Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN TEKNIK PENGEMASAN UNTUK PRODUK UMKM BAGI GURU DI SMK YAPINUH Winoto Hadi; Henita Rahmayanti; Dadang Suyadi S; Hendri Dunant H; Fanny Aulia N; Yogi Rahmadhani; Muhammad Iqbal; Renata Alvianita
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Transportation is one of the key factors in the distribution of goods. The existence of transportation, distribution of products or goods can be easily packaged, collected in one place for short or long distances. Packaging itself is one way to protect or preserve food and non-food products. Packaging has an important role and function in supporting the distribution of products, especially those that are easily damaged. Yapinuh Vocational School is one of the vocational high schools in the Muara Gembong District, Bekasi Regency which plays a role in providing knowledge and skills for both students who are still in school, graduates and the community as a center of knowledge which in this case will provide proper packaging techniques as a distribution chain for processed service products. Yapinuh Vocational School together with the Faculty of Engineering, State University of Jakarta, in this case the Port Management and Maritime Logistics Study Program, collaborated to provide training in packaging techniques for processed service products. Abstrak Transportasi merupakan salah satu faktor kunci dalam hal pendistribusian barang. Adanya transportasi, pendistribusian produk atau barang dapat dengan mudah dikemas, dikumpulkan dalam satu tempat untuk jarak dekat maupun jarak jauh. Pengemasan itu sendiri merupakan salah satu cara untuk melindungi atau mengawetkan produk pangan maupun non-pangan. Pengemasan mempunyai peranan dan fungsi yang penting dalam menunjang distribusi produk terutama yang mudah mengalami kerusakan. SMK Yapinuh merupakan salah satu sekolah menengah kejuruan di wilayah Kecamatan Muara Gembong Kabupaten Bekasi yang berperan memberikan pengetahuan dan ketrampilan baik siswa yang masih bersekolah, lulusan maupun masyarakat sebagai sentra pengetahuan yang dalam hal ini akan memberikan Teknik pengemasan yang tepat sebagai rantai distribusi produk jasa olahan. SMK Yapinuh Bersama dengan Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta dalam hal ini program studi STr Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim berkerjasama memberikan pelatihan teknik pengemasan untuk produk jasa olahan.
Sosialisasi Pemahaman Blindspot Pada Kendaraan Dalam Rangka Menekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas Bagi Guru dan Siswa SMP Negeri 1 Karang Bahagia, Desa Karang Bahagia, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat Winoto Hadi; Henita Rahmayanti; Siti Sahara; Vivian Karim Ladesi; Adhi Purnomo; Fanny Aulia N; Desi Rokhyani
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract In Indonesia, an average of three people die every hour due to road accidents. The number of accidents is caused by human factors, namely those related to the ability and character of the driver, vehicle factors related to the fulfillment of roadworthy technical requirements and infrastructure and environmental factors. In addition to the problem of underage drivers, the most violations are followed by traffic sign violations and incomplete driving attributes. There are also some riders whose driving attributes are not standard such as helmets plus the blind spot knowledge factor is an important factor considering that the Bekasi City area has many heavy vehicles. Therefore, it is necessary to socialize the understanding of blind spots on vehicles in order to reduce the number of traffic accidents, especially for teachers and students who are one of the highest groups of victims of traffic accidents. The purpose of this socialization is to fulfill the activities of the Tridharma of Higher Education, to reduce the number and number of victims of traffic accidents caused by Blindspot in the Karang Bahagia sub-district, Bekasi Regency. The method of carrying out activities with lectures and discussions through the Zoom application. The results of the implementation of the activity went well. This can be seen from the increase in the average pre-test score of participants by 55.8 to 88.7 in the post-test average value, which illustrates that the increased knowledge and understanding of participants regarding blind spots to support safe and comfortable driving. Abstrak Di Indonesia, rata-rata tiga orang meninggal setiap jam akibat kecelakaan jalan. Jumlah kecelakaan tersebut disebabkan oleh faktor manusia yaitu yang terkait dengan kemampuan serta karakter pengemudi, faktor kendaraan terkait dengan pemenuhan persyaratan teknik laik jalan dan faktor prasarana dan lingkungan. Selain masalah pengendara di bawah umur, pelanggaran paling banyak disusul pelanggaran rambu lalu lintas dan tidak lengkapnya atribut berkendara. Ada pula beberapa pengendara yang atribut berkendaranya tidak standar seperti helm ditambah faktor pengetahuan blind spot menjadi faktor penting mengingat daerah Kota Bekasi banyak kendaraan berat. Oleh sebab itu, diperlukan sosialisasi pemahaman blindspot pada kendaraan dalam rangka menekan angka kecelakaan lalu lintas khususnya bagi guru dan siswa yang menjadi salah satu kelompok tertinggi korban kecelakaan lalu lintas. Tujuan sosialisasi ini untuk memenuhi kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi, menekan angka serta jumlah korban kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan oleh Blindspot di wilayah kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi. Metode pelaksanaan kegiatan dengan ceramah dan diskusi melalui aplikasi Zoom. Hasil pelaksanaan kegiatan berjalan baik. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan nilai pre-test rata-rata peserta sebesar 55,8 menjadi 88,7 pada nilai rata-rata post-test, dimana menggambarkan bahwa peningkatan pengetahuan dan memahami peserta mengenai blind spot guna mendukung berkendara secara aman dan nyaman
