Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pendampingan Inovasi Kemasan dan Digital Marketing Produk Lokal Kemplang Tunu Pada Kelompok Usaha Perempuan Seroja di Kabupaten Ogan Komering Ilir: Community Service in Packaging Innovation and Digital Marketing of Local Product Kemplang Tunu for Seroja Women’s Group in Ogan Komering Ilir Junaidi, Yulian; Purba, Khairul Fahmi; Tafarini, Meitry Firdha; Sari, Dwi Wulan; Wardani, Azqia; Yuliani, Maulidia Tri
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.922

Abstract

Kemplang tunu merupakan produk lokal khas Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Produk ini banyak diminati oleh konsumen namun sayangnya cakupan pemasarannya masih terbatas secara regional dan kemasan produk yang perlu untuk diperbaiki. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan inovasi pengemasan dan digital marketing untuk meningkatkan penjualan kemplang tunu bagi kelompok usaha perempuan “Seroja”. Kegiatan pendampingan ini melibatkan 28 perempuan di Desa Pedamaran 6 Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan cara sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi. Dalam hal aspek produksi, kegiatan pendampingan ini menghasilkan penerapan teknologi pengemasan dengan ziplock untuk meningkatkan masa simpan dan peningkatan kualitas produk. Lebih lanjut, desain kemasan juga membuat produk kemplang tunu memiliki branding baru sebagai produk lokal. Selain itu pelatihan pemanfaatan e-commerce juga dilaksanakan untuk peningkatan aspek pemasaran. Hasil evaluasi dengan uji statistik Wilcoxon menunjukkan bahwa adanya perubahan pengetahuan, keterampilan dan sikap dari peserta kegiatan pendampingan setelah dan sebelum terlaksananya kegiatan pendampingan inovasi kemasan dan digital marketing. Kegiatan ini diharapkan dapat berkelanjutan untuk memajukan ekonomi lokal pedesaan serta adanya pern pemerintah daerah untuk memajukan usaha kemplamg sebagai peningkatan ekonomi daerah.
KOMODITAS PERTANIAN UNGGULAN BASIS SUMBER KARBOHIDRAT DAN PROTEIN DI SUMATERA SELATAN Sari, Yulia; Antonio, Jerry; Sulastri, Merna Ayu; Purba, Khairul Fahmi; Wardani, Azqia; Putri, Rani Revina
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
Publisher : Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48093/jimanggis.v6i1.291

Abstract

Pengembangan suatu wilayah dapat dilakukan dengan mengoptimalkan potensi komoditas pertanian unggulan di daerah masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komoditas pertanian basis unggulan, mengkaji laju pertumbuhan komoditas pertanian, serta menganalisis komoditas unggulan utama di masing-masing wilayah kabupeten dan kota yang ada di Sumatera Selatan. Analisis data penggunakan metode Location Quotinent (LQ), Model Rasio Pertumbuhan (MRP), dan Overlay. Hasil menunjukkan bahwa komoditas pertanian unggulan sumber karbohidrat di Sumatera Selatan terdiri dari padi, jagung, ubi kayu dan ubi jalar sedangkan kedelai, kacang tanah, kacang hijau, telur unggas, daging unggas, daging ruminasia dan hasil perikanan merupakan komoditas pertanian unggulan basis sumber protein. Laju pertumbuhan masing-masing komoditas beragam. Sektor unggulan untuk komoditas ubi jalar berada di Kabupaten/ Kota Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Pagar Alam, dan Lubuklinggau. Kemudian Kabupaten/ Kota Ogan Komering Ilir, Muara Enim, dan Ogan Komering Ulu Timur merupakan pusat unggulan untuk komoditi padi. Selanjutnya, Kabupaten/ Kota Ogan Komering Ulu, Lahat, dan Banyuasin unggul pada komoditi daging unggas. Sementara Kabupaten Pali dan Kota Prabumulih menunjukkan keunggulan pada komoditi kacang hijau. Kondisi ini akan memicu terjadinya perdagangan antar wilayah yang akhirnya dapat menggerakkan roda perekonomian di Provinsi Sumatera Selatan. Maka dari itu pemerintah perlu memfokuskan komoditas pertanian unggulan untuk pengembangan ekonomi wilayah.
PENDAMPINGAN NASYIATUL ‘AISYIYAH (NA) untuk MENINGKATKAN MINAT WIRAUSAHA melalui PENGOLAHAN JAMUR TIRAM Lubis, Wildani; Retno Intan, Dian; Fahmi Purba, Khairul; Trisna Mei Br. Kabeakan, Nana; Nadia Syafrilia Gurning, Riris; Mandili Lubis, Irhamna
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i7.2643-2649

