dilakukan merupakan win-win solution yang diunggulkan pada kegiatan ini. Tujuan dari kegiatan ini adalah memanfaatkan tape reject sebagai bahan dasar MOL dan mengubah kandungan nutrisi kulit singkong yang rendah dengan proses fermentasi untuk menghasilkan pakan inovatif. Program pengabdian dilakukan dalam 4 tahapan kegiatan yaitu sosialisasi kegiatan, pelatihan pembuatan MOL dengan bahan tape reject, praktek pembuatan fermentasi kulit singkong, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mitra dan masyarakat sekeliling industri, menciptakan lingkungan bersih dan sehat, serta menghasilkan pakan inovatif, aman, dan berkualitas bagi ternak. Kegiatan pengabdian ini berjalan dengan lancer meliputi: sosialisasi dan koordinasi awal kegiatan dengan pemilik Tape 57, pelatihan dan demonstrasi pembuatan MOL dan pelatihan dan demonstrasi pembuatan pakan
PENINGKATAN KEMANDIRIAN PETERNAK DESA KLABANG MELALUI VILLAGE BREEEDING CENTER DAN PENERAPAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN PAKAN LOKAL Purnamasari, Listya; Krismaputri, Melinda Erdya; Khasanah, Himmatul; Widodo, Nur
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 9, No 2 (2020): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v9i2.43725

Abstract

Kegiatan program pengabdian desa binaan ini dilakukan di Desa Klabang, Kecamatan Tegalampel, Kabupaten Bondowoso. Kegiatan yang dilakukan yaitu peningkatan kemandirian peternak desa Klabang melalui Village Breeeding Center dan penerapan teknologi pengolahan pakan ternak asal sumberdaya lokal. Manajemen budidaya yang tepat dan ketersediaan pakan berkualitas secara mandiri diharapkan mampu meningkatkan reproduksi dalam hal bibit ternak dan produktivitas ternak. Mitra dalam kegiatan program pengabdian desa binaan ini yaitu masyarakat Desa Klabang, Kecamatan Tegalampel, Kabupaten Bondowoso. Metode yang digunakan dalam program ini yaitu, penyuluhan dan pelatihan manajemen pemeliharaan ternak serta recording ternak dan pemanfaatan limbah pertanian sebagai pakan ternak, penyuluhan dan pelatihan formulasi pakan dan pembuatan pakan fermentasi, pendampingan, monitoring dan evaluasi. Hasil dari program pengabdian kepada masyarakat ini adalah kelompok tani-ternak Desa Klabang Kabupaten Bondowoso mampu mengolah limbah pertanian menjadi pakan ruminansia kaya nutrisi. Buku panduan dan video tahapan pembuatan pakan dapat digunakan oleh masyarakat dengan baik sehingga kelompok tani-ternak dapat mengolah limbah menjadi pakan secara mandiri. Kelompok tani ternak desa Klabang selaku mitra program pengabdian ini dapat melaksanakan dan menerapkan teknologi yang telah diberikan dan berusaha untuk selalu kontinu dalam pembuatan pakan serta pengembangan produk silase sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan keberlanjutan program.