Claim Missing Document
Check
Articles

Model Pemasaran untuk Meningkatkan Volume Penjualan Ekspor Udang Vaname (Litopenaeus Vannamei) : Studi Kasus UD. Jumari Rivaldi, Muhammad Adam; Jamil, Muhammad; Supristiwendi; Mahyuddin, Thursina
Jurnal Manajemen Agribisnis dan Agroindustri Vol. 2 No. 2 (2022): December
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jmaa.v2i2.43

Abstract

Tujuan dalam penelitian yaitu untuk menganalisis bagaimana strategi pemasaran dan strategi apakah yang paling tepat untuk meningkatkan penjualan ekspor udang vaname (Litopenaeus Vannamei) Pada UD. Jumari Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara studi kasus. Desain penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang dikuantitatifkan. Pendekatan deskriptif kualitatif ini mengunakan bauran pemasaran (product, price, place, promotion). Analisis data menggunakan analisis SWOT (Strenght, Weakness, Opportunity, Threat), dan analisis QSPM. Hasil penelitian menunjukkan nilai skor IFAS sebesar 2,93 menunjukkan posisi internal yang kuat, nilai skor EFAS sebesar 2,64 menunjukkan bahwa perusahaan merespon peluang dan menghindari ancaman-ancaman yang ada. Pada diagram Cartesius diketahui UD. Jumari berada pada kuadran I dan berada pada jalur yang tepat dengan melakukan strategi agresif. Strategi yang harus diterapkan oleh UD. Jumari adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif (Growth Oriented Strategy).  Pada matriks IE, UD. Jumari terletak pada sel 5, hasilnya perusahaan masuk kedalam fase growth yang berkonsentrasi melalui integrasi horizontal dan stability yaitu tidak ada perubahan profit strategi. Matriks SWOT, perusahaan berada pada kotak SO. Prioritas strategi pemasaran yang diperoleh dari hasil analisis dengan menggunakan matriks QSPM adalah Memanfaatkan kualitas udang dan sertifikasi dari kementerian kelautan dan perikanan Indonesia yang dimiliki oleh UD. Jumari agar dapat memperluas pasar dan menjaga citra yang baik dikalangan konsumen untuk meningkatkan penjualan. Peneliti menyarankan UD. Jumari agar dapat tetap mempertahankan serta meningkatkan kualitas daripada udang UD. Jumari dan memperluas dan mengembangkan akses di pasar internasional maupun lokal agar dapat meningkatkan tingkat penjualan.
ANALISIS USAHATANI PORANG PADA USAHATANI ABDUL MUIS DI DESA BERNGAM KECAMATAN BINJAI KOTA, KOTA BINJAI Hanifa, Naufi Nida; Mastuti, Rini; Supristiwendi, Supristiwendi; Ridha, Ahmad
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 9, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v9i2.10958

Abstract

The porang plant is a plant that has many functions and has a lot of high starch content, especially glucomannan which is widely used by industry. This plant is very easy to grow in Indonesia, one of which is in Bergam Village, Binjai Kota District, Binjai City. This area is very strategic with existing industries in the city of Medan and has the potential for development, especially porang plants. The research objective was to analyze the income, break-even point and R/C ratio of Mr. Abdul Muis' porang (Amorphophallus oncophyllus) farming in Bergam Village, Binjai Kota District, Binjai City. The research used a survey method with a case study approach. The results showed that porang tubers in porang farming were inefficient and not recommended to be continued, while the use of frog/bulbil seeds showed that porang farming was highly recommended to be continued. The R/C ratio value of 2.32 (2.32 > 1) means that Porang Abdul Muis farming in Berngam Village is feasible. To get maximum results farmers are advised to see the right planting season.
ANALYSIS OF BANANA SALE MARKETING IN PANTON LABU DISTRICT, NORTH ACEH Supristiwendi; Muhammad Jamil; Silvia Anzhita
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 2 No. 9 (2023): AUGUST
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijset.v2i9.237

