Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Mesin Penerapan Mesin Pengering Ototmatis Meningkatkan Kapasitas Produksi Peyek Semanggi UKM Di Surabaya siswadi siswadi siswadi; Slamet Riyadi; Ong Andre Wahyu Riyanto; M. Naufal Irfandi; Sumo Saputro
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.073 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1316

Abstract

Mitra Semanggi dalam kegiatan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM), Fakultas Teknik Universitas Wijaya Putra yaitu UKM Peyek daun Semanggi “Kampung Semanggi Suroboyo” dengan pemilik Ibu Kartini. Dari hasil Survei terdapat beberapa permasalahan antara lain: (1) Cara Mengeringkan daun semanggi masih membutuhkan sinar matahari sehingga pada musim hujan proses pengeringannya perlu waktu yang lama dan hasilnya daun semnggi tidak bisa kering secara merata, (2) Cara menggorengnya, hasil penggorengan tidak bisa rennyah, maka perlu Inovasi pengembangan produk pembelajaran. (3) Mitra tidak mengetahui sama sekali tentang persaingan kondisi pasar tentang Peyek daun semanggi, (4) Tidak terbiasa membuat laporan keuangan Guna menyelesaikan permasalahan tersebut. Tujuan dari Tim PPM ini Dapat meningkatkan produktivitas pada Mitra pengusaha Peyek Daun Semanggi, berdampak terhadap perkembang perekoniannya dan berpengaruh pada kesejateraan mereka. Target Luaran dari Tim PPM terhadap Mitra dengan menawarkan solusi dibuatkan Mesin Pengering, untuk peningkatan mutu produk pengering daun semanggi dengan menerapkan Teknologi Tepat Guna (TTG), yang semula 5kg dengan menggunakan mesin bisa mencapai 15 kg per jam menjadi hasil yang diperoleh 3 kali dari hasil produksi semula. Tentang managemen mitra dapat menambah pelanggan dan dapat mengatur manajemen pemasaran.
DISEMINASI BAK PENGOLAHAN LIMBAH CAIR DENGAN ELEKTROKOAGULASI DAN FILTRASI PADA USAHA SARUNG TENUN ATBM DI KECAMATAN CERME KABUPATEN GRESIK BERBASIS GREEN PRODUCTION Andi Iswoyo; Ong Andre Wahyu Riyanto; Muhammad Muchid; Yanuar Fauzuddin; Hendrik Rizqiawan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.03 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1433

Abstract

Program ini dilaksanakan berdasarkan hasil pengamatan terhadap salah satu permasalahan yang dihadapi mitra, hasil sampingan berupa limbah buangan (waste) berupa limbah cair yang dihasilkan dari proses pencelupan/pewarnaan benang dan pencucian sarung yang belum dikelola dengan baik oleh Mitra, karena keterbatasan pengetahuan dan biaya. Tujuan dari program ini adalah mitra memahami pentingnya berwirausaha dengan tetap memperhatikan kelestraian lingkungan dan bersedia untuk mengolah limbahnya agar tidak mencemari lingkungan. Solusi yang diberikan yaitu dengan membuat bak pengolahan limbah cair dengan elektokoagulasi dan filtrasi. Metode palaksanaannya yaitu perencanaan dan diseminasi bak pengolah limbah, pelatihan pengoperasian dan maintenance bak pengolah limbah dan pendampingan pengoperasian. Hasil pelaksanaan program ini diantaranya diseminasi bak pengolahan limbah dengan elektrokoagulasi dan filtrasi dengan kapasitas hingga 150-liter perhari, pelatihan dan pendampingan pengoperasioan bak pengolah limbah pada pengusaha dan operator pencelupan pewarna, serta operator sudah mampu maintenance bak pengolahan limbah dengan baik. Bak pengolah limbah dengan elektrokoagulasi dan filtrasi ini mampu menurunkan kadar BOD, COD dan TSS pada limbah mendekati baku mutu, sehingga aman bagi lingkungan.
PENERAPAN BIODIESEL (B100) DARI LIMBAH MINYAK GORENG UNTUK PETANI GARAM DI KECAMATAN PAKAL KOTA SURABAYA M. Hasan Abdullah; Ong Andre Wahyu Riyanto; Siswadi Siswadi; Yogi Tri Agustiyan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1693

