Claim Missing Document
Check
Articles

Analisa Tegangan Pada Rangka Prototype Kendaraan Buge Menggunakan Elemen Hingga Nano Yulianto; Rochmad Winarso
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Simetris
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.831 KB) | DOI: 10.24176/simet.v2i1.93

Abstract

Abstrak Kendaraan roda tiga (Three Wheelers) adalah salah satu kendaraan dengan inovasi dan teknologi terbaru yang saat ini berkembang. Kendaraan roda tiga ini didesain berdasarkan konsep kendaraan roda tiga untuk stabilitas, keselamatan dan kemampuan pengendaraan maksimum dengan lebar total sekitar 1300 mm. Rancangan prototype ini memadukan konsep kendaraan buge dengan ATV,dimana suspensi bagian depan dirancang mengunakan dua shock breaker dengan lengan ayun di kiri dan kanan yang mampu bergerak dinamis layaknya ATV. Analsis pada rangka prototype kendaraan buge ini dilakukan dengan menggunakan finite elemen software. Tujuannya untuk mengetahui deformasi yang terjadi serta daerah kritis dan daerah aman pada rangka. Berat beban yang digunakan sebesar 1000 N yang merupakan berat penumpang 800 N dan berat mesin 200 N. Bahan yang digunakan adalah baja ST 42 dengan modulus elastisitas 200000 MPa, Poisson ratio 0.27, dan yield strength 415 MPa. Setelah proses analisis dilakukan, diperoleh tegangan von Mises maksimum (SMX) sebesar 78.518 MPa pada batang L46 (lengan ayun depan), Tegangan terendah (SMN) sebesar 0.079775 Mpa pada batang L22 (dudukan jok), defleksi yang terjadi (DMX) sebesar 3.745 mm, dan diperoleh faktor keamanan (safety factor) sebesar 5.285. Kata Kunci: Rangka prototype kendaraan buge, Tegangan, metode elemen hingga
PENGEMBANGAN ALAT DESTILATOR BIOETANOL MODEL REFLUK BERTINGKAT DENGAN BAHAN BAKU SINGKONG Rochmad Winarso; Bahtiar Setya Nugraha; Taufik Santoso
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Simetris
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.165 KB) | DOI: 10.24176/simet.v5i2.214

Abstract

ABSTRAK Penyediaan energi di masa depan merupakan permasalahan yang senantiasa menjadi perhatian bagi semua pihak. Seiring dengan meningkatnya pembangunan, kebutuhan akan energi terus meningkat. Disisi lain cadangan minyak bumi sebagai bahan bakar yang paling banyak dipakai saat ini semakin menipis karena sifatnya yang non renewable, oleh karena itu diperlukan upaya untuk mencari bahan bakar alternatif yang renewable sekaligus ramah lingkungan. Bioetanol sebagai salah satu bahan bakar alternatif sampai saat ini belum banyak digunakan. Padahal di Indonesia, banyak sekali sumber daya alam hayati yang dapat digunakan sebagai bahan baku untuk memproduksi bioetanol, salah satunya adalah ubi kayu. Penggunaan bioetanol sebagai bahan bakar didasari oleh sifatnya yang mudah terbakar dan memiliki kalor-bakar netto besar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan alat destilator bioetanol dengan fokus pengembangan pada pengembangan menara refluk dengan sistem bertingkat sehingga diharapkan bisa lebih optimal menghasilkan bioetanol dengan kadar tinggi. Pengembangan alat distilator bioethanol ini dimulai dari proses observasi lapangan yang dilanjutkan dengan studi literatur. Tahapan selajutnya adalah proses perencanaan komponen-komponen dari peralatan tersebut dan dilanjutkan dengan proses pembuatan serta uji coba peralatan. Hasil penelitian ini telah dikembangkan alat destilator bioetanol dengan spesifikasi sebagai berikut: diameter tangki 400 mm, tinggi tangki 500 mm, terbuat dari bahan stainles steel A304 dengan ketebalan 2 mm. Kapasitas tangki yang diijinkan adalah dari volume tabung atau sebesar 40 liter. Dari hasil uji coba pada hasil proses distilasi fermentasi ketela pohon menghasilkan ethanol dengan kadar 92%. Kata kunci: bioetanol, destilator, refluk bertingkat.
RANCANG BANGUN ALAT DEHYDRATOR BIOETANOL UNTUK MENGHASILKAN FUEL GRADE ETHANOL (FGE) Rochmad Winarso; Bahtiar Setya Nugraha
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 6, No 2 (2015): JURNAL SIMETRIS VOLUME 6 NO 2 TAHUN 2015
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.664 KB) | DOI: 10.24176/simet.v6i2.454