Abstract

Bananas are a horticultural commodity that has quite promising potential in business, the relatively large volume of national banana production proves that bananas are the main horticultural product. Pisang sale is a traditional food that is very popular among the people of Aceh, in particular, the most production of banana sale comes from the North Aceh region. The smoking method using firewood and coconut shells is a traditional sale banana processing process. The aim of this research is to analyze marketing and marketing efficiency of banana sale in Panton Labu District, North Aceh. Research using survey method. The samples of craftsmen were 30 people, village traders were 5 people and retailers were 25 people. The results of marketing research on sale bananas in Panton Labu District only use 2 marketing channels. The average marketing cost for selling bananas in Panton Labu District is Rp.3,200/Kg in channel I and Rp.1,500/Kg in channel II. The average marketing margin for selling bananas on channel I is IDR 13,000/Kg, channel II is IDR 9,000/Kg. The average farmer's share in selling banana marketing on channel I was 62.8% and channel II was RP.74.29%. Marketing of sale bananas in Panton Labu District on channel I resulted in an EP value of 9.14% and it was concluded that marketing of sale bananas on channel II was said to be inefficient because the EP value was above 5%. Marketing of sale bananas in Panton Labu District on channel II resulted in an EP value of 4.29% and it was concluded that marketing of sale bananas on channel II was said to be efficient because the EP value was below 5%.
INCOME ANALYSIS OF MAIZE FARMERS ON RUBBER PLANTATION HIATEN LAND UTILIZATION SUNGEI PUTIH RESEARCH UNIT Ginting, Trydha Yanti; Mastuti, Rini; Supristiwendi, Supristiwendi; Bulkaini, Bulkaini
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 8, No 1 (2024): March 2024
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v8i1.18040

Abstract

Sungei Putih Research Unit is an area located in Galang District, Deliserdang Regency which has a rubber plantation sector. The vacant land found in rubber plantations in this area is used by the community, one of which is to grow corn. The purpose of this research is to increase the income of corn farmers through the use of land between rubber plantations in Sungei Putih Research Unit and to evaluate the advantages and disadvantages of corn farming by utilizing land using the R/C Ratio and ROI. This research was conducted at Sungei Putih Research Unit, Galang District, Deli Serdang Regency using the Saturated Sampling method to select 9 farmers who intercropped rubber with corn as research samples. To find out whether the business is profitable or not, production costs and income are calculated and then analyzed using the R/C Ratio and ROI, and the income contribution is calculated. The results showed that the R/C ratio was 2.36 > 1, which means that every production cost of Rp. 1,000 will generate income of Rp. 2,360 for farmers so that corn farming on rubber plantations between Sungei Putih Research Unit is profitable. The ROI value of 36.66% indicates that farming has a profitable profit rate, and a revenue contribution of 69.39% indicates that corn farming on rubber plantation land makes a good contribution to the total income of farmers. To increase the maximum income, it is recommended that farmers take good care of their corn plants so that they are free from pests and diseases.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Pedagang Pisang Barangan Di Kota Langsa Salsabila; Siti Balqies; Supristiwendi
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jebmak.v2i3.386

Abstract

Penelitian menggunakan metode survey. Penelitian ini berdasarkan tujuan penelitian yaitu menggunakan desain penelitian kausal. Teknik sampling menggunakan peneliti adalah Nonprobability sampling dengan teknik sampling jenuh (sensus). Seluruh populasi pedagang pisang barangan sebanyak 30 orang semuanya dijadikan sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian diperoleh persamaan regresi linier sebagai berikut: Y = -19,261 + 0,038X1 + 0,086X2 + 0,882X3 + 0,344X4 + 2,668X5. Nilai R2 adjusted sebesar 0,929 artinya bahwa variabel independen berpengaruh terhadap dependen sebesar 92,9% dan sebesar 7,1% dipengaruhi faktor lain yang tidak dimasukan dalam penelitian. Hasil Uji F modal, lama usaha, jam kerja, harga jual dan lokasi usaha secara serempak berpengaruh terhadap pendapatan pedagang pisang barangan di Kota Langsa. Hasil Uji t secara terpisah jam kerja, harga jual dan lokasi usaha lokasi usaha berpengaruh terhadap pendapatan, sedangkan modal dan lama usaha tidak berpengaruh terhadap pendapatan pedagang pisang barangan di Kota Langsa.
Analisis Nilai Tambah Dan Strategi Pemasaran Usaha Tahu Murni Desa Lengkong Langsa Faza Hanifan Sitorus; Supristiwendi; Silvia Anzhita
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jebmak.v2i3.406

