Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Literature Review: Mikroplastik Pada Berbagai Jenis Kerang Serta Dampak Terhadap Kesehatan Lutfi, Muhammad; Yekti Pulih Asih, Akas; Wijaya, Satria; Ibad, Mursyidul
Journal of Comprehensive Science Vol. 2 No. 5 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v2i5.351

Abstract

Seiring dengan meningkatnya sampah plastik yang dihasilkan, keberadaan mikroplastik dalam rantai makanan menimbulkan risiko bagi kesehatan manusia. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mikroplastik masuk ke dalam rantai makanan manusia. Kerang sebagai salah satu biota yang hidup di dasar perairan juga sangat rentan terhadap paparan mikroplastik. Kontaminasi mikroplastik pada manusia dapat menyebabkan masalah pencernaan, sirkulasi, reproduksi dan respirasi. Metode yang digunakan dalam penulisan literature review ini adalah traditional literature review. Sumber data yang digunakan berasal dari google scholar dan reseachgate dalam rentang waktu 2017-2021. Artikel literature review yang diperoleh dilakukan screening dengan kriteria yang telah ditetapkan. Setelah dilakukan screening didapatkan sebanyak 10 artikel rujukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 6 artikel menyatakan bahwa ditemukan keberadaan dan bentuk mikroplastik dalam kerang. Empat menyatakan terdapat dampak kesehatan mikroplastik terhadap manusia. Kesimpulan yang dapat diambil dari literature review ini adalah mikroplastik memberikan dampak kesehatan jangka panjang pada manusia. Mikroplastik memiliki sifat carrier zat aditif yang dapat menyebabkan kanker. Namun belum ditemukan penelitian mengenai dampak nyata mikroplastik yang menyebabkan kematian.
Rasionalitas Penggunaan Obat Pada Pasien Gastroesophageal Reflux Disease (Gerd) Rawat Inap Di RS Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung Romaeda, Roz; Nofita, Nofita; Wijaya, Satria
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 16 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13765906

Abstract

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) is a disease of the gastrointestinal tract that attacks the stomach, which is caused by the return of contents from the stomach that enter the esophagus, with various signs and symptoms such as Heartburn and regurgitation. This study aims to evaluate the rationality of drug use in Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) patients at Pertamina Bintang Amin hospital for the period January - December 2020. This type of research is a descriptive study conducted retrospectively, which collects secondary data in the form of medical records of GERD patients, with a total of 53 samples that have met the inclusion criteria. The results showed that women are more infected with GERD with 43 people (81.1%) and the largest age group in adults (26-45 years) as many as 26 people (49%) and the most work is IRT as many as 19 people (35.8%). And the use of drugs in patients with Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) at Pertamina Bintang Amin hospital has been rational with the right indication (100%), the right way of administration (100%), the right patient (100%), the right drug (96,2%), the right dose (96.2%), the right diagnosis (100%), the right assessment of the patient's condition (100%). The use of GERD drugs in inpatients installed Pertamina Bintang Amin hospital as a major has been rationality
Evaluation of the Use of Antihypertensive Drugs in Outpatients at Bandar Lampung Private Hospitals Natalia, Lusia; Saputri, Gusti Ayu Rai; Wijaya, Satria
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 6 No. 7 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v6i7.1808

Abstract

Hypertension is one of the diseases that always receives the world's attention because it is the largest cause of morbidity globally. The main problem related to hypertension is the inaccuracy of prescribing antihypertensive drugs that often occurs in developing countries such as Indonesia. This study aims to evaluate the use of antihypertensive drugs in outpatients at Bandar Lampung Private Hospital. The study used a non-experimental descriptive quantitative method with a retrospective approach based on the medical records of hypertension patients for the period March-May 2024 using the JNC 8 guideline. The research sample was 100 hypertensive patients who met the inclusion and exclusion criteria. The results showed that the characteristics of patients were dominated by women (58%), age >60 years (48%), and hypertension of degree 1 (73%). The evaluation of the accuracy of the use of antihypertensive drugs showed the correct dosage of 165 patients (91%), the correct disease indication of 100 patients (100%), the correct selection of drugs for 100 patients (100%), the correct diagnosis of 100 patients (100%), the correct way of administering 181 drugs (100%), and the right time interval for giving 172 patients (95.03%). The most drug combination was ACEI + CCB (18%) with amlodipine 10mg as the most commonly used drug (19.34%). It can be concluded that the use of antihypertensive drugs at Bandar Lampung Private Hospital has shown a high level of rationality on most of the evaluation parameters.
KONSTITUSIONALITAS PERATURAN PEMERINTAH DAN PERATURAN PRESIDEN SEBAGAI DELEGATION OF RULE MAKING POWER Sayudi, Akbar; Wijaya, Satria
Jurnal Pelita Ilmu Vol. 16 No. 02 (2022): JURNAL PELITA ILMU - Oktober 2022
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jpi.v16i02.1707

Abstract

Peraturan Pemerintah (PP) dan Peraturan Presiden (Perpres) pada prinsipnya merupakan peraturan yang datang dari Pemerintah, khususnya Presiden selaku pemangku tertinggi kekuasaan Eksekutif, yang secara konstitusional merupakan kewenangan Delegation Of Rule Making Power milik Presiden. Namun bukan berarti PP dan Perpres merupakan kewenangan tanpa dasar dan luput dari mekanisme pengawasan. Hasil Penelitian ini mengemukakan bahwa Konstitusionalitas Kewenangan Presiden untuk menetapkan PP bersumber dari Pasal 5 ayat (2) UUD 1945 dan kewenangan Presiden untuk menetapkan Perpres merupakan kewenangan atribusi dari Pasal 4 ayat (1) UUD 1945. Adanya ketentuan tentang PP yang ditujukan untuk “menjalankan undang-undang sebagaimana mestinya”, merupakan ketentuan yang mengikat Presiden dalam menetapkan PP. Selain itu, sebagai subordinat legislation, PP tidak boleh melampaui undang-undang di atasnya. Sementara Perpres tanpa perintah peraturan perundang-undangan di atasnya seharusnya dikeluarkan dengan maksud yang benar-benar bersifat teknis administratif pemerintahan dan semata-mata dimaksudkan untuk tujuan internal penyelenggaraan administrasi pemerintahan dalam rangka menjalankan ketentuan undang-undang dan peraturan pemerintah.
PENYULUHAN PENGGUNAAN OBAT YANG BAIK DAN BENAR (DAGUSIBU)DI RT 12 LINGKUNGAN II KELURAHAN PANJANG SELATAN Rudy, Muhammad; Wijaya, Satria
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v7i2.7840

Abstract

Permasalahan yang muncul di masyarakat mengenai narkoba adalah kurangnya pemahaman dalam pemakaian obat yang baik dan benar. Program penyuluhan DAGUSIBU ialah salah satu solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan yang ada. Program informasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang cara pengambilan, penggunaan, penyimpanan dan pembuangan obat yang benar dan benar. Konsultasi dilakukan dengan cara presentasi, penyebaran brosur dan tanya jawab tentang materi yang disampaikan. Perakitannya bagus dan bagus, ada kendala seperti hanya memilih kata dan frasa yang mudah dipahami dan dipahami masyarakat. Awalnya asing dengan literatur, pengetahuan masyarakat di lingkungan Rt12 Long Selatan II semakin berkembang sehingga menghasilkan wawasan yang lebih, terlihat dari antusias masyarakat untuk bertanya. Ini sangat bagus. Keberagaman karakteristik masyarakat ialah salah satu faktor yang melibatkan keberhasilan peningkatan pengetahuan.