Abstract

Nasyiatul Aisyiyah (NA) merupakan organisasi otonom Muhammadiyah yang merupakan putri-putri berusia remaja. Program ini bertujuan meningkatkan ilmu untuk menghasilkan generasi (kader) penerus Muhammadiyah yang tangguh menghadapi perubahan zaman khususnya dibidang ekonomi. Pendampingan Nasyiatul ‘Aisyiyah (NA) untuk Meningkatkan Minat Wirausaha melalui Pengolahan Jamur Tiram bertujuan meningkatkan ilmu untuk menghasilkan generasi (kader) penerus Muhammadiyah yang tangguh menghadapi perubahan zaman khususnya dibidang ekonomi. Generasi muda diharapkan mampu mengatasi permasalahan ekonomi salah satu cara dengan berwirausaha. Dengan berwirausaha,dapat membantu peningkatan perekonomian dan ketrampilan mitra. Hasil yang diharapkan dari terlaksananya progrsam ini yaitu : mitra memiliki ketrampilan dalam pengolahan jamur tiram sehingga mampu meningkatkan minat mitra pada bidang wirausaha. Terbentuknya minat wirausaha mitra akan berdampak pada kemampuan mitra dalam pengembangan diri sehingga tercapainya tujuan pengkaderan generasi muda.
Kontribusi Curahan Tenaga Kerja Perempuan Terhadap Pendapatan Rumah Tangga di Kecamatan Pedamaran Kabupaten OKI Yuliani, Maulidia Tri; Purba, Khairul Fahmi; Tafarini, Meitry Firdha; Wardani, Azqia; Junaidi, Yulian; Huanza, M.; Lestari, Etika Fuji
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
Publisher : Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48093/jimanggis.v6i2.337

Abstract

Perempuan memiliki peran yang tidak kalah pentingnya dibandingkan pria dalam rumah tangga. Kontribusi tenaga dan penghasilan perempuan sering kali tidak dipertimbangkan sehingga nilainya dalam mendukung pendapatan rumah tangga kurang diapresiasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kontribusi curahan tenaga kerja perempuan terhadap pendapatan rumah tangga di Kecamatan Pedamaran Kabupaten OKI. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan secara sensus yaitu melakukan wawancara pada semua anggota perempuan yang tergabung dalam unit usaha pembuat kemplang dan pengrajin purun. Total responden yang terlibat dalam penelitian ini adalah 48 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan total rata-rata curahan waktu kerja prempuan untuk unit usaha pengrajin purun sebesar 2,6 jam perhari dan selama 1 minggu rata-rata bekerja selama 4,7 hari kerja dan unit usaha pembuat kemplang curahan waktu kerja lebih lama yaitu sebesar 4,6 jam per hari dan 5,8 hari kerja dalam 1 minggu. Kontribusi yang diberikan masih tergolong kecil karena dibawah 50% dari total pendapatan rumah tangga yaitu dari usaha pengrajin purun hanya sebesar 33,33% dan usaha pembuat kemplang memberikan kontribusi sebesar 40,71%. Temuan ini mengisyaratkan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam membantu pendapatan dan menopang ekonomi rumah tangga. Perlunya pemberdayaan perempuan untuk memposisikan peran perempuan pedesaan dalam kontribusi ekonomi rumahh tangga.
The Determinasi Produktivitas Usahatani Padi pada Lahan Rawa Lebak di Kabupaten Ogan Ilir sebagai Upaya Penguatan Ketahanan Pangan Daerah di Lahan Suboptimal Lestari, Etika Fuji; Purba, Khairul Fahmi; sari, yulia; Huanza, M; khairunnisa, khossy; yuliani, maulidia tri; Wardani, Azqia
Jurnal Sosiologi Pertanian dan Agribisnis Vol 8 No 1 (2026): Januari:Jurnal Sosiologi Pertanian dan Agribisnis
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/juspa.v8i1.1831

