Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

POSYANDU KELILING : PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM UPAYA PENURUNAN STUNTING Chahya Kharin Herbawani; Apriningsih Apriningsih; Ulya Qoulan Karima; Ahid Nur Hidayati; Bagus Aprianto; Lintang Tyas Pramesti; Adelia Putri Mahardika
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 29, No 1 (2023): JANUARI-MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i1.38102

Abstract

Kejadian balita stunting merupakan salah satu masalah gizi utama yang dihadapi Indonesia. Berdasarkan data dari aplikasi elektronik PPGBM (Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) Puskesmas Cinangka, ditemukan sebanyak 158 balita mengalami stunting di wilayah kerja Puskesmas Cinangka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pada kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Cinangka dalam melakukan pemantauan terhadap balita yang mengalami stunting. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menambah pengetahuan orang tua khususnya ibu dengan balita yang mengalami permasalahan stunting. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode door to door ke rumah sepuluh balita stunting, bersama para kader dari masing-masing RW. Kegiatan Posling (Posyandu Keliling) dengan metode door to door berjalan dengan baik dengan antusias yang tinggi dari para peserta. Berdasarkan evaluasi dengan metode wawancara secara kualitatif yang dilakukan, secara umum pengetahuan ibu terakit stunting, perlakuan ibu terhadap anak stunting, dan pengetahuan ibu tentang posyandu sudah baik. Kegiatan ini mendapat respon yang baik dari kader dan ibu balita.
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Penggunaan Alat Kontrasepsi Pada Wanita Usia Subur Di Jakarta Timur Pada Masa Pandemi Covid-19 Ester Liana; Chandrayani Simanjorang; Ulya Qoulan Karima
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 10, No 1 (2023): JURNAL KESMAS (KESEHATAN MASYARAKAT) KHATULISTIWA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jkmk.v10i1.4481

Abstract

ABSTRAKProgram Keluarga Berencana (KB) merupakan pengendalian penduduk di Indonesia yang dilakukan untuk meminimalisir kepadatan penduduk dan menaikkan kualitas dari Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia. Sebelum masa pandemi, Angka kelahiran atau Total Fertility Rate (TFR) di Indonesia sebesar 2,6 berada di atas rata-rata angka kelahiran di ASEAN yaitu 2,4 dan ketika pandemi terjadi penurunan penggunaan kontrasepsi karena adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang menyebabkan fasilitas pelayanan kesehatan dibatasi, dapat memicu turunnya kepesertaan KB dan resiko kelahiran meningkat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan alat kontrasepsi pada WUS di Kecamatan Duren Sawit pada masa pandemi COVID-19 tahun 2022. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional. Populasi yang diteliti merupakan Wanita Usia Subur (WUS) yang berdomisili di Kecamatan Duren Sawit, lalu dipilih 290 sampel dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini berlangsung pada bulan April hingga Mei 2022 dan analisis yang digunakan adalah analisis univariat dengan distribusi frekuensi, bivariat dengan chi-square, dan multivariat dengan regresi logistik berganda. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu adanya hubungan yang signifikan (p-value <0,05) antara pendapatan, pengetahuan, sikap, dukungan kader, dan dukungan suami terhadap penggunaan alat kontrasepsi. Berdasarkan analisis multivarait disimpulkan bahwa dukungan suami meruapakan variabel yang paling dominan memengaruhi penggunaan alat kontrasepsi pada WUS (POR: 21,08; 95%CI=8,70-51,07). Dengan demikian WUS yang mendapatkan dukungan suami berpotensi 21,08 kali akan menggunakan alat kontrasepsi dibanding WUS yang tidak mendapatkan dukungan suami. Kata Kunci: Alat kontrasepsi, WUS, determinan, keluarga berencana, COVID-19
Premenstrual Syndrome pada Remaja Selama Pandemi Covid-19 Tahun 2021 Nadia Ramadhanty; Terry Y.R. Pristya; Ulya Qoulan Karima
JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkr.67998