Abstract

ABSTRAK Bioethanol merupakan salah satu bahan bakar alternatif dengan sumber bahan baru yang dapat diperbarui. Bioethanol dapat menjadi bahan bakar alternatif bila mempunyai konsentrasi lebih dari 99% yang dikenal dengan nama Fuel Grade Ethanol. Proses pembuatan Fuel Grade Ethanol menggunakan metode pemisahan lanjut diantaranya adalah dengan metode distilasi azeotrop, pervorasi membran, dan adsorbsi. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan pengujian mesin dehydrator bioethanol yang bekerja dengan metode absorbsi. Mesin dehydrator ini menggunakan zeolit syntetis dengan ukuran 3 A yang sebelumnya telah dikembangkan. Pengembangan ini dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu: (1) Tahap perancangan (desain) alat dehydrator biorthanol; (2) Tahap pembuatan alat dehydrator berdasarkan spesifikasi yang telah ditetapkan ; (3) Pengujian alat dehydrator yang berorientasi hasil yaitu bioetanol minimal berkadar sekitar 99%. Mesin destilator bioetanol yang telah dikembangkan mempunya spesifikasi sebagai berikut: dimensi tangki bahan baku tingginya adalah 250 mm dengan diameter 300 mm, Bagian tabung I terbuat dari pipa stainless steel dengan diameter 100 mm dan tinggi 600 mm. Tebal dari pipa tersebut adalah 2 mm. Tabung II terbuat dari stainless steel yang mempunyai diamater 100 mm dan tinggi 300 mm dengan ketebalan 2 mm. Kondensor berdiameter 100 mm dan tinggi 600 mm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mesin yang sudah dikembangkan ini mampu menghasilkan Fuel Grade Ethanol dengan kadar lebih dari 99%. Kata kunci: dehydrator, bioethanol, fuel grade ethanol, bahan bakar alternatif.
RANCANG BANGUN SISTEM PENGEPRESAN DENGAN PENGGERAK PNEUMATIK PADA MESIN PRESS DAN POTONG UNTUK PEMBUATAN KANTONG PLASTIK UKURAN 400 X 550 MM Rudy Febri Indriyanto; Masruki Kabib; Rochmad Winarso
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 9, No 2 (2018): JURNAL SIMETRIS VOLUME 9 NO 2 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.529 KB) | DOI: 10.24176/simet.v9i2.2538

Abstract

Pengepresan kantong plastik selama ini masih banyak menggunakan sistem dengan penggerak manual atau mekanik yang mengakibatkan hasil pengepresan dari plastik kurang sempurna, karena tekanan yang diberikan satu dengan yang lain berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan membuat press kantong plastik 400 x 550 mm dengan penggerak sistem pneumatik. Metode rancang bangun  yang digunakan dalam pembuatan mesin ini meliputi kajian pustaka, analisa kebutuhan pengepresan plastik, konsep desain press pneumatik, perhitungan kapasitas, dan analisa simulasi pengepresan. Dalam tahap pembuatannya meliputi beberapa proses yaitu gambar kerja, pemotongan bahan, perakitan sistem pengepresan, dan uji coba  mesin press untuk mengetahi hasil pembuatan mesin. Hasil rancang bangun mesin potong dan press plastik ukuran 400 x 550 mm ini adalah kapasitas pengepresan 500 press/jam , pemanas menggunakan daya 500 watt dengan 2 Stripe Heater  masing-masing dengan daya 250 watt, untuk penggunaan silinder pnumatik menggunakan silinder dengan diameter 20 mm dengan batang torak berdiameter 8 mm.
ANALISA PENGARUH LAMA FERMENTASI TERHADAP KADAR BIOETANOL PADA MESIN DESTILATOR MODEL REFLUX Muchlas Ichsan; Bachtiar Setya Nugraha; Rochmad Winarso
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 6, No 2 (2015): JURNAL SIMETRIS VOLUME 6 NO 2 TAHUN 2015
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.098 KB) | DOI: 10.24176/simet.v6i2.467