Abstract

Usaha kecil merupakan kelompok usaha dengan jumlah besar di Indonesia dan terbukti tahan terhadap berbagai macam goncangan krisis ekonomi. Kedelai merupakan produk pertanian yang paling potensial sebagai sumber protein yang murah di masyarakat. Tahu merupakan salah satu olahan pangan dari kedelai yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Salah satu industri kecil yang potensial untuk dikembangkan adalah usaha pembuatan tahu. Penelitian ini menggunakan metode survey. Responden dari pengusaha tahu, konsumen tahu dan tokoh kunci ditentukan dengan teknik sengaja (purposive sampling). Metode analisis data menggunakan analisis nilai tambah dan analisis SWOT. Hasil penelitian total biaya dalam sebulan untuk pembuatan tahu sebesar Rp.59.261.750. Penerimaan yang diperoleh sebesar Rp.68.400.000/bulan. Pendapatan bersih usaha sebesar Rp.9.138.250. Jumlah output (tahu) yang dihasilkan dalam sebulan sebanyak 6.600 bungkus. Input bahan baku utama kedelai sebanyak 3.000 Kg/bulan dengan harga Rp.13.000/Kg. Tenaga kerja yang dibutuhkan dalam pengolahan sebanyak 3 orang yang melakukan produksi 30 hari dalam sebulan dengan jumlah HOK sebanyak 90 HOK/bulan dengan upah Rp.8.400.000/bulan. Nilai output sebesar Rp.22.000 diperoleh dari perkalian faktor konversi dengan harga produk. Nilai tambah yang diperoleh sebesar Rp.6.125/Kg bahan baku kedelai, dengan rasio nilai tambah 27,84%. Nilai tambah >0 maka usaha tahu Buk Murni mampu memberikan nilai tambah yang positif. Hasil pencocokan pada diagram matriks SWOT bahwa keadaan usaha tahu Buk Murni berada pada Kuadran I sehinga strategi yang diterapkan adalah; Mempertahankan ukuran dan kebersihan tahu, memperluas daerah pemasaran dengan mempertahankan rasa dan harga tahu, memperbaiki sistem manajemen limbah dan meningkatkan daya tahan tahu.
Supply Chain Analysis Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Di PT. Semadam Aceh Tamiang Mardiah; Fiddini Alham; Rini Mastuti; Supristiwendi
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jebmak.v3i1.528