Abstract

Latar Belakang: Premenstrual syndrome (PMS) adalah kumpulan gejala fisik, psikologis, perilaku dan bisa terjadi seminggu atau beberapa hari sebelum menstruasi. Kondisi pandemi covid-19 berpengaruh pada PMS.Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan PMS pada remaja di DKI Jakarta selama pandemi Covid-19 tahun 2021Metode: Penelitian observasional ini menggunakan desain studi cross sectional dengan  jumlah sampel 294 remaja. Analisis bivariat menggunakan uji chi square. Analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik berganda.Hasil dan Pembahasan: Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan signifikans antara stres berat (p= 0.000 POR = 6.667 95% CI 3.393-13.097) dan pola olahraga (p=0.015 POR = 2.442 95% CI 1.224-4.872) terhadap PMS. Hasil analisis multivariat menunjukkan stres berat paling berpengaruh terhadap PMS (nilai p=0,000 POR=6,483 95% CI 3,268-12,861) setelah dikontrol variabel pola olahraga dan IMT. Kesimpulan: Stres berat dan pola olahraga berhubungan dengan PMS selama pandemi covid-19. Stres  berat paling berpengaruh terhadap PMS setelah dikontrol variabel pola olahraga dan IMT.
Education of COVID-19 Vaccination for Pregnant Women Monica Juliana; Laily Hanifah; Ulya Qoulan Karima
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) Vol 9, No 2 (2023): June
Publisher : Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jpkm.81494

Abstract

Various preventive, promotive, and curative efforts have been made by the government to prevent the increase in COVID-19 cases in the community. The successful endeavor to halt the transmission of COVID-19 undeniably requires the active participation and collaboration of diverse parties, one of which is Dasawisma cadres. The role of Dasawisma cadres who serves the community directly makes them vulnerable to COVID-19 so it is necessary to be COVID-19 vaccinated. This community service aims to increase the knowledge of Dasawisma cadres about COVID-19 vaccination for pregnant women. The education was carried out online through zoom meetings attended by 437 participants. Based on the analysis, it is known that the p value is 0.000 (<0.05), which means that the education provided was useful to improve the knowledge of cadres about vaccination for pregnant women. Hopefully, the education will be continued especially regarding the importance of boosters that promote by the government.
PERCEPTION OF COVID-19 AND REPRODUCTIVE HEALTH OF FEMALE AND MALE ADOLESCENTS IN URBAN AREAS IN THE SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS Pristya, Terry Y. R.; Herbawani, Chahya Kharin; Karima, Ulya Qoulan; Oktafiyanti, Arnur; Ramadhanty, Nadia; Ginawang, Asto
Journal of Environmental Science and Sustainable Development Vol. 5, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sustainable Development Goals (SDGs) in goal 3 (good health and well-being) and goal 4 (equality in education) for all specifically targeted at vulnerable groups. Adolescents were a part of it. A decade of progress in reproductive health could be stalled by covid-19. The study aimed to analyze reproductive health and adolescents’ perceptions during the covid-19 pandemic era in urban areas. This descriptive study used an online survey conducted in Jakarta. The sample consisted of 438 adolescents selected by convenience sampling technique. The results were that both female and male adolescents had poor knowledge about HIV/AIDS transmission (female = 77.0%; male = 74.7%) and pregnancy even if only by one sexual intercourse (female = 93.4%; male = 81.4%). The webinars and online counseling in total have more than 75% of respondents who rarely and never been given from educational institutions. There was a large difference between female adolescents (4.5%) and males (13.4%) in the proportion gap related to the perception that the covid-19 were at no risk of reproductive health problems. Conclusion. it was necessary to optimize the role of educational institutions on reproductive health knowledge through webinars and online counseling.
Kejadian Penyakit Jantung Koroner pada Pasien di RSUD Pasar Rebo Aisyah, Aisyah; Hardy, Fathinah Ranggauni; Pristya, Terry Y.R.; Karima, Ulya Qoulan
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 6 No 4 (2022): October 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v6i4.48650

