Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA RENEWBLE ENERGY BIOGAS DARI LIMBAH PETERNAK SAPI Indah Puspita Sari; Noorsakti Wahyudi; Winangun, Kuntang
JURNAL ABDIMAS DOSMA (JAD) Vol. 1 No. 1 (2022): Januari
Publisher : IKATAN ALUMNI DOSEN MAGANG KEMENRISTEKDIKTI TAHUN ANGKATAN 2017

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70522/jad.v1i1.4

Abstract

Salah satu upaya pemanfaatan limbah peternakan dengan memanfaatkan menghasilkan bahan bakar dengan menggunakan teknologi biogas. Teknologi biogas memberikan peluang bagi masyarakat pedesaan khususnya Desa Mojomanis Kecamatan Kwadungan Kabupaten Ngawi yang memiliki usaha peternakan, baik individual maupun kelompok, untuk memenuhi kebutuhan energi sehari-hari secara mandiri. Potensi pengembangan biogas di desa Mojomanis cukup besar. Hal itu mengingat cukup banyak jumlah sapi yang dipelihara oleh masyarakat desa Mojomanis dengan jumlah sapi per 1 rumah sekitar 1-3 ekor. Tiap-tiap 1 ekor ternak sapi/kerbau bisa menghasilkan kurang lebih 2 m3 biogas /hari. Penerapan biogas dapat memberikan keuntungan ekonomis apabila dilakukan perancangan yang tepat. Perancangan teknis meliputi: desain biodigester, desain penyaluran gas dan desain tangki penampung. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat bermanfaat dalam pemanfaatan sumber energi terbarukan untuk kemandirian energy sehingga taraf hidup masyarakat dapat meningkat.
Analisa Desain Chassis Mobil Listrik Satu Penumpang Dengan Finite Elemen Methode Awalludin, Fachrul; Ardika, Rizki Dwi; Winangun, Kuntang; Arifin, Rizal; Fadelan, Fadelan; Munaji, Munaji; Winardi, Yoyok
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 5 No. 02 (2025): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v5i02.10163

Abstract

This Research In analyzing the design of a single-passenger electric vehicle chassis using the Finite Element Method (FEM) with Autodesk Inventor Professional 2021 (Student Version), the chassis plays a critical role in reinforcing the vehicle's frame to withstand greater loads. The design was modeled in Autodesk Inventor and analyzed using FEM to assess stress distribution, deformation, and the safety factor. The objective of the analysis was to ensure optimal strength, stiffness, and weight efficiency. The results showed a reduction in chassis weight from 15.726 kg to 12.517 kg using the same material, stainless steel type 201, without significantly compromising structural strength. Overall, the study demonstrates that the chassis design has been well-optimized in terms of strength and weight efficiency. Despite some areas exhibiting more pronounced deformation, the chassis remains safe for use.Keywords: Chassis, Finite Element Methode, Autodesk Inventor, Stainless Steel 201, Design Analysis
Analisis Perbandingan Konsumsi Energi antara Mesin Pembakaran Dalam dan Motor Listrik Sebtiyani, Ervin Indrias; Winangun, Kuntang; Winardi, Yoyok; Sudarno, Sudarno; Putra, Wawan Trisnadi
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 5 No. 02 (2025): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v5i02.12307

Abstract

ABSTRAK Peningkatan jumlah kendaraan bermotor seiring pertumbuhan mobilitas masyarakat menyebabkan meningkatnya konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Kondisi ini berdampak pada menipisnya cadangan BBM dan meningkatnya emisi gas buang yang mencemari udara. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan mengonversi motor berbahan bakar bensin menjadi motor listrik yang lebih ramah lingkungan dan hemat energi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahi perbandingan konsumsi energi antara motor bensin dan motor listrik. Pengujian ini dilakukan pada kondisi jalan mendatar dan jalan menanjak dengan sudut kemiringan 19,8°. Pengujian dilakukan sejauh 10 km dengan tiga variasi kecepatan, yaitu 20 km/jam, 40 km/jam, dan 60 km/jam. Berat pengendara yang digunakan dalam pengujian adalah 55 kg. Masing-masing variabel diuji sebanyak tiga kali untuk meningkatkan akurasi hasil. Parameter yang diamati meliputi konsumsi energi (kWh), konsumsi bahan bakar dan baterai dalam bentuk persentase (%), serta analisis biaya operasional (Rupiah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motor listrik memiliki konsumsi energi yang lebih rendah dibandingkan motor bensin pada semua kondisi pengujian. Selain itu, biaya operasional motor listrik juga lebih hemat, sehingga lebih ekonomis dalam jangka panjang. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa motor listrik merupakan alternatif transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan dibandingkan motor bensin, serta sangat layak untuk digunakan sebagai kendaraan sehari-hari. Kata kunci : Energi, Konsumsi, Motor Listrik, Motor Bensin, Baterai Lithium-ion,
Pemberdayaan Petani Kopi Desa Ngrayun Kabupaten Ponorogo melalui Pelatihan Budidaya, Pascapanen, dan Pemasaran dalam Upaya Penguatan Sentra Kopi Unggulan Yuli Astuti, Arin; Kurniawan, Edy; Winangun, Kuntang; Winardi, Yoyok; Sugianti, Sugianti; Ardika, Rizki Dwi; Litanianda, Yovi
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20999

Abstract

Background: Desa Ngrayun, yang terletak di Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, memiliki banyak potensi dalam pengembangan komoditas kopi. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan pengetahuan teknis budidaya, rendahnya efisiensi pengolahan pascapanen, lemahnya strategi pemasaran, serta keterbatasan bibit unggul. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan para petani kopi melalui kegiatan pelatihan budidaya berkelanjutan serta penerapan teknologi yang sesuai dan efisien dan penguatan strategi pemasaran digital. Metode: Metode yang digunakan meliputi pendidikan masyarakat, pendekatan fungsional, dan pendampingan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan teknis, demonstrasi pengolahan kopi dengan metode full washed, honey, dan natural process, serta pengenalan mesin pengupas dan penggiling kopi sebagai inovasi teknologi efisiensi produksi. Hasil: Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan terhadap pengetahuan dan keterampilan petani. Sekitar 80% peserta berhasil menerapkan teknik budidaya yang baik, sementara 70% lainnya telah memahami metode pengolahan kopi modern, 60% mulai menerapkan strategi pemasaran digital melalui marketplace, dan 100% bibit unggul telah ditanam di lahan percontohan. Rata-rata capaian keberhasilan program mencapai 78%, dengan dampak nyata berupa peningkatan kualitas produk kopi dan kesadaran terhadap keberlanjutan usaha tani. Implikasi program ini mencakup perlunya pembentukan koperasi petani kopi, pelatihan lanjutan cupping test, serta pengembangan jejaring pemasaran kopi spesialti. Kesimpulan: Dengan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan kelompok tani, Desa Ngrayun memiliki potensi untuk berkembang menjadi salah satu sentra kopi unggulan di Kabupaten Ponorogo sekaligus menjadi contoh pemberdayaan masyarakat yang berbasis pada potensi lokal secara berkelanjutan.