Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

CERDAS DALAM MEMILAH SAMPAH: MENGUBAH KEBIASAAN UNTUK MASA DEPAN YANG LEBIH BERSIH Sagita Trisila Wahyuningtyas; Inge Wiliandani Setya Putri; Arik Aguk Wardoyo; Syalaisyah Zevanya Farabi; Safinaz Zahra; Mochammad Maulana Nur Affandi; Alberta Audreya
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 8 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i8.7337

Abstract

Permasalahan sampah di Indonesia menjadi isu krusial yang berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat. Artikel ini membahas program sosialisasi yang dilakukan di SDN Sumbersari 03 Jember untuk meningkatkan kesadaran siswa kelas 4 tentang pentingnya memilah sampah sejak dini. Kegiatan ini dilakukan melalui metode sosialisasi yang interaktif melibatkan presentasi materi, permainan edukatif, dan pemberian reward. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai jenis-jenis sampah serta cara memilahnya, meskipun terdapat kendala berupa keterbatasan waktu dan sarana pendukung ketika sosialisasi berlangsung. Program ini merekomendasikan pengadaan tempat sampah terpisah di sekolah sebagai langkah lanjutan untuk memastikan keberlanjutan kebiasaan memilah sampah. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi sejak dini dapat membentuk kebiasaan positif dan berkontribusi pada pengelolaan sampah yang lebih baik.
PEMANFAATAN SAMPAH ANORGANIK LAYAK DAUR ULANG DI SDN JEMBER LOR 05 Sabilatul Khairin; Inge Wiliandani Setya Putri; Arik Aguk Wardoyo; Aysifa Fauzia Nadi; Ro’ifatun Anisa; Shafa Tasya Kamila; Sulus Faiqotul Himah; Shoffia Indana Lazulfa; Maghfiroh Wulan Pausa
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 9 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i9.7395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan sampah anorganik layak daur ulang di SDN Jember Lor 05, guna mengurangi volume sampah dan meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya daur ulang. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan tahapan identifikasi, pemilahan, pembersihan, dan pembuatan produk dari sampah anorganik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampah seperti plastik, kertas, dan logam dapat diolah menjadi produk fungsional, seperti tempat pensil, bunga, toples, dan kerajinan lainnya yang mendukung kegiatan pemanfaatan sampah anorganik. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran siswa tentang lingkungan dan mengembangkan kreativitas mereka dalam memanfaatkan sampah.
Sosialisasi Pencemaran Alam Demi Generasi Emas di SDN Sumbersari 3 Nurhayati; Inge Wiliandani Setya Putri; Arik Aguk Wardoyo; Ika Nurlaili; Trian Dina Meliyanti Maulida; Chandra Ardana Hidayat; AHMAD RIZKI ROMADONAL FAJRI; IRKHAS DEAR RAHMAN
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 9 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i9.7528

Abstract

Pengetahuan pencemaran dan kerusakan lingkungan tentunya harus diajarkan sejak dini untuk menciptakan sumber daya manusia yang peduli dan dapat menjaga lingkungan mereka. Kurangnya pemahaman terkait pencemaran dan kerusakan lingkungan harus dihindari agar lingkungan tetap bisa memberikan timbal balik yang tetap menguntungkan bagi kehidupan, namun masih dapat ditemui anak-anak yang enggan menjaga lingkungannya. Oleh karenanya kajian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan melalui sosialisasi yang dilakukan pada peserta didik SDN 3 Sumbersari. Metode yang digunakan dalam menjalankan pelayanan ini adalah Participatory Action Research (PAR), dan pengumpulan data menggunakan metode kualitatif yang didapat melalui observasi dan analisis angke. Hasil dari kajian ini menerangkan bahwa sosialisasi ini telah dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman terkait pencegahan pencemaran dan kerusakan lingkungan. Kesimpulan yang diambil adalah adanya peran pendidikan mengenai lingkungan di sekolah dapat meningkatkan kesadaran dalam menjaga lingkungan.
PENERAPAN EKONOMI SIRKULAR UNTUK PENGELOLAAN SAMPAH DI SD NEGERI 2 SUMBERSARI, JEMBER Izam Fahrurrozi; Inge Wiliandani Setya Putri; Arik Aguk Wardoyo; Kurnia Awaluddin Syukroni; Ryandita Firdaus; Muhammad Hoirul Umami; Nabilla Rizqiya Adhisti; Aditya Rachmad
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 10 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i10.7607

