Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Tata Tertib Sekolah dalam Meningkatkan Disiplin Siswa di SMK Negeri 1 Likupang Barat Triana W. Kaempe; Yoseph D.A. Santie; Veronike E.T Salem
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 1 No 1 (2024): (APRIL) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/2wqj3y76

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi tata tertib sekolah dalam meningkatkan disiplin siswa di SMK Negeri 1 Likupang Barat. Pendekatan penelitian kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini meliputi proses pengumpulan data, wawancara, dan observasi lapangan. Berdasarkan temuan penelitian, disiplin siswa di SMK Negeri 1 Likupang Barat dikatakan masih kurang karena disiplin siswa masih 95%. Contohnya seperti, datang terlambat, bolos, cara berpakaian tidak rapi, masih ada yang saling membully dan juga sering sekali mendengar siswa berbicara dan melontarkan kata-kata kotor/makian, bahkan ada siswa laki-laki yang merokok dibelakang sekolah. Hambatan yang ditemui dalam implementasi tata tertib sekolah yaitu karena kurangnya kesadaran siswa tersebut untuk patuh terhadap tata tertib yang telah dibuat pihak sekolah, karena masih terbawa kebiasaan buruk dari rumah, pergaulan bebas, dan juga faktor kesengajaan siswa tersebut yang ingin mencari perhatian. Upaya pembentukan disiplin siswa melalui implementasi tata tertib sekolah yang dilakukan guru yaitu sanksi berjenjang dimulai dengan teguran langsung dan pembinaan jika ada yang melakukan pelanggaran, kemudian sanksi tahap 1, 2 dan 3 dengan menggunakan surat panggilan orangtua.
Pola Tindakan Sosial Anak Putus Sekolah di Kelurahan Pangolombian, Kota Tomohon Shergia Giovani Sarese; Veronike E.T Salem; Yoseph D.A. Santie
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 1 No 1 (2024): (APRIL) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/53en7h03

Abstract

Dalam sejarah pendidikan, masalah pengabaian sekolah bukanlah hal baru. Banyak putus sekolah diamati di kota Tomohon, khususnya di kota Pangolombian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola dan dampak tindakan sosial anak putus sekolah di kelurahan Pangolombian Kota Tomohon. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, dengan subyek penelitian yaitu anak putus sekolah dan orang tua dari anak putus sekolah yang tinggal di Kelurahan Pangolombian. Lokasi penelitian ini dilakukan di Kelurahan Pangolombian, Kota Tomohon. Hasil kesimpulan dari penelitian ini sebagai berikut: pola tindakan sosial yang di lakukan oleh anak putus sekolah ada yang berdampak positif dan negatif. Dampak positif yang dilakukan adalah ketika anak memutuskan untuk berhenti sekolah dan melakukan kegiatan tindakan sosial seperti mencari pekerjaan dan akan mendapatkan hasil yang menguntungkan berupa uang ataupun anak yang putus sekolah akan membantu keluarga dirumahnya. Adapun dampak negatif yang akan terjadi apabila anak putus sekolah adalah ketika anak sudah tidak memiliki pekerjaan lagi anak itu sudah menjadi pengangguran dan tentunya berdampak bagi kehidupan keluarga mereka, tak hanya itu ketika anak putus sekolah dan mencari kesibukan lain seperti meminum-miniman keras atau miras hingga akhirnya anak itu mabuk, anak itu akan mencari keributan yang akan berdampak bagi kehidupan orang yang sekitar.
Manajemen Mutu Terpadu dalam Peningkatan Kualitas Pembelajaran di Perguruan Tinggi Paulus Robert Tuerah; Yoseph D.A. Santie; Romi Mesra
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 1 No 2 (2024): (JUNE) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/nmg93z53

Abstract

ABSTRAK Manajemen Mutu Terpadu (MMT) atau Total Quality Management (TQM) merupakan pendekatan yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di institusi pendidikan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi prinsip-prinsip MMT dalam peningkatan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi. Melalui studi literatur yang komprehensif, penelitian ini mengidentifikasi enam prinsip utama MMT yang relevan dengan konteks pendidikan tinggi, yaitu fokus pada kepuasan mahasiswa, perbaikan proses berkelanjutan, keterlibatan seluruh pihak, pengambilan keputusan berdasarkan data, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia, serta kemitraan dengan pemangku kepentingan. Penelitian ini memberikan analisis mendalam tentang bagaimana setiap prinsip MMT dapat diimplementasikan dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran, disertai dengan contoh praktik terbaik dan strategi yang dapat diadopsi oleh perguruan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan MMT secara komprehensif dan konsisten dapat berkontribusi signifikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, proses pembelajaran yang efektif, dan menghasilkan lulusan yang kompeten serta siap menghadapi tantangan di dunia kerja. Penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi institusi pendidikan tinggi dalam mengimplementasikan MMT untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mempertahankan daya saing dalam era globalisasi.
Penerapan Model Pembelajaran Team Games Tournament (TGT) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X di SMA Negeri 2 Tondano Diana Nadeak; Yoseph D.A. Santie; Hamsah Hamsah
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 1 No 2 (2024): (JUNE) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/zy91np23