Abstract

Lahan rawa lebak dikategorikan sebagai lahan suboptimal yang memiliki potensi signifikan untuk meningkatkan produksi padi serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah. Penelitian ini dilaksanakan dengan maksud untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi produktivitas usahatani padi pada lahan rawa lebak di Kabupaten Ogan Ilir. Metode penelitian kuantitatif diterapkan melalui survei yang melibatkan 60 petani yang dipilih melalui teknik acak sederhana. Analisis data dilaksanakan menggunakan metode regresi linier berganda dengan mempertimbangkan variabel berupa lama pengalaman berusahatani (X1), luas lahan (X2) yang dikelola, jenis benih (X3) yang digunakan, dan pemupukan urea (X4). Hasil dari penelitian ini Uji F menghasilkan nilai F-hitung sebesar 10,357 dengan signifikansi 0,000 menunjukkan bahwa secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan dengan nilai koefisien determinasi R² adalah 0,430. Secara implisit, 43,0% variasi produktivitas padi pada lahan rawa lebak dijelaskan oleh variabel penjelas. Secara parsial, penggunaan benih dan pupuk urea memberikan dampak positif dan signifikan, sementara luas lahan menunjukkan pengaruh negatif namun signifikan. Temuan ini memperjelas bahwa peningkatan produktivitas padi di lahan rawa lebak lebih banyak dipengaruhi oleh efisiensi dalam penggunaan input produksi dan penerapan teknik pengelolaan yang sesuai dengan kondisi lahan. Kata kunci : produktivitas padi, rawa lebak, lahan suboptimal, ketahanan pangan
Penguatan Kapasitas Pengrajin Purun: Teknologi Pengeringan, Inovasi Desain Decoupage, Dan Pemasaran Digital Di Kecamatan Pedamaran Dwi Wulan Sari; Azqia Wardani; Maulidia Tri Yuliani; Yulian Junaidi; Khairul Fahmi Purba; Meitry Firdha Tafarini
Jurnal Pengabdian dan Peningkatan Mutu Masyarakat (Janayu) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian dan Peningkatan Mutu Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/janayu.v7i1.42752

Abstract

Purpose – Purun is utilized as a raw material for handicrafts in Ogan Komering Ilir Regency. The challenges in production and marketing remain obstacles of handicraft small enterprises. The drying process still depends on climate. Futhermore, product designs tend to be mundane, lack of colour, pattern and innovation. Then, artisans generally sell only to middlemen, resulting in low bargaining power. This community programme to enhance the artisans’ capacity. Design/methodology/approach –The programme was implemented with Rude Gebol Djuai through five activities: socialisation; preparation for training activities;  technology implementation in the form of a steel drying rack, accompanied by decoupage practice; mentoring in product development and digital marketing; and evaluation conducted through observation, discussion, and post-test. The artisans as co-implementers by contributing local knowledge, producing innovative products, and applying digital marketing. Findings – The results indicate significant improvements in artisans’ knowledge, skills, and attitudes after participating in the training (Wilcoxon test, p<0.05). Product outputs became more varied, while the drying facility supported a more orderly drying process and improved production continuity. Then, total revenue increased from IDR18,450,000 to IDR42,550,000. In addition, the adoption of e-commerce began to use. Originality/value – This programme can improving artisans’ income, empowering women, and promoting the Sustainable Development Goals (SDGs).
Pemanfaatan Pupuk Organik Cair (POC) dari Daun Kipahit (Tithonia diversifolia) untuk Peningkatan Produksi Tanaman Bayam Merah (Amarahthus tricolor L.) Makhrani Sari Ginting; Delyana Rahmawany Pulungan; Tifany Zia Aznur; Khairul Fahmi Purba
ALKHIDMAH: Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alkhidmah.v1i1.185

