Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Growth and Persistence of Snakehead Fry Treated with Feed from Snail Flour Ade Dwi Sasanti; Yulisman Yulisman
Jurnal Lahan Suboptimal : Journal of Suboptimal Lands Vol. 1 No. 2 (2012)
Publisher : Research Center for Suboptimal Lands (PUR-PLSO), Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33230/JLSO.1.2.2012.21

Abstract

Sasanti & Yulisman. 2012. Growth and Persistence of Snakehead Fry Treated with Feed from Snail Flour. JLSO 1(2):158-162. An experiment was conducted to observe the effects of feed from snail flour on the growth and survival rate of snakehead fish (Channa striata)fry. There were three treatments, each had three replications, stocked with 20 fry. The three diets treatments were artificial feed A with 35% snail flour, artificial feed B with 40% snail flour and artificial feed C with 45% snail flour. Snail flour was made from Pomacea sp. Survival and growth rate of fry were not significantly different among the three different treatments.
Implementasi Penggunaan Air Bersalinitas pada Media Pemeliharaan Ikan Lele (Clarias sp.) di UPR D5 Rizka Wati; Dade Jubaedah; Marsi; Yulisman; Marini Wijayanti
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i01.2533

Abstract

Unit Pembenihan Rakyat (UPR) D5 Desa Sukapindah berdiri sejak tahun 2019 yang dengan komoditas produksi utama berupa benih ikan lele sangkuriang. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan adalah melalui optimalisasi kualitas air sesuai kebutuhan fisiologis ikan. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mengimplementasikan penggunaan air bersalinitas pada pemeliharaan benih ikan lele. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan, peragaan, pendampingan teknis melalui penempatan mahasiswa Praktek Lapang dan demplot pemeliharaan ikan. Berdasarkan kuisioner umpan balik pada peserta, materi penyuluhan dan peragaan dinilai telah disampaikan dengan jelas (93%), difahami (87%) dan bermanfaat (87%) oleh khalayak sasaran. Peserta terlibat aktif dalam diskusi dan mengharapkan keberlanjutan program pengabdian Masyarakat ini. Demplot berupa kolam pemeliharaan benih ikan lele yang diberi dua perlakuan, yaitu media air bersalinitas 0 ppt (K0) dan 4 ppt (K1). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa ikan yang dipelihara pada media dengan salinitas 4 ppt (K1) memiliki laju pertumbuhan spesifik (sebesar 1,40%/hari untuk panjang dan 3,93%/hari untuk bobot) yang lebih tinggi dibandingkan 0 ppt (K0) (sebesar 1,30%/hari untuk panjang dan 3,70%/hari untuk bobot). Kelangsungan hidup ikan 100% pada ikan yang dipelihara pada salinitas 0 ppt dan 4 ppt. Kualitas air meliputi suhu (26,8-28,6oC), pH (6-7), daya hantar listrik (189-375 μS cm-1), dan amonia (0,03-0,07 mg L-1) masih dalam kisaran optimal untuk ikan lele.
KOMPARASI PENENTUAN LOKASI PEMASANGAN KAPASITOR ANTARA GI. DUMAI DAN GI. BAGAN SIAPI-API Hazri, M Wahyudi; Yulisman, Yulisman; Dwiharzandis, Aggrivina
Rang Teknik Journal Vol 9, No 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Juni 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v9i2.7911

Abstract

During peak load conditions, significant voltage drops are observed in the Dumai transmission subsystem. The minimum voltages recorded at the Dumai, Bagan Siapi-api, and Dumai Industrial Area substations are 134.7 kV, 133.0 kV, and 131.1 kV, respectively, exceeding the permissible voltage deviation limits. To mitigate this condition, a shunt capacitor is designed and evaluated through modeling and simulation. Analytical and DigSILENT PowerFactory 2021 simulation results indicate that a 25 MVAR shunt capacitor installed at the Bagan Siapi-api Substation provides the most suitable compensation. The installation increases the bus voltage by 8.10 kV to 141.10 kV, corresponding to a voltage deviation of 5.93% from the nominal value. Furthermore, total system losses in the Riau subsystem are reduced from 20.63 MW and −352.8 MVAR to 19.88 MW and −366.8 MVAR, or reduction 0,75 MW. These results confirm that shunt capacitor integration effectively improves voltage profiles while reducing reactive power flow and system losses.Keywords: shunt capacitor, substation, voltage drop, DIgSILENT PowerFactory 2021, voltage improvement, system losses
PENGARUH VARIASI PEMBEBANAN TERHADAP KINERJA MOTOR PRIMARY AIR FAN 3 FASA, 6 KV UNIT 1 DI PLTU TELUK SIRIH Andika, Bambang; Yulisman, Yulisman; Lovita, Wiwin
Rang Teknik Journal Vol 9, No 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Juni 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v9i2.7989