Abstract

Pengelolaan sampah di sekolah menjadi tantangan yang penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan menurunkan program sosialisasi penerapan ekonomi sirkular dalam pengelolaan sampah di SD Negeri 2 Sumbersari, Jember. Program ini meliputi survei awal, penyampaian materi melalui media visual, dan praktik langsung memilah serta mendaur ulang sampah. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran siswa tentang pentingnya pengelolaan sampah. Para siswa mulai memahami konsep memilah sampah berdasarkan jenisnya dan memanfaatkan limbah untuk membuat produk bernilai ekonomis. Namun, kendala seperti kurangnya fasilitas pendukung, seperti tong sampah dengan klasifikasi jenis, masih menjadi tantangan utama. Rekomendasi dari penelitian ini mencakup peningkatan infrastruktur kebersihan dan penyelenggaraan program serupa secara berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan sirkular ekonomi di sekolah dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan mendukung pengembangan kesadaran lingkungan siswa sejak dini.
Project-Based Learning Model Based on the Utilization of Used Goods on Students' Creative Thinking Skills on Water Cycle Materials Lestari, Ayu; Agustiningsih; Arik Aguk Wardoyo
EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 8 No 2 (2024): EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/eds.v8n2.p50-57

Abstract

The learning process will be more fun if it is student-centered because students are free to explore and create according to their abilities by integrating the benefits of used items as a learning medium to help students understand the water cycle material. This study aims to determine whether the creative thinking ability of grade V students is affected by a project-based learning model based on used goods. The research method used was a quasi-experimental design of the Non Equivalent Control Group pattern. The results show that students' creative thinking ability towards water cycle material is influenced by a project-based learning model based on used goods. A separate sample t-test or an independent sample t-test assisted by SPSS version 25 showed that it was 4,725 ≥ 1,988, so Ha was accepted and H0 was rejected. The scores of the experimental and control classes were both higher. according to the score of the grades obtained. However, the value of the experimental class is greater than that of the control class.  The results of the TTCT study showed that the experimental score was higher than that of the control class. The conclusion of this study is that the project-based learning model based on the use of used goods affects students' creativity in water cycle materials.
Transformasi Limbah Organik Rumah Tangga menjadi Pewarna Alami pada Kain Tie Dye sebagai Media Ekspresi Imajinatif dan Kreativitas Berkelanjutan Faikotus Silvi; Ahwalia Annajah; M Reza Hafid Al Faris; Farah Salsabila Hakim; Firman Hidayat; Nabila Indah Cahyani; Arik Aguk Wardoyo; Rizki Putri Wardani
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 7 No. 3 (2026): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63447/jpni.v7i3.1912

Abstract

The problem of household organic waste remains an environmental issue frequently encountered in the community, especially since most waste is simply disposed of without being reused. On the other hand, the use of synthetic dyes in textile activities also has the potential to cause environmental pollution due to the chemical content that is difficult to decompose. This community service activity aims to increase the creativity and environmental awareness of elementary school students through the use of household organic waste as a natural dye in tie dye fabrics. The activity was carried out at SDN Tanggulangin 1, Bondowoso Regency, involving 23 fifth-grade elementary school students. Based on the results of initial observations, SDN Tanggulangin 1 students had never received learning about the use of organic waste as a natural dye so that household waste was still seen as waste that had no use value. The method used was participatory-based direct practice through stages of socialization, demonstration, tie dye making practice, evaluation, and mentoring. The natural materials used included turmeric, butterfly pea flowers, and dragon fruit peel as sources of natural dyes. The results of the activity showed that students were very enthusiastic about participating in the entire series of activities. The average pre-test score of 41.30 increased to 83.48 in the post-test with an increase of 42.18% and an N-Gain score of 0.69 which is included in the medium to high category. In addition to improving students' understanding of organic waste management, this activity is also able to foster creativity, artistic skills, critical thinking skills, and environmental awareness. Thus, the use of organic waste as a natural tie dye can be an alternative for creative and environmentally friendly learning in elementary schools. This program is designed to be continued by teachers through art learning activities and the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) with the theme of a sustainable lifestyle
The Ijen Coffee Plantation in an Innovative Science Module to Enhance Science Literacy in Elementary School Nuriman; Rizki Putri Wardani; Agustiningsih; Arik Aguk Wardoyo; Rohma Novia Dini; Maulia Eka Nur Adillah; Afriansyah Prasetyo
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 5 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i5.14348

