Claim Missing Document
Check
Articles

Desain dan Perancangan Shaker Table Vibration Testing Machine 3-Axis dengan Mechanical Exciter Slider Crank Mechanism Yuda, Mohammad Wira; Abdi, Ferly Isnomo; Wulandari, Diah; Puspitasari, Dewi
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 10 No 02 (2025): JRM Agustus 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v10i02.72059

Abstract

Vibration testing using a shaker table vibration tester aims to determine the dynamic characteristics and the structural endurance of a test object under vibrational or shock loads. The addition of motion axes (X, Y, Z) to the shaker table through the use of a connecting link rod-type exciter allows for greater displacement of the exciter, thereby expanding the variety of vibrational movements produced by the shaker table. This configuration enables more complex and varied testing conditions, leading to more comprehensive and representative test results. This research uses the Research and Development method by making a 3-axis shaker table vibration testing machine. Using a mechanical exciter slider crank with a connecting link rod as the mechanism, and varying the value of the connecting link rod installation distance on the deviation adjustment disk by 5, 10, 15, and 20 mm from the center point to vary the amplitude of the shaker table. The results of the machine function test obtained the vibration value of the frame when the machine operates with the test object at a deviation of 5 mm, which is 16.017 rms mm/s on the X axis, 17.237 rms mm/s on the Y axis, and 13.844 rms mm/s on the Z axis, while at a deviation of 10 mm the vibration value of the frame is 7.192 rms mm/s on the X axis, 28.224 rms mm/s on the Y axis, and 22.334 rms mm/s on the Z axis. From these data, it can be identified that the vibration of the frame falls into the unsafe category according to ISO 2372 standards.
ANALISIS PENGARUH VARIASI DIAMETER PULI DENGAN PERBEDAAN TAKARAN ADONAN PADA OLAHAN PENTOL TERHADAP KAPASITAS PRODUKSI Adham Rifai, Hasif; Wulandari, Diah; Isnomo Abdi, Ferly; Riandadari, Dyah
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 10 No 03 (2025): JRM Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v10i03.72767

Abstract

The ratio between chicken meat and flour in the dough affects its texture, including thickness, elasticity, and ease of molding. This study aims to analyze the effect of dough ratio variations and pulley diameter sizes on the performance of a meatball (pentol) molding machine. The pulleys used were 25.4 mm (1 inch), 50.8 mm (2 inch), and 76.2 mm (3 inch), with dough ratios of chicken meat to flour at 1:1, 1:2, and 2:1. The research employed an experimental method by testing each combination to measure the number of successful molds, failures, production capacity, and molding time. The results showed that the 1-inch pulley with a 1:1 dough ratio produced the highest success rate (15 pieces), the lowest failure rate (7 pieces), and the fastest molding time (3 minutes 15 seconds). Conversely, the 3-inch pulley resulted in the slowest process (6 minutes 40 seconds) and a lower success rate. Based on these findings, it can be concluded that the smallest pulley combined with a balanced dough ratio is the most effective in improving production efficiency. Keywords: Production efficiency, Chicken meatball, Pulley, Dough ratio
MODEL PREDIKSI TEMPERATUR PAHAT PADA PROSES BUBUT MELALUI ANOVA DAN REGRESI Arifianti, Lailatus Sa'diyah Yuniar; Ariyanto, Sudirman Rizki; Umaroh, Susi Tri; Abdi, Ferly Isnomo; J, Mohammad R.
SISTEM Jurnal Ilmu Ilmu Teknik Vol 21 No 2 (2025): In-Press
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/sistem.v21i2.308

