Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Efektivitas Kebijakan E-Tilang di Dirlantas Polda Gorontalo Mohamad Vito Rauf; Tety Thalib; Jusrin Kadir
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kebijakan E-Tilang (Electronic Traffic Law Enforcement/ETLE) yang diterapkan oleh Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Gorontalo. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh pergeseran sistem penegakan hukum lalu lintas dari metode konvensional ke metode elektronik sebagai bagian dari transformasi digital pelayanan publik. Meskipun implementasi E-Tilang telah berjalan sejak tahun 2021 di Gorontalo, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai tantangan seperti kurangnya sosialisasi, tingginya angka pelanggaran lalu lintas, serta terbatasnya infrastruktur pendukung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman masyarakat terhadap sistem E-Tilang masih rendah, sosialisasi belum merata, dan jumlah kamera ETLE aktif masih terbatas. Hal ini berdampak pada rendahnya efektivitas kebijakan secara keseluruhan. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi implementasi yang lebih terstruktur, peningkatan sarana dan prasarana, serta edukasi publik yang berkelanjutan agar tujuan dari kebijakan E-Tilang dapat tercapai secara maksimal
Peran Pemerintah Dalam Pembangunan Infrastruktur Jalan Desa Di Desa Dolong A Kecamatan Walea Kepulauan Kabupaten Tojo Una-Una Renaldy S. Kamaru; Tety Thalib; Kurniadi K. Hasan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1629

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membuktikan Peran Pemerintah Desa dalam Pembangunan Infrastruktur Jalan Desa di Desa Dolong A Kec. Walea Kepulauan Kab. Tojo Una-Una. Metode yang digunakan Kualitatif Deskriptif dengan 3 fokus penelitian yaitu pemerintah sebagai motivator, pemerintah sebagai fasilitator, pemerintah mobilisator. Sumber data yang digunakan ialah data primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemerintah desa sebagai Motivator dengan mendorong partisipasi masyarakat melalui belum merata karena lemahnya kehadiran dan keterlibatan langsung dari kepala desa dan sekretaris desa dalam kehidupan masyarakat sehari-hari, peran pemerintah desa sebagai fasilitator belum semua proses difasilitasi secara optimal, terutama dalam membuka ruang diskusi dan menjembatani aspirasi warga yang masih sering diabaikan, peran pemerintah desa sebagai mobilisator belum berjalan maksimal, minimnya kehadiran pimpinan desa dan kurangnya inisiatif kolektif menyebabkan kegiatan pembangunan bersifat pasif dan cenderung bergantung pada pihak luar.
Faktor-Faktor Penghambat Pemasaran Produk Industri Meubel Taqim Di Kota Gorontalo Windia Arif; Ellys Rachman; Tety Thalib
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1669

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menghambat pemasaran produk industri meubel Taqim di Kota Gorontalo. Metode yang digunakan Kualitatif Deskriptif dengan 3 fokus penelitian yaitu Lokasi, Promosi, Harga. Sumber data yang digunakan ialah data primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor utama yang menjadi penghambat pemasaran produk meubel taqim, yaitu : (1) lokasi usaha yang kurang strategis karena berada jauh dari pusat kota menyebabkan rendahnya aksesibilitas dan visibilitas usaha terhadap calon konsumen. (2) kurangnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi modern menyebabkan jangkauan pemasaran terbatas dan tidak mampu menjangkau segmen pasar yang lebih luas. (3) tidak adanya informasi yang jelas mengenai perbedaan harga antara pembeli umum dan reseller menimbulkan kebingungan dan ketidakpercayaan di kalangan pelanggan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pemasaran yang lebih adaptif, seperti pemanfaatan teknologi digital, peningkatan komunikasi harga, serta pemilihan lokasi usaha yang lebih strategis, sangat diperlukan untuk meningkatkan kinerja usaha.
Pengelolaan Umkm Dalam Meningkatkan Penjualan Di Depula Li Rahma Di Kota Gorontalo Maysara Igirisa; Ellys Rachman; Tety Thalib
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengelolaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam meningkatkan penjualan pada usaha Depula Li Rahma, sebuah usaha produksi kue kering yang berlokasi di Kelurahan Limba B, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi usaha yang berada di dalam lorong menjadi kendala utama dalam menarik pelanggan baru dan mempertahankan jumlah kunjungan harian. Selain itu, volume penjualan yang tidak stabil serta minimnya aktivitas promosi memperburuk performa usaha. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar pemilik usaha mempertimbangkan pemindahan lokasi ke tempat yang lebih strategis, menerapkan strategi pemasaran yang adaptif untuk menjaga stabilitas penjualan, serta memanfaatkan media promosi digital guna menjangkau pasar yang lebih luas. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya manajemen lokasi dan promosi dalam mendukung pertumbuhan UMKM.
