Claim Missing Document
Check
Articles

Analisa Perawatan Berbasis Keandalan Sistem Bahan Bakar pada Main Engine di Kapal KM. Kelimutu Prasetyo, Catur Fatwa; Yudo, Hartono; Zakki, Ahmad Fauzan; Muhammad, Andi Haris
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 25 No 2 (2021)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jpe.112021.08

Abstract

Kapal merupakan salah satu alat tranportasi sangat penting. Ketersediaan kapal diperlukan untuk menunjang kebutuhannya. Salah satu metode metode pencegahannya dengan analisa keandalan. Keandalan merupakan suatu probabilitas dari sebuah item untuk melakukan sebuah kerja yang ditentukan, pada keadaan pengoperasian serta lingkungan tertentu untuk periode waktu yang sudah ditentukan. Salah satu sistem yang kritis dan diperlukan peninjauan adalah sistem bahan bakar. Jika terjadi kegagalan pada sistem bahan bakar, akan berdampak secara langsung ke mesin utama, oleh karena itu penelitian ini ditujukan untuk menganalisia sistem bahan bakar menggunakan metode keandalan. Penelitian kali ini menggunakan kapal KM. Kelimutu milik PT. PELNI Indonesia sebagai objeknya. Penelitian ini juga menggunakan metode keandalan untuk menganalisa sistem bahan bakar menggunakan analisa kualitatifbserta kuantitatif. Analisa kualitatifbdengan menggunakan Failure Mode andbEffect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA). Sedangkan untuk analisa kuantitatif,bdilakukan dengan menjalankan simulasi monte carlo dan juga mencaribreabillity block diagram (RBD) . Penelitian ini menunjukan, komponen yang pada sistem bahan bakar KM. Kelimutu yang paling kritis adalah filter dengan nilai Risk Priority Number initial (RPNi) sebesar 320.Sedangkan, untuk sistem yang memiliki 2 komponen akan cenderung mengalami kegagalan dalam hasil simulasinya. Hasil dari simulasi menunjukan angka Availability sebesar 0.993 dan MTTF (Mean Time to Failure) adalah 317.99 jam.
Optimalisasi Safety Cargo Operation pada Proses Loading Cargo Oil Product PT. Pertamina di Kapal MT. Dewi Sri Dhawala, Pakavy Aqshall; Yudo, Hartono; Manik, Parlindungan
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 4 (2024): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Oil products fall under the category of hazardous cargo that require special handling due to the potential risks of accidents such as overflow, which can cause pollution, leakage leading to fires, worker accidents due to lack of knowledge, and claims of delays during cargo loading that can harm both companies involved. Therefore, to prevent accidents that could cause significant losses to the company, it is necessary to optimize safety procedures for cargo operations. The objective of this study is to understand the process and obstacles during the oil cargo loading on MT Dewi Sri and to analyze the hazards and risks to both workers and the cargo, ensuring the process runs more optimally. Using the HIRARC Method and Likelihood and Severity Index Method in the oil product cargo loading process, it allows for hazard level analysis and helps reduce the risk of accidents and losses. Data collection techniques include in-depth interviews, surveys, documentation, and literature reviews. The results of this study show that in the oil cargo loading process on MT Dewi Sri, 6 out of 15 activities have potential hazards and risks. After analysis, it was found that 50% were classified as High Risk, and 50% were classified as Extreme Risk before risk control measures were implemented. After risk controls were applied, the percentage of risk decreased, with 83.3% classified as Moderate Risk, and 16.6% classified as Low Risk. The handling procedures for the cargo refer to the Manual Book in accordance with the ISM Code, minimizing the risks involved 
