p-Index From 2021 - 2026
8.359
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keuangan dan Perbankan Jurnal Akuntansi Multiparadigma EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Jurnal Akuntansi : Kajian Ilmiah Akuntansi (JAK) AKRUAL: Jurnal Akuntansi Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Primanomics : Jurnal Ekonomi & Bisnis JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal on Education Gorontalo Development Review Research In Management and Accounting (RIMA) Business and Finance Journal Jurnal Aplikasi Akuntansi Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni EconBank : Journal Economics and Banking Jurnal Akuntansi Bisnis Journal of Enterprise and Development (JED) Ilomata International Journal of Tax and Accounting Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Jurnal Performa: Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Jurnal E-Bis: Ekonomi Bisnis Journal of Accounting, Entrepreneurship and Financial Technology (JAEF) Perspektif Akuntansi JURNAL LENTERA AKUNTANSI Bima Journal : Business, Management and Accounting Journal Journal of Education Research BIP'S : Jurnal Bisnis Perspektif COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat SENGKUNI Journal (Social Science and Humanities Studies) Jurnal Akuntansi AKUNESA Jurnal Ekonomi Manajemen Akuntansi Keuangan Bisnis Digital Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi) Inkubis: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Journal Research of Social Science, Economics, and Management Eduvest - Journal of Universal Studies Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Cendekia Ilmiah Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Indonesian Journal of Auditing and Accounting Research In Management and Accounting (RIMA)
Claim Missing Document
Check
Articles

Platform P2P dan Perbankan: Akses Keuangan Bagi Provinsi-Provinsi Tertinggal Nicklaus Stanley; Vania Caroline Hanjaya; Cliff Kohardinata
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 4: Juni 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i4.3701

Abstract

Pemberdayaan ekonomi masyarakat sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di provinsi-provinsi yang tertinggal. Salah satu lembaga keuangan yang menjalankan fungsi intermediasi bagi area-area tertinggal adalah perbankan, dan perbankanpun masih mempunyai keterbatasan sumber daya dalam melayani semua masyarakat di wilayah tersebut. Platform peer-to-peer (P2P) berkembang secara cepat di berbagai provinsi di Indonesia, kehadiran platform P2P diharapkan meningkatkan inklusi keuangan terutama di daerah-daerah tertinggal yang membutuhkan pendanaan untuk mengembangkan perekonomiannya. Namun, kehadiran pinjaman P2P dapat juga berpotensi sebagai substitusi yang menggantikan fungsi intermediasi perbankan di daerah-daerah tersebut. Dengan demikian, tujuan utama dari kajian penelitian ini yaitu mendapatkan bukti secara empiris mengenai pengaruh pinjaman P2P terhadap kredit perbankan di area-area tertinggal. Pengujian pada kajian ini menggunakan regresi data panel dengan melibatkan data-data statistik dari 9 provisi dalam kategori tertinggal selama Juni 2022 hingga Juni 2023. Hasil pengujian mengindikasikan bahwa pinjaman P2P tidak berpengaruh signifikan terhadap kredit bank di provinsi-provinsi tertinggal. Hasil penelitian ini mencerminkan pinjaman P2P hadir untuk melayani pasar-pasar yang berbeda dengan perbankan, hal ini mengindikasikan bahwa pinjaman P2P dapat melengkapi perbankan untuk menggapai area-area yang masih belum dijangkau oleh perbankan atau ceruk pasar low end.
Apakah Pinjaman P2P lebih berkontribusi bagi debitur UMKM atau Non UMKM di Indonesia? Cliff Kohardinata; Luky Patricia Widianingsih
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 3: Maret 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i3.3133

