Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN MOSKULOSKELETAL PADA PERAWAT RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT X KABUPATEN KEDIRI Zuliana, Ni'matu; Putri, Alfira Maudy Sukmaning; Jayanto, Deni Luvi; Hidayat, Andra Dwitama
ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/arkesmas.v10i1.19803

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Keluhan Muskuloskeletal adalah keluhan yang dirasakan dibagian otot rangka manusia, keluhan yang dirasakan mulai dari keluhan ringan sampai sangat sakit. Ketika otot telah menerima beban yang statis secara terus menerus dan dalam jangka waktu lama, maka dapat menyebabkan keluhan berupa kerusakan yang terjadi pada sendi, ligamen dan tendon. Keluhan yang mencapai kerusakan inilah yang sering disebut dengan keluhan muskuloskeletal disorders (MSDs). Berdasarkan hasil Riskesdas pada tahun 2018 terdapat 713.783 yang menderita penyakit sendi antara lain osteoarthritis,huperurisemia dan rheumatoid arthritis.  Muskuloskeletal merupakan salah satu penyebab utama gangguan produktivitas di tempat kerja pasca-pandemi dan menjadi beban ekonomi yang signifikan. Tujuan: Mengetahui faktor yang mempengaruhi terjadinya keluhan muskuloskeletal pada Perawat Rawat Inap Di Rumah Sakit X  Kabupaten Kediri. Metode: Penelitian kuantitatif dengan menggunakan pedekatan cross sectional. Sampel berjumlah 50 responden perawat rawat inap dengan mteknik sampling non probability dengan total sampling. Sample diambil pada perawat yang bekerja lebih dari 8 jam.Pengumpulan data melalui kuesioner dengan panduan NBM dan REBA, analisis data menggunakan SPSS dengan uji Chi Square. Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara jenis kelamin (p=0,047), dan postur kerja (p=0,033) dengan keluhan Muskuloskeletal. Tidak ada hubungan antara usia (p=0,710) dan masa kerja (0,936) Kesimpulan & Saran: Perawat disarankan untuk lebih memperhatikan postur kerja saat melakukan aktivitas keperawatan. Meminimalisir gerakan mengankat pasien secara manual dan mengutamakan alat bantu Safe Patient Handling and Mobility (SPHM) yang didukung oleh kebijakan dari manajemen. Kata Kunci: Keluhan Muskuloskeletal, Postur Kerja, Perawat Rawat Inap
Cloud Governance Frameworks: CIA-Based Security and Compliance Rahmika, Afiyah Rifkha; Muhammad Akbar; Deni Luvi Jayanto; Joshua Reska Bu'tu
Journal of Embedded Systems, Security and Intelligent Systems Vol 6, No 3 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/jessi.v6i3.9541

Abstract

Digital transformation has driven organizations to adopt cloud computing as a flexible and efficient IT infrastructure solution. However, differences between public and private cloud models create challenges in maintaining information security and compliance. This study employs a descriptive–comparative approach through an extensive literature review of journals, conference papers, and standards such as ISO/IEC 27001 and the NIST Cybersecurity Framework (CSF). Findings show that public clouds, while offering cost efficiency and scalability, are more vulnerable to external threats due to limited control and multi-tenancy, whereas private clouds provide stronger governance and customization but demand higher internal resources. The hybrid model emerges as a strategic alternative balancing flexibility and control. Integrating the Confidentiality, Integrity, and Availability (CIA) framework enables a structured evaluation of security risks and governance mechanisms across cloud models. The study highlights that effective governance depends on risk-based policies, compliance alignment, and adaptive controls. It concludes that combining ISO/IEC 27001’s prescriptive management system with NIST CSF’s flexible structure can optimize resilience, compliance, and operational sustainability. This integrated governance approach ensures that cloud security aligns with organizational goals and regulatory requirements while addressing evolving digital risks
Assessing User Experience of Online Doctor Services in Halodoc, Good Doctor, and Alodokter Using the System Usability Scale (SUS) Firmansyah, Roma; Jayanto, Deni Luvi
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v6i1.800

