Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

EVALUASI KOMPETENSI MASYARAKAT MENGENAI STRATEGI PEMASARAN DIMSUM BERBASIS IKAN LELE DI DESA BOCEK, KECAMATAN KARANGPLOSO, KABUPATEN MALANG : COMMUNITY COMPETENCE EVALUATION REGARDING CATFISH-BASED DIMSUM MARKETING STRATEGIES IN DESA BOCEK, KECAMATAN KARANGPLOSO, KABUPATEN MALANG Tambunan, Jeny Ernawati; Ahmad, Mirza Gulam; Purwanti, Pudji; Abidin, Zainal; Fadhilah, Dinda Rizkina; Siahaan, Novita Sari; Simatupang, Lovely Tzuchi Ester; Maulana, Fariz Indra; Subianto, Yosua Juliano
Jurnal Pengabdian Perikanan dan Kelautan: Piskarias Ministerium Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan dan Kelautan: Piskarias Ministerium pada Bulan Juni
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.piskarias.2026.004.01.1

Abstract

Evaluasi kompetensi masyarakat mengenai strategi pemasaran dimsum berbasis ikan lele merupakan kegiatan untuk menilai sejauh mana kemampuan masyarakat dalam memahami, merancang, dan menerapkan strategi pemasaran terhadap produk olahan pangan inovatif berbahan dasar ikan lele. Dimsum ikan lele dikembangkan sebagai upaya meningkatkan nilai tambah hasil budidaya lele yang melimpah di Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kompetensi masyarakat dalam aspek pengetahuan, keterampilan, dan penerapan strategi pemasaran yang meliputi produk, harga, tempat, dan promosi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan partisipasi aktif dengan penyebaran kuesioner kepada 32 responden yang terdiri dari pelaku usaha kecil dan calon wirausaha lokal dengan menggunakan skala 1-10 dimana skala 1 menyatakan pemahaman yang sangan rendah dan skala 10 menunjukkan pemahaman yang sangat baik. Hasil analisis menunjukkan bahwa kompetensi masyarakat berada pada kategori sangat baik dengan nilai kuisioner 9,84, terutama pada aspek pemahaman produk dan penetapan harga, namun masih rendah dalam penggunaan media digital sebagai sarana promosi. Hasil ini menunjukkan perlunya pendampingan dan pelatihan lanjutan terkait pemasaran digital, branding produk, dan manajemen usaha agar masyarakat mampu mengembangkan dimsum ikan lele secara berkelanjutan serta meningkatkan daya saing ekonomi lokal.   The evaluation of community competence in marketing strategies for catfish-based dimsum was conducted to assess the extent to which the community is able to understand, design, and apply marketing strategies for an innovative processed food product made from catfish. Catfish dimsum was developed as an effort to increase the added value of abundant catfish aquaculture products in Bocek Village, Karangploso District, Malang Regency. This community service program aimed to evaluate the level of community competence in terms of knowledge, skills, and the application of marketing strategies, including product, price, place, and promotion aspects. The method used was quantitative descriptive with active participation, involving the distribution of questionnaires to 32 respondents consisting of small business actors and prospective local entrepreneurs. The questionnaire used a scoring scale of 1–10, where a score of 1 indicated a very low level of understanding and a score of 10 indicated a very high level of understanding. The results showed that community competence was in the very good category, with an average questionnaire score of 9.84, particularly in the aspects of product understanding and price determination. However, the use of digital media as a promotional tool still needs improvement. These findings indicate the need for further assistance and training related to digital marketing, product branding, and business management so that the community can sustainably develop catfish dimsum and enhance local economic competitiveness.
Keberlanjutan Pengelolaan Budidaya Perikanan Komoditas Ikan Patin di Kabupaten Tulungagung Mochammad Fattah; Susadiana; Pudji Purwanti; Dwi Sofiati; Asyifa Anandya; Ahmad Khoirul Umam
AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences Vol. 5 No. 1 (2026): AQUACOSTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jafs.v5i1.25023

