Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Diameter Mata Bor Terhadap Waktu Permesinan Dengan Variasi Putaran Spindel Pada Mesin Bor Vertikal LC-25A Terhadap Material Aluminium 5356 Gegatama, Muhammad Henwa; Utama, Firman Yasa; Wulandari, Diah; Abdi, Ferly Isnomo
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 8 No 01 (2023): JRM April 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v8i01.53563

Abstract

The machining process in the era of Industry 4.0 is rapidly advancing over time, especially in production activities that require good quality and efficient time management. The completion of construction work, particularly in drilling machines, becomes a fundamental machining process that will influence subsequent machining processes. The diameter of the drill bit, spindle rotation speed, and workpiece material are among the aspects that can affect the machining time. One of the drilling machines at Mandiri Raya Teknik workshop is the First LC-25A Vertical Drilling Machine, which has not been in use for a long time. Therefore, there is a need for reference regarding the performance of this drilling machine. The aim of this research is to determine the influence of drill bit diameter and spindle speed on machining time. The research method used is experimental research, and the data analysis used is descriptive analysis. The drilling machine used is the First LC-25A type, with one HSS drill bit for each diameter: 5mm, 7.5mm, and 10mm. The test material used is Aluminum 5356, and the spindle speeds used are 1372.6 rpm, 1050.5 rpm, and 518.5 rpm. The results of this research show that the fastest average time was obtained for each drill bit diameter of 5mm, 7.5mm, and 10mm at a spindle speed of 1372.6 rpm, with average times of 25 seconds, 45 seconds, and 58.3 seconds, respectively.
Perancangan Aktuator Hidrolik dengan Mekanisme Rack and Pinion pada Prototipe Liquid Handling System Rizqullah, Ahmad Fakih Muhaimin; Abdi, Ferly Isnomo; Sakti, Arya Mahendra; Riandadari, Dyah
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 8 No 01 (2023): JRM April 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v8i01.54236

Abstract

Perkembangan terus dilakukan seiring dengan kemajuan zaman yang terus modern dan membawa pengaruh pada seluruh lini kehidupan, tidak terkecuali pada bidang kesehatan. industri kesehatan dan teknologi dalam perkembangannya maka dibutuhkan aktuator hidrolik yang efisien serta murah, karena komponen sistem hidrolik yang asli tidaklah murah Oleh karena itu, untuk hal tersebut dibutuhkan suatu penelitian Perancangan Aktuator Hidrolik dengan Mekanisme Rack and Pinion pada Prototype Liquid Handling System untuk bisa mempermudah pekerjaan manusia dalam proses pengujian laboratorium. Penelitian ini menggunakan metode research and development dengan membuat desain Prototipe Aktuator Hidrolik dengan Mekanisme Rack and Pinion, yang terhubung dengan Liquid Handling System serta merancang alat dan program G-Code dan coading motor servo untuk menguji kemampuan sistem Rack and Pinion yang telah dirancang. Hasil dari uji fungsi penelitian ini adalah Rack and Pinion memiliki gaya Tarik sebesar 6,27 N serta gaya dorong sebesar 12,53 N, Tekanan pada injeksi yang dihasilkan sebesar 8,35 Pa.
Rancang Bangun Arm Robot Sebagai Pemindah Tabung Reaksi Sampel PCR pada Prototype Liquid Handling System Marwinsyah, Rizky; Abdi, Ferly Isnomo; Sakti, Arya Mahendra; Riandadari, Dyah
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 8 No 02 (2023): JRM Agustus 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v8i02.54240