Abstract

Diperkirakan bahwa PJK mewakili 2,2% dari keseluruhan beban penyakit global dan sebesar 32,7% dari penyakit kardiovaskular. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian penyakit jantung koroner pada pasien di RSUD Pasar Rebo tahun 2020. Penelitian kuantitatif observasional ini menggunakan desain studi case control dengan simple random sampling. Sampel berjumlah 96 orang. Sumber data penelitian ini adalah rekam medis. Hasil uji chi square, menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan dengan kejadian PJK pada pasien adalah jenis kelamin (OR= 2,553; 95%CI= 1,120-5,820) dan diabetes melitus (OR= 0,274; 95%CI= 0,118-0,637). Berdasarkan hasil analisis multivariat, dapat disimpulkan bahwa faktor yang paling berpengaruh dengan kejadian PJK yaitu hipertensi (Adjusted OR= 3,432; 95%CI= 1,191-9,886) setelah dikontrol oleh variabel usia, jenis kelamin, merokok, dan diabetes melitus. Disarankan bagi pasien dengan hipertensi untuk rutin mengontrol tekanan darah dan melakukan pemeriksaan kesehatan jantung agar mengurangi risiko untuk terkena PJK.
Determinants of Pediatric Tuberculosis in DKI Jakarta During The COVID-19 Pandemic Simanjorang, Chandrayani; Wangsawinangun, Rana Zahra Raniyah; Karima, Ulya Qoulan; Nurcandra, Fajaria
Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan Vol. 5, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The COVID-19 pandemic has affected the diagnosis and treatment of pediatric tuberculosis (TB), which can pose a public health burden if not properly treated. This study aims to find out the risk factors for pediatric TB. The design of this study was cross-sectional, using TB surveillance data extracted from maintenance cards of individuals who underwent TB screening in 2020–2022 at health facilities in DKI Jakarta. The independent variables in this study are age, gender, contact history, BCG immunization, and nutritional status. Logistic regression analysis was performed to identify factors associated with childhood TB after bivariate analysis using chi-square to determine the candidates. There were 14.158 patients as the sample, consisting of 5.9% positive TB. Risk factors associated with pediatric TB are aged 0-4 years (POR=0.3.90; 95% CI=3.32-4.58), male (POR=1.71; 95% CI=1.50-1.98), have a history of contact (POR=0.48; 95% CI=0.40-0.60) and do not have a history of contact (POR=0.78; 95% CI=0.64-0.91). Carrying out routine examinations on children in high TB areas, providing accessible health facilities, exceptional care for infected children, supporting vaccination programs, and promoting self-awareness and environmental sanitation can help prevent and control TB in children.
Faktor-Faktor Terjadinya Kematian Neonatal di Indonesia: Analisis Data SDKI 2017 Ramadhan, Mochtar Ghaffar; Karima, Ulya Qoulan; Yuliana, Terry; Herbawani, Chahya Kharin
Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan Vol. 3, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kematian neonatal merupakan masalah yang harus diselesaikan dalam SDGs. Sama halnya di Indonesia, masih adanya ketimpangan antara target RPJMN 2020-2024 untuk menurunkan angka kematian neonatal menjadi 10 per 1000 kelahiran hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor terjadinya kematian neonatal di Indonesia sebagai salah satu cara untuk mencapai target RPJMN. Penelitian ini menggunakan desain studi potong lintang dengan analisis data sekunder SDKI 2017. Sampel yang digunakan penelitian ini adalah 34.972 wanita usia subur usia 15-49 tahun yang pernah melahirkan di Indonesia. Analisis menggunakan pembobotan dan analisis yang digunakan adalah analisis spasial, Chi-Square, dan regresi logistik ganda. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan faktor sosial-ekonomi (pekerjaan ibu dan status kekayaan), faktor ibu (usia ibu, paritas, jarak kehamilan, dan komplikasi persaslinan), faktor bayi (berat badan lahir), dan faktor pelayanan kesehatan (antenatal care dan penolong persalinan) dengan kejadian kematian neonatal. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel BBLR (P value
Dampak Faktor Individu dan Pekerjaan terhadap Tingkat Stres Kerja di Perusahaan Makanan dan Minuman Maharani, Adhella; Karima, Ulya Qoulan; Fithri, Nayla Kamilia; Amrullah, Afif Amir
Health Safety Environment Vol 3 No 1 (2024): Health Safety Environment Journal (Oktober 2024)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Preliminary studies show that over 50% of those interviewed experience mild stress. This company operates in the food and beverage sector, a business demanding considerable attention, stress, and pressure amidst company growth. This sector remains underexplored in terms of understanding and reinforcing factors causing stress on individuals and specific jobs. This study aims to determine the relationship between individual and job-related factors on work stress. Methods: This cross-sectional study includes PT X employees as the research population, conducted from May to June 2024. Using purposive sampling, the sample size consists of 60 respondents. Research instruments include the Workplace Stress Scale, Job Demands Questionnaire, NASA Task Load Index (TLX), and Coworker Support Scale. Data analysis utilizes the Chi-square bivariate correlation test. Results: The findings indicate that approximately 36.7% of employees experience no work stress, 30% experience mild work stress, and 5% experience high work stress. No significant relationship was found between gender (p = 0.943), age (p = 0.874), education level (p = 0.218), years of service (p = 0.218), mental workload (p = 0.196), job demands (p = 0.109), or coworker support (p = 0.288) and work stress. Conclusion: This study reveals no significant relationship between individual and job-related factors and work stress, suggesting that additional factors such as job control, interpersonal communication, and mindfulness may require further investigation. Keyword : Work Stress, individual factors, work factors
RISK FACTORS FOR PNEUMONIA IN ELDERLY INDONESIAN HAJJ PILGRIMS (DATA ANALYSIS OF SISKOHATKES 2023): Faktor Risiko Pneumonia Pada Jemaah Haji Indonesia Usia Lanjut (Analisis Data Siskohatkes 2023) Fitrianti, Alvina Diva; Simanjorang, Chandrayani; Karima, Ulya Qoulan; Nurcandra, Fajaria
Jurnal Berkala Epidemiologi Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Berkala Epidemiologi (Periodic Epidemiology Journal)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jbe.V13I12025.40-48

