Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Korelasi Faktor Demografi dengan Kejadian Infeksi Saluran Kemih pada Ibu Hamil Andi Alifia Ayu Delima
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 1 No 1 (2017): JULY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.268 KB) | DOI: 10.24252/alami.v1i1.4212

Abstract

Angka kematian ibu (AKI) di Indonesia tergolong sangat tinggi, salah satu faktor penyebabnya karena Infeksi Saluran Kemih (ISK). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor demografi yang berpengaruh terhadap kejadian ISK pada ibu hamil di kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.Penelitian ini merupakan studi korelasi analitik observasional dengan pendekatan studicross-sectional.Sumber data primer penelitian ini adalah 42 orang ibu hamil yang diperoleh dengan teknik accidental sampling.Penelitian ini menunjukkan bahwa pola kejadian ISK pada ibu hamil di Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa berdasarkan faktor demografi didominasi oleh ibu hamil dengan kategori usia 26 – 35 tahun; usia kehamilan 26-40 minggu; kelompok Paritas P2; tingkat pendidikan  SMA, Diploma dan Sarjana; dan status pekerjaan bekerja. Korelasi antar variabel yang signifikan ditemukan pada hubungan antara usia kehamilan dan kejadian ISK dengan nilai p < 0,05 (0,029), dan hubungan antara status bekerja dan kejadian ISK dengan nilai p < 0,05 (0,038).  Faktor demografi usia ibu hamil, paritas, dan tingkat pendidikan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap kejadian ISK.
PENGARUH HABBATUSSAUDA (NIGELLA SATIVA) TERHADAP VIABILITAS BAKTERI PROTEUS MIRABILIS PADA LUKA KAKI DIABETIK SECARA IN VITRO Alifia Ayu Delima; Saharuddin Saharuddin
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 5 No 2 (2021): JULY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/alami.v5i2.24894

Abstract

Luka kaki diabetik merupakan salah satu komplikasi utama pada penyakit diabetes mellitus. Jika ulkus dibiarkan tanpa penatalaksanaan yang baik akan mengakibatkan infeksi atau gangrene. Habbatusauda (nigella sativa) memiliki efek antimikroba, antiinflamasi, dan antidiabetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh habbatussauda terhadap viabilitas bakteri Proteus mirabilis pada luka kaki diabetik. Penelitian ini dilakukan secara in vitro pada isolat luka kaki diabetik yang berasal dari 15 sampel. Uji antimikroba dilakukan dengan inokulasi pada media PCA (Plate Count Agar), medium MSA (Manitol Salt Agar), dan uji daya hambat dilakukan dengan pengukuran diameter tiap jenis cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah koloni bakteri proteus mirabilis tertinggi pada sampel ialah sebanyak 3x1012 dengan diameter daya hambat habbatusauda terkecil yaitu 14 mm2. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat asosiasi yang bermakna antara diameter daya hambat habbatussauda terhadap pertumbuhan koloni bakteri Proteus mirabilis.
POTENSI AKTIVITAS ANTIMIKROBA MADU DAN HABBATUSSAUDA TERHADAP BAKTERI ESCHERICHIA COLI SECARA IN VITRO Alifia Ayu Delima; Utami Murti Pratiwi; Asriani
IJCNP : INDONESIAN JOURNAL OF CLINICAL NUTRITION PHYSICIAN Vol 2 No 1 (2019): IJCNP (INDONESIAN JOURNAL OF CLINICAL NUTRITION PHYSICIAN)
Publisher : Perhimpunan Dokter Gizi Klinik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54773/ijcnp.v2i1.87

Abstract

Madu dan habbatussauda memiliki aktivitas antibakteri. Komponen yang terdapat di dalam madu antara lain keasaman, tekanan osmotik, dan hidrogen peroksida, asam aromatik serta omponen fenol juga berperan dalam aktivitas antibakteri. Sedangkan habbatussauda sendiri tannin, tymoquinon, thymol, a-pinene, p-cymene dengan cara menghambat pembentukan asam nukleat (RNA) dan sintesis protein yang berperan sebagai antibakteri dan antioksidan pada proses infeksi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui potensi antibakteri madu dan Habbatussauda terhadap bakteri Escherichia coli. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan metode Post Test Only Control Group Design yang dilakukan secara in vitro. Hasil dari penelitian in vitro menunjukan bahwa terdapat pengaruh pemberian perlakuan madu, habbatussaudah dan kombinasi terhadap daya hambat pertumbuhan e-coli (<0.05).
HUBUNGAN ANEMIA TERHADAP ANGKA KEJADIAN PREMATURITAS DI KOTA MAKASSAR Alifia Ayu Delima
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i2.4981

