Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

The Effect of the Use of Maternity Pillows on the Sleep Quality of Pregnant Women in the 3rd Trimester Dwi Rahmawati; Yesi Mustikasari
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS6.5148

Abstract

Sleep problems are common in most pregnant women. Physical, psychological and hormonal changes make women more pregnant may suffer from sleep disorders. The impact of sleep disturbances during pregnancy has been linked to an increased risk of premature birth, small babies for gestational age, and high blood pressure. The purpose of this study is to determine the effect of the use of maternity pillows on the sleep quality of pregnant women TM III. The research method used a quasi-design non-equivalent control group experiment. This research was conducted in the city of Jambi. The sampling technique used was purposive sampling with a total sample of 30 samples, 15 experimental groups and 15 control groups. Data analysis using T-Test. The results of the statistical test showed that the p-value was 0.020 <0.05, so it can be concluded that there was a significant difference in sleep quality between pregnant women who were given maternity pillows and pregnant women who were not given maternity pillows.
Utilization of Medicinal Plants as Galactagogues to Increase Breast Milk Production as An Effort to Achieve Exclusive Breast Milk in Realizing the Golden Generation of 2045 Niki Astria; Dwi Rahmawati; Liani Setyarsih
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS6.5171

Abstract

Providing breast milk to babies has a direct impact on the nutritional status and health of children. The various benefits provided by breastfeeding for mothers and children affect the child's immunity, nutrition, body and psychological status. Breastfeeding mothers must pay attention to several things to improve the quality and quantity of their breast milk, one of which is by consuming vegetables as galactogogues which are relatively safe to use. Synthetic galactogogue drugs are known to have side effects if consumed long term. The aim of this research is to determine the benefits of medicinal plants as galactagogues to increase breast milk production as an effort to achieve exclusive breast milk in realizing the Golden Generation 2045. The research method was carried out experimentally using medicinal plants, namely Moringa oleifera leaves, Musa paradisiaca, and Sauropus androgynous L. consisting of 3 groups that were given treatment, while the control group was not given treatment. Data was taken using direct measurements of the amount of breast milk production of respondents in both groups receiving intervention I (Moringa Leaves), Intervention II (Banana Heart), Intervention III (Katuk Leaves) and in the Control group. Then the results The research was analyzed using the Kruskal-Wallis statistical test. The results of the study show that there is a difference in breast milk production in the intervention group and the control group with a p-value of 0.046 (<0.05). Thus, in the future, this research will be able to contribute to optimizing breast milk production as a first step in preventing various health problems, especially stunting and wasting, so that a golden generation can be realized.
Psikologis dan Antenatal Care Ibu Hamil di Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi Begyhana Aulia Putri Candra; Diane Marlin; Niki Astria; Dwi Rahmawati
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 5 No. 1 (2026): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan di lembaga pemasyarakatan menghadirkan tantangan khusus bagi kesehatan fisik dan mental ibu. Menurut WHO (2022), satu dari lima wanita hamil mengalami masalah kesehatan mental. Di Indonesia, prevalensi kecemasan pada ibu hamil mencapai 28,7%. Faktor keterbatasan fasilitas, isolasi sosial, dan tekanan psikologis membuat ibu hamil di lapas menjadi kelompok rentan. Tujuan: Mengetahui gambaran psikologis ibu hamil dan pelaksanaan antenatal care (ANC) di Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi. Metode: Penelitian kualitatif eksploratif dengan informan 3 ibu hamil, 2 tenaga kesehatan, 1 penjaga lapas, 3 penghuni, dan 1 Kasubsi Keperawatan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, dianalisis dengan reduksi data, penyajian, dan triangulasi. Hasil: Ibu hamil menunjukkan kecemasan, stres, dan depresi ringan hingga sedang. Faktor usia remaja, paritas pertama, pendidikan rendah, dan kurangnya dukungan keluarga memperburuk kondisi. ANC rutin dilaksanakan (tekanan darah, fundus uteri, TTD), namun belum ada konseling psikologis. Fasilitas terbatas (tanpa USG, laboratorium, dokter tetap). Dukungan emosional banyak diperoleh dari sesama penghuni lapas. psikologis sangat kurang. Diperlukan program konseling psikologis, peningkatan fasilitas, dan kolaborasi dengan fasilitas kesehatan luar.
Difference in neonatal hemoglobin levels between delayed and direct umbilical clamping Dwi Rahmawati; Devi Arista; Yesi Mustikasari; Niki Astria; Gustien Siahaan; Dewi Riastawati
Jurnal Keperawatan Padjadjaran Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Keperawatan Padjadjaran
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkp.v14i1.2666

