Herlina I. S. Wungouw
Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara

Published : 52 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : e-CliniC

Hubungan antara Pendekatan Belajar dengan Prestasi Akademik Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Angkatan 2020 Irene, Angellita M.; Angmalisang, Elvin C.; Wungouw, Herlina I. S.
e-CliniC Vol. 12 No. 3 (2024): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.v12i3.53707

Abstract

Abstract: One of the influencing factors on academic achievement is the learning approach, which is a combination of motivation and strategies that an individual uses to improve his/her knowledge. Learning approach is classified into surface and deep learning approaches. This study aimed to determine the relationship between learning approach and academic achievement of students in the Medical Education Study Program of class of 2020, Faculty of Medicine, Universitas Sam Ratulangi. This was an observational and analytical study with a cross-sectional design. Samples were obtained by using total sampling with inclusion and exclusion criteria. Learning approach data were obtained by using the Revised Study Process Questionnaire 2 Factors (R-SPQ-2F). Data were analyzed using the Fisher Exact test. The results obtained 162 students as samples, dominated by 124 (76.5%) students with deep learning approach, while 38 (23.5%) students used surface learning approach. Furthermore, the majority of students obtained Cumulative Grade Point Average (CGPA) with honors/cum laude (>3.50) amounting to 89 (54.9%) students. The Fisher Exact test, obtained a p-value of 0.936 (p>0.05). In conclusion, there is no relationship between the learning approach and the academic achievement of students in the Medical Education Study Program of class of 2020, Faculty of Medicine, Universitas Sam Ratulangi. Keywords: learning approach; academic achievement; medical students    Abstrak: Salah satu faktor yang memengaruhi prestasi akademik ialah pendekatan belajar (learning approach), yang merupakan gabungan antara motivasi dan strategi yang digunakan seseorang saat mencari pengetahuan. Pendekatan belajar diklasifikasikan menjadi pendekatan belajar permukaan (surface) dan dalam (deep). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pendekatan belajar dengan prestasi akademik mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Angkatan 2020. Jenis penelitian ini ialah analitik observasional dengan desain potong lintang. Teknik sampling yang digunakan ialah total sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Data pendekatan belajar diperoleh menggunakan the Revised Study Process Questionnaire 2 Factors (R-SPQ-2F). Uji statistik dalam penelitian ini ialah uji Fisher Exact. Hasil penelitian mendapatkan total sampel penelitian berjumlah 162 mahasiswa yang didominasi oleh 124 (76,5%) mahasiswa dengan pendekatan belajar dalam (deep), sedangkan 38 (23,5%) mahasiswa menggunakan pendekatan belajar permukaan (surface). Mayoritas mahasiswa memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan predikat pujian/cum laude (>3,50) berjumlah 89 (54,9%) mahasiswa. Hasil uji Fisher Exact mendapatkan nilai p=0,936 (p>0,05). Simpulan penelitian ini ialah tidak terdapat hubungan antara pendekatan belajar dengan prestasi akademik mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Angkatan 2020. Kata kunci: pendekatan belajar, prestasi akademik, mahasiswa kedokteran
Persepsi Mahasiswa terhadap Objective Structured Clinical Examination (OSCE) Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi 2023 Dolot, Jecky F.; Wungouw, Herlina I. S.; Homenta, Heriyannis
e-CliniC Vol. 12 No. 3 (2024): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.v12i3.54913