Abstract

This study aims to develop and analyze innovative elementary school science learning module modules based on the Ijen Arabica Coffee agricultural. This study is a research and development (R&D) study that adapts the ADDIE model. Data was analyzed through validation score, practicaly, and N-gain effectivenes. Data collection instruments include expert validation sheets, teacher and student response questionnaires, and science literacy test questions. The results of the study show that: (1) The learning module was declared to be very feasible by expert validators in terms of content, media, and language, with an average score of 90.41%; (2) The module was declared to be highly practical by teachers about 91.50% and highly interesting for students about 91.50%; (3) The module significantly improved students' science literacy, as evidenced by an increase in the average score from 50.20 to 83.45. The N-Gain analysis results showed a score of 0.67 with moderate category. The Ijen Arabica Coffee-based module is not merely supplementary material, but rather an innovative tool that can change students' perceptions of science. It was concluded that this Ijen Arabica Coffee-based science teaching module is valid, practical, and effective for use as material for training contextual science literacy in elementary schools.
Peningkatan Proses Kognitif Siswa SD melalui Pembelajaran IPA Berbasis Aktivitas di SDN Dabasah 3 Bondowoso Galang Wendra Pramudya Putra; Varah Alviah; Ma’rifatul Jannah; Irham Maulana Saputra; Ika Dewi Setyowati; Ahmad Ivan Dzikri Maulana; Deanova Silsilia Fitri Nasyita; Arik Aguk Wardoyo; Agung Nugroho Puspito
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): AUGUST 2026
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v6i2.876

Abstract

Science learning in elementary schools is often dominated by lecture-based methods, leading to low student engagement and limited conceptual understanding. This issue was identified among 23 fifth-grade students at SDN Dabasah 3 Bondowoso, particularly in the topic of changes in the states of matter. An activity-based science learning approach was implemented, incorporating simple experiments, group discussions, and educational games. Evaluation used pre-tests, post-tests, and Likert-scale questionnaires analyzed descriptively. Results showed significant improvement, with average scores rising from 64.3 to 81.7 (p = 0.001, Cohen's d = 0.82). Students became more actively engaged, confident in expressing opinions, and capable of connecting concepts to real-life phenomena. Activity-based learning effectively enhanced students' cognitive processes, fostering a more meaningful, interactive, and student-centered learning environment.
Mewujudkan Sekolah Asri dan Sehat Melalui Penanaman Aneka TOGA di SDN Koncer 2 Citra Crysantee Gracia Nusantara; Leny Agustin Indah Sari; Salsa Dyah Pratiwi; Nurdiana Holidah; Maretha Helena Aristia; Tia Milinda Rastiningsih; Rizki Putri Wardani; Arik Aguk Wardoyo
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 7 No. 3 (2026): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63447/jpni.v7i3.1907

Abstract

Untuk mendorong proses belajar dan membantu anak-anak mengembangkan karakter yang peka terhadap lingkungan, sekolah harus bersih, nyaman, dan sehat. Namun, di SDN Koncer 2 di Kabupaten Bondowoso, pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sarana pendidikan kesehatan dan lingkungan belum dimaksimalkan. Dengan menanam beberapa Tanaman Obat Keluarga (TOGA), proyek pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menjadikan sekolah lebih indah dan sehat sekaligus meningkatkan kesadaran serta kepedulian siswa terhadap lingkungan sekolah. Melalui observasi, wawancara, pretes, postes, konseling, dan praktik penanaman TOGA, proyek ini menggunakan kombinasi metodologi kuantitatif dan kualitatif. Persiapan, sesi pembelajaran, praktik penanaman, dan evaluasi merupakan tahapan-tahapan dalam kegiatan tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran siswa akan manfaat tanaman obat lokal, pentingnya menjaga kebersihan sekolah, serta penerapan gaya hidup sehat. Pemahaman siswa meningkat sebesar 34,45%, dari skor pretest 63,33% menjadi skor posttest 97,78%, berdasarkan hasil analisis skor gain dasar. Siswa menunjukkan kesadaran yang lebih tinggi serta sikap yang lebih peduli terhadap penghijauan dan kebersihan sekolah. Dengan demikian, kegiatan penanaman TOGA terbukti efektif dalam mengajarkan siswa sekolah dasar tentang lingkungan dan kesehatan.
Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah melalui Produksi Lilin Aromaterapi dalam Rangka Pemberdayaan dan Edukasi Murid SDN Klabang Agung Dero Maulana Imani; Putri Dwi Andita; Delis Ning Agustina; Sofi Aprilia; Nida Salmah Shalihah; Alzena Callista Dzahab; Arik Aguk Wardoyo; Rizki Putri Wardani
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 7 No. 3 (2026): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63447/jpni.v7i3.1913