Abstract

Introduction: Anemia is globally considered a public health problem due to its adverse impact on physical, cognitive, motor, and behavioral development during infancy and childhood. The prevalence of anemia in the first year of life reaches 50%. Procedures that can be performed during childbirth to increase the iron stores of newborns and contribute to the prevention of anemia by delaying cord cutting. Methods: This study was a quantitative study with a quasi-experimental Posttest Only Control Group Design with an uneven control group. The research was conducted in the Lubuk Kambing Health Center Working Area in February-March 2024 with a total sample of 40 full-term babies who were selected using the total sampling technique and divided into intervention groups (delayed cord clamping) and control (immediate clamping). Data analysis used the Mann-Whitney U test with a 95% confidence level (α = 0.05). Results: The average hemoglobin level performed by Delay Cord Clamping was 17.3 g/dl with a minimum value of 12.5 and a maximum value of 21.4 g/dL and that not performed by Delay Cord Clamping was 15.3 g/dl with a minimum value of 13.5 and a maximum of 19.2 g/dL. The results of the statistical test showed a p value of 0.007 <0.05 which means that there is a significant difference in hemoglobin between Delay Cord Clamping and no Delay Cord Clamping. Conclusion: Delayed cord clamping has a significant effect on increased neonatal hemoglobin levels. These findings confirm that delayed cord clamping practices can be integrated as part of obstetric and nursing care standards in normal childbirth to support the prevention of anemia from an early age. Nurses and midwives play a role in implementing these evidence-based procedures, conducting antenatal education for pregnant women, and ensuring optimal monitoring of neonatal conditions to improve the quality of maternal and neonatal services.
Hubungan Pengetahuan dan Motivasi Ibu dengan Pemberian Imunisasi Dasar Anak Usia 0-11 Bulan di RSIA Annisa Kota Jambi Tahun 2020 Putri Dewi Anggraini; Dwi Rahmawati
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 1 No. 1 (2022): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MenurutWorld Health Organization (WHO) tahun (2013) jumlah bayi di dunia yang diberi sama dengan jumlah bayi yang meninggal akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi, yakni masing-masing 3 juta orang atau setiap l0 detik, 1 bayi meninggal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan motivasi ibu dengan pemberian imunisasi dasar anak usia 0-11 bulan di RSIA Annisa Kota Jambi. Tujuan penelitian ini Diketahuinya Hubungan Pengetahuan dan Motivasi Ibu dengan Pemberian Imunisasi Dasar Anak Usia 0-11 Bulan di RSIA Annisa Kota Jambi. Metode Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Motivasi Ibu dengan Pemberian Imunisasi Dasar Anak Usia 0-11 Bulan di RSIA Annisa Kota Jambi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang membawa bayinya pada usia 0-11 bulan. Sampel dalam penelitian ini adalah 41 responden yang diambil dengan menggunakan tekhnik Accidental Sampling. Penelitian ini telah dilakukan di RSIA Annisa khususnya di ruangan poli Imunisasi. Pengumpulan data di lakukan dengan menggunakan lembar kuesioner dan di lakukan uji statistik di analisis dengan uji statistik menggunakan uji univariat dan bivariat. Hasil : Hasil penelitian didapatkan dari 41 responden, bahwa 39,0% belum diberikan imunisasi dasar lengkap pada anak, Sedangkan43,9% responden memiliki pengetahuan rendah, Sedangkan58,5% responden memiliki motivasi rendah. Hasil uji statistic diperoleh ada hubungan antara pengetahuan dengan pemberian imunisasi dasar pada anak usia 0-11 bulan nilaip-value=0,000(p < 0,05), serta ada hubungan antara motivasi dengan pemberian imunisasi dasar pada anak usia 0-11 bulan nilai p-value=0,001(p < 0,05).
Hubungan Budaya dan Dukungan Sosial Terhadap Post Partum Blues di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Kibul Kabupaten Merangin Provinsi Jambi Tahun 2022 Dwi Rahmawati