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi aliran rantai pasok dan menganalisis kinerja rantai pasok tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di PT. Semadam, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang. Lokasi penelitian ini dilakukan di Desa Seumadam, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang dengan menggunakan metode purposive sampling. Metode penelitian dilakukan dengan metode survei. Pengumpulan data yang digunakan adalah data primer yang terdiri dari observasi, wawancara dan kuesioner langsung dengan responden dan data sekunder. Metode penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik nonprobability sampling dan pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk mengetahui aliran rantai pasok tandan buah segar (TBS) kelapa sawit dan deskriptif kuantitatif menganalisis kinerja rantai pasok tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di PT. Semadam, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Aliran rantai pasok yang terjadi pada perusahaan ini terdiri dari 3 aliran yaitu aliran barang (produk), aliran uang (finansial), dan aliran informasi yang dilakukan oleh PT. Semadam (pemasok) menuju Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dan 2) Kinerja rantai pasok penerimaan tandan buah segar (TBS) yang baik pada perusahaan ini terjadi pada bulan September sebesar 100% dengan jumlah produksi sebesar 1.494.272 kg.
Analisis Komparasi Pendapatan UMKM Agroindustri Desa Bengkel Perbaungan Serdang Bedagai Sebelum Dan Sesudah Pembangunan Jalan Tol Nurhajizah; Fiddini Alham; Silvia Anzitha; Supristiwendi
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar pendapatan usaha mikro kecil dan menengah di Desa Bengkel sebelum dan sesudah keberadaan jalan tol dan untuk mengetahui perbedaan pendapatan usaha mikro kecil dan menengah sebelum dan sesudah keberadaan jalan tol. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus yang dilakukan di Kabupaten Serdang Bedagai Kecamatan Perbaungan tepatnya di Desa Bengkel. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh dengan jumlah 30 pelaku usaha mikro kecil dan menengah Agroindustri. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer da data sekunder. Untuk mengetahui perbedaan pendapatan usaha mikro kecil dan menengah sebelum dan sesudah keberadaan jalan tol dilakukan dengan menggunakan analisis pendapatan dan analisis uji beda rata-rata yaitu menggunakan uji Paired Sample T-test. Hasil dari penelitian ini yaitu Besar pendapatan usaha mikro kecil dan menengah di Desa Bengkel Kecamatan Perbaungan sebelum pembangunan jalan tol adalah Rp. 876.765.450,00/bln Besar pendapatan usaha mikro kecil dan menengah di Desa Bengkel Kecamatan Perbaungan sesudah pembangunan jalan tol adalah Rp. 436.567.350,00/bln dan Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan menggunakan uji Paired Sample T-test maka diketahui bahwa nilai Sig. (2-tailed) 0,000 < 0.05 yang artinya ada perbedaan yang signifikan antara pendapatan usaha mikro kecil dan menengah sebelum dan sesudah keberadaan jalan tol. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa H1 diterima.
ANALISIS KOMPARASI USAHATANI PADI DARAT DAN PADI SAWAH DI DESA BATU SUMBANG KECAMATAN SIMPANG JERNIH KABUPATEN ACEH TIMUR Mira Lestari; Muhammad Jamil; Supristiwendi, Supristiwendi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 3 No. 7: Desember 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v3i7.7201

Abstract

This study aims to find out the income of land-based rice and paddy fields in Batu Sumbang Village, Simpang Jernih District, East Aceh Regency and compare these income so that it is known which type of rice is more profitable. This research was conducted in Batu Sumbang Village, Simpang Jernih District, East Aceh Regency. The result of this study is that the average income of land rice is Rp.5.378.922 (Rp/MT/Ha) while the average income of paddy rice is Rp.5.604.249 (Rp/MT/Ha). Based on the results of the analysis conducted using the Independent Simple T Test, it is known that the sig value. (2 tailed) is 0.635, meaning that the value is smaller than 0.05 (0.635>0.05) then there is no difference between the income of land rice and lowland rice
STRATEGI PEMASARAN EKSPOR LIDI KELAPA SAWIT DI KECAMATAN HINAI KABUPATEN LANGKAT SUMATERA UTARA (STUDI KASUS : UD. TEGAR PAMUNGKAS) Rangga Hardiansyah Putra; Supristiwendi; Cut Gustiana
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 8: April 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktok-faktor yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang, serta ancaman pemasaran ekspor lidi kelapa sawit dan menganasilis strategi yang tepat untuk diterapkan dalam pemasaran dan peningkatan pemenuhan kebutuhan ekspor lidi kelapa sawit. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat Sumatera Utara. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu merupakan data primer dan sekunder. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT dan QSPM. Hasil penelitian ini menujukan bahwa terdapat empat alternatif strategi yaitu (SO1) melakukan peningkatan fasilitas usaha dengan modal yang tersedia, (SO2) menjaga konsistensi usaha untuk memenuhi permintaan pasar. (WO1) memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mendapatkan jangakuan pasar lebih luas, (WO2) membuat seluruh komponen penunjang usaha agar usaha terus berkembang. (ST1) melakukan inovasi dalam mengemas produk untuk menjaga kualitas, (ST2) menjaga pasokan demi mencukupi kebutuhan konsumen. (WT1) melakukan pemasaran secara digital agar lebih bersaing dengan industri sejenis. (WT2) menambah peralatan untuk meminimalisir resiko cuaca dalam memenuhi kebutuhan konsumen. Berdasarkan hasil QSPM didapat prioritas strategi utama dalam penelitian ini yaitu melakukan peningkatan fasilitas usaha dengan modal yang tersedia.