Pengaruh Temperatur dan Tegangan Listrik pada proses Elektroplating Lapisan Seng Terhadap Laju Korosi pada Baja Karbon Rendah A36 Candra, Ronaldo; Budiarto, Untung; Yudo, Hartono
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapal baja sangat rentan terhadap serangan korosi, Jumlah korosi yang diinduksi pada baja struktural ditentukan oleh kehadiran oksigen, garam dan air di lingkungan paparan. Korosi dapat membuat kualitas dari baja menurun. Cara pencegahan korosi pada baja yang sering digunakan adalah dengan cara baja dilapisi dengan lapisan penghalang atau disebut electroplating. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui laju korosi dengan variasi tegangan dan suhu pada proses elektroplating pada baja karbon rendah A36.Pada penelitian ini menggunakan tegangan dan suhu yang berbeda yaitu dengan tegangan 7V 9V 11V dan suhu 47°C, 57°Cdan 67°C. Pengujian laju korosi ini menggunakan metode elektrokimia. Hasil dari pengujian elektrokimia mendapatkan hasil terkecil dan terbaik pada pelapisan dengan tegangan 11V suhu 57°C yaitu 0.022555 mmpy dengan ketebalan 6.00 µm. Sehingga dapat disimpulkan semakin tebal lapisan belum tentu menhasilkan laju korosi yang rendah. Pada uji ketebalan mendapatkan hasil lapisan terbaik pada pelapisan dengan Tegangan 11V dan Suhu 67°C. Sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin besarnya tegangan dan suhu dapat menghasilkan lapisan yang lebih tebal.
Analisis Kekuatan Spherical Vessel Tank 42 - T- 404 G PT. Pertamina dengan Variasi Ketebalan dari Grade Material Nyawa, Dewa Anjar; Trimulyono, Andi; Yudo, Hartono
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 4 (2023): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pressure Vessel adalah tangki yang digunakan untuk menyimpan cairan dan gas di bawah tekanan tinggi. Tekanan tinggi menyebabkan timbulnya tegangan pada tangki, dan jika tegangan tersebut melebihi batas yang diizinkan, tangki akan mengalami kegagalan. Maka, penggunaan material yang tepat dalam pembuatan tangki spherical sangat penting untuk memastikan keamanan operasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari nilai tegangan maksimal pada setiap perbedaan ketebalan tangki, membandingkan hasil tegangan maksimal dengan allowable stress, dan mendapatkan desain dengan kemampuan terbaik. Penelitian dimulai dengan menghitung ketebalan tangki melalui beberapa Pendekatan yaitu, ketebalan berdasarkan kondisi desain, hydrostatic test, dan shear stress. Terdapat 4 variasi grade yang membuat objek penelitian menjadi 12. Setelah diperoleh ketebalan kemudian objek di simulasikan dengan pendefinisian material yang sesuai dengan keadaan asli dari objek termasuk density, minimum yield stress, modulus elasticity. Kemudian penentuan pembebanan juga dipastikan sama untuk setiap desain yakni 18,6 Kg/cm2 serta menentukan boundary conditions. Setelah semuanya sudah selesai, langkah selanjutnya adalah running dari hasil penelitian yang outputnya berupa tegangan maksimal yang akan dibandingkan dengan minimal yield strength dan allowable stress mengenai kemampuan dalam menahan pressure. Hasil akan dianalisa dan mencari desain dengan kemampuan paling baik dalam menahan pressure. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa semua grade aman untuk digunakan, namun grade paling aman adalah grade 70. Setiap penurunan grade dari 70, 65, 60, dan 55, ketebalannya semakin besar. Selain itu, semakin besar ketebalan dari tangki, maka tegangan maksimalnya semakin kecil. Tegangan maksimal paling besar adalah 106,7 MPa dan allowable terbesarnya juga adalah 138 MPa.