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas X dalam pelajaran sosiologi dengan menggunakan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT). Metode penelitian ini dengan menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), menerapkan PTK dalam penelitian ini disesuaikan dengan jumlah kehadiran siswa di setiap dua kali pertemuan. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu dengan menggunakan pretest dan posttest. Hasil penelitian ini dilakukan dengan penerapan 2 siklus yang dlilakukan setiap 2 kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan di antara kedua siklus yaitu siklus I dan siklus II meningkat sebanyak 4% dan dari siklus I jumlah siswa yang tuntas dengan memperoleh 87,5% sedangkan pada siklus II jumlah siswa yang tuntas sebanyak 91,5%. Inilah penyebab hasil belajar siswa kelas X meningkat dengan memakai metode Team Games Tournament (TGT).
Peran Mengajar Guru pada Hasil Belajar Siswa di SMP Negeri 11 Halmahera Utara Endrawita F. Herodes; Veronike E.T Salem; Yoseph D.A. Santie
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 1 No 2 (2024): (JUNE) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/4q2q7f29

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat fungsi mengajar guru serta variabel penghambat dan pendorong dalam proses belajar mengajar di SMP Negeri 11 Halmahera Utara. Penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi dengan menggunakan metodologi kualitatif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa guru harus aktif dan kreatif untuk menguasai metode, kelas, dan materi pembelajaran. Hal ini dikarenakan ketika guru tidak menguasai metode, kelas, dan materi pembelajaran berdampak pada hasil belajar siswa yang tidak maksimal dan menyebabkan siswa di SMP Negeri 11 Halmahera Utara tidak semangat dalam belajar. Pendekatan pembelajaran yang dilengkapi dengan media pembelajaran yang tepat memberikan peluang yang sangat baik bagi guru untuk mendidik dan siswa untuk fokus. Unsur internal dan eksternal yang sering mempengaruhi proses belajar mengajar antara lain aspek fisik, faktor psikis, masalah kelelahan, pertimbangan keluarga, faktor sekolah, dan faktor masyarakat. Minimnya infrastruktur yang sering terlihat di sekolah menjadi kendala.
Kehidupan Sosial Anak Petani Penggarap Aren di Desa Silian Kecamatan Silian Raya Kabupaten Minahasa Tenggara Galatia Marskin Manoppo; Veronike E.T Salem; Yoseph D.A. Santie
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 1 No 3 (2024): (AUGUST) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/dwdvct08

Abstract

Penelitian ini Bertujuan untuk mengetahui tentang kehidupan sosial anak petani penggarap aren yang ada di desa Silian dengan fokus penelitian yaitu bagaimana kehidupan sosial anak-anak mereka dengan menggunakan Teknik pengumpulan data dan wawancara dan observasi maka hasil penelitian adalah petani penggarap aren di desa silian adalah para orang tua yang berjuang untuk menaikan keadaan atau status sosial keluarga mereka salah satunya adalah status anak-anak mereka. Meskipun bekerja hanya sebagai petani penggarap gula aren dengan berbagai faktor penghambat namun para orang tua memiliki harapan anak-anaknya bisa memiliki pendidikan yang baik dan bisa memperoleh pekerjaan yang baik dari orang tua mereka
Peran Guru dalam Mempersiapkan Peserta Didik untuk Menghadapi Tantangan Abad Ke-21 di SMA Negeri 10 Manado Putri Christina Mariam Pareda; Yoseph D.A. Santie; Sangputri Sidik
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 1 No 3 (2024): (AUGUST) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/e2pmqb24

