Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Mesin Giling Tongkol Jagung Menjadi Janggel Jagung Untuk Pakan Ternak Domba Bagi Peternak Domba Desa Suka Maju Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara Positron Bangun; Nelson Manurung; Kristianus Boby A.M. Siahaan; Berman P. Panjaitan; Heddy Heddy
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v3i2.2883

Abstract

Program kemitraan kepada masyarakat ini bertujuan untuk merancang dan membuat mesin giling tongkol jagung menjadi janggel jagung untuk pakan ternak domba bagi peternak domba di Dusun VI Purwojoyo, Desa Suka Maju, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan diawali dengan melakukan observasi di Dusun VI tersebut. Observasi ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran atau kendala yang dihadapi oleh peternak. Dari hasil observasi kemudian dilakukan rekayasa perancangan mesin sesuai kebutuhan. Sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan produktifitas dan efisiensi dalam usaha pembuatan pakan ternak khususnya untuk domba, maka direncanakan untuk rancang bangun giling tongkol jagung menjadi janggel jagung kapasitas 50kg/jam. Dengan harapan dapat membantu usaha pembuatan pakan ternak untuk memberikan solusi dalam memaksimalkan pakan alternatif ternak dengan kapasitas yang lebih banyak dengan waktu yang lebih singkat.
Penerapan Mesin Screw Press Gambir pada Kelompok Maju Tani di Desa Boangmanalu Kecamatan Salak Kabupaten Pakpak Bharat Jandri Fan HT Saragi; Sahat; Suadi; Nelson Manurung; Sondang Beatrix Siahaan; Angga Bahri Pratama
JURPIKAT Vol 7 No 1 (2026): 7.1 2026
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2770

Abstract

Pakpak Bharat Regency has great potential in gambier (Uncaria Gambir Roxb.) production, yet low productivity, substandard quality, and limited technology remain major challenges. This community engagement program aimed to improve production capacity and product quality through the implementation of a screw press machine and farmer skill enhancement. The method applied was Participatory Action Research (PAR) involving partners in planning, training, mentoring, and evaluation. Results showed a 15–20% production increase per 100 kg of leaves, reduced moisture content to ≤14%, and more uniform yellowish-brown product quality that meets market standards. Moreover, farmers’ knowledge and skills improved, leading to higher efficiency, increased income, and stronger business independence. This program has a significant impact on farmer empowerment and supports the sustainability of gambier enterprises in Pakpak Bharat.
Rancang Bangun Prototype Alat Pemipih Emping Jagung dengan Sistem Pneumatik Bambang Sugiyanto; Nisfan Bahri; Nelson Manurung; Berta br Ginting; Abdi Hanra Sebayang
JTPG (Jurnal Teknologi Pertanian Gorontalo) Vol 9 No 2 (2024): Jurnal JTPG (November)
Publisher : PROGRAM STUDI MESIN DAN PERALATAN PERTANIAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jtpg.v9i2.1378

Abstract

Emping jagung adalah salah satu makanan ringan, yang memiliki gizi tinggi, memiliki rasa yang khas dan disukai oleh banyak masyarakat. Proses produksi emping jagung umumnya dilakukan secara tradisional, rangkaiannya cukup panjang, umumnya proses manual, sehingga produktifitasnya sangat rendah, perlu inovasi pengadaan dan pengembangan alat pemipih emping jagung sehingga dapat membantu proses produksi, meringankan beban pekerja/perajin dan meningkatkan produktivitas perajin emping jagung. Peralatan yang digerakkan oleh tenaga pneumatik direkayasa untuk memipihkan biji jagung yang telah direbus sehingga pipih menjadi emping jagung, alat alternatif yang akan dikembangkan menjadi alat pemipih emping jagung, tujuan peneliatan adalah mengetahui berapa tekanan yang dibutuhkan untuk memipihkan emping jagung menggunakan protipe alat pemipih emping jagung, tahapan-tahapan yang dilalui adalah merancang konstruksi prototipe alat, membangun prototipe alat, mencoba prototipe alat dengan memperhatikan beberapa parameter yaitu jumlah biji jagung, tekanan pneumatik yang dibutuhkan sehingga biji jagung pipih dengan tebal dua milimeter. Hasilnya untuk 32 biji jagung (grontol) yang diletakkan diatas patron cetakan ditekan menggunakan dua DAC berdiameter masing-masing 50 mm maka tekanan minimum yang dibutuhkan sebesar lima bar agar jagung menjadi pipih setebal dua milimeter, atau dengan gaya tekan sebesar 1,963 kN, maka jagung menjadi pipih setebal dua milimeter. Diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan referensi dalam merancang bangun alat pemipih emping jagung secara nyata.