Studi Perancangan Trash Skimmer Boat (Kapal Pembersih Sampah) Tipe Catamaran Simetris Streamline Untuk Wilayah Perairan Pantai Marina Semarang Mu'afifah, Fajriyatul; Amiruddin, Wilma; Yudo, Hartono
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 4 (2023): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pantai Marina Semarang merupakan tempat wisata yang bisa dikunjungi jika berkunjung di Semarang, namun Pantai Marina mempunyai permasalahan mengenai sampah dipermukaan pantai. Tujuan penelitian ini yaitu membuat rancangan Trash Skimmer Boat untuk mengatasi permasalahan sampah di Pantai Marina. Sampah di pantai marina berkisar 2.7 Ton dengan massa sampah 320kg/m3, dengan volume 8,4375 m3. Valume tempat penampung sampah menjadi dasar penetapan ukuran bak penampung sampah dengan lebar 3.5m, tinngi 1.2 m, dan panjang 2 m. Trash Skimmer Boat ini didesain dengan lambung catamaran yang simetris streamlines dan menggunakan conveyor belt sebagai pengangkut sampah. Proses awal perancangan kapal yaitu menentukan ukuran utama menggunakan acuan lebar bak penampung sampah sama dengan lebar kapal dan untuk mencari ukuran utama lainnya menggunkan rumus perbandinggan multihulship, insel&molland 1992 didapatkan ukuran utama sebagai berikut LWL 7.191 m, LOA 7.5 m, LPP7.05, B 3.5 m, H 1.5 m, T 1.3 m, Cb 0.4, kecepetan 8 Knot, menentukan nilai hambatan kapal yaitu 4,8 N, untuk mesin penggerak kapal berdasarkan BHP didapatkan hasil 44,6074 HP, dibuat pemodelan lambung, rencana garis dan rencana umum menggunakan software khusus. Setelah mendapatkan desain kapal, rencana garis, dan rencana umum kemudian dilakukan analisa stabilitas yang sudah sesuai dengan IMO dan IS Code, analisa hidrostatis dan hasil membuat estimasi biaya pembangunan kapal sebesar Rp. 315.335.662.
Analisis Frekuensi Tubrukan Kapal Menggunakan Causation Probability Berdasarkan Metode Bayensian Network : Studi Kasus Alur Pelayaran Barat Surabaya Maharani, Heslina Fifani; Yudo, Hartono; Hadi, Eko Sasmito
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tubrukan kapal mejadi salah satu kecelakaan yang memiliki nilai presentasi terbesar. Menurut laporan investigasi KNKT dan laporan hasil sidang putusan mahkamah pelayaran, kecelakaan tubrukan kapal menjadi salah satu ancaman yang serius baik untuk dua kapal atau lebih yang terlibat. Hal itu akan menimbulkan kerugian ada nya korban jiwa dan kerugian material. Penelitian ini melakukan pemodelan bertujuan mengetahui faktor penyebab yang berkontribusi besar pada probabilitas tubrukan kapal, mengetahui nilai causation probability di tiga tipe tubrukan kapal diperairan Indonesia, dimana causation probability didefinisikan sebagai probabilitas terjadinya kegagalan untuk menghindar ketika kapal berada dijalur tubrukan. Dalam penelitian ini metode yang digunakan ialah metode bayensian network untuk pemodelan nya. Hasil yang didapat yaitu probabilitas kapal mengalami tubrukan adalah  64%. Nilai causation probability tipe tubrukan kapal Head-on yaitu 5,69 x10⁻⁵, Tubrukan kapal Crossing yaitu 4,23 x10⁻⁵, dan Tubrukan Kapal Overtaking yaitu 0,96  x10⁻⁵. Nilai causation probability tersebut diaplikasikan ke dalam frekuensi tubrukan kapal di alur pelayaran barat surabaya menghasilkan frekuensi tubrukan kapal berturut turut. Head-on sebesar 0,17, crossing  sebesar 0,00009  dan overtaking sebesar 0,008. Berdasarkan pemodelan bayensian network yang telah dibuat, didapatkan node factor yang memiliki pengaruh besar yaitu “Technical Failure”, “ Crew Competence”, dan “Preventive Timing”.