Abstract

ABSTRAK Produksi etanol melalui beberapa proses tahapan dari pemarutan bahan baku (ketela pohon) dilanjut dengan komposisi yang sudah ditentukan, kemudian proses fermentasi, dan dilanjutkan tahapan distilasi. Komposisi fermentasi terdiri dari: ketela pohon, enzym alfa amylase, enzym gluco amylase, NPK, urea, dan ragi (yeast). Lama fermentasi berpengaruh terhadap kadar hasil destilasi, produksi etanol dari hasil destilasi dilakukan untuk mendapatkan kadar hasil etanol yang tinggi. Harapannya sumber energi alternatif ini merupakan sumber energi yang terbarukan dan menjadi energi alternatif bagi masyarakat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui lama fermentasi ketela pohon yang paling baik untuk menghasilkan kadar etanol yang tinggi dengan mesin destilator model reflux. Metode yang digunakan adalah pengambilan data dengan mengadakan pengujian dan pengamatan terhadap lama fermentasi terhadap kadar etanol. Serta mengunakan metode pengujian secara langsung dan pengumpulan data kadar etanol hasil distilasi cairan fermentasi 3, 5, dan 7 hari. Dari kesimpulan hasil rata-rata data lama fermentasi 3, 5, dan 7 hari yang menghasilkan kadar etanol paling tinggi yaitu dari lama fermentasi 7 hari yang mengasilkan kadar etanol tertinggi yaitu: 92% etanol. Dengan komposisi fermentasi: ketela pohon = 10 kg, air = 15 liter, enzym alfa amylase = 10 ml, enzym gluco amylase = 10 ml, NPK = 5 gram, Urea = 20 gram, ragi (yeast) = 15 gram Kata kunci: etanol, ketela pohon, lama fermentasi.
Simulasi Dan Pemodelan Metal On Metal Bearing Menggunakan Elemen Hingga Rochmad Winarso
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 7, No 1 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.404 KB)