Abstract

Anemia terjadi saat keadaan tubuh memiliki jumlah sel darah merah (eritrosit) yang terlalu sedikit, yang mana sel darah merah itu mengandung hemoglobin yang berfungsi untuk membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh dan membawa nutrisi dan untuk pertumbuhan janin. Anemia selama masa kehamilan merupkan faktor risko untuk hasil perinatal yang merugikan seperti kelahiran prematur, berat bayi lahir rendah, asfiksia neonatorum, sehingga setiap ibu hamil diharapkan untuk mencukupi kebutuhan zat besi selama kehamilan. Penelitian analitik kuantitatif desain cross sectional dengan mengambil data rekam medik anemia pada ibu hamil dan angka kejadian prematuritas. Pengambilan sampel dengan consecutive sampling sebanyak 55 sampel. Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kadar anemia pada ibu hamil dengan angka kejadian prematuritas melalui uji chi-square dengan nilai p-value 0.041 dimana nilai p < 0.05. Terdapat hubungan yang bermakna antara anemia pada ibu hamil dengan kejadian prematuritas.
ANALISIS BAURAN PEMASARAN POLIKLINIK EKSEKUTIF RUMAH SAKIT DR.HASRI AINUN HABIBIE BERDASARKAN PROFESI Alifia Ayu Delima
Bussman Journal : Indonesian Journal of Business and Management Vol. 2 No. 2 (2022): Bussman Journal | Mei - Agustus 2022
Publisher : Gapenas Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53363/buss.v2i2.54

Abstract

The marketing mix is ??marketing activities carried out in an integrated manner, which is carried out simultaneously among the elements in the marketing mix itself. According to Lovelock and Wright, in service marketing, the 4P instruments developed into 7Ps, namely product, price, place, promotion, people, process, and physical evidence. The executive polyclinic is one of the hospital's marketing strategies to achieve profit and existence in the community. There are many factors that influence consumer buying behavior, one of which is a personal factor, namely one's profession. The purpose of this study was to analyze the marketing mix of the executive polyclinic of Dr. Hasri Ainun Habibie Parepare Hospital based on profession. The method used is analytic observational with a cross sectional approach. The MANOVA test was conducted to see differences in demographic characteristics in influencing the dimensions of the marketing mix. The results of this study indicate that the responses of respondents by profession differ significantly in the dimensions of product, price, place, promotion, process, and physical evidence
ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 6 BULAN – 23 BULAN DI PUSKESMAS PEKKAE KECAMATAN TANETE RILAU KABUPATEN BARRU TAHUN 2020 Nur Alda Fadillah; Andi Alifia Ayu Delima; Rauly Rahmadhani; Nadyah Haruna; Ibrahim Manda
Al-Iqra Medical Journal : Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran Vol 5, No 2 (2022): ILMU KEDOKTERAN
Publisher : Journal Medical Universitas muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/aimj.v5i2.7937

Abstract

Stunting is ashort body condition according to the age which exceed the 2 SD (Standard Deviation) deficit below the median length standard or the height of the age. A toddler with stunting shows the existence of long-term nutritional problems or chronic nutrition that can be affected by the condition of the mother or future mother, fetal period and infancy or toddler period, including the disease suffered during infancy period. The aim of this research was to find out the risk factor of stunting to the child aged 6-23 months in working area of Pekkae health care, Tanete Rilau, Barru Regency. This research was a quantitative research with observational analytic method and crossectional design. Sampling was obtained by using purposive sampling technique. The total of sample were 98 toddlers and their mother as a respondent. The data were analyzed by using the Chi-square p0.05 in the SPSS program. The result of this research showed that there was a significant relationship between the history of complementary feeding (p-value 0.031;1.36), infectious disease (p-value 0.005;1.41),  mother’s knowledge of toddler nutrition (p-value 0.031;1.36) and economic factor (p-value 0.000; 2,71) toward the stunting. There was no significant relationship between the history of exclusive breastfeeding, toddler immunization, maternal height and the mother’s last education level toward this stunting with p-value 0.005. The most dominant factor in this research was family economic factor.Keywords : toddler, stunting, history of complementary feeding, history of infectious disease, mother’s education, mother’s knowledge, family economic factor.
HUBUNGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI HORMONAL DENGAN LAMA PEMBERIAN ASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MATTOMBONG Apriani hanapi; Andi Alifia Ayu Delima; Darmawansyih Darmawansyih
Al-Iqra Medical Journal : Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran Vol 5, No 2 (2022): ILMU KEDOKTERAN
Publisher : Journal Medical Universitas muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/aimj.v5i2.8525

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan pemberian ASI sejak lahir sampai usia 6 bulan dan makanan pendamping yang tepat, serta ASI tetap diberikan sampai usia dua tahun. Dalam 6 bulan pertamanya, bayi sangat memerlukan pemenuhan gizi yang baik dan di dalam ASI. Namun ada beberapa factor yang dapat mempengaruhi produksi ASI. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui hubungan penggunaan kontrasepsi hormonal dengan lama pemberian ASI di wilayah kerja puskesmas mattombong. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pada penelitian ini. Instrumen penelitian yang digunakan adalah data primer menggunakan data primer dan sekunder. Jumlah sampel yang di ambil sebanyak 81 responden yang menggunakan kontrasepsi hormonal dan atau sedang menyusui di Puskesmas mattombong Kabupaten Pinrang. Data diolah dan dianalisis menggunakan uji Chi Square (p-value 0,05). Hasil analisis hubungan kontrasepsi hormonal menggunakan pil kombinasi (p-value 0,000), kontrasepsi hormonal pil progestin (p-value 0,13), dan kontrasepsi hormonal menggunakan suntik kombinasi (p-value 0,009), kontrasepsi hormonal menggunakan suntik progestin (p-value 0,007), serta kontrasepsi hormonal menggunakan implan (p-value 0,444). Berdasarkan hasil penelitian dari beberapa kontrasepsi hormonal hanya satu yang tidak memiliki korelasi bermakna.
Hubungan Anemia dalam Kehamilan dengan Angka Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) Nurul Annisa Amiruddin; Alifia Ayu Delima; Henny Fauziah
UMI Medical Journal Vol 7 No 2 (2022): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v7i2.216