Analisis Pengaruh Salinitas Dan Temperatur Air Laut Pada Hasil Pengelasan Underwater Welding Terhadap Kekuatan Tarik, Impak, Dan Mikrografi Baja A36 Mizyal Laudany, Mohammad Rabith; Fauzan Zakki, Ahmad; Yudo, Hartono
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 3 (2023): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelasan bawah air ialah cara paling efektif dan efisien dalam kondisi yang mendesak untuk konstruksi, pemasangan dan perbaikan peralatan bawah air seperti pipa submersible, atau saat memperbaiki pelat kapal di bawah air daripada berlabuh di dok pelabuhan.. Penelitian ini merupakan eksperimen pengujian mekanis pada simulasi pengelasan dibawah air pelat baja ASTM-A36 dengan beberapa perubahan  lingkungan salinitas air laut dan temperatur yang cukup ekstrim. Studi ini membandingkan hasil kekuatan tarik, impak, dan struktur mikro untuk setiap lingkungan pengelasan. Pada studi ini pengelasan yang dilakukan menggunakan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) basah dalam pengelasan posisi 1G. Elektroda Broco AWS E70XX dengan diameter elektroda 3,2 mm sebagai Elektrodanya, penggunaan salinitas 37 o/oo dan 28 o/oo, dan suhu 20oC dan 5oC.Dari hasil pengujian didapatkan bahwa Pengelasan bawah air dengan Lingkungan Salinitas 37o/oo dan temperatur 5oC mendapat nilai rata-rata tegangan Tarik tertinggi yaitu sebesar 533,21 MPa. Karena adanya proses pendinginan yang cepat dari efek temperatur dan salinitas air membuat material menjadi getas. Nilai Impak tertinggi didapatkan pada pengelasan dengan Lingkungan Salinitas 28o/oo dan temperatur 20oC yaitu 1,24 J/mm2, Dari hasil pengamatan struktur mikro terlihat bahwa pada lingkungan Salinitas 37o/oo dan temperatur 5oC memiliki fase perlit lebih banyak sehingga membuat material menjadi getas
Analisa Penerapan Metode Time Cost Trade Off Dalam Optimasi Proyek Reparasi MT Poka Jo Wijaya, Stefanus Victorino Candra; Yudo, Hartono; Mulyatno, Imam Pujo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode Time Cost Trade Off merupakan metode yang digunakan untuk melakukan percepatan penyelesaian suatu proyek dengan penambahan biaya yang optimum. Metode ini menghasilkan analisa dari percepatan jadwal proyek yang dapat dilakukan dengan penambahan sumber daya, perlengkapan, jam lembur, dll. Proses percepatan dilakukan dengan mempertimbangkan keseimbangan antara waktu, biaya dan kualitas pekerjaan. Namun, tidak menutup kemungkinan sebuah proyek tetap dapat mengalami keterlambatan seperti proyek reparasi kapal MT Poka Jo yang disebabkan oleh keterlambatan material. Pelaksanaan penelitian dimaksudkan untuk mempersingkat waktu penyelesaian proyek dengan memperhatikan perubahan biaya proyek. Time Cost Trade Off method dengan alternatif penambahan jam lembur serta tenaga kerja pada lintasan kritis dapat digunakan untuk menanggulangi keterlambatan. Hasil analisa pada penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan Time Cost Trade Off method dengan alternatif penambahan jam lembur selama 1 jam serta tenaga kerja sebanyak 11% merupakan opsi yang paling optimal karena dapat memperecepat durasi proyek sebanyak 15 hari yang semulanya 65 hari, dan pengurangan biaya sebanyak Rp 1.441.500 dari biaya awal proyek.