Abstract

Budidaya ikan patin merupakan salah satu sektor perikanan yang memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan dan ekonomi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keberlanjutan pengelolaan budidaya perikanan komoditas ikan patin di Kabupaten Tulungagung. Analisis data yang digunakan adalah analisis MDS-Rapcultiv untuk menilai keberlanjutan berdasarkan dimensi ekologi, ekonomi, sosial, serta hukum dan kelembagaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai keberlanjutan multidimensi sebesar 72,75% yang termasuk kategori cukup berkelanjutan dan mendekati berkelanjutan. Dimensi ekologi dipengaruhi oleh kualitas air, kualitas benih, dan pengendalian penyakit yang berkontribusi terhadap kelulushidupan ikan dan mutu hasil. Dimensi ekonomi ditentukan oleh ketersediaan pasar, stabilitas harga, dan biaya produksi, terutama pakan sebagai komponen terbesar. Dimensi sosial dipengaruhi oleh kemampuan menyerap IPTEK, pengalaman pembudidaya, partisipasi keluarga, serta pengelolaan limbah yang berperan dalam menjaga stabilitas usaha dan hubungan sosial. Dimensi hukum dan kelembagaan didukung oleh keberadaan penyuluh, penerapan standar CPIB dan CBIB, serta keaktifan kelompok pembudidaya yang memperkuat kapasitas dan akses pasar. Pengelolaan budidaya dilakukan secara terpadu melalui peningkatan kualitas air, penggunaan benih unggul, efisiensi pakan, penguatan kapasitas pembudidaya, pengelolaan limbah yang terstruktur, serta penguatan kelembagaan dan kemitraan untuk meningkatkan keberlanjutan usaha.
Analisis Usaha Pengasapan Ikan di Teluk Prigi:  Pendekatan Penghidupan Berkelanjutan dan Tingkat Kesejahteraannya Pudji Purwanti; Dwi Sofiati; Candra Adi Intyas; Mochammad Fattah; Asyifa Anandya; Ega Azzahra; Ilma Fadhilatul Aulia; Sandra Regina Aisyah
Akuatiklestari Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Akuatiklestari
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/akuatiklestari.v9i2.8189

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis usaha pengasapan ikan dalam kerangka penghidupan berkelanjutan melalui lima modal, yaitu sumber daya manusia, sumber daya alam, modal finansial, modal fisik, dan modal sosial. Kelima modal penghidupan saling berinteraksi dalam mendukung keberlanjutan usaha pengasapan ikan melalui peningkatan keterampilan pelaku usaha, ketersediaan bahan baku ikan, dukungan sarana produksi, akses permodalan, serta penguatan jaringan sosial dan pemasaran, sehingga mampu memperkuat kapasitas rumah tangga dalam mempertahankan usaha dan meningkatkan kesejahteraan di kawasan Teluk Prigi. Ketersediaan kelima modal tersebut selanjutnya digunakan untuk menganalisis tingkat kesejahteraan rumah tangga pengasap ikan. Responden penelitian terdiri atas 49 rumah tangga pengasap ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada modal sumber daya manusia, pendidikan formal dan kesehatan menjadi prioritas rumah tangga serta dapat dibiayai dengan baik. Akses pelatihan untuk pengembangan usaha juga relatif mudah diperoleh oleh pelaku usaha. Modal sumber daya alam mendukung keberlanjutan usaha karena bahan baku ikan mudah diperoleh dari PPN Prigi. Modal finansial menunjukkan kinerja usaha yang layak berdasarkan nilai R/C rasio, BEP, dan tingkat rentabilitas. Modal sosial tergolong baik berdasarkan aspek norma sosial, kepercayaan, dan jaringan sosial sehingga mendukung pengembangan usaha secara berkelompok, termasuk dalam aspek permodalan dan pemasaran. Modal fisik turut memperkuat usaha karena lokasi sentra produksi berada pada jalur lintas selatan yang ramai dikunjungi wisatawan bahari di Teluk Prigi. Analisis tingkat kesejahteraan berdasarkan tujuh indikator kesejahteraan BPS tahun 2022 menunjukkan bahwa seluruh responden berada pada kategori kesejahteraan tinggi. Temuan ini memiliki implikasi praktis bagi pengembangan usaha dan kebijakan daerah, khususnya dalam penguatan pelatihan, akses permodalan, sarana produksi, dan pemasaran ikan asap sebagai produk unggulan yang mendukung ekonomi masyarakat pesisir serta daya tarik pariwisata bahari Teluk Prigi.
Edukasi Gizi Ikan Bagi Anak Usia Dini Melalui Pengenalan Budidaya Ikan dalam Ember di Kota Malang Pudji Purwanti; Maftuch; Jeny Ernawati Tambunan; Mochammad Fattah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18307