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti secara empiris mengenai prioritas platform P2P dalam menyalurkan pinjamannya, apakah memprioritaskan UMKM atau telah didominasi oleh non-UMKM. Penelitian ini dibagi menjadi beberapa tahap, yaitu: (1) Uji two-sample Pinjaman P2P untuk UMKM dan non-UMKM untuk keseluruhan;(2) Uji two-sample t Pinjaman P2P untuk UMKM dan non-UMKM untuk perseorangan; (3) Uji Uji two-sample t Pinjaman P2P untuk UMKM dan non-UMKM untuk badan. Data penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah data pinjaman P2P untuk UMKM dan Non UMKM secara keseluruha, perseorangan, dan badan dari bulan Jan 2022 hingga Des 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:(1) Terdapat perbedaan mean yang bermakna untuk pinjaman P2P UMKM dengan non-UMKM yang didominasi oleh non-UMKM; (2) Terdapat perbedaan mean yang bermakna untuk pinjaman P2P perseorangan UMKM dengan non-UMKM yang lebih memprioritaskan non-UMKM; (3) Terdapat perbedaan mean yang bermakna untuk pinjaman P2P bagi UMKM dan non-UMKM untuk badan dengan lebih memprioritaskan pinjaman P2P untuk UMKM.
Peran Platform P2P sebagai Komplemen Bagi Perbankan dalam Meningkatkan Akses Keuangan Pada Wilayah-Wilayah Tertinggal Vania Caroline Hanjaya; Cliff Kohardinata; Nicklaus Stanley
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 4: Mei 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i4.3634

Abstract

Akses terhadap keuangan merupakan salah satu faktor penting yang dibutuhkan di setiap negara untuk meningkatkan perekonomian, khususnya bagi wilayah-wilayah tertinggal untuk mengatasi ketertinggalannya. Sebagai lembaga intermediasi, perbankan mempunyai keterbatasan sumber daya dan cakupan layanan. Selain itu,perbankan memiliki prioritas tertentu dalam penyaluran pinjaman sehingga beberapa masyarakat di wilayah tertinggal masih belum dapat terlayani. Penelitian ini bertujuan untuk mengajukan pembuktian secara empiris mengenai peran platform P2P sebagai alternatif solusi untuk mendukung penyebaran pinjaman perbankan di wilayah-wilayah tertinggal. Pengujian pada penelitian ini melibatkan pendekatan regresi linier berganda dengan melibatkan data dari sembilan wilayah tertinggal dengan menggunakan data dari bulan Juni 2022 hingga Juni 2023. Hasil temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa pinjaman P2P berdampak signifikan positif terhadap pinjaman perbankan di provinsi tertinggal.
Sinyal Pertumbuhan Laba Bersih: Apakah Triwulan-Triwulan Sebelumnya Menentukan Kinerja Akhir Tahun? Cliff Kohardinata; Karen Aurelia
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.5573

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai pengaruh pertumbuhan laba bersih triwulan sebelumnya terhadap pertumbuhan laba bersih triwulan IV pada industri batu bara. Harga batu bara yang fluktuatif memengaruhi profitabilitas perusahaan dan menjadi perhatian bagi investor yang menggunakan laporan keuangan sebagai acuan untuk prediksi keuntungan masa depan. Data penelitian meliputi 35 perusahaan batu bara dari tahun 2019 hingga 2023. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pertumbuhan laba bersih triwulan II memiliki pengaruh signifikan positif terhadap pertumbuhan laba bersih triwulan IV, sedangkan triwulan I dan II tidak berpengaruh signifikan. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa kinerja laba bersih pada triwulan III merupakan indikator penting bagi kinerja akhir tahun di industri batu bara. Temuan ini memberikan kontribusi bagi investor dalam mempertimbangkan pembelian saham lebih awal berdasarkan kinerja triwulan II, sehingga dapat memanfaatkan informasi sebelum laporan keuangan triwulan IV dirilis. Penelitian ini diharapkan memperkaya kajian terkait penggunaan informasi masa lalu untuk memprediksi kinerja masa depan serta membuka peluang bagi penelitian lanjutan di sektor industri lain dengan karakteristik siklus bisnis yang berbeda.
INFLUENCE OF SOCIO-ECONOMIC, FINANCIAL LITERACY, AND DIGITAL FINANCIAL LITERACY ON GEN Z'S INVESTMENT BEHAVIOR Lieanto, Calvin Timothy; Kohardinata, Cliff
Journal of Accounting, Entrepreneurship and Financial Technology (JAEF) Vol. 6 No. 2 (2025): Journal of Accounting, Entrepreneurship, and Financial Technology (JAEF)
Publisher : Accounting Study Program, Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/jaef.v6i2.5614

