Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Analisis perbandingan Bahan Bakar Bioetanol Dari Limbah Kulit Singkong Dengan Pertamax terhadap performa mesin sepeda motor matic Sadewo, Wahyu; Winangun, Kuntang; Winardi, Yoyok
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 4 No. 02 (2024): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v4i02.10070

Abstract

Perkembangan dunia otomotif sangatlah pesat di Indonesia terdapat beberapa jenis kategori motor diantaranya motor matic. Dari motor matic ini sangat diperhatikan adanya fenomena dengan jumlah konsumsi bahan bakar. Penelitian ini menggunakan bahan bakar bioethanol dari limbah kulit singkong dengan campuran pertamax. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana performa mesin dan konsumsi bahan bakar pada sepeda motor matic 4 tak menggunakan tiga variasi campuran bioetanol dan pertamax dengan perbandingan (20%:80%, 40%:60, 60%:40%). Dari hasil pengujian daya torsi nilai tertinggi pada 12,43 Nm pada campuran bioetanol 20%. Hasil dari daya dengan nilai tertinggi 13,32 Hp pada campuran bioetanol 20%. Hasil dari konsumsi bahan bakar terendah pada campuran bioetanol 20% dengan nilai 0,110 lt. Pada hasil emisi HC nilai terendah didapatkan pada campuran bioetanol 20% dengan nilai 977 ppm. Hasil CO yang dihasilkan nilai terendah pada campuran bioetanol 20% dengan nilai 0,39% vol. Pada hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwasanya penggunaan campuran 20% lebih baik dikarenakan torsi dan daya yang dihasilkan lebih tinggi dan konsumsi bahan bakar yang dihasilkan campuran 20% lebih rendah dibandingkan dengan campuran 40%, campuran 60%, dan pertamax murni.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA RENEWBLE ENERGY BIOGAS DARI LIMBAH PETERNAK SAPI Indah Puspita Sari; Noorsakti Wahyudi; Winangun, Kuntang
JURNAL ABDIMAS DOSMA (JAD) Vol. 1 No. 1 (2022): Januari
Publisher : IKATAN ALUMNI DOSEN MAGANG KEMENRISTEKDIKTI TAHUN ANGKATAN 2017

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70522/jad.v1i1.4

Abstract

Salah satu upaya pemanfaatan limbah peternakan dengan memanfaatkan menghasilkan bahan bakar dengan menggunakan teknologi biogas. Teknologi biogas memberikan peluang bagi masyarakat pedesaan khususnya Desa Mojomanis Kecamatan Kwadungan Kabupaten Ngawi yang memiliki usaha peternakan, baik individual maupun kelompok, untuk memenuhi kebutuhan energi sehari-hari secara mandiri. Potensi pengembangan biogas di desa Mojomanis cukup besar. Hal itu mengingat cukup banyak jumlah sapi yang dipelihara oleh masyarakat desa Mojomanis dengan jumlah sapi per 1 rumah sekitar 1-3 ekor. Tiap-tiap 1 ekor ternak sapi/kerbau bisa menghasilkan kurang lebih 2 m3 biogas /hari. Penerapan biogas dapat memberikan keuntungan ekonomis apabila dilakukan perancangan yang tepat. Perancangan teknis meliputi: desain biodigester, desain penyaluran gas dan desain tangki penampung. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat bermanfaat dalam pemanfaatan sumber energi terbarukan untuk kemandirian energy sehingga taraf hidup masyarakat dapat meningkat.
Analisa Desain Chassis Mobil Listrik Satu Penumpang Dengan Finite Elemen Methode Awalludin, Fachrul; Ardika, Rizki Dwi; Winangun, Kuntang; Arifin, Rizal; Fadelan, Fadelan; Munaji, Munaji; Winardi, Yoyok
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 5 No. 02 (2025): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v5i02.10163