Abstract

This research aims to evaluate the usability level of online doctor consultation features in three popular digital health applications in Indonesia, namely Halodoc, Good Doctor, and Alodokter. The method used is a descriptive quantitative approach with the System Usability Scale (SUS) instrument. A total of 45 respondents were selected purposively and asked to try each application, then provide assessments through the SUS questionnaire. The research results show that Good Doctor obtained the highest average score of 83.56 (Grade A), followed by Alodokter with a score of 81.33 (Grade A), and Halodoc with 77.89 (Grade B+). These findings indicate that Good Doctor and Alodokter have excellent usability levels, while Halodoc is categorized as good but still requires improvement, particularly in aspects of learnability and error recovery. An alysis was also conducted using additional approaches such as percentile ranking, grade categories, acceptability ranges, and Net Promoter Score (NPS). The results of this study emphasize the importance of user-centered design in developing digital health services and support the use of SUS as a practical and reliable evaluation tool. These findings are expected to provide input for application developers in improving service quality and user satisfaction.
Usability and User Experience Evaluation on Extracurricular Website (SINEMA) Implementation using SUS and UEQ Methods Wirdayanti; AKBAR, MUHAMMAD; Sabarudin Saputra; Deni Luvi Jayanto; Sri Khaerawati Nur; Nouval Trezandy; Bakri
Information Technology International Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Information Technology International Journal
Publisher : Magister Teknologi Informasi UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/itij.v3i2.57

Abstract

The rapid integration of web-based platforms in higher education highlights the importance of usability and user experience in supporting students’ extracurricular activities. This study evaluates the usability and user experience of the Student Extracurricular Information System (SINEMA) developed at Tadulako University. A total of 99 respondents participated, selected from a population of 5,581 active users through Slovin’s formula. Two standardized instruments were applied: the System Usability Scale (SUS) to capture global usability perceptions and the User Experience Questionnaire (UEQ) to assess six dimensions of user experience. The SUS results indicate a mean score of 76.06, which falls within Grade B and the “Good” category, exceeding the global benchmark. This suggests that the system is generally usable, although certain respondents reported minor challenges requiring further improvement. The UEQ results show that Perspicuity (1.94), Dependability (1.94), and Stimulation (1.93) achieved the “Excellent” category, reflecting clarity, reliability, and engagement. Meanwhile, Attractiveness (1.65), Efficiency (1.58), and Novelty (1.72) were rated “Good,” highlighting positive perceptions but also opportunities for optimization. Overall, the findings demonstrate that SINEMA effectively supports extracurricular management with satisfactory usability and strong user experience. The study contributes novelty by integrating SUS and UEQ for comprehensive evaluation within a higher education extracurricular context. Recommendations include enhancing efficiency and novelty to elevate user satisfaction and system adoption.
Peningkatan Literasi Bagi Siswa SD di Desa Watumaeta, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso Kasim, Anita Ahmad; Nur, Sri Khaerawati; Yulandari, Anisa; Saputra, Sabarudin; Jayanto, Deni Luvi
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v7i4.3712

