Claim Missing Document
Check
Articles

Persepsi Audiens Perempuan Terhadap Fenomena Sharenting Pada Selebgram Anak Shabira Alula Adnan @Shabiraalula (Studi Deskriptif Pada Instagram @Shabiraalula) Oktavianti, Hanny; Shabrina, Almira
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hadirnya Selebgram atau Selebriti Instagram menjadi salah satu fenomena yang ramai diperbincangkan penggunasosial media Instagram. Mereka mampu mempengaruhi dan menjadi trendsetter dalam skala besar. Selebgrammembangun personal branding dengan berbagi konten menarik dan berkomunikasi intim dengan penggemar melaluimedia sosial dengan menggunakan media Instagram untuk berinteraksi, berbagi informasi, dan mengekspresikan diri.Salah satu tren populer adalah Selebgram yang berbagi tips parenting. Penelitian ini mengkaji fenomena Sharentingyang dilakukan oleh selebgram anak @shabiraalula dan dampak positifnya terhadap audiens-nya. Penelitian inimenggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan paradigma konstruktivisme dengan desain studi Deskriptif,menggunakan teknik wawancara mendalam sebagai alat pengumpulan data. Subjek penelitian adalah Shabira AlulaAdnan, selebgram anak, dan objek penelitian adalah audiens yang merupakan pengikut akun Instagram @shabiraalula.Peneliti memilih informan yang memenuhi kriteria tertentu, seperti ibu rumah tangga dan mahasiswa. Penelitian inibertujuan untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang persepsi dan respons audiens terhadap kegiatansharenting serta dampaknya dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena Sharentingyang dilakukan oleh @shabiraalula mendapatkan respon positif dari audiens. Konten parenting yang dibagikandianggap menghibur dan inspiratif, bahkan beberapa audiens terinspirasi untuk menerapkan metode yang sama.Sharenting ini juga berhasil membangun hubungan emosional antara selebgram dan audiens, memberikan informasi,dan pengetahuan yang berharga. Kata Kunci-Instagram, selebgram anak, parenting, sharenting
Strategi Komunikasi Instagram @Genbi_Telu Dalam Sosialisasi Beasiswa Bank Indonesia 2023 @Genbi_Telu Instagram Communication Strategy In Bank Indonesia Scholarship Socialization 2023 Puteri, Chece Amelya; Shabrina, Almira
eProceedings of Management Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media digital, terutama media sosial seperti Instagram, memainkan peran kunci dalam penyebaran informasi dankomunikasi di masyarakat. GenBI Tel-U, sebuah organisasi yang aktif menggunakan Instagram, terutama dalamkegiatan sosialisasi beasiswa Bank Indonesia, menekankan pentingnya strategi komunikasi untuk mencapai efektivitaspenyampaian informasi. Penelitian ini berfokus pada analisis strategi komunikasi GenBI Tel-U kabinet Alceenamelalui akun Instagram @genbi_telu dalam sosialisasi beasiswa Bank Indonesia. Mengadopsi paradigma interpretifdan konstruktif dengan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasilapangan, dokumen-dokumen, dan sumber kredibel. Hasil penelitian ini menunjukkan implementasi strategikomunikasi dari perencanaan hingga evaluasi, melibatkan penetapan tujuan, analisis komunikator, pembentukaninformasi, pemanfaatan media Instagram, serta adanya peran media sosial lain, monitoring sepanjang kegiatan, danevaluasi menyeluruh. Temuan ini memberikan panduan berharga untuk pengelola acara serupa dan mendalamipemahaman terkait penerapan strategi komunikasi di media sosial. Kata kunci-strategi komunikasi, media sosial, sosialisasi
Analisis Resepsi Pernyataan Childfree Gita Savitri di Kanal Youtube Analisa Channel Syarif, Muhammad Naufal; Shabrina, Almira
eProceedings of Management Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resepsi informan tentang pemaknaan pernyataan childfree Gita Savitripada tayangan youtube Analisa Channel. Dimana childfree masih dianggap asing di Indonesia karena childfreebukan bagian dari budaya Indonesia, budaya dan konstruksi masyarakat Indonesia adalah setelah menikah akanmemiliki anak. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa informan memiliki pemaknaan yang selaras dalammenanggapi penelitian <ANALISIS RESEPSI PERNYATAAN CHILDFREE GITA SAVITRI DI KANALYOUTUBE ANALISACHANNEL=, Dimana ke delapan informan setuju bahwa childfree tidak di nilai baik biladi lakukan oleh manusia yang sudah di gariskan tuhan untuk meneruskan keturunan dan untuk di aplikasikandalam hubungan pasangan suami istri, karena tidak sesuai dengan Adat, Budaya, dan Agama Di Indonesia.Kata Kumci-analisis resepsi, childfree, Gita Savitri, Analisa Channel
Tren ibu muda membuat konten pola asuh anak sudah banyak di media sosial, hal tersebut membuat para orang tua maupun calon orang tua dengan mudah memperoleh literasi digital yang memadai. Fenomena pola asuh anak menjadi topik yang menarik bagi para orang Dewi, Riezca Utami; Shabrina, Almira