Abstract

Abstrak: Perkembangan teknologi di bidang medis telah mengarah pada penggunaan robot untuk membantu dan memudahkan pekerjaan tenaga medis dalam proses pengujian laboratorium, seperti pengujian sampel PCR. Pengujian PCR adalah salah satu metode pengujian COVID-19 yang paling akurat dengan menggunakan sampel lendir hidung atau tenggorokan. Saat ini pengujian sampel PCR masih dilakukan secara manual yang rawan terkontaminasi oleh tangan manusia. Robot lengan merupakan alat yang digunakan untuk memindahkan benda yang digunakan pada berbagai industri. Dalam hal ini, lengan robot digunakan pada industri medis untuk memindahkan tabung reaksi sampel PCR agar mencegah tingkat kontaminasi sampel PCR, mengingat tingginya risiko kontaminasi pada pengujian sampel PCR. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan untuk merancang bangun robot lengan, pemrograman gerakan lengan robot, dan menguji kemampuannya mengambil tabung reaksi sampel PCR dari prototype liquid handling system dan meletakan ke rak yang telah disediakan. Berdasarkan hasil uji fungsi robot lengan pada prototype liquid handling system, waktu yang diperlukan untuk memindahkan tabung reaksi bergantung pada jarak pemindahannya. Waktu rata-rata dari titik A ke titik 1 adalah 21,91 detik, dari titik B ke titik 2 adalah 25,08 detik, dan dari titik C ke titik 3 adalah 25,73 detik. Disimpulkan bahwa lengan robot yang dirancang dapat menjadi solusi dalam proses pemindahan tabung PCR untuk mengurangi resiko kontaminasi yang terjadi.   Kata kunci: covid-19, prototipe liquid handling system, robot lengan.   Abstract: Technological developments in the medical field have led to the use of robots to assist and facilitate the work of medical personnel in laboratory testing processes, such as testing PCR samples. PCR testing is one of the most accurate methods of testing for COVID-19 using a nasal or throat mucus sample. Currently testing PCR samples is still done manually which is prone to contamination by human hands. Arm robot is a tool used to move objects used in various industries. In this case, robotic arms are used in the medical industry to move PCR sample test tubes to prevent PCR sample contamination levels, given the high risk of contamination in PCR sample testing. This study uses research and development methods to design a robotic arm, program the robot arm's movements, and test its ability to take PCR sample test tubes from a liquid handling system prototype and place them on the rack provided. Based on the results of the arm robot function test on the liquid handling system prototype, the time required to move the test tube depends on the distance it is moved. The average time from point A to point 1 is 21.91 seconds, from point B to point 2 is 25.08 seconds, and from point C to point 3 is 25.73 seconds. It was concluded that the designed robotic arm could be a solution in the process of moving PCR tubes to reduce the risk of contamination occurring.   Keywords: arm robot, covid-19, liquid handling system, PCR.
Rancang Bangun Prototype Timbangan Sensorik untuk Domba Ternak Berbasis Microcontroller Laksono, Teguh Setiawan Aldi; Abdi, Ferly Isnomo; Sakti, Arya Mahendra; Ganda, Andita Nataria Fitri
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 8 No 01 (2023): JRM April 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v8i01.54263

Abstract

Perkembangan teknologi digital di bidang peternakan semakin meningkat, penimbangan bobot domba ternak masih memakan waktu dan tenaga yang banyak, serta sering terjadi kesalahan manusia yang mengakibatkan data yang tidak akurat. Oleh karena itu, dikembangkanlah Timbangan Sensorik dan RFID Mobile yang dapat menimbang dan merekam data secara otomatis, sehingga dapat mengurangi waktu dan tenaga yang diperlukan. Penelitian ini menggunakan metode research and development (R&D) untuk membuat desain timbangan sensorik dan RFID Mobile, serta melakukan uji coba dengan memasukkan domba ternak ke dalam timbangan dan melakukan scanning tag RFID Mobile untuk mendapatkan identitas domba ternak. Sensor load cell kemudian mendeteksi berat domba ternak melalui perangkat lunak untuk mendapatkan data hasil penimbangan. Timbangan sensorik ini merupakan sebuah prototype yang terbuat dari besi hollow material galvanis dan memiliki ukuran yang lebih kecil dari timbangan yang sudah ada di pasaran. Setelah dilakukan perhitungan, timbangan sensorik ini mampu menimbang bobot domba seberat 30 kg dan memiliki tingkat error sebesar 0,9% setelah dilakukan uji coba sebanyak 3 kali.
Perancangan Sistem Instrumentasi pada Prototipe Timbangan Sensorik dan RFID Mobile untuk Domba Ternak Ilhamsyah, Tegar Bayu; Abdi, Ferly Isnomo; Sakti, Arya Mahendra; Ganda, Andita Nataria Fitri
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 8 No 01 (2023): JRM April 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v8i01.54442

