Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENERAPAN TERAPI THOUGHT STOPPING UNTUK MENGATASI REMAJA PECANDU MINUMAN KERAS YANI, SUTRI; PUTRI, LIZA
Journal of Nursing and Public Health Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v8i2.1191

Abstract

Pendahuluan: Minuman Keras banyak menimbulkan masalah. Pemerintah dan masyarakat harus bekerjasama untuk membuat larangan tentang minuman keras. Khususnya para remaja, sehingga dapat mengurangi penyimpangan pada remaja salah satunya minuman keras dengan menerapkan terapi thought stoppping. Thought stopping adalah suatu teknik yang digunakan untuk menyembuhkan pemikiran negatif yang merusak diri dengan mengatakan “STOP” dan mengganti negatif menjadi pikiran positif. Metode: Penelitian ini menggunakan quantitative dengan design quasai eksperemet. Sampel dalam penelitian ini adalah Remaja pecandu minuman keras. Hasil: Hasil didapatkan nilai P value = 0,001, yang bearti terdapat pengaruh yang signifikan pemberian terapi thought stopping untuk mengatasi frekuensi remaja minum-minuman keras.Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukan terapi thought stopping menghentikan pikiran negatif sangat efektif dalam merubah proses pikir pada remaja pecandu minuman keras.
PENERAPAN TERAPI SELF-DISCLOUSURE PADA REMAJA YANG MENGALAMI STRES Yani, Sutri; Nilawati, Iin
JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU Vol 9, No 1 (2021): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jkmb.v9i1.1464

Abstract

Self-disclosure therapy is stress therapy through self-disclosure, which is the activity of sharing familiar feelings with others through telling stories, communicating deeply, and allowing themselves to be known by others. The ability to express oneself, such as feelings and thoughts, to others is recognized as important. This study aims to determine the effect of self-disclosure therapy on adolescents who experience stress on reducing stress levels. This study used a quasi experimental design. The sample in this study were teenagers, amounting to 29 respondents. In this study, respondents were given a pre-test before being given self-disclosure therapy. Then the respondent is given self-disclosure therapy. After being given therapy, the respondent is given a post test, then the stress level is measured. The results showed that there was an effect of self disclosure on adolescents who experienced stress. This can be seen from the mean stress level before self-disclosure therapy, the mean stress level (24.31) and after the self-disclosure therapy, the mean stress level (16.34). The results of statistical tests using the Man-Wilney test showed that the P value = 0.000, which means that there is a significant effect of providing self-disclosure therapy on reducing stress levels in adolescents who experience stress. It is hoped that self-disclosure therapy can be used as an alternative therapy to reduce stress levels in adolescents. Keywords: Self Disclousure; Stress; Adolescencts
PENGARUH TERAPI REMINISENCE TERHADAP LANSIA YANG MENGALAMI STRESS DI BPPLU Yani, Sutri; Kurniawan, Yayan
Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Vol 14, No 1 (2022)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51712/mitraraflesia.v14i1.108

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Penuaan merupakan suatu proses proses alami yang tidak dapat dihindari, berjalan terus menerus. Proses penuaan akan berdampak pada penurunan kondisi fisik, mental, psikososial, perubahan yang berkaitan dengan pekerjaan dan peran social pada lansia. Lansia yang mengalami keterbatasan mobilitas fisik, maslah mental, penurunan social ekonomi karena pension. Situasi tersebut akan menimbulkan maslah kesehatan jiwa atau mental pada lansia. Salah satu masalahnya adalah masalah kesehatan mental yang akan di alami lansia adalah stress.Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian Pre Exprimental design dengan rancangan one group pre test and pos test design. Sampel penelitian berjumlah 15 orang lansia yang mengalami stress.Hasil : Didapatkan penurunan dimana sebelum dilakukan terapi nilai mean 1,2667 dengan standar deviasi ,45774. Setelah dilakukan terapi nilai mean ,3333 dengan standar deviasi ,48795. Hasil uji statistic didapatkan nilai p value =0,001 yang berarti ada pengaruh signifikan sebelum dan sesudah dilakukan terapi.Simpulan : Ada pengaruh signifikan sebelum dan sesudah dilakukan terapi. Manajemen stress yang baik sangat di perlukan untuk mencegah dampak negative dari stress. Terapi ini dapat dilakukan baik secara terstruktur maupun tidak terstruktur  dalam kegiatan sehari-hari lansia..Kata Kunci : Terapi Reminiscence, Lansia, Stres.
Studi Fenomenologi: Eksplorasi Penerimaan Diri Pada Survivor Kanker Payudara Yang Mengalami Metastase Utami, Rizka; Sutri Yani
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v6i2.447