Abstract

Pada proses pembubutan, temperatur tinggi sering terjadi akibat gesekan antara pahat dan benda kerja, yang berdampak pada peningkatan keausan pahat dan penurunan kualitas hasil pemesinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh parameter proses, yaitu kecepatan putar (spindle speed), kecepatan makan (feed rate), dan kedalaman potong (depth of cut), terhadap temperatur pahat menggunakan metode analisis variansi (ANOVA) dan regresi linier berganda. Percobaan dilakukan sebanyak 16 kali berdasarkan rancangan faktorial penuh 2³ dengan dua replikasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa feed rate dan depth of cut berpengaruh signifikan terhadap temperatur pahat, sedangkan spindle speed tidak memberikan pengaruh yang signifikan secara individual. Namun, interaksi antara faktor-faktor tersebut terbukti memberikan pengaruh yang signifikan terhadap temperatur. Model regresi linier berganda yang dikembangkan memiliki nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 93,99%, yang menunjukkan kecukupan model untuk prediksi. Temuan ini memberikan kontribusi dalam pengendalian parameter proses untuk meminimalkan temperatur pahat, memperpanjang umur pahat, serta meningkatkan efisiensi dan kualitas dalam proses pembubutan.
Analisis Pengaruh Variasi Kulit Ari Dan Model Hopper Terhadap Waktu Produksi Serta Tingkat Kehalusan Hasil Penggilingan Hardinansya, Farid Aziz; Sakti, Arya Mahendra; Abdi, Ferly Isnomo; Wulandari, Diah
Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik Vol. 3 No. 1 (2026): IDENTIK - Januari
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/identik.v3i1.1267

Abstract

This research is motivated by the ineffectiveness of stone model grinding machine in processing light, fibrous, and thin grain husk, so that a disc mill type FFC-15 grinding machine based on friction mechanism between discs was developed. The main objective is to analyze the effect of variations in husk type (mung bean, soybean, peanut) and hopper model (cylindrical, pentagonal, pyramidal) on production time, actual grinding capacity, level of fineness of the grinded results, and the extent to which differences in the physical characteristics of the husk affect the material flow rate in various hopper models with a test mass of 1 kg and a 1 mm sieve to understand the mechanism of non-homogeneous material flow in the grinding system. The experimental method involves testing the combination of the three types of husk and hopper, repeated three times, measuring production time, capacity (kg/hour), and percentage passing through a 1 mm sieve. The results showed an actual capacity of 2.70–4.71 kg/hour, where the pyramid hopper excelled with the shortest time, a maximum capacity of 4.71 kg/hour, and a fineness of 94.40% for mung bean hulls, while soybean hulls were the lowest due to unstable flow. The pyramid hopper proved to be the most effective in improving the hull grinding performance of grains.      
Penerapan Mesin Penggiling dan Pembungkus dari Bahan Foodgrade Sebagai Teknologi Produksi Tepat Guna untuk Meningkatkan Produktivitas UKM di Kabupaten Lamongan Gde Agus Yudha Prawira Adistana; Wahyu Dwi Mulyono; Ferly Isnomo Abdi
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2910

Abstract

Usaha kecil dan menengah (UKM) memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Namun, banyak pelaku UKM masih menghadapi kendala dalam hal efisiensi produksi dan penerapan teknologi modern. Salah satunya adalah UKM Camilan Stik Sladri di Lamongan, yang selama ini memproduksi camilan secara manual dengan peralatan sederhana membuat kapasitas produksi terbatas, serta kualitas produk belum sepenuhnya memenuhi standar industri pangan. Program Pegabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas mitra dengan pengadaan mesin penggiling dan pengemas, serta pelatihan manajemen. Pelaksanaan program dibagi menjadi tiga bagian yaitu persiapan, pelatihan dan pendampingan penggunaan mesin, dan pelatihan manajemen. Hasil yang didapatkan dari program PKM ini adalah sebagai berikut. (1) Mesin penggiling semi otomatis dari bahan foodgrade, (2) Mesin pengemas semi otomatis dari bahan foodgrade, dan (3) Meningkatkan kemampuan manajemen produksi dan manajemen pemasaran. Pencapaian tersebut akhirnya dapat meningkatkan produktivitas berupa kuantitas dan kualitas produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Fenomena Keterbatasan Suspensi Pasif Sepeda Listrik Roda Tiga terhadap Pencapaian Standar Kenyamanan dan Keamanan pada Bumpy Road Ardiansyah, Fahrul; Abdi, Ferly Isnomo; Warju, Warju; Ariyanto, Sudirman Rizki
Automotive Innovations Journal Vol. 2 No. 1 (2026): March
Publisher : Department of Automotive Engineering Technolgy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepeda listrik roda tiga merupakan alternatif transportasi ramah lingkungan yang memerlukan sistem suspensi optimal untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengendara di jalan Indonesia yang masih banyak rusak dan bergelombang. Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena keterbatasan sistem suspensi pasif sepeda listrik roda tiga Aviator AT 230 terhadap pencapaian standar kenyamanan dan keamanan khususnya pada kondisi jalan bumpy. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental berbasis simulasi menggunakan pemodelan quarter-car dan software MATLAB/Simulink dengan memvariasikan tiga mode kecepatan (Eco, Normal, Sport) pada profil jalan bumpy. Model matematis dibangun berdasarkan parameter kendaraan dan dianalisis untuk menghasilkan nilai RMS (Root Mean Square) percepatan vertikal sesuai Standar ISO 2631-1:1997. Hasil analisis menunjukkan bahwa semua kombinasi mode kecepatan menghasilkan RMS percepatan di atas 1,25 m/s² yang dikategorikan sebagai sangat tidak nyaman menurut Standar ISO 2631-1:1997, dengan peningkatan signifikan sebesar 265% dari mode Eco ke mode Sport. Selain itu, defleksi suspensi pada semua mode kecepatan tetap dalam batas aman secara struktural. Temuan ini membuktikan bahwa sistem suspensi pasif Aviator AT 230 memiliki keterbatasan dalam menjamin kenyamanan optimal, meskipun aman secara struktural. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan mode Eco pada jalan gunduk untuk meningkatkan kenyamanan pengendara dan memberikan dasar bagi pengembangan strategi optimasi suspensi yang lebih adaptif di masa mendatang.
Analisis Perbandingan Kekuatan Struktural Poros Roda Kereta Api Menggunakan Metode Finite Element Analysis Putra Firmansyah, Ganda; Abdi, Ferly Isnomo; Ganda, Andita Nataria Fitri; Davareza, Tinton; Mubarok, Dio Dwi
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 11 No 01 (2026): JRM April 2026 (In Press)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v11i01.73991