Abstract

Kemajuan teknologi terus berkembang dan berdampak pada berbagai industri, termasuk industri peternakan. Namun, dalam penimbangan di peternakan domba, masih banyak dilakukan secara manual. Sebagai solusi, telah dikembangkan inovasi menggunakan Timbangan Sensorik dan RFID Mobile yang menggabungkan sensor berat dan sensor NFC guna memberikan hasil pembacaan yang lebih optimal dan akurat. Penelitian ini menggunakan metode R&D (Research and Development) dengan merancang sistem instrumentasi Timbangan Sensorik dan RFID Mobile. Proses pengukuran dilakukan dengan memasukkan domba ternak ke dalam timbangan, sementara identitas domba ternak diidentifikasi melalui scanning kartu RFID Mobile. Sensor Load cell digunakan untuk mendeteksi bobot domba ternak, dan pembacaan bobot ini ditampilkan melalui perangkat lunak LCD. Prototipe Timbangan Sensorik dan RFID Mobile ini menggunakan daya sebesar 5V, dengan Arduino Mega 2560, Sensor Load cell, dan RFID Kit. Terdapat juga 3 lampu indikator yang berguna untuk memvisualisasikan kualitas domba. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesalahan (error) pada alat ini, dengan penggunaan 4 Load cell sebesar 0,19%. Sedangkan untuk RFID Mobile, kemampuannya mendeteksi dengan jarak maksimal 1,3 cm dan berada pada titik optimal sebesar 0,65 cm.
Analisis Putaran dan Jumlah Mata Pisau Terhadap Hasil Perajangan pada Mesin Perajang Adonan Kerupuk Udang Berpenggerak Motor Listrik Hamdani, Riza Arif; Riandadari, Dyah; Abdi, Ferly Isnomo; Warju, Warju
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 8 No 02 (2023): JRM Agustus 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v8i02.54618

Abstract

Kerupuk udang merupakan makanan ringan yang terbuat dari tepung terigu dengan bahan udang. Ketebalan kerupuk berpengaruh dalam kerenyahan. Proses perajangan adonan kerupuk udang masih menggunakan metode perajangan satu persatu menggunakan tenaga manusia hal ini menyebabkan proses perajangan dibutuhkan waktu yang lama serta hasil perajangan memiliki ketebalan yang berbeda-beda. Oleh karena itu diperlukan sebuah alat perajang adonan kerupuk udang sehingga ketebalan adonan kerupuk udang dapat diatur sesuai yang dibutuhkan yaitu 2-3 mm, hasil perajangan dapat dipengaruhi oleh kecepatan putaran dan jumlah mata pisau. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dimana sampel diambil secara acak sebanyak tiga kali pengujian Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kapasitas hasil produksi dan efisiensi pada hasil perajangan adonan kerupuk udang berdasarkan variasi kecepatan putaran 172 Rpm, 200 Rpm, dan 272 Rpm dan jumlah mata pisau 1, 2, dan 4 pada mesin perajang adonan kerupuk udang. Berdasarkan analisis data pada penelitian ini efisiensi produksi tertinggi adalah pengirisan dengan jumlah 1 mata pisau dengan kecepatan putaran 172 rpm diangka 97,71 %, sedangkan kapasitas pengirisan tertinggi adalah variasi pengirisan 4 mata pisau dengan kecepatan 272 rpm diangka 26,5 kg/jam. Dari pengujian dan hasil analisa yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa kecepatan dan jumlah mata pisau sangat berpengaruh pada kapasitsas efisiensi mesin yang dihasilkan
Analisis Kecepatan Putaran dan Jumlah Mata Pisau Stainless Steel terhadap Hasil Produksi pada Mesin Cutting Ubi Jalar Fahmi, Mochamad Amrizal; Riandadari, Dyah; Abdi, Ferly Isnomo; Utama, Firman Yasa
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 8 No 02 (2023): JRM Agustus 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v8i02.54645