Abstract

Tujuan penelitian ini untuik mengetahui peran guru dalam mempersiapkan peserta didik untuk menghadapi tantangan abad ke-21 di SMA Negeri 10 Manado . Masalah dalam penelitian ini adalah untuk melihat dan menjelaskan tentang bagaimana peran guru dalam mengenal karakter peserta didik serta strategi guru dalam menghadapi transformasi era digital abad ke-21 di SMA Negeri 10 Manado dengan Metode pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi dengan metode pendekatan Deskriptif-Kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru dalam mempersiapkan peserta didik untuk menghadapi tantangan abad ke-21 di SMA Negeri 10 Manado sangatlah penting dan kompleks karena disini guru mengenal karakter setiap peserta didik dengan latar belakang yang berbeda dan mampu untuk membentuk karakter setiap peserta didik menjadi sopan santun,berakhlak,dan mempunyai nilai-nilai moral yang baik,serta strategi guru yang efektif digunakan untuk mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran,penggunaan platform digital.transformasi era digital juga mencakup perubahan dalam teknologi,budaya,dan cara belajar siswa.
Penggunaan Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Sosiologi di SMA Negeri 2 Tahuna Rizki Frans Adriyanto Lahaube; Veronike E.T Salem; Yoseph D.A. Santie
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 1 No 4 (2024): (OCTOBER) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/1smfq849

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang penggunaan media visual dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMA Negeri 2 Tahuna “Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa bermanfaat media visual dalam pembelajaran dan seberapa besar pengaruhnya terhadap perkembangan minat belajar siswa. untuk mengoptimalkan penyampaian pesan pendidikan maka diperlukan pendekatan kualitatif untuk memperoleh hasil belajar dan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi di SMAN 2 Tahuna, pemanfaatan media visual dalam motivasi belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi dideskripsikan dan dapat memudahkan penyampaian materi pembelajaran guru, materi yang diinginkan dapat tercapai dan penggunaan media visual harus diatur waktunya agar proses belajar mengajar baik dan efektif Sebelum menggunakan media visual, guru harus melalui langkah-langkah persiapan, pelaksanaan, tindak lanjut. -meningkatkan kegiatan dan sarana prasarana pendukung pembelajaran seperti laptop dan layar LCD.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Teams Games Tournament (TGT) dengan Menggunakan Teknik Reward dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Mata Pelajaran Sosiologi di SMA Negeri 1 Amurang Tasya Julia Tumbelaka; Veronike E.T Salem; Yoseph D.A. Santie
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 1 No 4 (2024): (OCTOBER) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/43wvqy49

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat motivasi siswa dalam mempelajari mata pelajaran sosiologi siswa kelas XI-B SMA Negeri 1 Amurang semester genap tahun pelajaran 2023/2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PCR) yang mencakup sebanyak 35 topik pada mata pelajaran Kelas XI-B II Semester SMA Negeri 1 Amurang. Sedangkan yang menjadi subjek penelitian ini adalah motivasi belajar mata pelajaran sosiologi setelah diperkenalkan teknik rewarding model pembelajaran kooperatif Team Games Tournament (TGT). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Kriteria keberhasilan ini dapat dicapai apabila rata-rata skor motivasi belajar tinggi dan minimal tercapai.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Solving dengan Menggunakan Teknik Peta Konsep Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Tampan Amma Hanrice Agustina Damar; Yoseph D.A. Santie; VER Salem
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 1 No 4 (2024): (OCTOBER) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/16d1vn15

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penerapan model pembelajaran problem solving dalam mata pelajaran Sosiologi terhadap hasil belajar siswa. Studi ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan yang persisten antara ekspektasi dan capaian dalam proses pendidikan. Penggunaan strategi pembelajaran yang efektif, seperti problem solving, dianggap sebagai salah satu solusi potensial untuk menjembatani kesenjangan tersebut dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Peneliti mengadopsi desain eksperimen semu untuk menguji hipotesis penelitian. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest yang diberikan kepada kelompok eksperimen dan kontrol. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji-t untuk membandingkan hasil belajar antara kedua kelompok tersebut. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk mengisolasi efek dari model pembelajaran problem solving terhadap performa akademik siswa dalam pelajaran Sosiologi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang menerima perlakuan model pembelajaran problem solving mencapai hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Secara spesifik, nilai rata-rata kelompok eksperimen adalah 85,11, sementara kelompok kontrol hanya mencapai 78,70. Perbedaan yang signifikan ini mengindikasikan bahwa penerapan model problem solving dalam pembelajaran Sosiologi berpengaruh positif terhadap pemahaman dan kinerja akademik siswa. Hasil ini menyoroti potensi strategi pembelajaran berbasis masalah dalam meningkatkan efektivitas pendidikan dan mempersempit kesenjangan antara harapan dan realitas dalam proses pembelajaran.