Abstract

Meningkatnya kesadaran manusia terhadap masalah lingkungan, penggunaan pupuk anorganik dalam bentuk padatan maupun cair secara perlahan akan dikurangi dan ditingkatkan ke penggunaan pupuk yang ramah lingkungan. Daun kipahit sebagai salah satu tumbuhan yang bisa dijadikan POC, karena memiliki kandungan suplemen atau kadar unsur hara dan biomasa yang cukup tinggi. Pengabdian masayarakat ini bertujuan untuk menyampaikan pengetahuan tentang pembuatan pupuk organik cair (POC) dari daun kipahit, dan aplikasi penggunaan daun POC daun kipahit untuk meningkatkan hasil produksi bayam merah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dimulai dengan tahapan uji coba lalu dilakukan sosialisasi selama satu hari yang melibatkan mitra, yaitu ibu PKK dari Desa Tanjung Sari Kecamatan Batang Kuis. Berdasarkan hasill yang diperoleh dari tahap uji coba, pemberian pupuk POC berbahan dasar daun kipahit terhadap penyiraman pada tanaman bayam merah yang telah dilakukan memiliki pengaruh pertumbuhan yang sangat signifikan. Hasil visual tanaman secara langsung, tanaman bayam merah yang diaplikasikan dengan POC terlihat diameter batang lebih panjang dan besar. Selanjutnya dari kegiatan sosialisasi terlihat nntusias mitra sangat terlihat dengan respon positif dan banyaknya pertanyaan serta rasa ingin tahu yang besar tentang proses pembuatan dan manfaat POC daun kipahit.
Assessing Efficiency of Paddy Farming in Deli Serdang Regency, North Sumatra, Indonesia Kabeakan, Nana Trisna Mei Br; Purba, Khairul Fahmi; Intan, Dian Retno; Lubis, Wildani; Vionika, Cahya
Jurnal AGRISEP JURNAL AGRISEP VOL 23 NO 02 2024 (SEPTEMBER)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagrisep.23.02.705-720

Abstract

The use of agricultural input is significant for farm management. It would relate to productivity and efficiency. The problem is that the paddy farmers still needed to determine the appropriate agricultural input use level to achieve efficiency. This study aims to assess the efficiency of paddy farming in Deli Serdang Regency, North Sumatra, Indonesia. This study evaluated the efficiency of paddy farming with three types: technical efficiency, allocative efficiency, and economic efficiency. A survey was conducted with 40 paddy farmers to obtain data on paddy production and agricultural input use such as seed, fertilizer, chemicals, and labor. Data envelopment analysis with an input approach was employed to analyze the data. The scores of technical efficiency, allocative efficiency, and economic efficiency were 0.935, 0.711, and 0.668, respectively. This study indicated that paddy farming in Deli Serdang Regency, North Sumatra, Indonesia, was technically efficient. However, it was allocative and economically inefficient. The unachieved cost minimization was the driving factor of the allocative inefficiency. Furthermore, this study also found that the condition of paddy farming increased the return to scale (IRS). This condition implied that the paddy farmers could escalate the paddy production and achieve efficiency by improving agricultural input use. Moreover, eco-friendly agricultural input is encouraged to minimize costs to improve allocative efficiency and support sustainable agriculture. Also, the government should take some actions and policies to improve the efficiency of paddy farming in Deli Serdang.
Exploring Key Drivers of Tourist Satisfaction in Sawah Lukis Agritourism Using SEM-PLS Approach Dian Retno Intan; Khairul Fahmi Purba; Juita Rahmadani Manik; M. Alfi Syawlis; Wildani Lubis; Nana Trisna Mei Br Kabeakan
Buletin Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Haluoleo Vol. 27 No. 1 (2025)
Publisher : Department of Agribusiness, Halu Oleo University Jointly with Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia - Indonesian Society of Agricultural Economics (PERHEPI/ISAE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37149/bpsosek.v27i1.1866