Abstract

Abstrak: Ubi jalar sebagai salah satu bahan pangan yang mengandung karbohidrat tinggi, salah satu olahan ubi jalar yang sering dijumpai yakni keripik berbahan dasar ubi jalar putih. Permasalahannya pada proses pembuatan keripik ubi jalar ini masih dilakukan dengan cara sederhana menggunakan alat potong manual yakni pisau dapur, sehingga pemotongan ubi jalar tebal tipisnya tidak sama. Oleh karena itu, diperlukan sebuah alat mesin pemotong keripik ubi jalar untuk membantu dan mempermudah dalam proses pemotongan. Mesin pemotong keripik ubi jalar ini bertujuan untuk membantu dalam menghasilkan produk yang lebih maksimal. Selain dapat mempercepat dalam proses produksi mesin pemotong keripik ubi jalar ini bertujuan untuk menghasilkan hasil produksi dengan ketebalan keripik ubi jalar yang sama rata yaitu 1-2 mm. Metode yang digunakan yaitu metode pendekatan secara deskriptif kuantitatif, dimana pengerjaannya diawali dengan pengujian, pengambilan data berupa angka-angka yang diolah menjadi data sampel kemudian dianalisis untuk mengetahui bagaimana pengaruh antara variabel jumlah mata pisau yakni 1,2 dan 4 serta variasi kecepatan putaran sebesar 368, 440, dan 527 rpm terhadap hasil pemotongan ubi jalar. Hasil dari analisis dengan 1, 2, dan 4 mata pisau ini ketiganya sama-sama didapatkan hasil terbaik jika menggunakan kecepatan putaran sebesar 527 rpm. Begitu pula dengan efisiensi hasil produksinya yang menghasilkan 94,78%, 95,7%, dan 97,01%. Dengan jumlah mata pisau yang semakin banyak maka kapasitas hasil produksi ubi jalar juga bertambah, begitu pula dengan efisiensi hasil produksinya yang semakin tinggi. Sehingga dikatakan bahwa variasi jumlah mata pisau dan variasi kecepatan putaran pada mata pisau keduanya sama-sama berpengaruh terhadap hasil pemotongan pada ubi jalar.   Kata kunci: Jumlah mata pisau, Ketebalan Keripik, Kecepatan putaran, Ubi jalar   Abstract: Sweet potatoes as one of the foods that contain high carbohydrates, one of the processed sweet potatoes that are often found are chips made from white sweet potatoes. The problem with the process of making sweet potato chips is still done in a simple way using a manual cutting tool, namely a kitchen knife, so that the cutting of thin thick sweet potatoes is not the same. Therefore, a sweet potato chip cutting machine is needed to help and facilitate the cutting process. This sweet potato chip cutting machine aims to help in producing maximum products. Besides being able to speed up the production process, this sweet potato chip cutting machine aims to produce production results with the same thickness of sweet potato chips, which is 1-2 mm. The method used is a quantitative descriptive approach method, where the process begins with testing, taking data in the form of numbers that are processed into sample data and then analyzed to find out how the influence between the variable number of blades, namely 1, 2 and 4 and variations in rotation speed of 368, 440, and 527 rpm on the results of sweet potato cutting. The results of the analysis with 1, 2, and 4 blades are all three of these three obtained the best results when using a rotation speed of 527 rpm. Similarly, the efficiency of its production results which produce 94.78%, 95.7%, and 97.01%. With the increasing number of blades, the production capacity of sweet potatoes also increases, as well as the efficiency of the production is getting higher. So it is said that variations in the number of blades and variations in rotation speed on the blades both affect the cutting results of sweet potatoes.   Keywords: Number of blades, Thickness of chips, Speed of rotation, Sweet potato
Analisis Variasi Tebal Plat Mild Steel SS400 dan Lama Waktu Pengelasan Terhadap Nilai Kekuatan Tarik Pada Mesin Spot Welding Alwi, Zyanata Hasna; Sakti, Arya Mahendra; Ganda, Andita Nataria Fitri; Abdi, Ferly Isnomo
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 8 No 02 (2023): JRM Agustus 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v8i02.54874