Abstract

Penerimaan diri merupakan salah satu masalah psikologis yang dialami oleh pasien penyakit kronis seperti kanker payudara. Penerimaan diri dapat terjadi secara naik dan turun serta tidak hanya dialami oleh pasien yang baru terdiagnosis. Namun penerimaan diri dapat terjadi pada survivor yang telah terdiagnosis satu diagnosa dan mendapatkan diagnosa baru pada kankernya. Hal ini dapat menyebabkan tekanan baru bagi pasien (post traumatic growth). Survivor telah berusaha menunjukkan penerimaan diri yang baik pada awal diagnosis pertama dan kembali mengalami depresi pada diagnosis yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerimaan diri pada survivor kanker payudara yang mengalami metastase kanker lainnya. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengambilan sampel dengan purposive sampling pada 7 partisipan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara semi-terstruktur dengan bantuan gatekeeper. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode tematik Colaizzi. Hasil analisis data didapatkan 3 tema yaitu: 1) Respon terhadap sakit, 2) Peningkatan Spiritulitas selama Sakit dan Menjalani Pengobatan, 3) Dukungan selama menjalani pengobatan. Penerimaan diri yang baik menjadikan pasien kanker payudara lebih optimis dalam menjalani hidup, lebih mampu mengatasi permasalahan yang dihadapi, menyesuaikan diri dengan penyakit yang dialami, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
Asuhan Keperawatan Perfusi Perifer Tidak Efektif Dengan Terapi Buerger Allen Exercise Pada Pasien Diabetes Melitus Refvia Julianti; Nengke Puspita Sari; Djusmalinar; Sutri Yani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 3 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DM tipe I (Insulin Dependent Diabetes Melitus) merupakan gangguan metabolik yang ditandai dengankenaikan kadar gula darah akibat kerusakan sel β pankreaskarena ada proses autoimun yang membuat sistem kekebalantubuh menyerang sel-sel pankreas sehingga pankreas tidakdapat memproduksi insulin sama sekali. Pada DM tipe II individu mengalami penurunan sensitivitas terhadap resistensiinsulin dan sekresi insulin sehingga menyebabkan peningkatankadar glukosa dalam darah atau hiperglikemia denganmelebihi batas normal hingga mencapai >250 mg/dL. TujuanPenelitian ini adalah untuk melakukan Asuhan KeperawatanPerfusi Perifer Tidak Efektif Dengan Terapi Buerger Allen Exercise Pada Pasien Diabetes Melitus  Metode Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dalam bentukstudi kasus untuk mengekplorasi masalah asuhan keperawatanperfusi perifer tidak efektif yang dilakukan selama 4 hari dilakukan 2 kali sehari pagi dan sore dengan komplementerterapi buerger allen exercise pada pasien diabetes melitusstudi kasus melalui pendekatan asuhan keperawatan yaitu, pengkajian, diagnosa keperawatan intervensi, implementasidan evaluasi. Peneliti melakukan asuhan keperawatan pada 2 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa ganguan perfusi perifer tidak terjadi ditandai dengan peningkatan nilai ackle bracial index (ABI) pada responden 1 mengalami peningkatan nilai ackle bracial index (ABI) 0.80  menjadi 0,92 dan untuk responden 2 mengalami peningkatan dari nilai ackle bracial index 0,73 menjadi 0,90. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah terapi buerger allen exercise berpengaruh terhadap peningkatan nilai ackle bracial index pada penderita diabetes melitus. Berdasarkan hasil studi kasus ini, disarankan agar latihan buerger allen exercise dapat diterapkan dalam implementasi asuhan keperawatan pada pasien diabetes melitu.
Asuhan Keperawatan Gangguan Persepsi Sensorik:Halusinasi Pendengaran Pada Penyakit Skizofrenia Dengan Pemberian Terapi Thought Stopping Gita Agustya indriani; Sutri Yani; Marita Sari; Novi Lasmadasari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 3 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah utama gangguan jiwa didunia adalah Skizofrenia, skizofrenia yaitu masalah psikosa fungsional dengan gangguan utama pada proses pikir. Prevelensi skizofrenia di dunia lebih dari 90% mengalami halusinasi pendengaran. Halusinasi Pendengaran yaitu mendengar suara-suara yang tidak berhubungan dengan stimulasi nyata yang orang lain tidak dapat mendengar. Tujuan Penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran asuhan keperawatan dengan pemberian