Abstract

Kesenjangan pendidikan di wilayah terpencil yang disebabkan oleh keterbatasan akses dan ekonomi menghalangi anak-anak memperoleh pendidikan dasar yang layak, padahal pendidikan merupakan fondasi penting untuk membentuk karakter dan mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai amanat UUD 1945. Kemampuan literasi merupakan keterampilan dasar yang berperan penting dalam mendukung keberhasilan siswa pada jenjang pendidikan berikutnya. Namun, siswa sekolah dasar di daerah pedesaan, termasuk di Desa Watumaeta, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, masih menghadapi tantangan serius dalam keterampilan membaca dan memahami teks. Keterbatasan bahan bacaan, minimnya sarana literasi, metode pengajaran yang konvensional, serta rendahnya dukungan dari lingkungan keluarga menjadi faktor utama yang menghambat perkembangan literasi anak. Untuk mengatasi masalah tersebut, kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan literasi siswa melalui penyediaan bahan bacaan tambahan, pembangunan sudut baca di kelas, serta penerapan metode pembelajaran interaktif berupa storytelling, membaca bersama, diskusi, permainan edukatif, dan literasi digital sederhana. Kegiatan dilaksanakan di SDN Watumaeta dengan melibatkan 35 siswa, guru, dan orang tua. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test kemampuan membaca. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 45,7 pada pre-test menjadi 70,1 pada post-test, dengan rata-rata peningkatan 24,4 poin. Selain capaian kuantitatif, temuan kualitatif memperlihatkan meningkatnya minat baca siswa, partisipasi aktif dalam kegiatan literasi, serta dukungan positif dari guru dan orang tua. Hasil ini membuktikan bahwa intervensi sederhana berbasis sarana baca dan metode interaktif efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa di daerah pedesaan. Enhancing Literacy Skills Among Elementary School Students in Watumaeta Village, Lore Utara District, Poso Regency Educational disparities in remote areas caused by limited access and economic constraints prevent children from obtaining adequate basic education, even though education is a crucial foundation for character building and advancing the nation's intellectual life in accordance with the mandate of the 1945 Constitution. Literacy skills are a fundamental competence that plays a crucial role in supporting students’ success in higher levels of education. However, elementary school students in rural areas, including Watumaeta Village, North Lore District, Poso Regency, still face serious challenges in reading and text comprehension. Limited reading materials, inadequate literacy facilities, conventional teaching methods, and lack of family support are major factors that hinder children’s literacy development. To address these issues, this community service program was implemented to improve students’ literacy through the provision of additional reading materials, the establishment of classroom reading corners, and the application of interactive learning methods such as storytelling, shared reading, group discussions, educational games, and simple digital literacy activities. The program was carried out at SDN Watumaeta involving 35 students, teachers, and parents. Evaluation was conducted using pre-test and post-test reading ability assessments. The results showed an increase in the average score from 45.7 in the pre-test to 70.1 in the post-test, with an average gain of 24.4 points. In addition to the quantitative results, qualitative findings indicated improved reading interest, more active participation in literacy activities, and strong support from teachers and parents. These outcomes demonstrate that simple interventions based on reading facilities and interactive methods are effective in enhancing students’ literacy skills in rural elementary schools.
Comparison of Multi-Face Detection Performance on Images Using Haarcascade, Dlib, and RetinaFace Saputra, Sabarudin; Jufriansah, Adi; Mu’min, Muhammad Amirul; Akbar, Muhammad; Jayanto, Deni Luvi; Hernita, Ayu
Journal of Novel Engineering Science and Technology Vol. 4 No. 03 (2025): Journal of Novel Engineering Science and Technology
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/jnest.v4i03.1134