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 1 No. 2 (2022): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Post partum blues merupakan salah satu bentuk gangguan perasaan akibat penyesuaian terhadap kelahiran bayi, yang muncul pada hari pertama sampai hari ke empat belas setelah proses persalinan, dengan gejala memuncak pada hari ke lima. Post partum blues menunjukkan gejala depresi ringan yang dialami oleh ibu seperti mudah menangis, perasaan kehilangan dan dipenuhi dengan tanggung jawab, kelelahan, perubahan suasana hati yang tidak stabil, dan lemahnya konsentrasi. Lalu Ibu menjadi mudah tersinggung, dapat mengalami gangguan pola makan dan tidur. Metode penelitian ini adalah Deskriptif Analitik Korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Kibul pada tanggal 15 Februari s/d tanggal 28 Februari pada ibu nifas yang bersalin di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Kibul sesuai dengan kriteria inklusi dengan teknik pengambilan sampelnya adalah total sampling dengan jumlah sampel 31 orang. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang diolah dengan program SPSS dengan uji statistik chi-square. Hasil penelitian antara Budaya terhadap Post Partum Blues (1,000>0,05) dan Dukungan Sosial terhadap Post Partum Blues (0,030<0,05). Dari Hasil penelitian, Budaya tidak memiliki hubungan terhadap Post Partum Blues, sedangkan Dukungan Sosial memiliki hubungan terhadap Post Partum Blues. Diharapkan tenaga kesehatan memberikan edukasi berupa pendidikan kesehatan terhadap ibu hamil mengenai persiapan fisik maupun psikis mengenai perawatan bayi baru lahir untuk mengurangi terjadinya post partum blues. Ibu diharapkan lebih meningkatkan pengetahuan mengenai post partum blues dengan aktif mengikuti penyuluhan yang diberikan oleh tenaga kesehatan, lebih terbuka untuk menanyakan sesuatu yang tidak diketahui dan sebagai bahan penunjang untuk aktif dalam menggali informasi kesehatan dari media massase pertisosial media tentang kesehatan.
Lama Pemakaian dan Usia dengan Kejadian Efek Samping Kontrasepsi Progestin Depomedroksi Progesteron Acetat (DMPA) pada Wanita Usia Subur Niki Astria; Dwi Rahmawati
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 2 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontrasepsi yang paling banyak di gunakan oleh wanita usia subur adalah kontrasepsi suntik. Mengingat jumlah akseptor kontrasepsi suntikan semakin meningkat, maka perlu di waspadai dan diantisipasi kemungkinan efek samping yang dapat terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Lama Pemakaian Dan Usia Dengan Kejadian Efek Samping Kontrasepsi Progestin Depomedroksi Progesteron Acetat (DMPA) Pada Wanita Usia Subur Di Desa Sidolego Wilayah Kerja Puskesmas Tabir Lintas Kabupaten Merangin Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian Deskriptif Analitik dengan rancangan Cross-Sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2022 di Puskesmas Tabir Lintas. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh PUS yang berjumlah 570 orang. Sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik Simple random Sampling yaitu sampel diambil secara acak dengan jumlah sampel 85 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dengan menggunakan kuisioner, data diolah dan dianalisa menggunakan uji statistik analisis Univariat dan Bivariat menggunakan uji Chi- Square. Hasil penelitian umur 20-35 tahun yaitu 38 orang (43,5%). 50 orang (58,8%) kurang dari 1 tahun menggunakan Kontrasepsi DMPA. 50 orang (58,8%) kurang dari 1 tahun menggunakan Kontrasepsi DMPA. Ada hubungan yang bermakna antara usia dengan kejadian efek samping penggunaan kontrasespsi DMPA di Puskesmas Tabir Lintas Tahun 2022 nilai p = 0,036 < 0,05. Ada hubungan yang bermakna antara usia dengan kejadian efek samping penggunaan kontrasespsi DMPA di Puskesmas Tabir Lintas Tahun 2022 nilai p = 0,000 < 0,05.Diharapkan optimalisasi sosialisasi program keluarga berencana oleh tenagan kesehatan tidak hanya mengenalkan alat kontrasepsi saja tapi juga efek samping yang akan dialami oleh aseptor KB.
Penerapan Breastfeeding Father Terhadap Kesiapan Ibu Melaksanakan Asi Ekslusif Pada Ibu Menyusui Diana; Niki Astria; DWi RAHMAWATI; Putri Permata Sari