Abstract

This study presents a comparative analysis of the structural strength of two railway axle models using the Finite element analysis (FEA) method. The objective is to determine the effect of geometric variations on stress distribution, total deformation, and safety factor of the railway axle. Three-dimensional models of both axle designs were developed using CAD software and analyzed through the Static Structural module in ANSYS Workbench 17.2. The material used is ASTM A36 carbon steel with a static load of 196,133 N, representing the axle load of a railway system. Simulation results show that Model A exhibits better structural performance, with a maximum Von Mises stress of 136.72 MPa, maximum deformation of 0.10697 mm, and a minimum safety factor of 1.6164. In contrast, Model B produces a higher maximum stress of 163.64 MPa and a total deformation of 0.15741 mm, with a lower minimum safety factor of 1.3505. These differences indicate that geometry significantly affects the load distribution and structural stability of the axle. Overall, Model A is considered more optimal due to its higher stiffness and greater safety margin, making it more suitable for railway axle design applications that require high vertical load resistance and low fatigue risk.
Pengaruh Variasi Ketebalan Penampang Segiempat pada Crashbox Terhadap Kemampuan Menyerap Energi Prasetiyo, Prembayun; Wulandari, Diah; Abdi, Ferly Isnomo; Nugroho, Aji
Automotive Innovations Journal Vol. 2 No. 1 (2026): March
Publisher : Department of Automotive Engineering Technolgy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka kecelakaan lalu lintas dengan tipe tabrakan frontal mendorong pengembangan sistem keselamatan pasif kendaraan, salah satunya adalah Crashbox. Crashbox berfungsi menyerap energi tumbukan melalui deformasi plastis sehingga gaya yang diteruskan ke struktur kendaraan dan penumpang dapat diminimalkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi ketebalan penampang segiempat terhadap kemampuan penyerapan energi dan karakteristik deformasi Crashbox. Metode yang digunakan adalah simulasi numerik berbasis Finite Element Analysis (FEA) menggunakan perangkat lunak ANSYS Explicit Dynamics. Model Crashbox berbahan aluminium alloy AA6061-T6 dianalisis dengan variasi ketebalan 2 mm, 3 mm, dan 4 mm. Simulasi tumbukan dilakukan secara aksial dengan kecepatan impactor 15,6 m/s dan massa 100 kg. Parameter crashworthiness yang dianalisis meliputi Energy Absorption (EA), Specific Energy Absorption (SEA), Mean Crushing Force (MCF), Initial Peak Force (IPF), dan Crash Load Efficiency (CFE). Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan ketebalan Crashbox meningkatkan kemampuan penyerapan energi dan kestabilan deformasi. Crashbox dengan ketebalan 4 mm menghasilkan nilai EA tertinggi sebesar 6,862 kJ, SEA sebesar 13,92 kJ/kg, serta CFE sebesar 38,57%, dengan pola deformasi progressive axial folding yang paling stabil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variasi ketebalan penampang segiempat berpengaruh signifikan terhadap kinerja crashworthiness Crashbox dan dapat menjadi referensi dalam perancangan sistem keselamatan kendaraan.