Abstract

Background: Pneumonia is the most common health problem encountered during the Hajj pilgrimage and has been recognized globally as a major cause of morbidity, hospitalization and death. During the 2023 Hajj season, pneumonia is known to be among the top five diseases that cause hospitalization of elderly Indonesian Hajj pilgrims. Purpose: This research aimed to determine the risk factors for pneumonia in elderly Indonesian Hajj pilgrims. Methods: This research uses a cross-sectional study design with secondary data from the Integrated Hajj Computerized System for Health Sector (Siskohatkes) 2023. The population in this study was all elderly Hajj pilgrims recorded at Siskohatkes 2023 totaling 93,000 pilgrims. The sample used was 1,858 Hajj pilgrims aged ≥ 60 and hospitalized in Saudi Arabia. The data are analyzed at the multivariate level using the Cox Regression. Results: The study showed that the prevalence of pneumonia in elderly Indonesian Hajj pilgrims was 37.10% and the factor most significantly associated with the incidence of pneumonia was chronic obstructive pulmonary disease (COPD) comorbid (p-value <0.01; Adjusted PR= 1.43; 95%CI= 1.19–1.70). Conclusion: Comorbid COPD can increase the risk of elderly Hajj pilgrims being infected with pneumonia.
Co-Authors Adelia Putri Mahardika Afif Amir Amrullah Ahid Nur Hidayati Ahid Nur Hidayati Aisyah Aisyah Apriningsih, Apriningsih Apriningsih Arga Buntara Ariantini, Anggrahita Dwi Arnur Oktafiyanti Arnur Oktafiyanti Ayu Magdalena Natalia Situmeang Bagus Aprianto Bagus Aprianto Chahya Kharin Herbawani Chandrayani Simanjorang Ega Ladiesta Pramesti Elisabeth Kristina Ari Nugrahanti Erlina Riyantiasis Ester Liana Fathia Nurul Izza Fithri, Nayla Kamilia Fitri, Asti Elysia Rahmatul Fitrianti, Alvina Diva Ginawang, Asto Hardy, Fathinah Ranggauni Herbawani, Chahya Kharin Kiptiyah, Nuning Maria Laily Hanifah Lintang Tyas Pramesti Luthfiya Ramadhania Maharani, Adhella Maharanti Maharanti Maharanti, Maharanti Marina Ery Setyawati Meidy Wiradati Mochtar Ghaffar Ramadhan Mondastri Korib Sudaryo Monica Juliana Montain, Maya Marinda Nadia Ramadhanty Nadia Ramadhanty Namira Adha Nugrahanti, Elisabeth Kristina Ari Nuning Maria Kiptiyah Nurcandra, Fajaria Oktafiyanti, Arnur Pristya, Terry Y. R. Pristya, Terry Y.R Pristya, Terry Y.R. Pristya, Terry Yuliana R. Pulungan, Rafiah Maharani Pulungan, Rafiah Maharani Puspita, Ikha Deviyanti Ramadhan, Mochtar Ghaffar Ramadhania, Luthfiya Ramadhanty, Nadia Rasya Cyka Prameswari Ruthin, Zefanya Geraldine Sari, Erin Kurnia Sihombing, Intan Ully Athalia Situmeang, Ayu Magdalena Natalia Soetrisno, Arief Budi Sudaryo, Mondastri Korib Syah, Muh Nur Hasan Syahrizal Syarif Terry Y.R Pristya Terry Y.R. Pristya Terry Y.R. Pristya Terry Y.R. Pristya Terry Yuliana Wangsawinangun, Rana Zahra Raniyah Yehezkiel Gabriel Yuliana, Terry Zefanya Geraldine Ruthin