Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGARUH WORK-LIFE BALANCE, BURNOUT, DAN COMPETENCE TERHADAP KEPUASAN KERJA TENAGA KESEHATAN Malini, Helma; Yulianty, Yulianty
Journal of Health Management Research Vol 2 No 2 (2023): Journal of Health Management Research
Publisher : Bagian Penelitian & Pengabdian Masyarakat STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/jhmr.v2i2.437

Abstract

Background & Aims: This study seeks to investigate and analyze the relationship between Work-Life Balance, Burnout, and Competence and Nurse Job Satisfaction at Rumah Sakit Umum Soedarso. The reason this research conducted were because many health worker were burnout and resigning from their works. Regional Public Hospital Method: questionnaire designed by the author, 338 health workers were surveyed to collect data. Using a probability-based sampling technique, 80 nurses were selected as samples, and the data were analyzed using Multiple Linear Regression Analysis Results: Work-Life Balance is positively correlated with job satisfaction (P 0.05), whereas Burnout is negatively correlated with job satisfaction (P 0.05), and Competence is positively correlated with job satisfaction (P 0.01). Work Life Balance has a positive and significant effect on Nurse Job Satisfaction at Rumah Sakit Umum Soedarso Pontianak; Burnout has a negative and significant effect; and Competence has a positive and significant effect on Nurse Job Satisfaction at Rumah Sakit Umum Soedarso Pontianak Conclusion: The conclusion that can be drawn is that hospitals must pay attention to early indications of fatigue so that they can prevent the resignation of health workers and in order to increase productivity by providing facilities that can improve work balance.
Pelatihan Penggunaan Tanaman Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L.) untuk Kesehatan di Pekon Banjar Agung Udik, Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung Yulianty, Yulianty; Rosa, Emantis; Nurcahyani, Endang; Pertiwi, Prima Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 2 No 6 (2024): JPMII - Desember 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.619

Abstract

Belimbing wuluh termasuk salah satu jenis tanaman yang dapat ditemui di pekarangan rumah. Nama ilmiah tanaman ini adalah Averrhoa bilimbi L. Masyarakat di Pekon Banjar Agung Udik umumnya menggunakan buah belimbing wuluh untuk campuran dalam suatu masakan, namun bagian-bagian lain seperti daun, bunga, dan batang kurang mendapat perhatian, sehingga perlu dilakukan suatu upaya untuk melakukan pelatihan dan praktik dalam menggunakan tanaman belimbing wuluh untuk meningkatkan kesehatan. Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini adalah ceramah, diskusi, pelatihan dan dilanjutkan dengan praktik penggunaan tanaman belimbing wuluh. Hasil dari kegiatan pengabdian ini diperoleh peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan tanaman belimbing wuluh yang lebih bervariasi. Hasil rerata nilai pretest yang diberikan adalah 74,29 . Hasil rerata nilai post-test yaitu 95,71. Terjadi peningkatan sebesar 21,42 poin. Hasil kegiatan dalam pengabdian ini masyarakat di Pekon Banjar Agung Udik dapat menerapkan penggunaan semua bagian tanaman belimbing wuluh untuk meningkatkan kesehatan dan dapat menyebarluaskan informasi tentang manfaat tanaman belimbing wuluh.
Diversity of Pathogenic Fungi on Maize Seeds (Zea mays L.) in Traditional Markets of Kedaton District, Bandar Lampung Hernawan, Renaldy; Yulianty, Yulianty; Azizah, Enur; Irawan, Bambang
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 4b (2025): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i4b.10896

Abstract

Corn (Zea mays L.) is an important food commodity widely consumed and sold in traditional markets. However, poor post-harvest handling and storage conditions make corn kernels susceptible to infections by pathogenic fungi, which can reduce quality and potentially produce harmful mycotoxins. This study aimed to determine the diversity and dominant genera of pathogenic fungi infecting corn sold in traditional markets in Kedaton District, Bandar Lampung. The research was conducted from June to July 2025 using a purposive sampling method across seven traditional markets, with a total of 21 samples. Fungal isolation was carried out on PDA media, followed by macroscopic and microscopic identification. The results showed that four fungal genera infected the corn kernels, namely Fusarium sp., Rhizopus sp., Penicillium sp., and Aspergillus sp. Fusarium sp. was identified as the most dominant genus, found in 12 out of 21 samples, while Aspergillus sp. had the lowest occurrence, appearing in only one sample. The presence of these fungi indicates that corn storage practices in traditional markets are still inadequate and may pose health risks. Further studies at the molecular level and tests of natural antifungal extracts are recommended to strengthen fungal identification and improve post-harvest fungal control efforts.
PENGARUH CEKAMAN GARAM NATRIUM KLORIDA (NaCl) TERHADAP PERTUMBUHAN PLANLET TOMAT (Solanum lycopersicum L.) SECARA IN VITRO Darmayanti, Nur Eka; Nurcahyani, Endang; Wahyuningsih, Sri; Yulianty, Yulianty
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 6 No 2 (2026): Mei-Agustus
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v6i2.59926

Abstract

Salah satu faktor yang memengaruhi pertumbuhan tanaman adalah tingginya kandungan garam pada media tanam, yang dapat menimbulkan stres. Cekaman salinitas dapat menyebabkan stres ionik dan osmotik, sehingga kondisi air berubah dan menurunkan kualitas tanaman. Pemberian garam (NaCl) pada konsentrasi tinggi dapat menimbulkan toksisitas dan mengurangi efisiensi penyerapan air oleh tanaman. Kultur jaringan merupakan teknik pertumbuhan bagian tanaman—baik sel, jaringan, maupun organ dalam kondisi aseptik secara in vitro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan NaCl terhadap pertumbuhan planlet tomat berdasarkan karakter morfologis dan anatomis pada kondisi cekaman garam secara in vitro, serta menentukan konsentrasi NaCl yang toleran bagi pertumbuhan planlet tomat. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima konsentrasi NaCl: 0%, 0,15%, 0,35%, 0,55%, dan 0,75%, masing-masing dengan lima ulangan. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Tukey pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cekaman garam NaCl pada konsentrasi tinggi secara in vitro berpengaruh nyata terhadap tinggi planlet (p < 0,05), dengan tinggi maksimum 4,54 cm dan minimum 2,70 cm, serta terhadap indeks stomata. Sebaliknya, perlakuan NaCl tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah daun. Planlet tomat menunjukkan toleransi awal terhadap salinitas pada konsentrasi 0,15% NaCl, yang dapat digunakan sebagai dasar untuk seleksi awal varietas tomat tahan garam secara in vitro.