Abstract

Pada umumnya hip bearing pada sambungan tulang pinggul buatan diklasifikasikan menjadi (1) hard- on-hard material seperti metal-on-metal (MOM), ceramic-on-ceramic (COC) dan dikembangkan juga ceramic-on-metal (COM). Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah : Mengetahui pengaruh kontak properties yaitu CoCr on CoCr Modelling, CoCr on St316L Modelling , St316L on CoCr Modelling dan St216L on St316L modelling terhadap akurasi hasil analisis yang meliputi tegangan von Mises, max.principal stress dan contact pressure. Dari analisis di atas dapat disimpulkan bahwa besar tekanan kontak, jari-jari kontak dan tegangan von Mises yang terjadi pada tiap-tiap pasangan berbeda. Tegangan von Mises maksimum terjadi pada bagian acetabular cup. Pasangan CoCr-on-CoCr mengalami tekanan kontak dan tegangan von Mises terbesar sedangkan pasangan ST 316L-on-ST 316L mengalami tekanan kontak dan tegangan von Mises paling kecil. Untuk setiap model yang telah dianalisa dapat disimpulkan bahwa pada hard-on-hard material, variasi perbedaan material baik femoral head maupun acetabular cup berpengaruh terhadap distribusi tekanan kontak yang terjadi.
RANCANG BANGUN MESIN PENGOLAH LIMBAH KAIN DAN KERTAS SEBAGAI SERAT PENGUAT UNTUK INDUSTRI PEMBUATAN ETERNIT Moh. Dahlan; Rochmad Winarso; Sugeng Slamet
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 6 2015
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Kabupaten Kudus, saat ini berkembang UMKM dalam usaha pembuatan eternit. UMKM ini kebanyakan terletak di Desa Getas Pejaten, kurang lebih 7 km dari pusat kota.. Bahan baku pembuatan eternit terdiri ini terdiri dari semen, serat kain. Disastu  sisi,  di  Kabupaten  Kudus  banyak  tumbuh  sentra-sentra  industri  garment seperti di desa Langgar Dalem, Loram Wetan, Loram Kulon, Megawon, Klumpit, Undaan dan masih banyak lagi yang menghasilkan limbah kain tidak termanfaatkan. Untuk itu diperlukan inovasi dalam memanfaatkan bahan baku yang melimpah tersebut guna memenuhi UKM pembuatan eternit, Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah;  merancang  bangun  mesin  pengolah  limbah kertas dan kain menjadi bahan baku eternit untuk produksi UKM eternit Metode   yang   digunakan   dalam   penelitian   ini   adalah;   1) melakukan survey ketersediaan  bahan  baku  berupa  sampah  kain/kertas, serta  menganalisa  kualitas  serat penguat  bahan  baku.  2)  merancang  desain  dari  mesin  pengolah  limbah  kain/kertas,  3) menentukan  kebutuhan  komponen  serta  kesiapan  laboratorium  pendukung  yang  akan digunakan untuk membuat mesin tersebut. 4) pengujian mesin yang telah dirancang. Luaran yang direncanakan dari penelitian ini adalah; prototipe mesin pengolah limbah kain dan kertas dengan kapasitas mesin crusher sebanyak 1200 gr/putaran. Tenaga penggerak menggunakan motor listrik 5 PK, 3 phase putaran 1400 rpm, sehingga kapasitas maksimal mesin crusher sebesar 4300 kg/jam. Kekhususan  yang merupakan daya tawar dari penelitian ini adalah; pemanfaatan bahan limbah dari lokal (konveksi dan industri textile di wilayah Kudus) untuk pemenuhan kebutuhan   bahan   baku   UMKM   lokal   (industri   eternit   di   wilayah   Kudus) sekaligus mengurangi dampak lingkungan, diistilahkan dengan; “Zero Waste from Local to Local for Green Environment”.   Kata kunci: limbah kain, serat, eternit, crusher