Analisis Proses Penanganan Kapal Penumpang terhadap Ketepatan Waktu Jadwal Operasional Kapal Aji Pandita Ratu Rukmantara; Vivian Karim Ladesi; Winoto Hadi; Siti Sahara; Kencana Verawati
Journal of Management and Bussines (JOMB) Vol 6 No 1 (2024): Journal of Management and Bussines (JOMB)
Publisher : IPM2KPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/jomb.v6i1.7427

Abstract

This research aims to analyze the process of handling passenger ships regarding the timeliness of ship operational schedules located at PT. Indonesian National Shipping Tanjung Priok Branch. The method used is a qualitative descriptive method with primary and secondary data where data collection uses observation and interviews to determine the population, sample, data collection, data processing and data compilation. The results of the research can be concluded that the estimated and actual schedule for ship arrival and departure does not match, the average time required for ship arrival is 01:43 (one hour and forty-three minutes) and for ship departure is 00:54 (fifty-four minutes). ) and the percentage of ships on schedule is only 12% or 2 times out of 17 operations. Delays are caused by weather factors, machine repairs, clearance processes and poor internet connections. Therefore, coordination between ship operations and ship crew as well as internet stability is a solution to the timeliness of ship operational schedules. Keywords: Passenger Ships, Punctuality, Ship Handling
Analisis Truck Round Time di Lapangan Petikemas Ekspor dalam Kegiatan Receiving di Terminal Petikemas Koja Salman Al Farisi; Vivian Karim Ladesi; Winoto Hadi; Siti Sahara; Kencana Verawati
Journal of Management and Bussines (JOMB) Vol 6 No 2 (2024): Journal of Management and Bussines (JOMB)
Publisher : IPM2KPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/jomb.v6i2.7438

Abstract

This research aims to identify the causes of problems or obstacles related to receiving activities, starting from trucks entering the gate-in to leaving the gate-out at the Koja Container Terminal, and providing an understanding of the impacts resulting from the identified problems or obstacles. The research method used is descriptive qualitative, which describes and explains the conditions, phenomena or research variables studied. Truck Round Time analysis at the export container terminal shows that there are several obstacles in the process of receiving containers at the stacking yard. The time of receiving activities can be seen from the length of Truck Round Time, where only 33% of that time reaches the ideal standard, while 67% is still below the ideal standard. The length of time for receiving activities that do not reach ideal standards has negative impacts, such as the potential for congestion inside or outside the terminal, which can harm the good name of the Koja Container Terminal, reduce customer loyalty and satisfaction with the terminal, and hamper other operational processes within. Keywords: Receiving, Container Terminal, Truck Round Time
Mengembangkan Alat Ukur Kualitas Layanan Bongkar-Muat Dengan Sistem Digitalisasi Angkutan Truk Di Pelabuhan Mulyono, Tri; Winoto Hadi
LOGISTIK Vol. 17 No. 02 (2024): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/logistik.v17i02.50238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang membentuk kualitas layanan sistem digitalisasi angkutan truk dalam rangka meningkatkan kelancaran arus dengan objek penelitian sopir/driver truk sebagai responden yang beraktivitas di Pelabuhan Tanjung Priok. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah studi eksprimen di lapangan. Tempat penelitian dilakukan di Pelabuhan Tanjung Priok. Waktu penelitian dilaksanakan selama enam bulan dari April – Nopember 2024. Populasi dalam penelitian adalah sejumlah data dalam populasi sebesar 28.562 sopir/driver truk yang beroperasi di Pelabuhan Tanjung Priok, dengan sampel 100 responden. Agar data menjadi informasi sehingga karakteristik data menjadi mudah untuk dipahami dan bisa dipergunakan untuk mengambil sebuah kesimpulan, maka data dilakukan pengujian persyaratan analisis dan di analisis menggunakan Principal Component Analsys (PCA) berbantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukn dari 9 dimensi yang diduga membentuk kualitas layanan menjadi sepuluh dimensi yaitu: lima dimensi dari Teori SERVQUAL (1) Keandalan; (2) Jaminan; (3) Empati; (4) Daya Tanggap; (5) Tangibilitas; dan 4 dimensi dari EN 13816:2002 (E), 2002), dengan dimensi (6) Dampak Lingkungan; (7) Kebijakan; (8) Budaya; dan (9) Biaya atau Tarif. Dimensi tambahan dinamakan dimensi waktu operasional.