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Breastfeeding Father adalah dukungan penuh seorang suami sebagai ayah kepada istrinya agar dapat berhasil dalam proses menyusui, dukungan suami merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan ibu dalam pemberian ASI Eksklusif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan Breastfeeding Father dengan pemberian ASI Eksklusif. Desain penelitian ini adalah survey analitik, Dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja puskesmas Jambi Kecil, populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu menyusui di Wilayah Puskesmas Jambi Kecil,dilaksanakan pada bulan Desember s/d Januari 2023 dengan sampel 86 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, instrumen penelitian menggunakan lembar kuisioner dan menggunakan uji statistic Chi-Square. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa pelaksanaan Breastfeeding Father sebanyak 66 responden (76,7%), kesiapan Asi Esklusif 68 responden (79,1%). Hasil uji statistic diperoleh nilai P.Value 0,000 ≤ 0,05 sehingga ada hubungan Breastfeeding Father dengan pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Puskesmas Jambi Kecil. Disarankan bagi Puskesmas dapat memberikan penyuluhan pada masyarakat mengenai pentingnya peran suami / ayah dalam keberhasilan pemberian ASI Eksklusif
Pengaruh Kombinasi Pijat dan Pemberian Kompres Air Hangat Terhadap Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Trimester III di Desa Kungkai Wilayah Kerja Puskesmas Bangko Kabupaten Merangin Tahun 2023 Donna Harriya Novidha; Ana Purwati; Dwi Rahmawati
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri punggung merupakan nyeri dibagian lumbal, lumbosakral Nyeri punggung diakibatkan oleh regangan otot atau tekanan pada akar saraf dan biasanya dirasakan saat merasa tegang, atau rasa kaku dibagian punggung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi pijat dan kompres hangat terhadap nyeri punggung pada ibu hamil trimester III sebelum dan sesudah dilakukan pijat dan kompres hangat di Desa Kungkai Wilayah Kerja Puskesmas Bangko. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasy eksperimen Desain one group pre post test design. pengumpulan data dengan lembar observasi, analisa data menggunakan univariat dan bivariate dengan menggunakan mengunakan uji wilcoxon. sebelum dilakukan intervensi kemudian diobservasi lagi sesudah intervensi, Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil trimester III di desa Kungkai sebanyak 15 orang dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh, intensitas nyeri ibu hamil sebelum intervensi skala nyeri terendah adalah 2 dan skala nyeri tertinggi adalah 8, sesudah diberikan intervensi menjadi nilai terendah 0 dan nilai tertinggi 6. Kesimpulan penelitian, ada pengaruh kombinasi Pijat dan kompres hangat terhadap intensitas nyeri persalinan dengan nilai p-value adalah 0.001 < (0.05). Diharapkan bidan dapat mengaplikasikan kepada pasien yang akan melakukan kehamilan dengan kombinasi pijat dan kompres air hangat. Sehingga dapat mengurangi intensitas nyeri pada ibu hamil trimester III.
HUBUNGAN KETEPATAN WAKTU PEMBERIAN IMUNISASI BCG TERHADAP KEJADIAN TB PARU PADA ANAK BALITA Diane Marlin; Dwi Rahmawati; niki astria; Ismail Usman; Rudi Asmajaya; Rahman Setiawan; Sabar Hutabarat
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut World Health Organization (Global TB Report, 2022), estimasi jumlah orang terdiagnosis TBC tahun 2021 secara global sebanyak 10,6 Dari 10,6 juta kasus tersebut, terdapat 6,4 juta orang yang telah dilaporkan dan menjalani pengobatan dan 4,2 juta orang lainnya belum ditemukan/ didiagnosis dan dilaporkan. dari total 10,6 juta kasus di tahun 2021, setidaknya terdapat 6 juta kasus adalah pria dewasa, kemudian 3,4 juta kasus adalah wanita dewasa dan kasus TBC lainnya adalah anak-anak, yakni sebanyak 1,2 juta kasus. Desain penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk menggambarkan adanya Hubungan Ketepatan waktu Imunisasi BCG Terhadap Kejadian TB Paru Pada Anak Balita Di Puskesmas Bukit Indah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2024 Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Bukit Indah pada bulan Februari s/d Maret 2024. Jumlah sampel sebanyak 33 orang, menggunakan teknik stratified random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 33 responden mengalami TB paru, 2 responden (0.06%) mendapatkan imunisasi BCG tepat waktu, sedangkan 31 responden (93%) dengan imunisasi tenggang mengalami Tb . Berdasarkan uji statistik pada tabel Fisher's Exact Test diperoleh nilai p= (0,00) Dari hasil penelitian ini hendaknya sebagai tenaga kesehatan lebih meningkatkan kualitas pelayanan dalam penanganan penyakit tuberkulosis pada anak dan menggalakkan tindakan preventif penyakit TB Paru melalui penyuluhan kesehatan, pendidikan kesehatan maupun promosi kesehatan kepada masyarakat