Abstract

Mitra pada program pengabdian masyarakat ini adalah kelompok petani garam yang ada di wilayah kecamatan Pakal Kota Surabaya. Di wilayah ini terdapat 40 petani garam dengan luas lahan sekitar 250 Ha. Masa produksi garam biasanya pada musim kemarau antara bulan Juli-Oktober. Untuk memproduksi garam, dibutuhkan pompa diesel bertenaga 16 PK sampai dengan 32 PK untuk mengalirkan air laut dari sungai ke tambak penampungan air laut. Saat ini petani garam mengalami kesulitan dalam memperoleh bahan bakar solar untuk mesin diesel. Hal ini disebabkan karena adanya kebijakan tentang larangan pembelian solar dalam bentuk eceran. Dengan demikian produksi garam menjadi terganggu. Program pengabdian ini sebagai salah satu upaya untuk menyuplai bahan bakar bagi petani garam. Pertama, mengimplementasikan hasil penelitian terdahulu terkait pembuatan Biodiesel dan perancangan reaktor. Kedua, membantu petani garam dalam memperoleh bahan bakar solar dengan menggunakan Biodiesel yang dapat dihasilkan dari bahan limbah minyak goreng. Ketiga, mendukung circular economy dengan mengoleksi dan mengolah limbah minyak goreng menjadi sumber energi terbarukan. Program pengabdian didahului dengan adanya FGD (Forum Group Duscussion) bersama FORKOPIMCAM (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan) dengan Universitas Wijaya Putra. Salah satu permasalahan dalam diskusi tersebut adalah ketersediaan solar untuk petani garam. Selanjutnya Tim dari Fakultas Teknik melakukan peninjauan lokasi dan diskusi dengan kelompok petani garam di wilayah kecamatan Pakal. Luaran dari program pengabdian ini yaitu: 1) adanya rantai pasok yang berkesinambungan untuk memproduksi bahan bakar Biodiesel B100, 2) mitra petani dapat menggunakan Biodiesel B100 produksi Universitas Wijaya Putra dengan baik dan aman, 3) program pengabdian ini juga mempunyai luaran berupa laporan dan video kegiatan yang dipublikasikan melalui media sosial dan media massa online.
Perancangan Gateway Sign Ikon Sekolah Wijaya Putra Dengan Metode Quality Function Deployment Priyatna, Ridho Maudi; Riyanto, Ong Andre Wahyu
Journal of System Engineering and Technological Innovation Vol 1 No 01 (2022): April 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Wijaya Putra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.842 KB) | DOI: 10.38156/jisti.v1i01.13

Abstract

There are many universities in Surabaya that require each university to compete, one of which is attracting prospective students and new students every year. Therefore, information and promotion media are needed to provide prospective students and new students to join. One of the promotional media used in higher education is in the form of visual communication media. Visual communication media is believed to be easy to see for the wider community. So that in this study, the author carries the theme of designing the Gateway Sign as an icon or medium of information that is easy for the public to become a gateway for directions or information media. To design the Gateway Sign product, the method used is Quality Function Deployment, which is a design method that directly involves consumers related to quality aspects. Based on the calculation of the degree of importance from the results of the average calculation of the questionnaire, the average is the largest. Gateway Sign is a public visual media that requires using an easy style of language and produces a contrast of light that does not interfere with the eyes. The last stage of the Gateway Sign product development process is an economic analysis to estimate the outlook for the product. Economic analysis uses ROI (Return of Investment) and BEP (Break-Even Point).
Inovasi Pemadam Kebakaran Dan Sistem Alarm Berbasis Arduino Menggunakan Smartphone Dengan Metode TRIZ Kurniawan, Dani Dwi; Riyanto, Ong Andre Wahyu; Ismantoko, Mohammad Fahrul Ansori; Hariyanto, Krisnadhi; Dewi, Fitriya Gemala; Subaderi, Subaderi
Journal of System Engineering and Technological Innovation Vol 2 No 01 (2023): April 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Wijaya Putra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38156/jisti.v2i01.40