Abstract

This study aims to analyze the impact of income and financial literacy on investment behavior through digital financial literacy as a mediation. The rise of information technology has brought significant changes in all sectors, financial sector is one of them. The rise of fintech can ease the process of doing investment activity but, on the other side, harm the users if they are not aware of the platform they are using. Gen Z in Surabaya is the population in this research since Gen Z dominates the number of investors in the capital market. The research method used is quantitative, where the data was collected from questionnaires that were analyzed statistically using SEM-PLS in the SmartPLS 3 program. The sampling method used is purposive sampling involving 172 Gen Z respondents from Surabaya. The results indicate that income has a significant effect on investment behavior, while financial literacy does not have a significant effect on investment behavior. However, digital financial literacy has a significant effect on investment behavior. Income has a significant effect on investment behavior when digital financial literacy serves as the mediation variable, partially mediating the relation. As well as financial literacy also has a significant effect on investment behavior when digital financial literacy serves as the mediator. Research suggests Gen Z actively enhances their financial literacy through self-learning from online courses or similar platforms. On the other hand, financial institutions can provide an accessible platform that can be easily accessed by Gen Z to improve their digital financial literacy.
Mediating Effect Of Return On Asset On The Effect Between Internal Capital Disclosure And Stock’s Return Kohardinata, Cliff; Widianingsih, Luky Patricia; Talahaturusun, Jevan Andreas
BIMA Journal (Business, Management, & Accounting Journal) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/bima.4.1.79-86

Abstract

This study aims to examine the effect between internal capital disclosure (ICD) and stock return with the mediation of return on asset (ROA) on the banking sector of Southeast Asia. We find that ICD does not have direct correlation with stock returns, ICD has a positive and significant effect with ROA, ROA has a significant and positive effect with stock return, and the mediating variable ROA can mediate effect between ICD on stock return. Bounded rationality or cognitive limitation resulted in investors needing mediation that ease capturing, memorizing, and processing of information in their minds, one of which is to use return on asset as a bridge between internal capital disclosure and stock return. Aside from that, for investors it is very possible to gain big advantage if they can analyze ICD texts and do trading strategy adjustments, because this study stated that there is a positive effect between ICD and ROA that impacts stock return.
The Influence of Capital Market Knowledge, Fundamental Analysis, Technical Analysis, and Locus of Control on Stock Investment Decisions Among Gen Z Novita, Rena; Santoso, Wiliam; Kohardinata , Cliff
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 10 (2025): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i10.51439

Abstract

Generation Z has emerged as a significant force in capital markets, with their investment participation growing substantially in recent years. However, understanding the factors influencing their investment decisions remains limited, particularly in emerging markets such as Indonesia. This research aims to analyze the influence of capital market knowledge, fundamental analysis, technical analysis, and locus of control on stock investment decisions among Generation Z investors in Jambi Province, Indonesia. The study employed a quantitative approach using purposive sampling with 220 respondents aged 18–30 years who are active stock investors. Data were collected through online questionnaires and analyzed using multiple linear regression with SPSS 22. The results indicate that all three independent variables—fundamental analysis (β = 0.163, p < 0.05), technical analysis (β = 0.361, p < 0.05), and locus of control (β = 0.205, p < 0.05)—have significant and positive influences on investment decisions. Technical analysis demonstrates the strongest effect, followed by locus of control and fundamental analysis. These findings reveal that Generation Z's investment decisions are shaped by both analytical capabilities (fundamental and technical analysis) and psychological factors (locus of control). The research contributes to financial literacy development by providing insights for the Indonesia Stock Exchange and securities companies to design more effective educational programs tailored to Generation Z’s characteristics, ultimately promoting more informed and rational investment decision-making among young investors.
Analysis of Word of Mouth and Social Media Marketing on Purchase Decisions with Brand Awareness as Intervening Variable at Mitrakuli.Id Suryanto, Dicky Tanzila; Kohardinata, Cliff
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 5 No. 1 (2025): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v5i1.962