terapi Thought Stopping dalam menurunkan halusinasi pendengaran. Metodelogi  Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan rencana studi kasus dan menggunakan pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi keperawatan, dan evaluasi keperawatan. Hasil studi kasus setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 10 hari latihan pasien mengontrol halusinasi pendengaran dengan menggunakan terapi thought stopping dikatakan berhasil. Bagi peneliti selanjutnya dapat dijadikan acuan atau pedoman dalam melakukan asuhan keperawatan jiwa secara optimal dan sesuai SOP yang telah ada, serta dapat melakukan tindakan yang menjadi hambatan dan kesulitan selama penulis melakukan penelitian, yaitu berupa melaksanakan strategi pelaksanaan terhadap keluarga pasien, dan melakukan seluruh tindakan keperawatan sesuai standar intervensi keperawatan indonesia.  
Penerapan Terapi Musik Klasik Terhadap Gangguan Persepsi Sensori:Halusinasi Pendengaran Pada Pasien Skizofrenia Di Rumah Sakit Khusus Jiwa Soeprapto Provinsi Bengkul Okta Putri Ayu; Ervan; Rosdiana; Sutri Yani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 5 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah utama gangguan jiwa didunia adalah Skizofrenia, skizofrenia yaitu masalah psikosa fungsional dengan gangguan utama pada proses pikir. Prevelensi skizofrenia di dunia lebih dari 90% mengalami halusinasi pendengaran. Halusinasi Pendengaran yaitu mendengar suara-suara yang tidak berhubungan dengan stimulasi nyata yang orang lain tidak dapat mendengar. Tujuan Penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran asuhan keperawatan dengan pemberian terapi Musik Klasik dalam menurunkan halusinasi pendengaran. Metodelogi Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan rencana studi kasus dan menggunakan pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi keperawatan, dan evaluasi keperawatan. Hasil studi kasus setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 10 hari latihan pasien mengontrol halusinasi pendengaran dengan menggunakan terapi musik klasik dikatakan berhasil. Bagi peneliti selanjutnya dapat dijadikan acuan atau pedoman dalam melakukan asuhan keperawatan jiwa secara optimal dan sesuai SOP yang telah ada, serta dapat melakukan tindakan yang menjadi hambatan dan kesulitan selama penulis melakukan penelitian, yaitu berupa melaksanakan strategi pelaksanaan terhadap keluarga pasien, dan melakukan seluruh tindakan keperawatan sesuai standar intervensi keperawatan indonesia.
Asuhan Keperawatan Pemenuhan Kebutuhan Rasa Nyaman Nyeri Kepala Dengan Pemberian Terapi Akupresur Pada Lansia Yang Mengalami Hipertensi Diwilayah Kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu Anggi Nur Anisa; Marrita Sari; Sutri Yani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 5 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi tekanan darah di atas nilai normal. Hipertensi bisa sebabkan oleh penyempitan pembuluh darah (vasokontriksi) maupun kekakuan pembuluh darah. Kondisi seperti itu akan meningkatkan resistensi secara sistemik yang diikuti dengan peningkatan tekanan darah. Seseorang dikatakan mengalami hipertensi jika tekanan darah sistolik >140 mmHg dan tekanan darah sistolik >90 mmHg. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan Asuhan Keperawatan Pemenuhan Kebutuhan Rasa Nyaman Nyeri Kepala Dengan Pemberian Terapi Akupresur Pada Pasien Hipertensi. Metodelogi penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan rancangan studi kasus. peneliti melakukan asuhan keperawatan pada 2 orang pasien dan membandingkan respon hasil dari setiap tindakan yang diberikan kepada kedua responden kemudian melakukan analisa berdasarkan teori dan penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat penurunan skala nyeri kepala dan tengkuk setelah dilakukan terapi akupresur pada pasien hipertensi.
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pemanfaatan Tanaman Obat untuk Kesehatan Keluarga di Desa Padang Pelawi, Kabupaten Seluma Parwito, Parwito; Susilo, Edi; Rita, Wismalinda; Bustamam, Hendri; Widyaningsih, Sari; Syafitasari, Juanda; Putri, Poppy Siska; Yani, Sutri; Arifin, Ismail; Rismayani, Rismayani; Heltiani, Nofri
Jurnal PADAMU NEGERI (Pengabdian pada Masyarakat Bidang Eksakta) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/padamunegeri.v6i1.1755