SOSIALISASI PENGETAHUAN BLINDSPOT MELALUI PEMBELAJARAN VIRTUAL REALITY (VR) UNTUK SISWA DAN GURU Winoto Hadi; Henita Rahmayanti; Fanny Aulia; Al Jalaluddin Rumi; Desi Rokhyani; Rizky Hamdalah Habel
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The ease of use of private vehicles, both motorbikes and cars, among the public for traveling is very widespread. Based on this, it has an impact on the high rate of road accidents experienced by teenagers. One of the causes is low knowledge about traffic and road transport regulations and lack of orderly behavior when driving. The following are examples of school-age children who are not orderly when riding motorbikes, such as without wearing a helmet, not obeying traffic signs, and not completing vehicle documents, including many underage students who drive their motorized vehicles. The newest phenomenon is Blindspot. A blind spot is a position where a driver cannot see the position of a nearby vehicle or cannot see a vehicle that will pass in front of him because his view is blocked by another vehicle, and vice versa. The blind spot phenomenon often occurs nowadays and makes it important to disseminate and educate about blind spot knowledge. Ease of providing knowledge can also be done with Virtual Reality media. Virtual reality helps participants interact with conditions according to reality without having to come into direct contact in the field so socialization activities are carried out using Virtual Reality. Keyword: The ease of use, Blindspot, Virtual Reality     Abstrak Kemudahan penggunaan kendaraan pribadi baik motor maupun mobil dikalangan masyarakat untuk bepergian sangat meluas. Berdasarkan hal tersebut berdampak tingginya tingkat kecelakaan di jalan yang dialami oleh usia remaja. Salah satunya penyebabnya adalah rendahnya pengetahuan tentang peraturan lalu lintas dan angkutan jalan dan adanya sikap perilaku yang kurang tertib saat berkendaraan. Berikut contoh dari anak usia sekolah yang tidak tertib dalam mengendarai sepeda motor seperti, tanpa memakai helm, tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan tidak melengkapi dokumen kendaraan, termasuk banyak pelajar belum cukup umur yang mengendarai kendaraan bermotor sendiri. Fenomena yang terbaru adalah Blind spot. Blind spot adalah posisi di mana seorang pengendara tidak dapat melihat posisi kendaraan di dekatnya atau tidak dapat melihat kendaraan yang akan  melintas di depannya karena terhalang pandangannya oleh kendaraan lain, begitu pula sebaliknya. Fenomena blind spot kerap terjadi saat ini dan menjadikan penting untuk dilakukan sosialisasi dan edukasi pengetahuan blind spot. Kemudahan dalam memberikan pengetahuan dapat juga dilakukan dengan media Virtual Reality. Virtual reality membantu peserta berinteraksi dengan kondisi sesuai kenyataan tanpa harus bersentuhan langsung di lapangan sehingga kegiatan sosialisasi dilakukan dengan cara Virtual Reality. Kata Kunci: Kemudahan, Blind spot, Virtual Reality
Identifikasi Kebutuhan Fasilitas Integrasi Antar Moda Athalla Naufal; Sylvira Ananda Azwar; Winoto Hadi; Siti Sahara; Kencana Verawati
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i1.7423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan fasilitas integrasi kebutuhan antar moda perkembangan integrasi transportasi yang ideal, yaitu: lebih cepat, lebih murah, lebih nyaman, dan lebih aman di terminal Kampung Rambutan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian berdasarakan analisa penulis dan wawancara yang dilakukan bersama Kepala Terminal Kampung Rambutan permasalahan yang terjadi pada Terminal Kampung Rambutan adalah fasilitas perpindahan pejalan kaki yang masih satu jalur dengan jalur datangnya kendaraan yang dapat membahayakan keselamatan pejalan kaki. Maka dari itu perlu dibuatnya jembatan penghubung yang dapat memfasilitasi penumpang agar terjamin keselamatan dan memberikan kenyamanan. Simpulan penelitian ini bahwa terdapat kebutuhan yang signifikan untuk meningkatkan kenyamanan, aksesibilitas, informasi, dan koordinasi antar moda di terminal Kampung Rambutan. Informasi yang jelas, fasilitas yang ramah pengguna, dan kemudahan dalam berpindah antar moda dianggap krusial bagi pengalaman yang lebih baik. Mengatasi hambatan-hambatan tersebut melalui perbaikan fasilitas dan penyediaan informasi yang lebih baik akan memungkinkan pengguna memiliki perpindahan antar moda yang lebih lancar dan efisien di Terminal Kampung Rambutan. Kata Kunci: Antar Moda, Fasilitas, Integrasi, Kebutuhan.