Abstract

Abstract. Indonesia is experiencing significant development in the infrastructure sector with a projected construction market growth of 5.48% by 2025. This trend is driving the increasing demand for project tool leasing as a cost and time efficient solution for small to medium-sized contractors. PT. Mitra Kuli Indonesia (Mitrakuli.id) is a newcomer in the project equipment rental business in East Java, especially Malang City. However, as a new brand, the company faces challenges in building a loyal customer base. Sales data shows revenue instability, which is allegedly caused by increased competition in the industry. Competitors fall into two categories: legacy companies that rely on Word Of Mouth (WOM) and new companies that leverage digital marketing. Previous studies have shown that Word Of Mouth plays a significant role in building customer trust, while digital marketing allows new companies to reach a wider audience and increase customer engagement. With so many competitors, Mitrakuli.id need to increase Brand Awareness to stay competitive. This study aims to analyze the influence of Word Of Mouth and Social Media Marketing on the decision to purchase project equipment rental services, with Brand Awareness as an intervening variable. The results of the research are expected to provide strategic insights for the industry in designing marketing strategies that are more effective and relevant to current market conditions.
DO WE NEED P2P BETWEEN BANK THIRD PARTY FUNDS AND BANK CREDIT? Kohardinata, Cliff; Widianingsih, Luky Patricia
Research In Management and Accounting (RIMA) Vol. 6 No. 1 (2023): June
Publisher : Fakultas Bisnis Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/rima.v6i1.4654

Abstract

The main objective of this study is to obtain empirical evidence on the role of peer-to-peer (P2P) lending mediation in bridging the relationship between banking third party funds and bank credit in provinces with fewer branch offices or limited banking services. The test used is path analysis involving 33 provinces in Indonesia in the period from January to July 2022. The main results of this study show that third party funds in provinces with fewer banking branch offices have no effect on bank credit, but P2P lending can mediate the relationship between banking third party funds and bank credit in provinces with fewer banking branch offices. The additional results of this study indicate that banking third party funds in provinces with a greater number of bank branch offices have a positive effect on bank credit. The novelty of this research is that the researchers introduced the P2P lending mediating variable based on financial technology (FinTech) as a solution for provinces with limited access and exposure to banking to be able to bridge the distribution of third-party funds to debtors, thereby increase financial inclusion.
EFEK SUBSTITUSI PERTUMBUHAN PINJAMAN PEER-TO-PEER (P2P) TERHADAP PERTUMBUHAN KREDIT BANK KONVENSIONAL DI INDONESIA Kohardinata, Cliff; Widianingsih, Luky Patricia
JURNAL LENTERA AKUNTANSI Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL LENTERA AKUNTANSI, MEI 2023
Publisher : POLITEKNIK LP3I JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34127/jrakt.v8i1.735

Abstract

Peer-to-peer (P2P) platforms have developed rapidly in the financial industry in Indonesia. The rapid P2P Platform influences the banking sector in Indonesia so that it is important to examine the effect of P2P loan growth on banking credit growth from various perspectives to gain a deeper understanding. This study aims to examine the effect of peer-to-peer (P2P) loan growth on the credit growth performance of conventional banks in Indonesia from July 2019 to March 2020 using data from 33 provinces in Indonesia. The results of this study indicate that P2P loan growth has a significant negative effect on overall banking credit growth.Key words: P2P, peer-to-peer, Fintech, Banking Credit, Loan