Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Implementasi Metode Six Sigma DMAIC Pada Proses Penerimaan Barang Di Warehouse Incoming PT XYZ Subekti, Arif; Feriaty, Syarah Rizkia; Maulidani, Bagas Caesar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.19983

Abstract

Proses penerimaan barang di PT XYZ masih menghadapi berbagai ketidaksesuaian seperti perbedaan jumlah, kerusakan fisik, dan ketidaksesuaian spesifikasi dengan PO, yang berdampak pada akurasi stok dan efisiensi distribusi ke workshop dan customer. Sebagai perusahaan trading, ketepatan suplai menjadi faktor penting. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penyebab ketidaksesuaian serta memberikan rekomendasi perbaikan menggunakan metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC dan analisis 5W+1H. Sebelum perbaikan, nilai sigma rata-rata sebesar 2,79 dengan 98.525 DPMO. Setelah penerapan instruksi kerja, checklist standar, pelatihan petugas, dan optimalisasi ERP, nilai sigma meningkat menjadi 3,54 dan DPMO menurun menjadi 20.675. Hasil ini menunjukkan bahwa Six Sigma efektif dalam meningkatkan kualitas proses penerimaan barang di warehouse incoming PT XYZ. Kata Kunci: DMAIC, penerimaan barang, pengendalian kualitas, Six Sigma, warehouse incoming
Penjara sebagai Lembaga Pendisiplinan: Sejarah Kehidupan Sehari-Hari di Penjara Perempuan Malang, 1984-2004 Muhtarom, Ian Iradatillah; Subekti, Arif
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 9 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v9i2.29828

Abstract

This research aims to examine the history everyday of life in Malang Women's Prison in the period 1984-2004 using historical methods, focusing on the continuity that occurred in daily life in prison after the correctional concept was implemented in 1964. The research focused on two daily routines in Malang Women's Prison: meals and skills training. The History of Everyday Life approach in this research is used to reconstruct the history of prison as a disciplinary institution using the perspective of everyday life. The conclusions of this research are; first, Malang Women's Prison was built as a marker of infrastructure progress and a symbol of stability of the urban environment, because of the prison's function as a place to discipline urban society; second, the State intervenes in all aspects of the daily life of prisoners through regulations applied in Malang Women's Prison; third, discipline is a discourse developed by Foucault as a genealogy of power in the early 19th century where routines as part of daily life, are part of discipline, with the aim of creating obedient bodies through power control.
Kuasa, Ruang, dan Identitas: Studi Kasus Trimurjo-Metro, 1935–1942 M. Nehza Rausan Shadra; Arif Subekti
JURNAL JAWI Vol 8 No 2 (2025): Islam, Social Dynamics, and Modernity
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/00202582841000

Abstract

Studi ini mengkaji bagaimana perencanaan ruang kolonial Belanda membentuk identitas perkotaan dan hierarki sosial di permukiman hinterland Trimurjo–Metro, Lampung, antara 1935 dan 1942. Dengan desain studi kasus historis, penelitian ini menganalisis arsip kolonial Belanda, laporan resmi, surat kabar, dan peta melalui kerangka teoretis terpadu: produksi ruang Lefebvre, biopolitik Foucault, dan dualisme kota kolonial King. Temuan menunjukkan tatanan sosio-spasial yang sengaja disegregasi: permukiman migran Jawa terintegrasi dengan infrastruktur modern dan jaringan administratif, sementara komunitas asli Lampung secara sistematis terpinggirkan ke zona pinggiran. Rekayasa ruang ini berfungsi sebagai instrumen utama kekuasaan dan pembentukan identitas kolonial. Studi menyimpulkan bahwa desain perkotaan kolonial di wilayah hinterland merupakan alat politik yang kuat untuk menciptakan hierarki sosial melalui segregasi terencana. Kontribusi studi terletak pada penekanan peran perencanaan ruang dalam konstruksi identitas di luar kota-kota pelabuhan besar, sekaligus menegaskan kebutuhan penelitian sejarah lisan untuk melengkapi perspektif arsip.
Historiografi Islam Nusantara: Sebuah Identifikasi Asmawati, Rika inggit; Subekti, Arif
Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities Vol. 1 No. 1 (2020): Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.251 KB) | DOI: 10.22515/isnad.v1i1.2707

Abstract

Islam was, and still, one of mainstream themes of Indonesia historiography. This article aims to identify some historical studies of Islam in the Archipelago. The spirit of decolonization, the sublimation of asian values, official history projection, and or alternative historiography, are temporarily identifications among Indonesian islamic history, sublimation sublimation.
WANUA NUSANTARA: PRAKTIK PEMBUMIAN NILAI-NILAI PANCASILA DI KALANGAN GENERASI MUDA Shofa, Abd. Mu’id Aris; Kodir, Abdul; Alfaqi, Mifdal Zusron; Subekti, Arif
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui kendala-kendala apa saja yang dihadapi oleh pemuda di kelurahan sisir dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila dan untun mengetahui upaya yang dapat dilakukan untuk memotivasi pemuda dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila. Metode pelakasanaan yang digunakan adalah pertama, analisis situasi masyarakat dengan dua tahapan yaitu khalayak sasaran dan menentukan bidang permasalahan yang akan dianalisis. Setelah itu ada rencana pemecahan masalah dan rencana pelaksanaan kegiatan serta yang terakhir yaitu evaluasi kegiatan dan hasil, adapun lokasi kegiatan di kelurahan sisir kecamatan batu kota batu, hasil dari pengabdian ini menunjukan bahwa ketidak tahuan akan realitas keindonesian yang sangat multicultural dan penuh keberagaman, sehingga membuat para pemuda belum mampu secara konkrit untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila. Upaya pemberian pelatihan kader Pancasila mempunyai dampak yang sangat positif bagi pemuda khususnya di kelurahan sisir kecamatan batu kota batu sehingga mampu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam praktik kehidupan sehari-hari.
PELATIHAN KARYA TULIS ILMIAH DAN PENGELOLAAN JURNAL ELEKTRONIK SEBAGAI MEDIA HALAQOH ILMIAHDI PESANTREN LUHUR Idris, Idris; Subekti, Arif; Sulistyo, Wahyu Djoko
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya tulis ilmiah dan publikasi merupakan produk yang menjadi tuntutan dalam dunia akademik. Halaqoh ilmiah merupakan salah satu program rutin yang dilaksanakan oleh pesantren Luhur untuk memberikan pemahaman dan pengalaman keilmuan kepada santri. Namun demikian, dalam pelaksanaannya, karya-karya yang dibuat dan dipresentasikan oleh santri pada kegiatan tersebut, belum tersusun sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah. Oleh karena itu, diperlukan adanya pelatihan karya tulis ilmiah dan sekaligus pelatihan pengelolaan jurnal elektronik agar para santri bisa menulis sekaligus memberikan mereka media untuk mempublikasikan karya mereka dalam bentuk jurnal online yang bisa dinikmati dan dibaca oleh publik secara luas. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di pondok pesantren Luhur dengan Tim Pengabdian menjadi narasumber pada kedua acara tersebut. Hasil dari kegiatan pelatihan ini sangat memuaskan, semua peserta antusias dan memahami secara komprehensif materi pelatihan. Selain itu, bagi para santri yang menjadi perwakilan dalam pelatihan pengelolaan jurnal secara online. Evaluasi pasca pelatihan menunjukkan bahwa tim editor dari pesantren dapat mengoperasionalkan sistem Open Journal System (OJS) dengan baik.