Analisa Penambahan Bulbous Bow pada Kapal Ro-ro Guna Memperkecil Nilai Hambatan Kapal Hanzallahh, Muhammad Thareq Fajri; Trimulyono, Andi; Yudo, Hartono
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil studi yang dilakukan oleh (IMO), Emisi rumah kaca yang disebabkan oleh aktivitas perkapalan telah meningkat dari 977 juta ton pada tahun 2012 menjadi 1.076 juta ton pada tahun 2018 salah satu upaya adalah dengan mengurangi hambatan kapal. Hambatan gelombang menunjukan potensi desain yang cukup besar. Perubahan moderat pada rancangan garis dapat mengakibatkan perubahan yang cukup besar dari hambatan gelombang. Salah satu komponen kapal yang dapat didesain untuk mempengaruhi hambatan kapal adalah dengan penambahan bulbous bow. Bulbous bow merupakan suatu bentuk haluan yang dapat mempengaruhi aliran fluida disekitar lambung kapal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besar performa hambatan kapal kebutuhan daya mesin yang ketika kapal ditambahkan bulbous bow. Variasi yang digunakan untuk menghitung hambatan kapal adalah variasi kecepatan, 3,75 knot, 7,5 knot, 11,25 knot, dan 15 knot. Berdasarkan hasil simulasi dengan CFD, Pada kecepatan lebih tinggi pengaruh bulbous lebih terlihat. Kapal dengan bulbous bow tipe V menghasilkan nilai hambatan total paling optimal, sebesar 97,9574 kN dibandingkan dengan kapal tanpa bulbous bow sebesar 114,4592 kN. Nilai hambatan yang rendah maka daya mesin yang dibutuhkan pada kapal dengan bulbous bow tipe V adalah sebesar 1692,51 HP dan membutuhkan penggunaan bahan bakar sebesar 21,99 ton pada jarak pelayaran 1000 Nm.
Perancangan Kapal General Cargo 8200 DWT Untuk Rute Pelayaran Jakarta - Samarinda Rinanggara, Yozar; Santosa, Ari Wibawa Budi; Yudo, Hartono
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki sumber daya melimpah baik itu sumper daya alam maupun manusia. Berbagai komoditas dan produk telah dikembangkan yang membuat alur perdagangan semakin ramai, khusunya jalur laut yang merupakan keunggulan Indonesia. Indonesia memiliki beberapa komoditas antara lain produk hasil pertanian, produk perikanan dan hasil laut, bahan bangunan, alat perkantoran dan lain-lain. Untuk memasarkan produk ini diperlukan alat transportasi. Kapal general Cargo digunakan untuk mernindahkan barang kemasan dalam jumlah besar dalam jumlah besar dengan efektif dan ekonomis. Desain kapal general cargo yang dirancang mempertimbangkan data kapal pembanding yang dijadikan contoh model dan rute pelayaran yang dilalui. Dari penelitian yang dilakukan di dapatkan ukuran utama kapal yang sesuai daerah pelayaran adalah LOA 113,44 m, LWL 110,67 m, B 18,45 m, T 8,4 m, cb 0,70 serta DWT 8200 Ton. Melakukan perancangan Rencana umum yang disesuaikan dengan kebutuhan ruangan dan fungsinya.Dilakukan analisa hambatan kapal dengan pendekatan Holtrop.vDilakukan analisa stabilitas secara komputasi yang mengacu pada kriteria IMO