Pengembangan Usaha Kuliner Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat (Studi Kasus Di Wisata Kuliner Tamendao Beach) Sri Dinda Ladja; Tety Thalib; Sabriana Octaviana Gintulangi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan usaha kuliner dalam meningkatkan pendapatan masyarakat, dengan fokus studi kasus pada destinasi wisata kuliner Tamendao Beach, Kota Gorontalo. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada potensi kawasan wisata tersebut yang belum diiringi dengan optimalisasi sektor kuliner sebagai penggerak ekonomi lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan usaha kuliner di Tamendao Beach belum berjalan secara maksimal. Dari aspek inovasi produk, pelaku usaha cenderung menghadirkan menu yang homogen, khususnya berbahan dasar ikan nike, tanpa eksplorasi pada bahan lokal lain maupun penyajian yang kreatif. Dari sisi promosi, pemanfaatan media sosial seperti Facebook, Instagram, dan TikTok belum diiringi dengan strategi pemasaran digital yang terarah dan inovatif, sehingga jangkauan promosi masih terbatas. Sementara itu, dari aspek fasilitas pendukung, ditemukan kekurangan pada sarana umum seperti toilet, musala, tempat sampah, dan aksesibilitas lokasi. Ketimpangan pengunjung antar lapak pun terjadi akibat keterbatasan infrastruktur, yang turut memengaruhi potensi pendapatan pelaku UMKM. Temuan ini menegaskan pentingnya inovasi kuliner berbasis potensi lokal dan transformasi strategi promosi digital untuk memperkuat daya tarik wisata kuliner. Selain itu, dukungan pemerintah daerah dalam peningkatan infrastruktur dan fasilitas umum sangat diperlukan untuk mendorong pengembangan usaha kuliner secara berkelanjutan dan inklusif. Penelitian ini merekomendasikan adanya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan ekosistem wisata kuliner yang kompetitif, kreatif, dan berdaya saing tinggi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Kompetensi Kepala Desa Untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Desa Popolii Kecamatan Walea Kepulauan Kabupaten Tojo Una-Una Meilinda Mustapa; Tety Thalib; Kurniadi K. Hasan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memberikan gambaran yang obyektif tentang Kompetensi Kepala Desa Untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Desa Popolii Kecamatan Walea Kepulauan Kabupaten Tojo Una-Una. Dengan ini fokus penelitan yaitu pengetahuan, keterampilan tau keahlian, kemampuan manajerial, dan kemampuan interpersonal. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: Teknik Observasi, Wawancara, dan pencatatan sekunder. Sesuai dengan jenis penelitian yang digunakan maka teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa Kompetensi Kepala Desa Untuk Meningkatkan Partisipasi Dalam Pembangunan dilihat dari pengetahuan, keterampilan atau keahlian, kemampuan manajerial, dan kemampuan interpersonal sudah cukup memadai namun masih ada beberapah masyarakat kurang merasa puas, akibat lemahnya pengawasan dan koordinasi kepala desa. Adapun hal yang disarankan kepala desa perlu membuka kolaborasi bersama perguruan tinggi dan lembaga swadaya masyarakat serta sebaiknya kepala desa mengikuti berbagai pelatihan peningkatan kompetensi perlu meningkatkan pengawasan dan koordinasi dan memperkuat komunikasi dua arah yang lebih terbuka kepada seluruh lapisan masyarakat desa popolii Penelitian.
Kepemimpinan Kepala Desa Dalam Pelaksanaan Tugas Di Desa Labanu Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo Sela Setiawati Kasim; Tety Thalib; Misbahudin Djaba
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.2639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan praktik kepemimpinan Kepala Desa dalam pelaksanaan tugas pemerintahan di Desa Labanu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo. Pendekatan dan metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan Kepala Desa belum berjalan optimal, ditandai dengan rendahnya tingkat kehadiran dalam tugas-tugas pemerintahan, kurangnya sistem pelimpahan wewenang kepada perangkat desa, serta hambatan dalam pelayanan administratif kepada masyarakat. Ketidakhadiran Kepala Desa berdampak langsung pada keterlambatan pelayanan publik dan menurunkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan desa. Selain itu, kinerja perangkat desa tidak sepenuhnya dimaksimalkan karena adanya ketergantungan yang tinggi terhadap otorisasi dari Kepala Desa. Kesimpulannya Penelitian ini menekankan pentingnya penerapan kepemimpinan transformasional dan sistem manajemen yang adaptif untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa. Dengan demikian, diperlukan strategi kepemimpinan yang berorientasi pada kolaborasi, pelimpahan wewenang yang terstruktur, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia desa agar pelayanan publik berjalan lebih efektif dan responsif.    