Abstract

Multi-face detection presents a significant challenge in computer vision, especially in environments with limited hardware resources. This study compares the performance of three multi-face detection methods—Haarcascade, Dlib (HOG and CNN), and RetinaFace—using a subset of the WIDER FACE dataset in a CPU-only environment without GPU acceleration. The experiment was conducted in two stages using a total of 300 images from the WIDER FACE dataset, which reflect real-world variations such as pose, scale, illumination, expression, and occlusion. Performance evaluation was carried out using precision, recall, F1-score, accuracy, and processing time as metrics. The results show that RetinaFace consistently outperforms the other methods, achieving superior metrics in Recall (0.92), F1-score (0.93), and Accuracy (0.88) on Subset A, and leading across all metrics on Subset B. While Dlib-CNN demonstrates high detection performance, it suffers from very slow processing time. In contrast, Haarcascade delivers the fastest processing speed but performs poorly in terms of evaluation metrics. The experiments also reveal that RetinaFace is the most consistent and reliable method based on standard deviation values of precision (0.01), recall (0.11), F1-score (0.07), and accuracy (0.11). Overall, this study contributes valuable insights for selecting efficient face detection methods under constrained resource conditions.
Analisa Jumlah Abortus di Nusa Tenggara Barat Tahun 2019 -2022 Abhiseka, Rengga Bagas; Jayanto, Deni Luvi; Hidayat, Andra Dwitama; Zuliana, Ni'matu
Jenggala : Jurnal Riset Pengembangan dan Pelayanan Kesehatan Vol 4 No 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Fakultas Teknologi dan Manajemen Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jumlah kasus abortus di Provinsi Nusa Tenggara Barat selama periode tahun 2019–2022. Abortus merupakan salah satu isu kesehatan reproduksi yang masih menjadi perhatian serius karena berdampak tidak hanya pada kondisi fisik perempuan, tetapi juga pada aspek psikologis, sosial, dan kesejahteraan jangka panjang. Tingginya angka abortus dapat mencerminkan adanya permasalahan dalam akses layanan kesehatan, pemahaman kesehatan reproduksi, serta kondisi sosial ekonomi masyarakat. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari sumber resmi, yaitu Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat dan data rumah sakit rujukan yang menangani kasus abortus. Penelitian ini menggunakan metode analisis data statistik deskriptif untuk menggambarkan jumlah dan tren kasus abortus selama empat tahun terakhir, sehingga dapat diketahui pola peningkatan atau penurunan kasus dari waktu ke waktu. Analisis dilakukan dengan membandingkan jumlah kasus abortus per tahun untuk melihat dinamika yang terjadi selama periode penelitian. Hasil analisis menunjukkan adanya variasi jumlah kasus abortus yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain akses terhadap pelayanan kesehatan reproduksi, tingkat pendidikan seksual, kondisi ekonomi, serta kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin. Selain itu, perubahan kebijakan dan situasi sosial juga diduga berkontribusi terhadap fluktuasi angka abortus. Temuan dalam penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perumusan kebijakan publik di bidang kesehatan reproduksi, khususnya dalam upaya menekan angka abortus dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi perempuan. Hasil penelitian ini juga dapat dimanfaatkan oleh tenaga kesehatan dan pemangku kepentingan terkait untuk memperkuat program edukasi, penyuluhan, dan pendampingan bagi perempuan usia reproduksi di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Pemberdayaan Kelompok Bank Sampah Sri Wilis Melalui Pembuatan Sabun dari Minyak Goreng Bekas Thohir, Rizqina Salma Tajja Aziza; Saputri, Della Anfa; Qurotuaini, Zhalwa Anggoro; Yanuar, Ragilang Gema; Priyadi, Amanda Agustyaningrum; Diana, Dwi Ervi; Saputra, Ferdinand Ghalib; Aphrodita, Mayang Hawwin; Rachmadani, Muhammad Nasza; An-nisa, Qotrunnada Fairuz Syifa; Ramadhani, Anggun Berliana Putri; Putri, Mardiana Prasetyani; Prodyanatasari, Arshy; Jayanto, Deni Luvi; Pujiono, Fery Eko; Mulyati, Tri Ana
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 4 (2026): Volume 9 Nomor 4 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i4.12225