APLIKASI HIGHLY CROSSLINKED UHMWPE PADA PEMODELAN ARTIFICIAL HIP JOINT SYSTEM MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Rochmad Winarso
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2010): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 1 2010
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisa  tegangan yang terjadi pada Artificial Hip Joint System khususnya permukaan acetabular cups perlu terus dikembangkan dengan mengaplikasikan warm-irradiation adiabatic melting (WIAM) material sebagai hip bearing, mengingat WIAM material mempunyai sifat mekanik yang lebih baik dibanding konvensional UHMWPE. Pemodelan acetabular cups juga perlu dikembangkan kearah viscoelastic modeling mengingat UHMWPE merupakan material yang bersifat viscoelastic. Tujuan penelitian ini dikhususkan untuk mengetahui pengaruh penggunaan highly crosslinked UHMWPE yang telah dioptimasi melalui proses WIAM (warm-irradiation adiabatic melting) terhadap hasil distribusi von mises stress yang terjadi pada sistem sambungan tulang buatan jika diberi beban statik selama kurun waktu tertentu. Penelitian ini menggunakan metode elemen hingga dengan software bantu ANSYS. Femoral head dimodelkan sebagai rigid body dan material acetabular cups diasumsikan homogenous, isotropic, linearly elastic dan viscoelastic. Pemodelan dengan metode elemen hingga dengan software ANSYS menggunakan tipe elemen PLANE182 dan jenis kontak TARGE169 dengan CONTA172. Hasil penelitian menunjukkan kedalaman kontak untuk semua material mengalami peningkatan terhadap waktu, hal ini menunjukkan fenomena creep pada material viscoelastic ketika terjadi kontak dengan beban gaya konstan. Aplikasi highly crosslinked UHMWPE material  sebagai hip bearing pada Artificial hip joint system mempunyai karakteristik yang lebih baik bila dibandingkan dengan konvensional UHMWPE. Hal tersebut dapat dilihat dari von mises stress yang terjadi pada tiap lapisan menjadi lebih rendah. Pemberian irradiation dose yang lebih tinggi dari 50 kGy (kilograys) tidak banyak berpengaruh pada penurunan von mises stress yang terjadi. Dari analisa tersebut menunjukkan bahwa material yang paling efektif sebagai bearing pada hip joint system bila dilihat dari besar von mises stress yang terjadi adalah WIAM 50 Kata kunci: Crosslinked UHMWPE,  WIAM, Artificial Hip Joint System, Viscoelastic, Metode Elemen Hingga
MESIN PENGOLAH LIMBAH KAIN DAN KERTAS DENGAN KAPASITAS 120 KG/JAM SEBAGAI BAHAN INDUSTRI ETERNIT Moh. Dahlan; Rochmad Winarso
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 7 2016
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.28 KB)