Abstract

Abstract: Objective Structured Clinical Examination (OSCE) is a case scenario-based assessment method expected to be carried out by medical students as a benchmark for their future professional readiness. This study aimed to identify medical students' perceptions about OSCE. This was a retrospective and descriptive study with a cross-sectional design, employing a questionnaire designed by Fisseha and Desalegn. The results showed that based on a total of 85 students who took the UKMPPD OSCE exam in August 2023, 71 respondents (87.65%) completed the questionnaire. Students expressed that the OSCE exam was one of the triggers for stress. The OSCE exam structure received the highest score in the statement regarding students' readiness to take the OSCE exam. Organization of OSCE exam also received the highest score in the statement related to the conducive location of the OSCE exam, free from disturbances. The validity and reliability of OSCE exam were rated highest in the statement that the conduct of the OSCE exam was considered fair, without regard to ethnicity, race, culture, and gender. In conclusion, students' perceptions of the OCSE exam are considered good, covering characteristics, structure, management, validity, and reliability of the OSCE exam. The implementation of the OSCE exam has been standardized according to the OSCE exam implementation standards. Keywords: student perception; OSCE examination; medical education   Abstrak: Objective Structured Clinical Examination (OSCE) merupakan salah satu metode penilaian berbasis skenario kasus yang diharapkan dapat dikerjakan oleh mahasiswa rumpun kesehatan sebagai tolok ukur kesiapan profesi, yang bertujuan untuk menguji mahasiswa dari segi keterampilan komuni-kasi, pengetahuan klinis serta keterampilan klinis lainnya. Diperlukan evaluasi bagi setiap metode penilaian pendidikan kedokteran, baik dari tenaga pendidik maupun peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi mahasiswa Fakultas Kedokteran terhadap ujian OSCE. Jenis penelitian ialah deskriptif retrospektif dengan desain potong lintang, menggunakan kuesioner yang didesain oleh Fisseha dan Desalegn. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa dari total 85 mahasiswa yang mengikuti ujian UKMPPD OSCE periode agustus 2023, didapatkan sebanyak 71 (87,65%) responden yang mengisi kuesioner. Mahasiswa berpendapat ujian OSCE salah satu pemicu stres, struktur ujian OSCE baik dengan pernyataan skor terbanyak yaitu kesiapan mahasiswa mengikuti ujian OSCE, pengelolaan ujian OSCE baik dengan pernyataan skor terbanyak yaitu lokasi pelaksanaan ujian OSCE kondusif, dan bebas dari gangguan, validitas dan reliabilitas ujian OSCE baik dengan pernyataan skor terbanyak yaitu pelaksanaan ujian OSCE dinilai adil, tanpa memandang suku, ras, budaya, dan jenis kelamin. Simpulan penelitian ini ialah persepsi mahasiswa terhadap ujian OCSE dinilai baik meliputi karakteristik, struktur, pengelolaan, validitas dan reliabilitas ujian OSCE. Pelaksanaan ujian OSCE sudah terstandarisasi sesuai dengan standar pelaksanaan ujian OSCE. Kata kunci: persepsi mahasiswa; ujian OSCE; pendidikan kedokteran
Hubungan Postur Tubuh Saat Bekerja dengan Keluhan Low Back Pain pada Perawat Bedah Mondoringin, Lidya H. M.; Doda, Diana V. D.; Wungouw, Herlina I. S.
e-CliniC Vol. 13 No. 1 (2025): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.v13i1.60614

Abstract

Abstract: Occupational disease is a serious health problem in the world of work that has the potential to cause injuries and various musculoskeletal diseases including low back pain (LBP). This study aimed to evaluate the relationship between work posture and LBP complaint among surgical nurses. Samples were surgical nurses of Prof. Dr. R. D. Kandou Hospital as many as 30 respondents. The results showed that the majority of respondents were ≤45 years (70%), and had LBP complaint (96,7%). Male respondents were predominant than females (53.3% : 46.7%). Based on REBA, the most frequent risk levels were high risk (50%) and moderate risk (36.7%). The Spearman correlation test obtained a p-value of 0.288 indicating a non significant relationship between work posture and LBP complaint. In conclusion, there is no significant relationship between  work posture and low back pain complaint among surgical nurses at Prof. Dr. R. D. Kandou Hospital Manado. Keywords: work posture; low back pain; surgical nurse    Abstrak: Penyakit akibat kerja (occupational disease) merupakan masalah kesehatan serius dalam dunia kerja yang berpotensi menimbulkan cedera dan berbagai penyakit muskuloskeletal, termasuk low back pain. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan postur tubuh saat bekerja dengan keluhan low back pain pada perawat bedah. Jenis penelitian ialah analitik observasional dengan desain potong lintang. Sampel penelitian ialah perawat bedah RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou yang berjumlah 30 responden. Hasil penelitian mendapatkan mayoritas responden berusia ≤45 tahun (70%) dan memiliki keluhan LBP (96,7%). Jumlah responden laki-laki lebih banyak daripada perempuan (53,3% : 46,7%). Klasifikasi tingkat risiko postur tubuh menggunakan REBA mendapatkan responden terbanyak dengan risiko tinggi (50%) dan sedang (36,7%). Hasil uji korelasi Spearman mendapatkan nilai p=0,288 yang menunjukkan hubungan tidak bermakna antara postur tubuh responden saat bekerja dengan keluhan LBP. Simpulan penelitian ini ialah tidak terdapat hubungan bermakna antara postur tubuh saat bekerja dengan keluhan low back pain pada perawat bedah RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Kata kunci: postur tubuh; low back pain; perawat bedah
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Stres Mahasiswa Profesi Dokter (Co-Assistant) di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Talumedun, Alida P.; Doda, Diana V. D.; Wungouw, Herlina I. S.
e-CliniC Vol. 14 No. 1 (2026): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.v14i1.65798