eProceedings of Management Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tren ibu muda membuat konten pola asuh anak sudah banyak di media sosial, hal tersebut membuat para orang tuamaupun calon orang tua dengan mudah memperoleh literasi digital yang memadai. Fenomena pola asuh anak menjaditopik yang menarik bagi para orang tua maupun calon orang tua. Pola asuh merupakan cara orang tua dalam merawat,memelihara, membimbing dan melatih seorang anak agar menjadi mandiri. Tujuan dari penelitian ini untukmenganalisis bagaimana pemahaman dan penerimaan khalayak dalam meresepsi pola asuh anak pada vlog dalamkanal YouTube Ricis Official. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan analisis resepsi StuartHall. Subjek penelitian adalah para ahli dan orang awam yang telah menonton tayangan vlog Ricis Official diYouTube, dan objek penelitian adalah vlog pola asuh anak <MOANA NAIK JETSKI Pertama Kali.. DitinggalDitengah Laut..!= di kanal YouTube Ricis Official. Dari hasil wawancara yang dilakukan peneliti, maka penelitimendapatkan satu posisi khalayak yaitu posisi hegemonic dominant. Posisi tersebut diambil dari pernyataan masingmasinginforman terhadap pertanyaan yang telah peneliti ajukan, dimana kelima informan sejalan dan setuju bahwapola asuh anak yang dilakukan Ria Ricis pada vlog tersebut dapat membahayakan keselamatan Moana. Kata Kunci-analisis resepsi, pola asuh anak, YouTube, media baru
Pengaruh Media Sosial Instagram @Wonderfulindonesia Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi Pariwisata Adilah, Rafli Daffa Falih; Shabrina, Almira
eProceedings of Management Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial Instagram merupakan sebuah aplikasi digital yang digunakan untuk dapat memberikan informasi.Penggunaan media sosial Instagram dapat digunakan dalam berbagai bidang salah satunya sektor pariwisata.Instagram terdapat fitur-fitur yang dapat digunakan dalam menunjang komunikasi diantaranya adalah hashtag,geotag, follow, share, like, komentar, dan mention. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besaranpengaruh dari media sosial Instagram @wonderfulindonesia terhadap pemenuhan kebutuhan informasipariwisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis datayang digunakan dalam penelitian ini adalah uji koefisien korelasi, uji koefiesien determinasi dan analisis regresilinier sederhana. Hasil uji koefisien korelasi sebesar 0,885 sehingga dapat disimpulkan variabel media sosialInstagram dan variabel pemenuhan kebutuhan informasi pariwisata memiliki hubungan yang sangat kuat. Selainitu ditemukan adanya besaran pengaruh variabel media sosial Instagram @wonderfulindonesia terhadappemenuhan kebutuhan informasi pariwisata adalah 74,8% sedangkan 25,2% dipengaruhi oleh variabel lain yangtidak dibahas dalam penelitian ini. Kata Kunci-media sosial Instagram, pemenuhan kebutuhan informasi, Wonderful Indonesia, pariwisata
Perancangan Strategi Konten Media Dalam Membangun Brand Awareness Bebek Bakar A’yayo Melalui Media Sosial Instagram Clarissavitri, Ivanna; Shabrina, Almira
eProceedings of Management Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan media sosial sebagai instrumen pemasaran telah menjadi faktor krusial dalam pembentukan brandawareness dan mencapai khalayak yang lebih luas. Penelitian ini menggali implementasi strategi konten media padarumah makan, dengan fokus khusus pada akun Instagram @bebekayayo. Strategi ini berfokus pada peningkatankualitas visualisasi melalui foto dan video, serta perluasan jangkauan audiens di platform Instagram. Datadikumpulkan melalui wawancara dengan pemilik restoran, survei online, dan analisis statistik Instagram. Selamaperiode pengelolaan akun Instagram @bebekayayo dari 23 Oktober hingga 23 Desember 2023, terjadi peningkatansignifikan dalam jumlah akun yang terjangkau, mencapai 5.475 akun. Dari 28 konten yang diunggah, konten hiburanmuncul sebagai jenis konten paling efektif dalam meningkatkan kesadaran merek. Hasil penelitianmendemonstrasikan bahwa perancangan strategi konten media yang tepat mampu meningkatkan brand awareness danmemperkuat ikatan antara merek dan audiens secara signifikan melalui media sosial Instagram, khususnya dalamranah industri makanan dan minuman. Penelitian ini juga menyuguhkan wawasan mengenai pentingnya media sosialdalam menarik lebih banyak pelanggan dengan mengaitkannya dengan teori brand awareness. Pemahaman dinamikaini memberikan kontribusi dalam merancang strategi pemasaran di era digital yang terus berkembang. Kata Kunci-strategi konten media, brand awareness, media sosial, Instagram, merek
Analisis Resepsi Followers Gen Z Terhadap Kasus Pelecehan Seksual dalam Konten Kisah @Perempuanberkisah Nababan, Ester Marini; Shabrina, Almira
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 6 No 1 (2024)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v6i1.427