Abstract

Agritourism is becoming increasingly popular in Indonesia as it utilizes natural resources and agricultural potentials, such as natural landscape and rural culture, as its main attractions. North Sumatra Province has iconic tourist attractions, such as Lake Toba, Sipiso Piso waterfall, and Agritourism, such as Sidamanik Tea plantation, Berastagi Botanical Garden and Sawah Lukis agritourism in Binjai. Sawah Lukis Agritourism has experienced a significant increase in tourist visits. Due to the high competition in Agritourism, the management should accommodate tourist expectations to achieve tourist satisfaction. Tourists' satisfaction is influenced by tourism attraction and service quality. This research explores and investigates the key drivers of tourist satisfaction in Sawah Lukis Agritourism. Accidental sampling was employed to select 102 visitors of Sawah Lukis Agritourism. Data was gathered from October to December 2024. Variables measured were tourist attractions and service quality as the exogenous variables and tourist satisfaction as the endogenous variable. The exogenous variables had 29 measurement indicators, and the endogenous variable had six measurement indicators. Data analysis was performed using SEM-PLS (Structural Equation Model - Partial Least Square) assisted by WarpPLS 7.0 software. The result showed that the constructed model was fit and fulfilled the outer and inner model criteria. The findings of this study indicate that all the key variables, which were tourism attraction and service quality, were key-driven and had a positive significant influence on the tourist satisfaction of Sawah Lukis Agritourism. The enhancement of tourist satisfaction can be accomplished by adding a cultural touch to tourist attractions, improving the local cultural heritage performance, and improving infrastructure and accommodation to facilitate tourist access. Policy recommendations and suggestions are required to improve Agritourism.
The Influence of Country of Origin and Adherence to Halal Principles on Imported Food Purchasing Decision Dian Retno Intan; Khairul Fahmi Purba; Wildani Lubis; Nana Trisna Mei Br Kabeakan; Mohd Zaffrie bin Mat Amin
Journal of Digital Marketing and Halal Industry Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jdmhi.2025.7.2.25902

Abstract

Indonesia has the largest Muslim population in the world.  It would be the largest market for halal products. The huge opportunity is not only a business prospect and market target for Muslim-majority countries but also by non-Muslim countries. In fact, most imported foods in Indonesia comes from countries with a minor Muslim population, such as China, Japan, Thailand, South Korea, and Singapore. Thus, the halal of imported product is in doubt. Furthermore, the Indonesian still not consider the halal aspects of product Hence, it is needed an identification regarding consideration in purchasing decision of imported food product. This study aims to investigate the influence of country of origin and adherence to Islamic principles in imported food purchasing decision. A survey was carried out to 205 Muslim people residing in some capital cities in Sumatra Island which were Aceh, Padang, Palembang, and Medan. Data was collected through both offline and online questionnaires.  Structural Equation Model – Partial Least Square was applied as data analysis for this study. The study found that country of origin and religiosity have a positive and significant influence on purchasing decisions for imported food products. Furthermore, this study also found that the awareness of halal may act as a mediating variable for religiosity in the purchase decision of imported food products. It implies that the awareness of halal is crucial for Indonesian Muslim consumer. Therefore, the Indonesian Muslim consumers need to improve the knowledge in recognizing halal values and principles for the imported food product.