Abstract

ABSTRAK Salah satu bank sampah yang sudah menjalankan program pengelolaan sampah dengan sangat baik di Kota Kediri adalah bank sampah “Sri Wilis”. Selain pengelolaan sampah, bank sampah “Sri Wilis” juga telah memiliki kegiatan daur ulang sampah seperti pembuatan boneka dari limbah kain bekas, pembuatan ecoenzim dari sisa sayuran serta pembuatan pupuk dari limbah rumah tangga. Disisi lain bank sampah “Sri Wilis” belum melakukan pemanfaatan limbah minyak goreng bekas. Minyak goreng bekas diketahui juga memiliki kandungan asam lemak yang tinggi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan sabun. Tujuan dari kegiatan ini adalah (1) memanfaatkan minyak goreng bekas menjadi produk sabun cuci (2) Memberdayakan kelompok bank sampah “Sri Wilis” dalam menangani masalah limbah minyak goreng bekas serta (3) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok bank sampah “Sri Wilis” mengenai pembuatan sabun dari minyak goreng bekas. Kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan, pelatihan dan pendampingan mengenai cara pembuatan sabun cuci dan minyak goreng jelantah pada Kelompok bank sampah Sri Wilis di Desa Pojok Kecamatan Mojoroto Kabupaten Kediri. 100% mitra telah mengetahui bahwa minyak jelantah dapat digunakan sebagai bahan pembuat sabun cuci serta 92,8% faham bagaimana langkah-langkah pembuatan sabun dari minyak jelantah. Pada kegiatan ini telah berhasil diproduksi 1,5 sabun cuci dari minyak jelantah. Minyak goreng jelantah dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuat sabun serta pegiatan pelatihan pembuatan sabun cuci dari minyak goreng bekas sangat bermanfaat bagi Kelompok bank sampah Sri Wilis. Kata Kunci: Sabun, Minyak Jelantah, Bank Sampah, Sri Wilis, Kediri.  ABSTRACT One of the waste banks that has implemented a waste management program very well in Kediri City is the "Sri Wilis" waste bank. Apart from waste management, the "Sri Wilis" waste bank also has recycling activities such as making dolls from used cloth waste, making eco-enzymes from vegetable waste, and making fertilizer from household waste. On the other hand, the "Sri Wilis" waste bank has not utilized cooking oil waste. Used cooking oil is also known to have a high fatty acid content, so it can be used as a raw material for making soap. The aim of this activity is (1) to utilize used cooking oil in washing soap products, (2) to Empower the "Sri Wilis" waste bank group in dealing with the problem of used cooking oil waste and (3) Increase the knowledge and skills of the "Sri Wilis" waste bank group ” regarding making soap from used cooking oil. This activity uses counseling, training and mentoring methods on how to make washing soap and used cooking oil at the Sri Wilis waste bank group in Pojok Village, Mojoroto District, Kediri Regency.  100% of partners knew that cooking oil could be used in laundry soap, and 92.8% understood the steps for making soap from cooking oil. In this activity, 1.5 washing soaps were successfully produced from used cooking oil.  Used cooking oil can be used as an ingredient for making soap, and training activities for washing soap from used cooking oil are very beneficial for the Sri Wilis Waste Bank group. Keywords: Soap, Used Cooking Oil, Waste Bank, Sri Wilis, Kediri.
Co-Authors Abhiseka, Rengga Bagas Adi Jufriansah Adi Laksono Afiyah Rifkha Rahmika An-nisa, Qotrunnada Fairuz Syifa Anisa Yulandari Anita Ahmad Kasim Aphrodita, Mayang Hawwin Ardila, Ninda Mulya Ike Arshy Prodyanatasari Arsy, Salsa Al Avrileta, Noryfumi Cinta Ayu Hernita Bakri Bawias, Juan Sebastian Caesario Christabella Nafthalia Wardhani Diana, Dwi Ervi dr. AG Nugroho Pudji Lestarjo Dwi Shinta Angreni Dwi, Titania Ekawati Wasis Wijayati Endah Retnani Wismaningsih Erlina, Tita Ervan Aditya Wirawan Eva Firdayanti Bisono Eva Firdayanti Bisono Fadel, Mohamed Fal Mohamed Fatmawati, A’yuni Nur Fery Eko Pujiono, Fery Eko Fery Pujiono Herfin, Melky Hidayat, Andra Dwitama Ilahi, Nasywa Shifi Indah Susilowati Joshua Reska Bu'tu Krisnita Dwi Jayanti Krisnita Dwi Jayanti Krisnita Dwi Jayanti Kurniasari, Mia Ashari Mardiana Prasetyani Putri Mariani Mariani Mohammad Bayu Dwi Saputro Muhammad Akbar Muhammad Atnang Muhammad Mutafanninun Mukti Lestari, Tri Mulya Ike Ardila, Ninda Mu’min, Muhammad Amirul Nadya Izzaty Maulana Nadya Vira Mahmuna Ni’matu Zuliana Ni’matu Zuliana Nouval Trezandy Lapatta Nu'man NURHADI Nurhadi Nurhadi Nurhadi Nurhadi Nurhadi Poonwong, Prakasit Prakasit Poonwong Priyadi, Amanda Agustyaningrum Putri, Alfira Maudy Sukmaning Qurotuaini, Zhalwa Anggoro Rachmadani, Muhammad Nasza Rahmadi, Nadifatul Rama Wahyu Susilo Putra Ramadhani, Anggun Berliana Putri Rinianty, Rinianty Risa Helilintar Roma Firmansyah Sabarudin Saputra Saputra, Ferdinand Ghalib Saputri, Della Anfa Saruman, Alim Surya Sri Khaerawati Nur Sri Nurcahyati Surti Suharlikah Thohir, Rizqina Salma Tajja Aziza Tri Ana Ana Mulyati Tri Ana Mulyati, Tri Ana Tri Mukti Lestari Vicky Bin Djusmin Vicky Djusmin Wahyu Putra Alfiansyah Wirdayanti Yanuar, Ragilang Gema Zidan Jihad Muhammad Zuliana, Ni'matu Zuliana, Ni’matu