Abstract

This Research In analyzing the design of a single-passenger electric vehicle chassis using the Finite Element Method (FEM) with Autodesk Inventor Professional 2021 (Student Version), the chassis plays a critical role in reinforcing the vehicle's frame to withstand greater loads. The design was modeled in Autodesk Inventor and analyzed using FEM to assess stress distribution, deformation, and the safety factor. The objective of the analysis was to ensure optimal strength, stiffness, and weight efficiency. The results showed a reduction in chassis weight from 15.726 kg to 12.517 kg using the same material, stainless steel type 201, without significantly compromising structural strength. Overall, the study demonstrates that the chassis design has been well-optimized in terms of strength and weight efficiency. Despite some areas exhibiting more pronounced deformation, the chassis remains safe for use.Keywords: Chassis, Finite Element Methode, Autodesk Inventor, Stainless Steel 201, Design Analysis
Analisis Perbandingan Konsumsi Energi antara Mesin Pembakaran Dalam dan Motor Listrik Sebtiyani, Ervin Indrias; Winangun, Kuntang; Winardi, Yoyok; Sudarno, Sudarno; Putra, Wawan Trisnadi
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 5 No. 02 (2025): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v5i02.12307

Abstract

ABSTRAK Peningkatan jumlah kendaraan bermotor seiring pertumbuhan mobilitas masyarakat menyebabkan meningkatnya konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Kondisi ini berdampak pada menipisnya cadangan BBM dan meningkatnya emisi gas buang yang mencemari udara. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan mengonversi motor berbahan bakar bensin menjadi motor listrik yang lebih ramah lingkungan dan hemat energi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahi perbandingan konsumsi energi antara motor bensin dan motor listrik. Pengujian ini dilakukan pada kondisi jalan mendatar dan jalan menanjak dengan sudut kemiringan 19,8°. Pengujian dilakukan sejauh 10 km dengan tiga variasi kecepatan, yaitu 20 km/jam, 40 km/jam, dan 60 km/jam. Berat pengendara yang digunakan dalam pengujian adalah 55 kg. Masing-masing variabel diuji sebanyak tiga kali untuk meningkatkan akurasi hasil. Parameter yang diamati meliputi konsumsi energi (kWh), konsumsi bahan bakar dan baterai dalam bentuk persentase (%), serta analisis biaya operasional (Rupiah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motor listrik memiliki konsumsi energi yang lebih rendah dibandingkan motor bensin pada semua kondisi pengujian. Selain itu, biaya operasional motor listrik juga lebih hemat, sehingga lebih ekonomis dalam jangka panjang. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa motor listrik merupakan alternatif transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan dibandingkan motor bensin, serta sangat layak untuk digunakan sebagai kendaraan sehari-hari. Kata kunci : Energi, Konsumsi, Motor Listrik, Motor Bensin, Baterai Lithium-ion,
Pemberdayaan Petani Kopi Desa Ngrayun Kabupaten Ponorogo melalui Pelatihan Budidaya, Pascapanen, dan Pemasaran dalam Upaya Penguatan Sentra Kopi Unggulan Yuli Astuti, Arin; Kurniawan, Edy; Winangun, Kuntang; Winardi, Yoyok; Sugianti, Sugianti; Ardika, Rizki Dwi; Litanianda, Yovi
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20999

Abstract

Background: Desa Ngrayun, yang terletak di Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, memiliki banyak potensi dalam pengembangan komoditas kopi. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan pengetahuan teknis budidaya, rendahnya efisiensi pengolahan pascapanen, lemahnya strategi pemasaran, serta keterbatasan bibit unggul. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan para petani kopi melalui kegiatan pelatihan budidaya berkelanjutan serta penerapan teknologi yang sesuai dan efisien dan penguatan strategi pemasaran digital. Metode: Metode yang digunakan meliputi pendidikan masyarakat, pendekatan fungsional, dan pendampingan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan teknis, demonstrasi pengolahan kopi dengan metode full washed, honey, dan natural process, serta pengenalan mesin pengupas dan penggiling kopi sebagai inovasi teknologi efisiensi produksi. Hasil: Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan terhadap pengetahuan dan keterampilan petani. Sekitar 80% peserta berhasil menerapkan teknik budidaya yang baik, sementara 70% lainnya telah memahami metode pengolahan kopi modern, 60% mulai menerapkan strategi pemasaran digital melalui marketplace, dan 100% bibit unggul telah ditanam di lahan percontohan. Rata-rata capaian keberhasilan program mencapai 78%, dengan dampak nyata berupa peningkatan kualitas produk kopi dan kesadaran terhadap keberlanjutan usaha tani. Implikasi program ini mencakup perlunya pembentukan koperasi petani kopi, pelatihan lanjutan cupping test, serta pengembangan jejaring pemasaran kopi spesialti. Kesimpulan: Dengan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan kelompok tani, Desa Ngrayun memiliki potensi untuk berkembang menjadi salah satu sentra kopi unggulan di Kabupaten Ponorogo sekaligus menjadi contoh pemberdayaan masyarakat yang berbasis pada potensi lokal secara berkelanjutan.
Influence of fiber content and applied load on the wear mechanisms of oil palm frond fiber/phenol-formaldehyde composites with functional fillers Istana, Budi; Hasan, Indra; Winangun, Kuntang
Journal of Engineering Researcher and Lecturer Vol. 4 No. 3 (2025): Regular Issue
Publisher : Researcher and Lecturer Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58712/jerel.v4i3.198