Abstract

Pengenalan gizi ikan sejak usia dini yang kurang dapat memengaruhi rendahnya kebiasaan konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani yang penting bagi pertumbuhan anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi gizi ikan kepada siswa TK Al-Ikhlas melalui pengenalan Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber) sebagai media pembelajaran sederhana, menarik, dan aplikatif. Metode kegiatan meliputi survei awal, koordinasi dengan pihak sekolah, persiapan sarana dan media edukasi, penyampaian materi, praktik Budikdamber, serta evaluasi pemahaman siswa. Materi disampaikan secara interaktif kepada 39 siswa TK B dengan pendekatan visual, tanya jawab, dan praktik langsung. Siswa dikenalkan pada manfaat ikan lele sebagai sumber protein, vitamin, mineral, dan zat gizi penting bagi pertumbuhan serta kecerdasan. Praktik Budikdamber dilakukan melalui pengisian air, penanaman benih kangkung pada netpot, dan pelepasan benih ikan lele ke dalam ember. Hasil kegiatan menunjukkan siswa antusias, memahami manfaat ikan, serta tertarik mengembangkan Budikdamber di rumah. Kegiatan ini penting untuk menanamkan kebiasaan konsumsi ikan dan kepedulian terhadap pangan bergizi sejak dini.
THE WORK TIME ALLOCATION OF LONGLINE FISHERMEN WIVES AND PRODUCTIVE CONTRIBUTION OF FISHERIES SECTOR TO HOUSEHOLD INCOME IN KARANGGANDU VILLAGE, TRENGGALEK Dwi sofiati; Pudji Purwanti; Asyifa Anandya; Mochammad Fattah; Hentya Dian Noviana; Dwi Bagus Ramdhan; Nadia Ma’rifatul Mahbubah
Vol 15 No 5 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i5.1876

Abstract

This study aims to analyze the productive working hours and income contribution of fishermen's wives to the household income of longline fishermen in Karanggandu Village, Trenggalek. The sample was determined using purposive sampling of 24 longline fishermen's wives who work productively in the fisheries sector. The results show that the types of productive work performed by fishermen's wives in the fisheries sector are fish selling, reyeng making, and smoked fish production. The amount of time spent working is 90 HOK/year for fish sellers, 123 HOK/year for reyeng makers, and the most time is spent on smoked fish production, which is 135 HOK/year. The average household income of longline fishermen is Rp. 121.224.410/year. The contribution of income from fishermen's wives who work as fish sellers is 55% (11 people), fish paste makers 5% (10 people), and smoked fish businesses 63% (3 people). The contribution of fishermen's wives' income is relatively high, especially in the smoked fish business, but only 3 people are engaged in this business due to limited capital and labor. The greater the ability to utilize production factors, particularly skills, capital, and simple technology, the greater the added value created and the contribution to the economic welfare of fishing families.
Co-Authors Agus Dwi Sulistyono Agus Dwi Sulistyono Agus Tjahjono Ahmad Khoirul Umam Ahmad Khoirul Umam Ahmad, Mirza Gulam Aisyah, Diana Anandya, Asyifa Asyifa Anandya Asyifa Anandya Asyifa Anandya Asyifa Anandya Asyifa Anandya Candra Adi Intyas Candra Adi Intyas, Candra Adi Dewi Nurhamidatul Hasanah Diana Aisyah Diana Aisyah Dicky Wijanarko Dwi Bagus Ramdhan Dwi Setijawati Dwi Sofiati Dwi Sofiati Dwi Sofiati Dwi sofiati Edi - Susilo Edi Susilo Ega Azzahra Erlinda Indrayani Fadhilah, Dinda Rizkina Fadillah, Faizah Ajeng Fajar Imam Prasojo Fasmadhio Bintang Satryawan Fuad, Mochamad Arif Zainul Harsuko Riniwati Hentya Dian Noviana Hidayati, Nurin Ilma Fadhilatul Aulia Intyas, Candra Ledhyane Ika Harlyan Lestariadi, Riski Agung Luchman Hakim Lurian Nurnuha M. Zulkarnain Maftuch Masdian, Nuril Haq Bilqishima Maulana, Fariz Indra Mimit - Primyastanto Mochammad Fattah Mochammad Fattah Mochammad Fattah Mochammad Fattah Mochammad Fattah, Mochammad Nadhifatul Khumai Rotuz Zahroh Nadia Ma’rifatul Mahbubah Niken Hendrakusma Wardani Nugroho, Gama Dian Prasetio, Rachmat Ramadhan Putra, Valeryan Ramana Rahmanissa, Aulia Intan Rahmawati, Andira Reski Agung Lestariadi Rezky Aditya Nugraha Rifaldo, Ismail Sebastian Riski Agung Lestariadi Saiful Rachman Sandra Regina Aisyah Sariffudin Sariffudin Siahaan, Novita Sari Simatupang, Lovely Tzuchi Ester Soemarno Soemarno Sofiati, Dwi Subianto, Yosua Juliano Suryadi Susadiana Susadiana Susadiana Tambunan, Jeny Ernawati Teguh Utomo TIWI NURJANNATI UTAMI Tiwi Nurjannati Utami Yulia Sekar Suminar Yunita Erni Susanti Zainal Abidin