Abstract

Latar belakang: Anemia kehamilan adalah kondisi ibu hamil yang memiliki kadar hemoglobin di bawah 11 gr/dl yang berisiko melahirkan berat bayi lahir rendah akibat kurangnya suplai darah pada plasenta yang akan berpengaruh pada fungsi plasenta terhadap janin. Adapun risiko perdarahan sebelum dan saat persalinan, bahkan dapat menyebabkan kematian ibu dan bayinya apabila ibunya mengalami anemia. Penelitian ini diperlukan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai hubungan anemia dalam kehamilan dengan kejadian berat bayi lahir rendah khususnya di Puskesmas Tamangapa. Metode: Analitik kuantitatif dengan desain cross sectional. Metode Pengambilan sampel consecutive sampling sebanyak 100 sampel. Hasil: Hasil menunjukkan hubungan antara anemia kehamilan dengan kejadian berat bayi lahir rendah di Puskesmas Tamangapa melalui uji chi-square dengan nilai p-value 0.000 < 0.05. Berdasarkan uji analisis rank spearman angka correlation coefficient sebesar 0.463 Diketahui juga nilai sig. (2-tailed) kedua variabel yaitu variabel independent dan dependent adalah 0.000 < 0.05. Maka disimpulkan ada hubungan yang cukup kuat dan searah antara variabel independen dan variabel dependen. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang cukup kuat antara kadar hemoglobin dengan keluaran kehamilan; menyebabkan semakin rendah kadar hemoglobin, maka berat bayi lahir juga semakin rendah.
POLA BAKTERI PADA ULKUS DIABETIKUM GRADE TIGA DI KLINIK LUKA DIABETES KOTA MAKASSAR Alifia Ayu Delima
KOLONI Vol. 1 No. 2 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.981 KB) | DOI: 10.31004/koloni.v1i2.164

Abstract

Diabetes Mellitus is a global health problem and is one of the top 10 causes of death globally. One of the main complications of diabetes mellitus is diabetic ulcers. In Indonesia, the incidence of diabetic ulcers is reported to be around 12% and the risk of diabetic ulcers is around 55.4%. Incidence Infection is very common (40-80%) so it is a major cause of morbidity and mortality. Microbes in diabetic foot wounds can be monomicrobial and polymicrobial. This study aims to determine the bacterial pattern in diabetic ulcers. This study was conducted in vitro on isolates of third grade diabetic ulcers from 15 samples. Antimicrobial tests were carried out by inoculation on PCA (Plate Count Agar) and MSA (Mannitol Salt Agar) media. The results showed that the bacterial patterns seen were Staphylococcus haemolyticus, Staphylococcus aureus, Proteus Mirabilis, and Acinetobacter baumanii. In conclusion, the most common bacteria found in this study was Proteus mirabilis. Keywords: Diabetic ulcer, diabetes mellitus, bacterial pattern
Gambaran Kepatuhan Anak Terhadap Protokol Kesehatan dalam Menjalankan Ibadah di Era Pandemi COVID-19 Alifia Ayu Delima
Educativo: Jurnal Pendidikan Vol 1 No 1 (2022): Educativo: Jurnal Pendidikan
Publisher : PT. Marosk Zada Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.965 KB) | DOI: 10.56248/educativo.v1i1.15

Abstract

Tingkat penularan penyakit COVID-19 pada anak-anak di Indonesia tergolong cukup tinggi. Anak merupakan individu yang riskan dalam penularan COVID-19 karena belum terbentuknya kedewasaan berpikir mengenai bahaya penularan penyakit dan cenderung abai terhadap protokol kesehatan. Penularan COVID-19 di suatu area diawali dengan adanya imported-case, yakni penularan dari daerah lain melalui orang terinfeksi yang berkunjung ke daerah tersebut. Tempat ibadah menjadi sangat potensial untuk dikunjungi warga dari daerah luar kota, tidak terkecuali anak-anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan jumlah anak yang patuh dan tidak patuh dalam menggunakan masker, mencuci tangan, dan  menjaga jarak di tempat ibadah selama pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional. Metode pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dan didapatkan sampel sebanyak 96 orang anak. Hasil pada penelitian ini adalah sebanyak 63,5% anak memakai masker, 38,5% anak mencuci tangan, dan 9,37% anak menjaga jarak. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat penerapan protokol kesehatan pada anak saat menjalankan ibadah masih sangat rendah, terutama jaga jarak atau physical distancing.