Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

HUBUNGAN DUKUNGAN SPIRITUAL DENGAN TINGKAT KECEMASAN DAN ADAPTASI SPIRITUAL IBU HAMIL Muaffikah Putri Muaffikah Putri; Andi Alifia Ayu Delima; Rini Fitriani; Rahadi Arie Hartoko; Takdir
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/8dbfxv61

Abstract

Latar Belakang: Dukungan spiritual merupakan bantuan yang diberikan untuk individu atau keluarga untuk memelihara dan memperdalam kepercayaan dan adaptasi spiritual memiliki tujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia, baik secara biologis, psikologis, maupun sosial. Sedangkan kecemasan merupakan rasa khawatir yang berlebihan yang timbul dalam diri seseorang. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan spiritual dengan tingkat kecemasan dan adaptasi spiritual ibu hamil. Metode: Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling dengan jumah sampel 42 ibu hamil di Klinik Family Kabupaten Wajo yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisis data kuantitatif dengan menggunakan uji Chi-Squrare tabel 2x2. Hasil: Hasil uji hubungan menggunakan uji chi square menunjukkan nilai p-value sebesar 0.000 yang lebih kecil daripada 0.05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan spiritualitas dengan adaptasi spiritual. Dan Hasil uji hubungan menggunakan uji chi square menunjukkan nilai p-value sebesar 0.000 yang lebih kecil daripada 0.05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan spiritual dengan tingkat kecemasan. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan spiritual dengan tingkat kecemasan dan adaptasi spiritual ibu hamil di Klinik Family Kabupaten Wajo Tahun 2021.
PENGUATAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA PUTRI MELALUI SKRINING KESEHATAN DASAR, PEMERIKSAAN URIN, DAN EDUKASI: Penguatan Kesehatan Reproduksi Remaja Putri Melalui Skrining Kesehatan Dasar, Pemeriksaan Urin, Dan Edukasi Delima, Alifia Ayu; Yunus, Purnamaniswaty; Andi, Trisnawaty; Pratiwi, Utami Murti
Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas Vol. 5 No. 3 (2025): JPKK Edisi Desember 2025
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jpkk.Vol5.Iss3.2333

Abstract

Adolescent girls are a vulnerable group for health problems, both general and reproductive. Lack of early detection and limited knowledge about reproductive health can increase the risk of anaemia, urinary tract infections, and reproductive disorders later in life. This community service activity aims to conduct basic health screenings and simple urine tests, as well as provide reproductive health education to adolescent girls. The activity methods included vital sign checks (blood pressure, pulse, respiration, and body temperature) and simple urine tests (leukocytes, nitrite, urobilinogen, protein, pH, blood, specific gravity, bilirubin, and glucose). Reproductive health education was provided through interactive lectures, discussions, and a question-and-answer session with 10 key questions to assess participant understanding. The activity results indicated that most adolescent girls had normal health status, although some minor abnormalities such as elevated blood pressure and pulse rate were found. The reproductive health education session showed that the majority of participants were able to answer questions correctly, indicating an increased understanding of personal hygiene, preventing urinary tract infections, and the importance of maintaining reproductive health. Abstrak Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami masalah kesehatan, baik kesehatan umum maupun kesehatan reproduksi. Kurangnya deteksi dini dan minimnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dapat meningkatkan risiko anemia, infeksi saluran kemih, serta gangguan reproduksi di kemudian hari. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan skrining kesehatan dasar dan pemeriksaan urin sederhana, serta memberikan edukasi kesehatan reproduksi pada remaja putri. Metode kegiatan meliputi pemeriksaan tanda vital (tekanan darah, nadi, pernapasan, suhu tubuh) dan pemeriksaan urin sederhana (leukosit, nitrit, urobilinogen, protein, pH, darah, specific gravity, bilirubin, glukosa). Edukasi kesehatan reproduksi diberikan melalui ceramah interaktif, diskusi, dan sesi tanya jawab dengan 10 pertanyaan kunci untuk mengevaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan sebagian besar remaja putri memiliki status kesehatan normal, meskipun terdapat temuan kelainan ringan seperti peningkatan tekanan darah dan denyut nadi. Sesi edukasi kesehatan reproduksi menunjukkan mayoritas peserta mampu menjawab pertanyaan dengan benar, menandakan adanya peningkatan pemahaman mengenai personal hygiene, pencegahan infeksi saluran kemih, dan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Kegiatan ini menegaskan pentingnya deteksi dini kesehatan dasar dan edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja putri sebagai upaya preventif untuk menurunkan risiko masalah kesehatan di masa mendatang.
HUBUNGAN STATUS GIZI, STATUS SOSIAL EKONOMI, DAN TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS PAMPANG, KOTA MAKASSAR, TAHUN 2021–2022 Aisyah, Nur; Delima, Andi Alifia Ayu; Darmawansyih; Setiawati, Dewi; Alwi, Zulfahmi
Bina Generasi : Jurnal Kesehatan Vol 17 No 2 (2026): Bina Generasi : Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES BINA GENERASI POLEWALI MANDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35907/bgjk.v17i2.517

Abstract

Introduction: Anemia in pregnancy is a condition in which pregnant women have hemoglobin (Hb) levels of <11 g/dL in the first and third trimesters, and <10.5 g/dL in the second trimester. Anemia during pregnancy can increase the risk of impaired fetal growth, higher perinatal mortality, preterm delivery, low birth weight, and decreased immunity in both mothers and infants. Objective: This study aimed to determine the relationship between nutritional status, socioeconomic status, and educational level and the incidence of anemia among pregnant women. Methods: This study employed a quantitative observational design with a cross-sectional approach and purposive sampling technique. A total of 173 pregnant women were selected from a population of 306. Secondary data were obtained from medical records. Results: The results showed a significant relationship between socioeconomic status and the incidence of anemia (p = 0.000). However, no significant relationship was found between nutritional status and the incidence of anemia (p = 0.193), nor between educational level and the incidence of anemia (p = 0.960). Conclusion: Socioeconomic status was significantly associated with anemia among pregnant women, while nutritional status and educational level were not.
HUBUNGAN DUKUNGAN SPIRITUAL DENGAN TINGKAT KECEMASAN DAN ADAPTASI SPIRITUAL IBU HAMIL Muaffikah Putri, Muaffikah Putri; Andi Alifia Ayu Delima; Rini Fitriani; Rahadi Arie Hartoko; Takdir
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/8dbfxv61

Abstract

Latar Belakang: Dukungan spiritual merupakan bantuan yang diberikan untuk individu atau keluarga untuk memelihara dan memperdalam kepercayaan dan adaptasi spiritual memiliki tujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia, baik secara biologis, psikologis, maupun sosial. Sedangkan kecemasan merupakan rasa khawatir yang berlebihan yang timbul dalam diri seseorang. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan spiritual dengan tingkat kecemasan dan adaptasi spiritual ibu hamil. Metode: Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling dengan jumah sampel 42 ibu hamil di Klinik Family Kabupaten Wajo yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisis data kuantitatif dengan menggunakan uji Chi-Squrare tabel 2x2. Hasil: Hasil uji hubungan menggunakan uji chi square menunjukkan nilai p-value sebesar 0.000 yang lebih kecil daripada 0.05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan spiritualitas dengan adaptasi spiritual. Dan Hasil uji hubungan menggunakan uji chi square menunjukkan nilai p-value sebesar 0.000 yang lebih kecil daripada 0.05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan spiritual dengan tingkat kecemasan. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan spiritual dengan tingkat kecemasan dan adaptasi spiritual ibu hamil di Klinik Family Kabupaten Wajo Tahun 2021.