Faktor-Faktor Penghambat Partisipasi Masyarakat Dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Di Desa Olilan Kecamatan Walea Kepulauan Kabupaten Tojo Una-Una Sarni Sarni; Tety Thalib; Agus Pariono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2825

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang menghambat partisipasi masyarakat dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di Desa Olilan, Kecamatan Walea Kepulauan, Kabupaten Tojo Una-Una Pendekatan dan metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam Musrenbangdes disebabkan oleh tiga faktor utama, yaitu: kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keterlibatan dalam perencanaan pembangunan, minimnya sosialisasi dari pemerintah desa, serta rendahnya pemahaman warga terhadap substansi dan mekanisme Musrenbangdes. Selain itu, faktor sosial dan budaya lokal, serta dominasi elit dalam forum musyawarah turut memperkuat ketimpangan partisipasi. Kesimpulannya Temuan ini mengindikasikan bahwa proses Musrenbangdes belum berjalan secara partisipatif dan inklusif, sehingga diperlukan strategi perbaikan melalui peningkatan literasi masyarakat, perbaikan pola komunikasi, serta pelibatan aktif seluruh lapisan warga desa. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi penguatan tata kelola pemerintahan desa berbasis partisipasi dan demokrasi lokal.
Pelaksanaan Program Rehabilitasi Sosial Untuk Lanjut Usia Terlantar Oleh Dinas Sosial Kota Gorontalo Nurain Adam; Ellys Rachman; Tety Thalib
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2937

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia, termasuk di Kota Gorontalo, menimbulkan tantangan signifikan dalam penyediaan layanan sosial, terutama bagi lansia terlantar yang tidak memiliki dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program rehabilitasi sosial yang dijalankan oleh Dinas Sosial Kota Gorontalo melalui tiga aspek utama: pendampingan keluarga, koordinasi antarlembaga, dan dukungan anggaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan telaah pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendampingan keluarga masih rendah karena minimnya kesadaran dan kapasitas keluarga dalam merawat lansia. Di sisi lain, koordinasi antarinstansi pemerintah juga belum optimal akibat kurangnya sinergi dan ketidakterpaduan data antar lembaga. Selain itu, keterbatasan anggaran menjadi hambatan utama dalam menjangkau seluruh lansia terlantar secara merata. Temuan ini memperlihatkan bahwa keberhasilan program rehabilitasi lansia tidak hanya bergantung pada keberadaan kebijakan, tetapi sangat ditentukan oleh kolaborasi aktor sosial, penguatan kapasitas keluarga, dan alokasi anggaran yang memadai. Oleh karena itu, diperlukan reformulasi strategi yang lebih terstruktur dan inklusif untuk menciptakan layanan sosial yang berkelanjutan bagi lansia.
Inovasi Layanan Informasi Publik Dalam Meningkatkan Literasi Informasi Digital Masyarakat Oleh Dinas Komunikasi, Informasi Dan Persandian Kota Gorontalo Fadel Ramadhan Ishak; Rukiah Nggilu; Tety Thalib
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kota Gorontalo dalam mengembangkan inovasi layanan informasi publik. Fokus penelitian diarahkan pada strategi, bentuk implementasi, serta tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan literasi informasi digital masyarakat. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Kominfo Kota Gorontalo berperan penting dalam mendorong keterbukaan informasi publik melalui berbagai inovasi, antara lain penyediaan kanal interaksi digital, pemanfaatan media sosial resmi pemerintah, serta penguatan kerja sama dengan media lokal. Inovasi tersebut mendapat antusiasme dari masyarakat, namun masih dihadapkan pada tantangan berupa rendahnya literasi digital, keterbatasan pemahaman masyarakat terhadap teknologi, serta kurangnya sumber daya pendukung di tingkat lokal. Secara umum, pengembangan inovasi layanan informasi publik yang dilakukan Dinas Kominfo telah berjalan cukup efektif dalam meningkatkan akses informasi dan interaksi dengan masyarakat. Meski demikian, perlu adanya strategi lanjutan berupa edukasi literasi digital, peningkatan kapasitas aparatur, serta pemanfaatan teknologi informasi yang lebih inklusif agar pelayanan informasi publik dapat lebih optimal, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era digital.