Abstract

Abstract: Mental health remains an important issue among medical students, particularly clinical clerkship students (co-assistants) who must simultaneously manage academic and clinical demands. This study aimed to examine factors associated with stress levels among clinical clerkship students (co-assistants) at Prof. Dr. R. D. Kandou Hospital Manado. This was an observational quantitative study with a cross-sectional design. Respondents were selected using the Slovin formula through purposive sampling. Data were collected online using the PSS-10 to measure stress levels and the NASA-TLX to assess workload. Data analysis was performed using the Spearman Rank test and the Mann–Whitney U test. The results obtained 108 students as respondents with a mean age of 23 years (SD=0.85);  majority of them were females. Most respondents experienced moderate stress (78.7%), followed by high and low stress levels (19.4% and 1.9%). The mean total workload score was 68.16%, with the highest dimension being effort at 21.29%. Bivariate analysis revealed a significant positive relationship between age and workload with stress levels, while gender and clinical rotation stage were not significantly associated. In conclusion, age and workload are factors associated with stress levels among clinical clerkship students (co-assistants). Therefore, psychosocial support programs, routine counseling, and evaluation of clinical workload are required to help students manage stress adaptively. Keywords: workload; stress level; clinical clerkship students (co-assistants)   Abstrak: Kesehatan mental masih menjadi isu penting di kalangan mahasiswa kedokteran, terutama pada mahasiswa profesi dokter (co-assistant) yang menjalani beban akademik dan klinik secara bersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat stres pada mahasiswa profesi dokter (co-assistant) di RS R.D Kandou Manado. Jenis penelitian ialah observasional kuantitatif dengan desain potong lintang. Responden dipilih menggunakan rumus Slovin melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan secara daring menggunakan kuesioner PSS-10 untuk mengukur tingkat stres dan NASA-TLX untuk menilai beban kerja. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank dan uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian mendapatkan sebanyak 108 mahasiswa sebagai responden, mayoritas dengan rerata usia 23 tahun (SD=0,85), didominasi oleh perempuan. Responden terbanyak mengalami stres sedang (78,7%), diikuti stres tinggi (19,4%) dan stres rendah (1,9%). Rerata total skor beban kerja 68,16% dengan dimensi tertinggi yaitu tingkat usaha 21,29%. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan positif bermakna antara usia dan beban kerja dengan tingkat stres, sedangkan jenis kelamin dan stase profesi pendidikan dokter tidak bermakna. Simpulan penelitian ini ialah usia dan beban kerja merupakan faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat stres pada mahasiswa profesi dokter (co-assistant). Oleh karena itu, diperlukan dukungan psikososial, konseling rutin, dan evaluasi beban kerja klinik untuk membantu mahasiswa mengelola stres secara adaptif. Kata kunci: beban kerja; tingkat stres; mahasiswa profesi dokter (co-assistant)
Korelasi Ketebalan Tunika Intima-Media Arteri Karotis dengan Kadar Kolesterol Total pada Mahasiswa Pendidikan Dokter Paat, Sharen C. J.; Pangkahila, Erwin A.; Wungouw, Herlina I. S.
e-CliniC Vol. 14 No. 2 (2026): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.v14i2.65850