Identifikasi Konektivitas Light Rail Transit (LRT) dengan Moda yang Terintegrasi Moch Haqquttoriq Ginting; Sylvira Ananda Azwar; Winoto Hadi; Siti Sahara; Kencana Verawati
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i1.7437

Abstract

Tujuan penelitian ini mengenai konektivitas Light Rail Transit (LRT) dengan moda yang terintegrasi di Terminal Kampung Rambutan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang bersifat deskriptif dengan dukungan data primer serta sekunder. Hasil analisa diketahui bahwa tingkat konektivitas dari segi waktu yang dibutuhkan menunjukkan hasil yang cukup baik, sedangkan tingkat konektivitas dari segi fasilitas juga menunjukkan hasil yang cukup baik, hal ini bisa dilihat dari perolehan grafik tertinggi dengan nilai cukup sebesar 57%. Secara garis besar dapat disimpulkan bahwa konektivitas LRT dengan moda yang ada di Terminal Kampung Rambutan sudah cukup baik. Kata Kunci: Konektivitas, LRT, Terminal
Analisis Kesesuaian Pembangunan Jalur Pedestrian di Jl. H. R. Rasuna Said (Sisi Barat) Pasca Revitalisasi Berdasarkan Permen PU No. 07/P/BM/2023 Ardini Ayuningtias; Winoto Hadi; Anisah
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 5 (2025): SEPTEMBER
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/0200hj25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesesuaian fasilitas jalur pedestrian di Jl. H. R. Rasuna Said (sisi barat) Jakarta pasca-revitalisasi tahun 2024 berdasarkan Peraturan Menteri PUPR No. 07/P/BM/2023. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, studi ini mengobservasi langsung kondisi fisik fasilitas pedestrian di sepanjang ±3,8 km jalur, yang dibagi ke dalam tiga segmen strategis. Instrumen pengumpulan data terdiri dari lembar observasi teknis berdasarkan indikator standar regulasi, dokumentasi visual, dan wawancara dengan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian keseluruhan fasilitas pedestrian mencapai 86,85% dan termasuk dalam kategori “Sangat Sesuai”. Aspek fasilitas jalur pedestrian menunjukkan tingkat kesesuaian 100%, fasilitas pendukung 69,77%, dan fasilitas penunjang disabilitas 90,90%. Namun, masih ditemukan ketidaksesuaian seperti tidak tersedianya emergency box, tombol penyebrangan, serta ketidakteraturan distribusi tempat sampah dan tempat duduk. Faktor utama penyebab ketidaksesuaian meliputi keterbatasan anggaran pemeliharaan dan rendahnya kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam menjaga fasilitas publik. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan revitalisasi tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, melainkan juga keterlibatan lintas sektor dan keberlanjutan manajemen ruang publik. Oleh karena itu, dibutuhkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan untuk menciptakan fasilitas pedestrian yang inklusif, aman, dan berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN PENGETAHUAN LINGKUNGAN SISWA TERKAIT KONSERVASI AIR Rahmayanti, Henita; Irah Kasirah; Nurzengky Ibrahim; Winoto Hadi; Nur Azisah; Feryl Ilyasa; Irsyaad Hafizd; Muhamad Sowwam; Fanny Aulia Nuraini; Rizki Hamdallah Habel
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan memiliki tema terkait dengan konservasi air. Mitra dari kegiatan ini adalah SMP Al Ashriyyah Nurul Iman, terletak di Jl. Nurul Iman No. 11 Desa Waru, Kecamatan Parung, Kab Bogor. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberdayakan pengetahuan siswa terkait upaya konservasi air. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode seminar dalam pembekalan materi kepada peserta dan metode praktik lapangan dalam pembuatan biopori. Hasil dari kegiatan ini berjalan dengan baik dan peserta terlihat antusias dalam menjalani kegiatan yang sudah dilaksanakan di lokasi mitra. Hasil pre-test dan post-test yang sudah diukur rata-ratanya menunjukkan bahwa terdapat kenaikan skor pengetahuan siswa setelah mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa terdapat peningkatan pengetahuan siswa terkait konservasi air setelah diberikan materi dan praktik di lapangan terkait konservasi air. The community service activity carried out had a theme related to water conservation. The partner for this activity was Al Ashriyyah Nurul Iman Junior High School, located at Jl. Nurul Iman No. 11, Waru Village, Parung District, Bogor Regency. The purpose of this activity was to empower students' knowledge regarding water conservation efforts. The methods used in this activity were a seminar method for delivering material to the participants and a field practice method for making biopores. The results of this activity ran smoothly, and the participants appeared enthusiastic in participating in the activities that had been carried out at the partner's location. The results of the pre-test and post-test, which had their averages measured, showed an increase in the students' knowledge scores after participating in the community service activity. The conclusion of this activity is that there was an increase in students' knowledge related to water conservation after being provided with material and field practice related to water conservation.