Abstract

Household waste management, particularly used cooking oil, remains an environmental issue that requires early attention. Students’ understanding of the importance of waste management and the environmental impacts of improper used cooking oil disposal still needs to be improved. Students at SDN Klabang Agung, Tegalampel Subdistrict, Bondowoso Regency, received environmental education and empowerment through the production of aromatherapy candles to optimize the use of used cooking oil. The approach involved preparation, implementation, evaluation, and follow-up through outreach, demonstrations, and hands-on practice in making aromatherapy candles. Nine third- and fourth-grade students from SDN Klabang Agung participated in this activity. The results showed that the students were very enthusiastic and active during the learning process. Observations indicated that the students were able to answer simple questions related to the material and follow the steps for making aromatherapy candles well. Product assessment showed that Group 1 scored 90 and Group 2 scored 85, with an average of 87.5, which falls into the “very good” category. In addition, the students gained a better understanding of the use of used cooking oil as a valuable product and its hazards to the environment. Through hands-on activities, the students were able to follow the steps for making aromatherapy candles well and demonstrated greater concern for the environment. From the outset, this program provided a contextual learning experience that enhanced the students’ skills, creativity, and environmental awareness.
Co-Authors A Agustiningsih Adillia Natasya Saputri Adinda Putri Sahrita Aditya Rachmad Afni Nur Rosyidah Afriansyah Prasetyo Agung Nugroho Puspito Agustiningsih Agustiningsih Agustiningsih Agustiningsih Ahmad Ivan Dzikri Maulana AHMAD RIZKI ROMADONAL FAJRI Ahwalia Annajah Alberta Audreya Alzena Callista Dzahab Anis Humairoh Anita Ika Inayah Avisha Tita Sabbila Aysifa Fauzia Nadi Ayu Dewi Wahyuni AYU LESTARI Chandra Ardana Hidayat Cindy Yunita Fara Citra Crysantee Gracia Nusantara Cristiyana Syaifullah Deanova Silsilia Fitri Nasyita Deavita Oktavianti Delis Ning Agustina Dero Maulana Imani Enrico Rio Putra Pradana Faikotus Silvi Faiqotul Munawaroh Farah Salsabila Hakim Firman Hidayat Galang Wendra Pramudya Putra Hilda Eka Ningtyas Husnul Istiqomah Ika Dewi Setyowati Ika Nurlaili Ilfi Dwi Nurdiana Ilma Fajriyah Imel Maulidia Yusila Inge Cahya Kamila Inge Wiliandani Setya Putri Irham Maulana Saputra IRKHAS DEAR RAHMAN Izam Fahrurrozi Kendid Mahmudi Khilda Azizatur Kurnia Awaluddin Syukroni Lailia Arditya Isti Leny Agustin Indah Sari Lutfi Shofiya Lyza Dwi Safitri M Reza Hafid Al Faris Maghfiroh Wulan Pausa Maretha Helena Aristia Maulia Eka Nur Adillah Mayu Rusydiana Ma’rifatul Jannah Mochammad Maulana Nur Affandi Muhammad Hoirul Umami Muhammad Wildan N. Nuriman, N. Nabila Indah Cahyani Nabilla Rizqiya Adhisti Nida Salmah Shalihah Novi Dwi Agustin Nurdiana Holidah Nurhayati Nuriman Nuriman Putri Adilia Zahro Putri Dwi Andita Ramzatul Widad Rido Apriansyah Risma Putri Trisnawati RIZKI PUTRI WARDANI Rizki Putri Wardani Rizky Sabila Firdausita Rohma Novia Dini Ro’ifatun Anisa Ryandita Firdaus Sabilatul Khairin Sabrina Ardia Safinaz Zahra Safrida Visma Ristalia Sagita Trisila Wahyuningtyas Salsa Dyah Pratiwi Sendy Ardiana Putri Shafa Tasya Kamila Shevira Dewi Mei Lidyanti Shoffia Indana Lazulfa Sofi Aprilia Sulthon Masyhud Sulus Faiqotul Himah Syalaisyah Zevanya Farabi Syarifah Citra Lestari Tarisa Avrilia Nuraini Tia Milinda Rastiningsih Trian Dina Meliyanti Maulida Ussi Maia Sari Varah Alviah Wilda Karina Artinata Yuliati Rahmi Firdiana Yurike Firma Kholifahtus Zidni Alfian Barif