Abstract

The tribological behavior of oil palm fiber (OPF)-reinforced polymer composites was investigated with varying fiber contents (10, 20, and 30 wt.%) under different applied loads (20, 40, and 60 N) at a sliding speed of 2.5 m/s. Experimental results show that wear rate decreases significantly with increasing fiber content up to 20 wt.% at all loads, reaching minimum values of 1.2, 2.1, and 3.9 ×10-4 mm³/Nm at 20, 40, and 60 N, respectively. Beyond 20 wt.%, wear rate increases, indicating fiber agglomeration and interfacial defects at higher loadings. A second-degree polynomial regression model was developed to predict wear rate as a function of fiber content and load. Model analysis and contour mapping identified an optimum wear resistance region centered at 20 wt.% fiber content and ~35–45 N load. The improved wear performance at this composition is attributed to enhanced fiber–matrix adhesion, improved stress transfer, and reduced microstructural discontinuities. These findings suggest that OPF composites with 20 wt.% reinforcement provide optimal wear resistance under moderate load conditions, making them promising candidates for tribological applications such as automotive and industrial components.
PEMBINAAN MASYARAKAT DESA PLALANGAN PONOROGO DALAM PENGOLAHAN LIMBAH PETERNAKAN UNTUK MEWUJUDKAN LINGKUNGAN BERSIH Winangun, Kuntang; Munaji, Munaji; Wahrudin, Bambang; Akhmad, Nanang Suffiadi
JURNAL ABDIMAS DOSMA (JAD) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : IKATAN ALUMNI DOSEN MAGANG KEMENRISTEKDIKTI TAHUN ANGKATAN 2017

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service program aims to increase the capacity of the Plalangan Village community, Jenangan District, Ponorogo Regency, to process livestock waste into useful products, specifically organic fertilizer. The main problems faced by partners are the low understanding and skills of waste management, as well as poor environmental sanitation due to the accumulation of livestock manure. The implementation method is carried out through a participatory approach in the form of socialization, technical training, and ongoing mentoring. The results show a significant increase in community knowledge and skills, as evidenced by the implementation of waste processing into solid and liquid organic fertilizer by the PemudaMu Farm partner group. This program also encourages environmental awareness and new economic opportunities based on the utilization of livestock waste. Thus, this community service activity contributes to improving community welfare while supporting sustainable development in the livestock sector.
Effect of a sugar palm fiber and pineapple leaf fiber reinforcement in a polyester matrix on flexural strength and macrostructural characteristics Putra, Wawan Trisnadi; Arifin, Rizal; Winangun, Kuntang; Fadelan, Fadelan; Saputra, Rangga Ardana
Jurnal Polimesin Vol 24, No 2 (2026): April
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v24i2.7772

Abstract

The utilization of natural fiber-based composites has emerged as a promising alternative to synthetic materials because of their lightweight, high strength, and eco-friendly characteristics. This research investigates the influence of combining sugar palm fiber and pineapple leaf fiber on the flexural strength and macrostructural characteristics of polyester-matrix composites. Specimens were fabricated using the hand lay-up press technique, while flexural strength testing followed the ASTM D-790 standard. Macrostructural analysis was performed using a macro lens to evaluate fiber distribution, void presence, and delamination. The results confirmed that fiber composition significantly affected both mechanical and structural properties. Among all specimens, the pineapple-fiber-dominant composite (Specimen 5) achieved the highest flexural strength of 80 MPa, whereas the specimen with higher sugar palm fiber content (Specimen 3) showed the lowest value of 59.4 MPa. Improved performance was strongly associated with uniform fiber distribution, effective interfacial bonding, and reduced voids. Overall, the findings highlight the considerable potential of natural fibers as reinforcements for producing strong, durable, and sustainable composite materials.