Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Kegiatan Skrining Kadar Air dan Kadar Minyak pada Kulit dalam Pencegahan Kerusakan Kulit pada Kelompok Usia Produktif JuliantiWijayadi, Linda; HalimSantoso, Alexander; Destra, Edwin; Wulandari, Yeni; Astari, Pristia
Kusuma: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Kusuma: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IAI Pangeran Dharma Kusuma Segeran Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55656/kjpkm.v2i2.479

Abstract

The balance of water and oil levels in the skin is an important factor in maintaining healthy skin, especially in preventing damage due to external factors. In the productive age group, the risk of imbalance in water and oil levels in the skin increases along with environmental exposure and lifestyle. Community service activities are carried out through the Plan-Do-Check-Act (PDCA) approach which includes education about the risk of imbalance in water and oil levels in the skin, as well as routine screening using a skin analyzer. Education focuses on risk factors, prevention, and monitoring of skin conditions, accompanied by counseling on a healthy lifestyle to maintain water and oil levels in the skin. This activity was attended by 40 participants in the productive age group. The results of the examination showed an average water and oil content in the skin on both arms of the participants, with an average value of 56.78% and 25.5% on the right arm, and 53.41% and 23.97% on the left arm. Education succeeded in increasing participants' understanding of the importance of maintaining the balance of water and oil levels in the skin. Maintaining the balance of water and oil levels in the skin has been shown to be important in preventing skin damage. Optimal hydration and proper use of skincare products can minimize the risk of skin imbalance, especially in the productive age group that is vulnerable to environmental exposure.
Integrating Local Wisdom into Child-Friendly Education: A Gender-Responsive Approach to Achieving SDG 4 and SDG 5 in Indonesian Context Fauziah, Nurul; Nadlifah, Nadlifah; Dewi, Agnes Fransiska; Wulandari, Yeni
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 4 No 3 (2025): December: Women and Children Welfare in Indonesian Context
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v4i3.438

Abstract

Previous research indicates that globalization threatens the preservation of local wisdom in early childhood education, yet studies examining the integration of local wisdom through gender-responsive child-friendly approaches remain limited. This study aims to analyze forms of local wisdom revitalization through child-friendly education at Kindergarten Level. A qualitative method was employed using in-depth interviews and participatory observation of learning activities based on local values. The findings identified three main revitalization strategies: traditional clothing usage during cultural commemorations, market days for introducing traditional foods, and habituation of local language in daily communication. Activities were designed following child-friendly education principles that respect students' potential, interests, and comfort without gender bias. Results demonstrate that this approach effectively fosters love for local culture while strengthening inclusive character formation from early age. The research implications offer an innovative model for integrating local wisdom into early childhood curriculum that is responsive to children's developmental needs and gender equality, contributing to SDG 4 and SDG 5 achievement through sustainable culture-based education.
Upaya Litigasi Dalam Penyelesaian Sengketa Desain Industri antara Crocs, Inc. dan Liberty Shoes Ltd. di India Tahun 2018-2019 Annisa, Nur; Aisyiyah, Siti; Wulandari, Yeni; Subandi, Yeyen
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i2.1459

Abstract

Penelitian ini menganalisis upaya litigasi dalam penyelesaian sengketa desain industri antara Crocs, Inc. dan Liberty Shoes Ltd. di India pada periode 2018–2019, dengan menyoroti implementasi ketentuan Trade-Related Aspects of Intellectual Property Rights (TRIPs) dalam hukum domestik India. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui studi literatur terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, serta doktrin hukum yang relevan. Kerangka analisis yang digunakan adalah teori dualisme dalam hukum internasional dan konsep TRIPs. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengadilan Tinggi Delhi menolak gugatan Crocs, Inc. dengan mendasarkan putusannya pada ketentuan The Designs Act 2000, khususnya terkait prinsip kebaruan (novelty), orisinalitas, dan estetika desain industri. Pengadilan menilai bahwa desain yang diklaim Crocs tidak memenuhi persyaratan hukum karena telah dipublikasikan sebelumnya dan bersifat fungsional. Putusan ini mencerminkan penerapan prinsip dualisme oleh India, di mana hukum internasional tidak berlaku secara langsung, melainkan harus diadopsi dan ditransformasikan ke dalam hukum nasional. Penelitian ini menegaskan bahwa meskipun TRIPs menjadi standar internasional, penegakan perlindungan desain industri tetap sangat bergantung pada norma dan mekanisme hukum domestik negara anggota WTO.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGETAHUAN PEMERIKSAAN SADARI PADA WUS Wulandari, Yeni; Rohaya, Rohaya; Pastuty, Rosyati; Suprida, Suprida; Septeria, Indah Puji
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 1 (2026): Februari 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i1.1594

Abstract

Background: Cancer control is prioritized on prevention and early detection of breast cancer using the Clinical Breast Examination (SADANIS) method and the Self-Breast Examination (SADARI) method. Research Objective: To determine the factors associated with SADARI examinations among reproductive-age women (WUS) in Pangkalan Jaya Village, Babat Toman District. Method: This research is a descriptive analytical study with a cross-sectional approach, using the chi-square test, and the sampling technique used was probability sampling with a simple random sampling method. The sample size was 73 people, and univariate and bivariate analyses were used in this study. This research was conducted on March 24-May 28, 2025, in Pangkalan Jaya Village, Babat Toman District, Musi Banyuasin Regency. Results: Statistical test results with chi-square obtained the results there is a significant relationship between age p-value <0.001 (p<0.05), education p-value 0.002 (p<0.05), family history of breast cancer p-value <0.001 (p<0.05) with knowledge of SADARI examination. Suggestion: increase health promotion, community-based counseling, and involve health cadres and community leaders in disseminating information about BSE so that health messages are better received by the community. Keywords : Education, Breast Cancer History, SADARI, Age, WUS
Intervensi Edukatif untuk Meningkatkan Kepatuhan Penggunaan Obat pada Ibu-ibu Batola Residence, Barito Kuala, Kalimantan Selatan Sa'adah, Hayatus; Anisa, Zahra; Atamifia, Sekar Kinanti; Arianti, Dwi; Sundari, Siska; Wulandari, Yeni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.3979

Abstract

Penggunaan obat yang tidak sesuai anjuran masih menjadi permasalahan di tingkat rumah tangga dan berpotensi menurunkan keberhasilan pengobatan. Ibu rumah tangga memiliki peran penting dalam pengelolaan obat keluarga, sehingga peningkatan pemahaman pada kelompok ini menjadi strategi yang relevan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi penggunaan obat yang benar kepada ibu-ibu di lingkungan Batola Residence, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Kegiatan diikuti oleh 30 peserta dan dilaksanakan melalui penyuluhan tatap muka yang interaktif, didukung media leaflet dan diskusi. Materi edukasi mencakup empat aspek utama penggunaan obat, yaitu ketepatan dosis, ketepatan jadwal penggunaan, cara penggunaan obat yang benar, serta pengelolaan dan penyimpanan obat di rumah. Evaluasi dilakukan untuk melihat gambaran pemahaman peserta sebelum dan setelah kegiatan edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan peserta, yang ditunjukkan oleh pergeseran kategori pengetahuan dari rendah ke sedang dan dari sedang ke tinggi setelah kegiatan dilaksanakan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis komunitas pada kelompok ibu rumah tangga dapat mendukung peningkatan pemahaman dan kepatuhan penggunaan obat di tingkat keluarga.