Abstract

Abstrak: Perkembangan pesat ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dalam era globalisasi telah mendorong lahirnya berbagai inovasi dengan ide-ide pemikiran baru. Tujuan dari inovasi ini adalah untuk menghasilkan beragam produk berkualitas unggul dan berteknologi tinggi yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan manusia. Dalam industri manufaktur, inovasi dan terobosan terbaru sangat penting guna terus meningkatkan kualitas dan efisiensi penggunaan. Penerapan ini merupakan hal yang sangat diperlukan dan menjadi bagian tak terpisahkan dari pertumbuhan industri, yang memiliki peran penting dalam rekayasa dan produksi. Salah satu teknologi yang sedang berkembang saat ini adalah proses penyambungan logam melalui pengelasan. Penelitian ini dimulai dengan menggunakan pendekatan penelitian eksperimental. Penelitian eksperimen merupakan penelitian yang dilakukan secara ilmiah dengan menggunakan dua set variabel, di mana set pertama berperan sebagai konstan yang digunakan untuk membandingkan perbedaan dengan set kedua. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi ketebalan plat 1 mm dengan variasi waktu 3 detik menghasilkan kekuatan sebesar 23,30 MPa, sedangkan waktu 6 detik menghasilkan kekuatan sebesar 28,14 MPa. Sementara itu, dalam proses pengelasan dengan ketebalan plat 1,2 mm, variasi waktu pengelasan 3 detik menghasilkan kekuatan sebesar 21,69 MPa, dan waktu 6 detik menghasilkan kekuatan sebesar 24,60 MPa.   Kata kunci: Kekuatan Tegangan Tarik, Las Titik, Lama Waktu Pengelasan, Tebal Plat.   Abstract: he rapid development of science and technology (IPTEK) in the era of globalization has led to the emergence of various innovations with new ideas and thinking. The goal of these innovations is to produce a variety of high-quality and high-tech products that can be applied in human life. In the manufacturing industry, the latest innovations and breakthroughs are crucial for continually improving quality and efficiency of use. This implementation is necessary and an integral part of industrial growth, playing a significant role in engineering and production. One of the technologies currently advancing is the metal joining process through welding. This research begins with an experimental research approach. Experimental research is a scientific investigation that utilizes two sets of variables, where the first set acts as a constant to compare differences with the second set. The research method used is quantitative. The research findings indicate that a variation in plate thickness of 1 mm with a time variation of 3 seconds resulted in a strength of 23.30 MPa, while 6 seconds yielded a strength of 28.14 MPa. Meanwhile, in the welding process with a plate thickness of 1.2 mm, a time variation of 3 seconds resulted in a strength of 21.69 MPa, and 6 seconds yielded a strength of 24.60 Mpa   Key words: Length of Welding Time, Spot Welding, Thickness of Plate, Tensile Strength.
Analisis Regangan Dent Pulling Menggunakan Wesher Welding 25A dengan Pembebanan Tarik Kusuma, Rachmad Andrian Jaya; Utama, Firman Yasa; Wulandari, Diah; Abdi, Ferly Isnomo
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 8 No 02 (2023): JRM Agustus 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v8i02.54902