Abstract

Motor PAF 3 fasa, 6 kV merupakan salah satu motor induksi yang digunakan di PLTU Teluk Sirih untuk menghasilkan tekanan udara yang masuk ke ruang bakar (boiler). Pada Unit 1 PLTU Teluk Sirih terdapat 2 buah motor PAF. Motor PAF dalam perubahan beban harian mengalami perubahan pada kinerja Motor seperti : Daya masukan, Daya reaktif, Daya keluaran dan Torsi motor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan melihat kinerja Motor PAF 3 fasa, 6 kV terhadap perubahan beban harian pada saat perfomance test pembangkit. Dari hasil analisa diperoleh bahwa semakin bertambahnya beban pembangkit maka daya masukan, daya keluaran dan Torsi motor juga naik dimana pada jam 18.00 beban pembangkit 95 MW untuk PAF A didapat daya masukan tertinggi 961,2918 kW, daya keluaran 915,1498 kW, daya reaktif 459,2839 KVAR dan torsi motor 5864,165 Nm, untuk PAF B  didapat pada jam 18.00 beban pembangkit 95 MW dengan daya masukan tertinggi 957,3682 kW, daya keluaran 911,4145 kW, daya reaktif 457,4092 KVAR dan torsi motor 5840,229 Nm.Kata kunci : Motor Induksi, Daya dan Torsi Motor
OPTIMALISASI PENGGANTIAN kWh METER RUSAK UNTUK MENURUNKAN SUSUT ENERGI NON TEKNIS DI PT PLN (Persero) UP3 SOLOK Firdaus, Aulia; Yulisman, Yulisman; Lovita, Wiwin
Rang Teknik Journal Vol 9, No 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Juni 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v9i2.7990

Abstract

Susut energi non teknis merupakan salah satu kendala utama dalam distribusi tenaga listrik yang berdampak pada kerugian finansial perusahaan. Salah satu penyebab utama susut non teknis adalah penggunaan kWh meter rusak meliputi buram atau macet, sehingga energi yang dikonsumsi pelanggan tidak terukur secara akurat. Penelitian ini menganalisa pengaruh penggantian kWh meter rusak terhadap penurunan persentase susut energi non teknis dan menghitung potensi penyelamatan energi (kWh) di wilayah kerja UP3 Solok. Program penggantian kWh meter ini efektif memberikan saving energy untuk PT  PLN (Persero) UP3 SolokKata kunci : kWh Meter Rusak, Susut Non Teknis, Optimalisasi, PT PLN (Persero) UP3 Solok, Penyelamatan Energi.
Automatic Height and Weight Measurement Integrated Database System uci rahmalisa; Yulisman Yulisman
JURNAL TEKNOLOGI DAN OPEN SOURCE Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Teknologi dan Open Source, December 2021
Publisher : Universitas Islam Kuantan Singingi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/jtos.v4i2.1792

Abstract

Measurement of height and weight, it is needed especially for school age 5-15 years old. From the results of monitoring height and weight measurements, we can monitor whether the child is underweight or overweight and obese. We can also monitor the growth of elementary school age children. The problem faced is that monitoring the growth of children in schools cannot be carried out effectively. This is because the process of measuring children's height and weight is done manually and of course it takes time for the process, besides that, data on student height and weight are also recorded still manually, so that data processing and utilization is not optimal. The purpose of making this Automatic Height and Weight Measurement Integrated Database System to process of measuring height and weight can be done effectively and efficiently, so it can produce integrated information in Database. The existence of an integrated database will make it easier for related parties to recap and archive children's data and store history of children's growth as material for evaluating and monitoring child growth. The results of this evaluation can be used as a reference for follow-up to be conducted. The resulting output is information in the form of tables and graphs of children's growth. In this research using the prototyping method which aims to get an overview of the tool to be designed and built, then it will be evaluated by the user. The evaluated prototype will be used as a reference to make a tool as the final product as the output of this research.
Analisis Komparatif Decision Tree dan Random Forest untuk Klasifikasi Tingkat Obesitas Yulisman, Yulisman; Zulkifli, Akhmad; Edriyansyah, Edriyansyah; Firdaus, M.Riscky
Computer Science and Information Technology Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Computer Science and Information Technology (CoSciTech)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/coscitech.v7i2.11973

Abstract

Abstrak Obesitas merupakan salah satu masalah kesehatan global yang terus mengalami peningkatan dan berkontribusi terhadap berbagai penyakit tidak menular, seperti diabetes melitus, hipertensi, dan penyakit kardiovaskular. Faktor gaya hidup, pola konsumsi makanan, serta aktivitas fisik memiliki peran penting dalam menentukan tingkat obesitas seseorang. Perkembangan teknologi machine learning memungkinkan pengembangan model prediksi yang dapat membantu mengidentifikasi tingkat obesitas berdasarkan karakteristik individu. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja algoritma Decision Tree dan Random Forest dalam klasifikasi tingkat obesitas berdasarkan faktor gaya hidup dan kondisi fisik. Dataset yang digunakan terdiri atas 2.111 data dengan 17 atribut yang mencakup informasi demografi, kebiasaan makan, aktivitas fisik, konsumsi air, penggunaan perangkat teknologi, serta riwayat keluarga. Tahapan penelitian meliputi prapemrosesan data, transformasi atribut kategorikal, pembagian data latih dan data uji, pelatihan model, serta evaluasi menggunakan metrik accuracy, precision, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Random Forest memperoleh performa terbaik dengan nilai accuracy sebesar 95,27%, sedangkan Decision Tree memperoleh accuracy sebesar 91,73%. Selain itu, analisis feature importance menunjukkan bahwa atribut Weight, Height, Age, FCVC, dan Gender merupakan faktor yang memberikan kontribusi terbesar dalam proses klasifikasi tingkat obesitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ensemble learning pada Random Forest mampu meningkatkan kualitas klasifikasi dibandingkan model pohon keputusan tunggal.