Strength Analysis of Micro Wind Turbine Blade Structure Made of Composite Material Using Finite Element Analysis Maulana, Rafi Arifin; Puspitasari, Dewi; Abdi, Ferly Isnomo; Nugroho, Aji
Journal of Engineering Science and Technology Management (JES-TM) Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Journal of Engineering Science and Technology Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes the Structural Strength of micro wind turbine blades made of CFRP and GFRP composites using the Finite Element Analysis (FEA) method. Aerodynamic loads are obtained from QBlade simulations at a wind speed of 12 m/s and applied as non-uniform pressure on the blades. Composite modeling is performed with ANSYS Composite PrepPost (ACP) using a 4-ply laminated composite configuration with fiber orientations of 0°, 45°, −45°, and 90° and varying ply thicknesses along the blade. Static analysis shows that the CFRP blade produces a Von Mises stress of 15,648 MPa with a maximum displacement of 3.1616 mm, while the GFRP blade produces a stress of 12,786 MPa with a maximum displacement of 6,947 mm. These results indicate that CFRP has better Structural stiffness than GFRP, making it more suitable for micro wind turbine blade applications that require high Structural stability.
Co-Authors Achmad, Fendi Adham Rifai, Hasif Afdhol, Muhammad Zikri Aji Nugroho Akhmad Hafizh Ainur Rasyid Al Fahrurrozi, Mochammad Arya Al Falaq, Mochammad Rama Alfadilla, Muhammad Fajar Alfan Arfian Alfarizi, Edgar Hafizh Ali Hasbi Ramadani Alwi, Zyanata Hasna Andita Nataria Fitri Ganda Annafiyah Ardiansyah, Fahrul Arifianti, Lailatus Sa'diyah Yuniar Ariyanto, Sudirman Rizki Arya Mahendra Sakti Aufillah, Muhammad Husain Auliana Diah Wilujeng Austin, Aqsha Parisya Bin Laday, La Dedy Augustino Casillas, Muhammad Kanz Chatarina Umbul Wahyuni Darmawan, Indra Davareza, Tinton Dewi Puspitasari Diah Wulandari Dyah Riandadari Fachry Abda El Rahman Fahmi, Mochamad Amrizal Fatah, Misbakhul Ferditama, Dani Firiski, Edwi Febrian Firman Yasa Utama Firman Yasa Utama Firza, Firza ichmamudin sarfani Ganda, Andita Ganda, Andita Nataria Fitri Gde Agus Yudha Prawira Adistana Gegatama, Muhammad Henwa Hamdani, Riza Arif Hardinansya, Farid Aziz Heru Arizal Hidayaturrahman, Hidayaturrahman Ika Nurjannah Ilhamsyah, Tegar Bayu Juliarsyah, Mohammad Rizanto Kusuma, Muhammad Dewantara Kusuma, Rachmad Andrian Jaya Laksono, Teguh Setiawan Aldi Manggalasari, Lena Citra Marwinsyah, Rizky Maulana, Rafi Arifin Mubarok, Dio Dwi Muhamad Nahrudin Ibad, Ibad Murti, Dafa Aditya najimuddin, ahmad Naqsyabandi, Ananda Rafly Prasetiyo, Prembayun Priyambada, Sashatta Daniela Putra Firmansyah, Ganda Rachmattan, Ryan Ramadhan, Maulana Trisnanda Rizqullah, Ahmad Fakih Muhaimin Rusli, Ghozy Meiky Saputra, Prihatama Wahyu Shadiq, Muhammad Difa Ash Sufi, Achmad Hikam Ulul Sugiarto, Fikri Ariyadhana Sulistyorini, Elisa Suryonegoro, Satrio Adi Suwanto, Eko Syafa'at, Rachmad Arif Tsamroh, Dewi ‘Izzatus Ubaidillah, Moch. Rizal Ulfiyah, Laily Umar Al Faruq Umaroh, Susi Tri Unggul Wasiwitono Wahyu Dwi Mulyono WARJU Widoretno, Yustin Setiya Wijaya, Nieke Andina Yuda, Mohammad Wira