Abstract

Many fire incidents that happened in settlement area kabupaten gresik , the researcher would willing to develop a small scale detection and firemen that monitored by smartphone. This system uses microcontroller arduino with teoriya resheniya izobreatatelskikh zadatch ( triz ) analysis. Methodology used in this research choose aim , gather field literature study and fiels observation. Spread questionnaire to 80 respondents. Analyze validity and reliability of questionnaire result. Continued by the manufacture and selection prototype design them process of making the prototype of design elected. The final stage of research is done testing physical and functions of the produced prototype. This prototype uses fire sensor DFR 0076 and furnished with gas sensor MQ2 and temperature sensor NTC Thermal Sensor. It comes with some features, Bluetooth, hydrant pump and smartphone Aplication. This Prototype tested and functioning well.
Rancang Bangun Vertical Axis Wind Turbine (VAWT) Dengan Pendekatan Metode Ergonomic Function Deployment (EFD) Setyawan, Agung; Riyanto, Ong Andre Wahyu; Riyadi, Slamet; Suwondo, Ampar Jaya; Purnamayudhia, Onny
Journal of System Engineering and Technological Innovation Vol 2 No 02 (2023): Oktober 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Wijaya Putra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38156/jisti.v2i02.54

Abstract

VAWT adalah turbin angin sumbu vertikal yang gerakan poros dan rotornya sejajar dengan arah angin. Sehingga VAWT dapat bergerak tanpa bergantung pada arah angin. Selain itu VAWT juga dapat bergerak pada kecepatan angin rendah dan menghasilkan listrik karena VAWT memiliki torsi yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah VAWT dirancang dengan menggunakan Metode Ergonomic Function Deployment dengan menggunakan tabel House of Ergonomic. Hasil penelitian didapatkan sebuah rancangan VAWT yang ergonomis dengan menggunakan 6 sudu dengan skala pipa paralon 8 dim setelah melalui screening dan selecting concept pada table morphological chart.
Penerapan Lean Manufacturing dengan Metode Value Stream Mapping (VSM) untuk Meningkatkan Produktifitas (Studi Kasus: PT. XYZ) Noviyana, Noviyana; Abdullah, M. Hasan; Suwondo, Ampar Jaya; Riyanto, Ong Andre Wahyu
Journal of System Engineering and Technological Innovation Vol 3 No 01 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Wijaya Putra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38156/jisti.v3i01.74

Abstract

PT. XYZ mengalami masalah dalam hal efisiensi dan efektivitas produksi, yang dapat berdampak pada kualitas produk dan kepuasan pelanggan. PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi speaker. Assembly Line 1 merupakan unit yang memproduksi salah satu komponen yang terdiri dari beberapa work station dimana terjadi waste. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengindentifikasi waste dan meningkatkan produktivitas dengan pendekatan Lean Manufacturing dan metode Value Stream Mapping (VSM) sebagai tool. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian akan ditunjukkan melalui analisis sebelum dan setelah penerapan Lean Manufacturing. Sehingga akan terlihat hasil peningkatan produktifitas yang diharapkan. Adapun Manufacturing Lead Time aktual sebesar 14.415 detik, setara dengan 4 jam dan Process Cycle Efficiency aktual sebesar 30,35 %. Setelah dilakukan perbaikan nilai Manufacturing Lead Time mengalami penurunan menjadi 9.875 detik setara dengan 2,75 jam dan Process Cycle Efficiency mengalami peningkatan menjadi 44,30 %.
Inovasi Mesin Pengolahan Sosis (Stuffer) Kapasitas 50 Kg/Jam Untuk Peningkatan Produksi UKM Di Mojokerto Prasdianto, Muhammad Nur; Riyanto, Ong Andre Wahyu; Hariyanto, Krisnadi
Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Teknologi (DIMASTEK) Vol 1 No 01 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Teknik-Universitas Wijaya Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.535 KB) | DOI: 10.38156/dimastek.v1i01.17