Abstract

Abstract: High total cholesterol is one of the major risk factors for atherosclerosis, which can cause thickening of the carotid arterial intima-media layer. Non-invasive carotid intima-media thickness/CIMT measurement serves as an early indicator for detecting vascular structural changes. This study aimed to determine the correlation between total cholesterol levels and CIMT among medical students at Universitas Sam Ratulangi, Manado. This was a quantitative and analytical observational study with a cross-sectional design. Total cholesterol levels were measured using the Autocheck device, while CIMT was assessed using the B-Mode Ultrasonography. The correlation between variables was analyzed using the Spearman test. The results obtained 79 students as subjects selected through purposive sampling. The results showed no significant correlation between total cholesterol level and CIMT (p=0.157; r=–0.161). In conclusion, there was no significant relationship between total cholesterol and carotid intima-media thickness among medical students at Universitas Sam Ratulangi. Future studies are recommended to include subjects with a wider age range and to analyze specific lipid fractions such as low-density lipoprotein (LDL), high-density lipoprotein (HDL), and triglycerides for a more comprehensive understanding. Keywords: total cholesterol; carotid intima-media thickness; atherosclerosis    Abstrak: Kadar kolesterol total yang tinggi merupakan salah satu faktor risiko utama terjadinya aterosklerosis yang dapat menyebabkan penebalan tunika intima-media arteri karotis (carotid intima-media thickness/CIMT). Pemeriksaan CIMT secara non-invasif dapat digunakan untuk mendeteksi dini perubahan struktur pembuluh darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara kadar kolesterol total dengan CIMT pada mahasiswa Pendidikan Dokter Universitas Sam Ratulangi Manado. Jenis penelitian ialah kuantitatif dengan metode observasional analitik menggunakan desain potong lintang. Kadar kolesterol total diukur menggunakan alat Autocheck, sedangkan CIMT diukur menggunakan Ultrasonography B-Mode. Analisis hubungan antara kedua variabel dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian mendapatkan 79 mahasiswa sebagai subjek penelitian, dipilih dengan metode purposive sampling. Uji korelasi Spearman menunjukkan tidak terdapat korelasi bermakna antara kadar kolesterol total dengan CIMT (p=0,157; r=–0,161). Simpulan penelitian ini ialah tidak terdapat hubungan bermakna antara kadar kolesterol total dan ketebalan tunika intima-media arteri karotis pada mahasiswa Pendidikan Dokter Universitas Sam Ratulangi Manado. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan subjek dengan rentang usia lebih luas serta memasukkan variabel fraksi lipid yang lebih spesifik seperti low-density lippopritein (LDL), high-density lipoprotein (HDL), dan trigliserida untuk mendapatkan hasil yang lebih komprehensif. Kata kunci: kolesterol total; ketebalan tunika intima-media arteri karotis; aterosklerosis
Co-Authors Aaltje E. Manampiring Aaltje Manampiring Abay, Novita A. Adriansyah L. Putra, Adriansyah L. Angmalisang, Elvin Clara Cheren Christine Pondaag Christina Salaki D. H. C. Pangemanan Damajanty H. C. Pangemanan Deiby O. Lumempouw, Deiby O. Doda, Diana V.D. Dolot, Jecky F. Elvin A. Herlambang, Elvin A. Ester Florencia Sagay Febriani Patandianan R., Febriani Patandianan Franly Onibala Freelyn Ch. P. Tamboto, Freelyn Ch. P. Gloria Hengkengbala Gresty Masi H. Polii Hedison Polii Helma Christy S. Tumigolung Heriyannis Homenta Hubert I. Tatara Irene, Angellita M. Ivanny Kasenda Jill Lolong Joice N. A. Engka Julia Rottie Jusuf, Devi Dewinta Li Ping Pontoh Lia M. Tanudjaja, Lia M. Lumenta, Nikita Makal, Henny V Mambu, Gloria Christy Manoppo, Firginia P. Manoppo, Melisa Linda Maria R. J. Ratulangi, Maria R. J. Marunduh, Sylvia Ritta Matali, Valentino J. Michael Karundeng Mogi, Jessica G. Mohammad R. S. Utomo Mondoringin, Lidya H. M. Naue, Sitti H. Ngantung, Edwin J. Paat, Sharen C. J. Pangkahila, Erwin A. Pati, Josefa M. Pemsi M. Wowor, Pemsi M. Pertiwi, Junita Maja Prisilia M. Pinontoan Rawung, Meilita M. Renold C. Ibrahim, Renold C. Renteng, Septriani Richard Kowel, Richard Rinto Mangiwa Rivelino Hamel Rofina Yanuby Rondo, Amelia Andrita Alika Sapulete, Ivonny Septia, Nindirah Siemona Berhimpon, Siemona Suci M. J. Amir Sundah, Job P. A. Sylvia Marunduh Sylvia R. Marunduh Sylviah Marunduh Talumedun, Alida P. Tambing, Agustina Tani, Prisilya Theresia Nancy Lesilolo, Theresia Nancy Tubagus, Ade P. Umboh, Jootje M. Vandri D Kallo, Vandri D Worung, Yulinda Veronica Fralya Yanti M. Mewo