Abstract

Sexual harassment in Indonesia has continued to increase in various sectors ranging from education, public spaces and even families. Most of cases are found in public spaces and private relationships. A lot of victims feel silenced and do not dare to voice the cases experienced, resulting in psychological trauma. As technology developed, several communities began to emerge that used social media as a forum for victims' stories. One of them is an online community of women telling stories as a medium for women's empowerment and a story space for victims of sexual harassment. This story space is realized through story content that publishes the original stories of victims of sexual harassment. The authors used descriptive qualitative research methods and Stuart Hall's reception analysis theory to find out the meaning of Gen Z followers of the story content. Researchers collected data by interviewing 10 Gen Z @perempuanberkisah followers who come from different backgrounds. Object of this research is the perception of Gen Z followers obtained after going through the process of interpreting or decoding the content that has been presented. The result of this study is the meaning of Gen Z followers who tend to operate in the Negotiation position, namely accepting the story content message but still make a selection of the message. Abstrak Pelecehan seksual di Indonesia terus mengalami peningkatan dalam berbagai sektor mulai dari pendidikan, ruang public dan bahkan keluarga. Kebanyakan kasus ditemui pada ruang public dan hubungan private. Banyak korban yang merasa terbungkam dan tidak berani menyuarakan kasus yang dialami hingga mengakibatkan trauma psikis. Dengan perkembangan teknologi, maka mulai muncul beberapa komunitas yang menggunakan media sosial sebagai wadah cerita para korban. Salah satunya adalah komunitas online perempuan berkisah sebagai media pemberdayaan perempuan dan ruang cerita para korban pelecehan seksual. Ruang cerita tersebut direalisasikan melalui konten kisah yang mempublikasikan cerita asli para korban pelecehan seksual. Peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dan teori analisis resepsi oleh Stuart Hall guna mengetahui pemaknaan Followers Gen Z terhadap konten kisah. Peneliti melakukan pengumpulan data dengan mewawancarai 10 orang Followers Gen Z @perempuanberkisah yang terdiri dari latar belakang berbeda-beda. Objek dari penelitian ini adalah persepsi followers Gen Z yang didapat setelah melalui proses pemaknaan atau decoding atas konten yang sudah disajikan. Hasil dari penelitian ini adalah pemaknaan followers Gen Z yang cenderung beroperasi pada posisi Negosiasi yaitu menerima pesan konten kisah namun masih melakukan seleksi terhadap pesan tersebut.
Analisis Resepsi Followers Gen Z Terhadap Kasus Pelecehan Seksual dalam Konten Kisah @Perempuanberkisah Nababan, Ester Marini; Shabrina, Almira
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 6 No 1 (2024)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v6i1.427