Abstract

Industri kecil semakin pesat partumbuhannya, untuk merancang alat pencetak sosis yang dapat menghasilkan sosis dalam jumlah besar dan memerlukan waktu yang singkat. Selain itu juga mudah dalam pengoperasiannya. Mesin yang dirancang menggunakan sistem pisau pemotong untuk mengaduk dan sistem ulir (screw) untuk mencetak yang digerakkan menggunakan motor listrik yang dihubungan dengan sabuk dan pully, dimana prinsip kerjanya pembuat tinggal memasukkan bahan dasar sosis ke dalam bak pengaduk yang kemudian dimasukkan ke dalam bagian pencetak dan menunggu hasil sosis sesuai ukuran yang diinginkan. Alat pencetak sosis untuk kapasitas 50 kg/jam dengan ukuran diameter sosis 0,01 m dan panjang sosis 0,1 m. Sebagai gambaran data pada tahun 2013 menunjukkan bahwa kebutuhan pangan sebesar 45% yang berasal dari daging, ayam, ikan dan sayur. Pertumbuhan akan kebutuhan makanan sebesar 7% pertahun.
Clover Leaf Drying Efficiency Using a Drying Machine with a Solar Cell Muhandhis, Isnaini; Ni'matul Ichsan, Muchammad Ragil; Fernando, Ferdianus; Reyhan Rizqi, Muhammad; Riyanto, Ong Andre Wahyu; Ritonga, Alven Safik
Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Teknologi (DIMASTEK) Vol 2 No 02 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik-Universitas Wijaya Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38156/dimastek.v2i02.59

Abstract

Kendung Village is known as "Kampung Semanggi" because the majority work as clover traders. The drying process of clover leaves is dried in the sun for 5 – 6 hours depending on weather conditions. During the rainy season, the drying process becomes slightly hampered due to rain or clouds. The aim of this program is to increase the efficiency of drying clover leaves by creating a drying machine powered by solar panels. This research uses the implementation method of purchasing tools and materials, making a clover leaf dryer, outreach with the local community, installing solar panels and installing batteries, testing drying time using a clover leaf drying machine. The use of a clover leaf drying machine based on solar panel electrical energy helps make the cloverleaf drying process easier, especially during the rainy season
Improving The Quality Of Steel Plate Finishing Process Using Six Sigma, FMEA, And QFD Methods Novantoro, Irwan; Abdullah, M. Hasan; Riyanto, Ong Andre Wahyu; Purnamayudhia, Onny; Hindratmo, Astria; Suwondo, Ampar Jaya
Journal of System Engineering and Technological Innovation Vol 3 No 02 (2024): Oktober 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Wijaya Putra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38156/jisti.v3i02.110

Abstract

XYZ is a manufacturing company engaged in the hot rolled steel plate rolling mill industry. The results of the finishing production report show that the finishing line process has the highest proportion of defects compared to gas cutting plates ( flare cutting ). This study identifies the causes and solutions for repairing defects in the finishing line using the Six Sigma and FMEA-QFD methods. Based on the initial calculation results, it was obtained that the sigma level and DPMO value were 3.28 and 37,821. From the results of the Pareto diagram, there are five types of defects, namely chamber, BC (bad cutting), BE (bad edge), handling, and OOS (out of square) . The dominant type of defect is the chamber with a percentage of 31.9%. Factors causing defects include operator fatigue, lack of discipline, poor lighting, less than optimal maintenance, knife quality, worn sideguards , and materials. The results of the FMEA analysis show three priorities for proposed improvements, namely, improving operator supervision and SOPs, developing sideguard designs , and knife replacement standards. The development of the sideguard design uses the QFD method, which produces specifications in the form of integrated roll with a distance of 600mm, sideguard dimensions of 6096x200 millimeters with a thickness of 16mm, and made of ASTM A36 steel. The improvements made showed a more stable process with a decreasing number of chamber defects and increasing the Sigma Level value to 3.4 .