Abstract

Abstrak: Resistance Spot Welding (RSW) adalah proses pengelasan otomotif yang populer. Alat Wesher Welding dikembangkan untuk menghasilkan variasi dent pulling dengan berbagai bahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil terbaik dari variasi bahan dent pulling, setelah dilakukan pembebanan tarik dan regangan. Metode eksperimen digunakan dalam menentukan hasil pembebanan tarik dan regangan pada dent pulling. Proses pengujian dilakukan dengan menggunakan kuat arus 25 Ampere, tegangan 9 Volt. Pembebanan tarik dilakukan menggunakan timbangan manual selama 5 detik. Penelitian ini mengunakan bahan dent pulling besi, aluminium, dan tembaga dengan ketebalan 0,6 mm. Variasi bahan dent pulling terkuat adalah bahan  dent pulling tembaga, seperti yang ditunjukkan oleh besar beban tarik 41,67. Bahan dent pulling tembaga menunjukkan perubahan regangan yang paling stabil di antara pengujian ini, dengan perubahan terkecil 5,1mm dan terbesar 5,2mm, Dengan rata-rata hasil regangan yakni 6,67%.   Kata kunci: Dent Pulling, Spot Welding, Kuat Arus, Tegangan, Unjuk Kerja Kekuatan Hasil Las.     Abstract: Resistance Spot Welding (RSW) is a popular automotive welding process. The Wesher Welding tool was developed to produce dent pulling variations with various materials. The purpose of this research is to determine the best results of dent pulling material variations, after tensile and strain loading. The experimental method is used in determining the results of tensile and strain loading on dent pulling. The testing process was carried out using a current strength of 25 Amperes, a voltage of 9 Volts. Tensile loading was carried out using manual scales for 5 seconds. This research uses iron, aluminum, and copper dent pulling materials with a thickness of 0.6 mm. The strongest dent pulling material variation is the copper dent pulling material, as shown by the large tensile load of 41.67. The copper dent pulling material showed the most stable strain change among these tests, with the smallest change of 5.1mm and the largest of 5.2mm, with an average strain result of 6.67%.   Keywords: Dent Pulling, Spot Welding, Strong Current, Voltage, Weld Strength Performance.
Rancang Bangun Mesin Penggiling Padi Portable dengan Kapasitas 100 Kg/Jam Berbasis Motor Listrik Naqsyabandi, Ananda Rafly; Wulandari, Diah; Ganda, Andita Nataria Fitri; Abdi, Ferly Isnomo
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 8 No 02 (2023): JRM Agustus 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v8i02.55045