Abstract

Di Kabupaten Kudus, banyak  tumbuh  sentra-sentra  industri  garment seperti di desa Langgar Dalem, Loram Wetan, Loram Kulon, Megawon, Klumpit, Undaan dan masih banyak lagi yang menghasilkan limbah kain tidak termanfaatkan. Untuk itu diperlukan inovasi dalam memanfaatkan bahan baku yang melimpah tersebut guna memenuhi  UKM pembuatan eternit. Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah;  membuat  mesin  pengolah  limbah kertas dan kain  menjadi  bahan  baku  eternit  untuk  produksi UKM eternit dengan menggunakan motor listrik 6 PK. Metode   yang   digunakan   dalam   penelitian   ini   adalah;   1) merancang  mesin  pengolah  limbah  kain/kertas,  2) menentukan  kebutuhan  komponen  serta  kesiapan  laboratorium  pendukung  yang  akan digunakan untuk membuat mesin tersebut. 3) membuat mesin pengolah limbah kertas dan kain dengan kapasitas maksimal mesin crusher sebesar 120 kg/jam. Kata kunci : eternit, limbah, pengolah  kain dan kertas
PENGEMBANGAN ALAT DESTILATOR BIOETANOL SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF Rochmad Winarso; Bahtiar Setya Nugraha; Ali Muttaqin; Nanang Rofiudin
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 5 2014
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyediaan  energi  di  masa  depan  merupakan  permasalahan  yang senantiasa  menjadi  perhatian  bagi semua pihak. Seiring  dengan  meningkatnya  pembangunan,  kebutuhan  akan energi  terus  meningkat. Disisi lain cadangan minyak bumi sebagai bahan bakar yang paling banyak dipakai saat ini semakin menipis karena sifatnya yang non renewable, oleh karena itu diperlukan upaya untuk mencari bahan bakar alternatif yang renewable sekaligus ramah lingkungan.Bioetanol sebagai salah satu bahan bakar alternatif sampai saat ini belum banyak digunakan. Padahal di Indonesia, banyak sekali sumber daya alam hayati yang dapat digunakan sebagai bahan baku untuk memproduksi bioetanol, salah satunya adalah ubi kayu. Penggunaan bioetanol sebagai bahan bakar didasari oleh sifatnya yang mudah terbakar dan memiliki kalor-bakar netto besar.Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan alat destilator bioetanol dengan fokus pengembangan pada penggabungan 3 (tiga) model destilator yang biasa dipakai menjadi model baru sehingga diharapkan bisa lebih optimal menghasilkan bioetanol dengan kadar tinggi. Pengembangan alat distilator bioethanol ini dimulai dari proses observasi lapangan yang dilanjutkan dengan studi literatur. Tahapan selajutnya adalah proses perencanaan komponen-komponen dari peralatan tersebut. Setelah proses rancangan selesai dilanjutkan dengan proses pembuatan komponen komponen utama dan komponen pendukungnya yang dilanjutkan dengan proses perakitan, finishing dan uji coba peralatan. Hasil penelitian ini telah dikembangkan alat destilator bioetanol dengan spesifikasi sebagai berikut: diameter tangki 500 mm, panjang tangki 1200 mm, terbuat dari bahan stainles steel A304 dengan ketebalan 2 mm. Kapasitas tangki yang diijinkan adalah ¾ dari volume tabung atau sebesar 260 liter.Dari hasil uji coba pada hasil proses distilasi fermentasi ketela pohon menunjukkan bahwa pada jenis fermenter enzim, npk, urea, ragi menunjukkan hasil yang paling baik. Dari hasil uji coba pada hasil proses distilasi fermentasi tetes tebu menunjukkan bahwa pada proses fermentasi selama 36 jam menunjukkan hasil yang paling baik. Kata kunci: bioetanol, destilator, energi, prototipe, renewable
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdur Rohim Abdur Rohim, Abdur Achmad Ridwan, Achmad Aenor Rofeg Ahmad Amin ahmad hamdani Akhmad Zidni Hudaya Ali Muttaqin Arif, Syafiqul Bachtiar Setya Nugraha Bachtiar Setya Nugraha Bagas Widyanto Bahtiar Setya Nugraha Bahtiar Setya Nugraha Bahtiar Setya Nugraha Bahtiar Setya Nugraha Bayu Irwanto Budi Gunawan Budi Rubianto Candra Kelviyan Nova Chatarina Umbul Wahyuni Danang Abdul Majid Danny Isnianto Darmanto Darmanto Diana Laily Fithri Edy Suryono Efendi, Muhamad Fachry Abda El Rahman fahresya dwi lutfiyanto Fajar Nugraha Ginanjar Mohammad Noor Hendri Susanto Hendri Susanto Hera Setiawan Imam Abdul Rozaq Indriyanto, Rudy Febri Irwanto, Bayu Khabib, Masruki Kushartanto, Purnawan Laksono, Dwi Agung Majid, Danang Abdul Masruki Kabib Masruki Kabib Masruki Kabib Masruki Kabib, Masruki Maulana, Muh Rizqi Moh. Dahlan Moh. Dahlan Mohammad Dahlan, Mohammad Muchlas Ichsan Muchlas Ichsan, Muchlas Muh Rizqi Maulana Muhamad Efendi Muhammad Elyan Muhammad Mishbahul Munir Muhammad Raffi Septiawan Munir, Muhammad Mishbahul Nanang Rofiudin Nano Yulianto Nano Yulianto Nazar Amir Saputra Nita Andriyani Budiman Noor Yulita Dwi Setyaningsih Noor, Ginanjar Mohammad Nugroho, Yoga Restu Purnawan Kushartanto Qoaruddin Qomaruddin Qomaruddin Qomaruddin Ratih Hesty Utami Puspitasari Ratna Yulia Wijayanti Rianto Wibowo Rianto Wibowo. Ridlo Edy Sulistiyo Rif'an, Ahmad Rif'an, Ahmad Rofeg, Aenor Rohman, Nafaqotur Rubianto, Budi Rudy Febri Indriyanto Saiful Huda Saiful Huda saputro, heru Selamet selamet Septiawan, Muhammad Raffi Setyawan, Malik Sigit Nugroho Utomo Slamet Khoeron Sri Mulyani Sugeng Slamet SULIES KURNIAWAN Sulistiyo, Ridlo Edy Susanti, Diah Ayu Syafiqul Arif Tangguh Prakoso Taufik Santoso Taufik Santoso Taufiq Hidayat Taufiq Hidayat Tri Listyorini Utomo, Sigit Nugroho Yoga Restu Nugroho