Abstract

Sexual harassment in Indonesia has continued to increase in various sectors ranging from education, public spaces and even families. Most of cases are found in public spaces and private relationships. A lot of victims feel silenced and do not dare to voice the cases experienced, resulting in psychological trauma. As technology developed, several communities began to emerge that used social media as a forum for victims' stories. One of them is an online community of women telling stories as a medium for women's empowerment and a story space for victims of sexual harassment. This story space is realized through story content that publishes the original stories of victims of sexual harassment. The authors used descriptive qualitative research methods and Stuart Hall's reception analysis theory to find out the meaning of Gen Z followers of the story content. Researchers collected data by interviewing 10 Gen Z @perempuanberkisah followers who come from different backgrounds. Object of this research is the perception of Gen Z followers obtained after going through the process of interpreting or decoding the content that has been presented. The result of this study is the meaning of Gen Z followers who tend to operate in the Negotiation position, namely accepting the story content message but still make a selection of the message. Abstrak Pelecehan seksual di Indonesia terus mengalami peningkatan dalam berbagai sektor mulai dari pendidikan, ruang public dan bahkan keluarga. Kebanyakan kasus ditemui pada ruang public dan hubungan private. Banyak korban yang merasa terbungkam dan tidak berani menyuarakan kasus yang dialami hingga mengakibatkan trauma psikis. Dengan perkembangan teknologi, maka mulai muncul beberapa komunitas yang menggunakan media sosial sebagai wadah cerita para korban. Salah satunya adalah komunitas online perempuan berkisah sebagai media pemberdayaan perempuan dan ruang cerita para korban pelecehan seksual. Ruang cerita tersebut direalisasikan melalui konten kisah yang mempublikasikan cerita asli para korban pelecehan seksual. Peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dan teori analisis resepsi oleh Stuart Hall guna mengetahui pemaknaan Followers Gen Z terhadap konten kisah. Peneliti melakukan pengumpulan data dengan mewawancarai 10 orang Followers Gen Z @perempuanberkisah yang terdiri dari latar belakang berbeda-beda. Objek dari penelitian ini adalah persepsi followers Gen Z yang didapat setelah melalui proses pemaknaan atau decoding atas konten yang sudah disajikan. Hasil dari penelitian ini adalah pemaknaan followers Gen Z yang cenderung beroperasi pada posisi Negosiasi yaitu menerima pesan konten kisah namun masih melakukan seleksi terhadap pesan tersebut.
Strategi Komunikasi Pemasaran SMA Darul Hikam Bandung dalam Meningkatkan Jumlah Peserta Didik Fithrie, Fathfarhani Atiyla; Shabrina, Almira
Journal of Communication, Business and Social Science (JCOBS) Vol. 1 No. 1 (1): October 2023
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/.v1i1.6406

Abstract

Komunikasi pemasaran memegang peranan penting dalam berjalannya suatu perusahaan, tidak terkecuali bagi lembaga akademik. Sebagai salah satu pionir dalam mencerdaskan anak bangsa, setiap lembaga pendidikan memiliki keunggulan dan ciri khasnya tersendiri untuk dapat menarik peserta didik, dimana hal tersebut perlu disampaikan melalui elemen-elemen marketing communications mix yang terdiri dari iklan, sales promotion, event & experience, hubungan masyarakat & publisitas, direct marketing, interactive marketing, words-of-mouth, dan personal selling. Kedelapan elemen tersebut dapat mendorong keberhasilan suatu perusahaan dalam memasarkan produk atau jasa yang dimiliki. Hal ini juga berlaku pada strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan SMA Darul Hikam Bandung sebagai lembaga pendidikan yang memanfaatkan nilai budaya “Berakhlak dan Berprestasi”. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan kedelapan elemen marketing communications mix sebagai strategi yang digunakan dalam meningkatkan jumlah peserta didik. Melalui pendekatan deskriptif naratif, data penelitian diperoleh dengan cara melakukan wawancara kepada tenaga pendidik serta analisis dokumen dari situs web dan akun media sosial Instagram @darulhikam.sma. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa SMA Darul Hikam Bandung menerapkan seluruh elemen yang tercantum serta menilai words-of-mouth sebagai bentuk komunikasi pemasaran yang paling bermanfaat dalam meningkatkan jumlah peserta didik.
Analisis Karakteristik Social Media Marketing Akun Instagram @Wear.Sanrise Dalam Mempromosikan Produk Fashion Lokal Pada Generasi Z Putri, Aisyah Ali; Shabrina, Almira
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maraknya pemanfaatan pemasaran digital oleh para pelaku bisnis sejalan dengan pesatnya kemajuan teknologi. Salahsatu bentuk implementasi pemasaran digital yang dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku bisnis adalah socialmedia marketing. Salah satu pelaku bisnis yang menerapkan social media marketing yaitu Sanrise. Sanrise merupakanproduk fashion lokal asal Yogyakarta, yang berdiri sejak 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegitan socialmedia marketing Sanrise di Instagram dalam mempromosikan produk fashion lokal pada generasi Z. Penelitian inimenggunakan teori social media marketing Kim & Ko (2012) yang mencakup lima karakteristik social mediamarketing, yaitu entertainment, interaction, trendiness, customization dan word of mouth. Metode yang digunakandalam penelitian ini adalah metode kualitatif melalui teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sanrise telah menerapkan kelima karakteristik social media marketing denganmemanfaatkan fitur-fitur yang disediakan oleh Instagram. Penelitian ini diharapkan Sanrise dapat selalu konsistendalam kegiatan social media marketing guna menjangkau audiens lebih luas dan meningkatkan kesadaran merek.Kata Kunci: Pemasaran digital, Social media marketing, Instagram, Bisnis Fashion Lokal