Abstract

Abstrak: Mesin penggiling padi merupakan alat untuk memisahkan kulit padi dengan beras. Mesin penggiling padi yang beredar mempunyai beberapa kekurangan yakni menimbulkan polusi karena menggunakan penggerak berbahan bakar fosil dan menimbulkan kebisingan yang tinggi. Mesin penggiling padi portable ini bertujuan untuk membantu proses pemisahan kulit padi dan beras yang tidak menimbulkan polusi udara, tidak menimbulkan kebisingan berlebih, dan ringkas. Proses alat ini menggunakan metode perancangan yang dimulai dengan membuat konsep desain alat, pengerjaan rangka, pengerjaan mesin penggiling padi, pengerjaan corong/hopper, pengerjaan motor penggerak, pengerjaan sistem transmisi, dan yang terakhir perakitan semua komponen yang telah dikerjakan. Hasil dari perancangan alat ini yakni berdimensi panjang 705 mm, lebar 400 mm, dan tinggi 1000 mm. Alat ini menggunakan motor penggerak 2 Hp. Pada hasil pengujian alat menggunakan 3 variasi bukaan output valve beras. Pada bukaan 100 menghasilkan kapasitas 129 Kg/jam dengan keberhasilan 97%. Bukaan 200 menghasilkan kapasitas 138 Kg/jam dengan keberhasilan 94%. Bukaan 400 menghasilkan kapasitas 153 Kg/jam dengan keberhasilan 89%.   Kata kunci: Kapasitas Penggiling Padi, Penggiling Padi Portable, Rancang Bangun     Abstract: Rice milling machine is a tool to separate the bran from the rice. The rice milling machines in circulation have several drawbacks, namely causing pollution because they use fossil fuel drives and cause high noise. This portable rice grinding machine aims to assist the process of separating bran and rice which does not cause air pollution, does not cause excessive noise, and is concise. The process of this tool uses a design method that starts with creating a tool design concept, working on a frame, working on a rice grinding machine, working on a funnel/ hopper, working on a driving motor, working on a transmission system, and finally assembling all the components that have been done. The results of the design of this tool are 705 mm in length, 400 mm in width, and 1000 mm in height. This tool uses a 2 Hp motor. In the results of testing the tool used 3 variations of the rice output valve opening. At 100 opening produces a capacity of 129 Kg/hour with 97% success. Aperture of 200 gives a capacity of 138 Kg/hour with 94% success. 400 opening gives a capacity of 153 Kg/hour with 89% success.   Keywords: Capacity of Rice Grinder, Design Build, Portable Rice Grinder
Co-Authors Achmad, Fendi Adham Rifai, Hasif Afdhol, Muhammad Zikri Aji Nugroho Akhmad Hafizh Ainur Rasyid Al Fahrurrozi, Mochammad Arya Al Falaq, Mochammad Rama Alfadilla, Muhammad Fajar Alfan Arfian Alfarizi, Edgar Hafizh Ali Hasbi Ramadani Alwi, Zyanata Hasna Andita Nataria F.G. Andita Nataria Fitri Ganda Annafiyah Annisa Kesy Garside Arifianti, Lailatus Sa'diyah Yuniar Arifianti, Lailatus Sa’diyah Yuniar Arifin, Imanuel Timotius Ariyanto, Sudirman Rizki Arya Mahendra Sakti Aufillah, Muhammad Husain Auliana Diah Wilujeng Austin, Aqsha Parisya Bin Laday, La Dedy Augustino Casillas, Muhammad Kanz Chatarina Umbul Wahyuni Darmawan, Indra Dewi Puspitasari Diah Wulandari Diandra, Chaska Akhila Ade Dyah Riandadari Fachry Abda El Rahman Fahmi, Mochamad Amrizal Fatah, Misbakhul Ferditama, Dani Firiski, Edwi Febrian Firman Yasa Utama Firman Yasa Utama Firza, Firza ichmamudin sarfani Ganda, Andita Ganda, Andita Nataria Fitri Gegatama, Muhammad Henwa Hamdani, Riza Arif Heru Arizal Hidayaturrahman, Hidayaturrahman Ika Nurjannah Ilhamsyah, Tegar Bayu J, Mohammad R. Kusuma, Muhammad Dewantara Kusuma, Rachmad Andrian Jaya Laksono, Teguh Setiawan Aldi Manggalasari, Lena Citra Marwinsyah, Rizky Mohammad Irfan Muhamad Nahrudin Ibad, Ibad Murti, Dafa Aditya najimuddin, ahmad Naqsyabandi, Ananda Rafly Priyambada, Sashatta Daniela Rachmattan, Ryan Ramadhan, Maulana Trisnanda Rizqullah, Ahmad Fakih Muhaimin Rusli, Ghozy Meiky Saputra, Prihatama Wahyu Shadiq, Muhammad Difa Ash Sufi, Achmad Hikam Ulul Sugiarto, Fikri Ariyadhana Sulistyorini, Elisa Suryonegoro, Satrio Adi Suwanto, Eko Syafa'at, Rachmad Arif Tsamroh, Dewi ‘Izzatus Ubaidillah, Moch. Rizal Ulfiyah, Laily Umar Al Faruq Umaroh, Susi Tri Unggul Wasiwitono WARJU Widoretno, Yustin Setiya Wijaya, Nieke Andina Yuda, Mohammad Wira