Co-Authors A.F. Zakki Abdi Wira Etua Sihombing Abdurrachman Fiqri Achmad F.R. Prabowo Achmad Nurochman Ade Purnawan Adietya, Berlian Arswendo Afriandi Ginting, Afriandi Agung Putra Agung Surana Dwi Yoga Ahmad Fauzan Ahmad Fauzan Zakki Akbar, Ilham Fathony Alexander Martua Napitupulu Alfikri Hidayat, Alfikri Alifviar, Muhamad Riza Amhar Wahyudi Harahap, Amhar Wahyudi Aminuddin, Rahmat Ridlo Amirudin, Wilma Andi Haris Muhammad Andi Trimulyono Andreas Geraldine A Andromeda, Trias Angga Pradipta Anggita Firda Renatasari Anggoro Prabu Dewanto Arfan Abdul Ghofur Ari Wibawa Budi Santosa Ary Ramadhan Asmara, I Putu Sindhu Astarry Nugroho Azzaky Alghifari, Azzaky Berlian Arswendo Adietya Bintang Nurcahyo Candra, Ronaldo David Chandra Dennis Oscha Cholik Dewa Anjar Nyawa Dhawala, Pakavy Aqshall Dwi Putra Naya, Radityo Habil Egar Haneshananta Sihombing Egar Haneshananta Sihombing Eko Sasmito Hadi Fabya, Daryl Fahrudin, Hasim Try Faiq Fachri Assaify Fakhrian, Muhamad Zaki Farobi Tetuko Pujikuncoro, Farobi Tetuko Fauzan Zakki, Ahmad Febby Ari Saputro Frastiana Ramadhan Basri Good Rindo Guna Satriananta, Mahendra Hadi, Eko Sasmito Hanung Bayu Setiawan Hanzallahh, Muhammad Thareq Fajri Harry Pratama, Muhammad Herman Josef Emerald Hidayat, Nur Fajar Huda, Muhammad Hafid I Made Andrean Nanda Setiawan Ighel Bryantama Putra Ihsan Aldi Prasetyo Ilham Abror Ilham Chaerul Rizqi Siregar Imam Cahyadi Imam Handhika, Imam Imam Pujo Mulyanto Imam Pujo Mulyatno Irianto, Prasetya Tomi Irvan Putera Samudera Jatmiko, Arif Budi Jaya Permana Karen Octa Angelica Khaeru Roziqin Kiryanto Kiryanto Luukfandi Lukfandi M Yaqut Zaki Aji M. Haris Fikri Sulthoni M. Harris Nubly M. Nafis Setiawan Maharani, Heslina Fifani Mahardika Adi Dewantara Mahendra Guna Satriananta Mahendra Guna Satriananta Maulana Dicky Almanda Mawahib, M Zaenal Mizyal Laudany, Mohammad Rabith Mochamad Arif Rachman Mohammad Budi Hermawan Moriko Syahruddin Mu'afifah, Fajriyatul Muhamad Hizrian Hutama Muhammad Akbar Ferbian Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Jordi Muhammad Rifqy Muhammad Wahyu Prihantoro Muhammad, Bakhtiar Nadhila Shabrina Riyanto Nono, Ferdinand Gerald Bogar Nuriman, Fadli Nyawa, Dewa Anjar Ocid Mursid Pangestu, Naufal Pani Prima Tambunan Parlindungan Manik Prasetya, Angga Adi Prasetyo, Catur Fatwa Prasetyo, Emut Andi Pratama, Rezky Naufal Pujiyanto pujiyanto Putra Nur Hidayat, Wahyu Rabbi Radhiya, Rabbi Rachmat Hidayat Raden Mas Firmansyah Bagas Pradipta Relinton B Manalu Reyanld Daniel Nicholas Manurung Rezky Naufal Pratama Richad Yunanto Riki Agustian, Riki Rinanggara, Yozar Rindo, Good Riyanto, Nadhila Shabrina Rizki Aziz Radyantama Rizki Rizcola Rohmat Bagus Sucipto Samuel Samuel Sangga Dwiki Tavarel Sarjito Joko Sisworo Sarjito Joko Sisworo Sarjito Jokosisworo Sarjito Jokosiworo Sarjito Jokosiworo Septaji Indrasahputra Seto Yuwantoro Siahaan, Fredits A Sinaga, Ebin Ezer Slamet Haryo Samudro Sukanto Jatmiko Surya Ari Wardana Tanellia Soraya N Tri Admono Ucok Maruli Silalahi Untung Budiarto Veriyanto Veriyanto Vicky Bhaskara Sardi Wahid, Rakhmat Aizzat Wijaya, Stefanus Victorino Candra Wilma Amiruddin Yolanda Adhi Pratama, Yolanda Adhi Yudha Adhitiya Wardhana Yudya Saddita Rokhim Yuli Prastyo