Abstract

The aim of this community service activity is to empower the people of Padang Pelawi Village, Seluma Regency, in utilizing medicinal plants to improve family health. This activity was carried out through training in medicinal plant cultivation, herbal product processing, instant ginger production, and guidance on their use for everyday health. The implementation method used a participatory approach, involving the community directly in every stage of the activity. The first step was identifying local medicinal plants that could be used, followed by training on plant cultivation and how to process the harvest into beneficial products, such as instant ginger. Ongoing guidance was provided to ensure the sustainability of the activity and optimal management of the medicinal plants. The results of this activity show that the community has gained knowledge and skills in cultivating medicinal plants and processing them into useful products. Some families have already started growing medicinal plants in their yards and processing them into products that can be consumed or sold. Additionally, this activity has had an impact on increasing family income through the sale of medicinal plant products. This initiative successfully raised the community's awareness of the importance of utilizing medicinal plants as a natural and affordable health solution.
PENGARUH TERAPI HIP-BATH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LEMPUING KOTA BENGKULU TAHUN 2023 Darma, Dimas Dewa; Indaryani, Indaryani; Yani, Sutri
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2024: SIKesNas 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/sikenas.vi.3868

Abstract

Hipertensi merupakan tekanan darah tinggi abnormal yang diukur setidaknya tiga kali dalam tekanan darah sistolik ≥140mmHg dan tekanan darah diastolik ≥90. Prevalensi hipertensi di Indonesia terjadi peningkatan sekitar 13,6%, hanya 12,5% yang diobati dengan baik. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh Hip-Bath terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi. Jenis penelitian adalah pra eksperimental dengan desain one group pretest-postest. Sampel adalah penderita hipertensi ringan dengan usia 20-54 tahun yang berjumlah 30 orang dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Analisa data menggunakan uji Paired T-test dengan α 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tekanan darah sistolik dan diastolik sebelum dilakukan Hip-Bath adalah 149 mmHg dan 95 mmHg. Tekanan darah sistolik dan diastolik setelah dilakukan terapi adalah 129 mmHg dan 89 mmHg. Ada penurunan tekanan darah sistolik yang signifikan setelah pemberian terapi Hip-Bath sebanyak 20 mmHg (p=0,000). Ada penurunan tekanan darah diastolik yang signifikan setelah pemberian terapi Hip-Bath sebanyak 13 mmHg (p=0,000).