Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Studi Perencanaan Sistem Drainase Berwawasan Lingkungan Untuk Mengatasi Genangan di Perumahan Puri Dander Asri Bojonegoro Pradita, M. Ghaniy; Andawayanti , Ussy; Prasetyorini, Linda
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.02.038

Abstract

Perumahan Puri Dander Asri merupakan perumahan yang berada di daerah Kabupaten Bojonegoro. Perubahan tata guna lahan menyebabkan sarana drainase pembangunan tidak berfungsi dengan efektif. Akibatnya terjadi limpasan permukaan dan berkurangnya jumlah air yang meresap ke dalam tanah sehingga genangan atau banjir terjadi saat hujan deras, sehingga diperlukan pemasangan sistem eco-drainage di perumahan. Dari hasil analisa yang telah dilakukan pada lokasi studi, besar debit banjir rancangan dengan kala ulang 5 tahun terbesar ada pada saluran E1 yaitu 0,290087 m3/detik dan hasil perhitungan dan analisa yang telah dilakukan pada lokasi studi, hasil evaluasi yang didapatkan ada 13 dari 58 saluran yang melimpas dengan total debit limpasannya 0,636 m3/detik. Upaya penanggulangan genangan yang dapat dilakukan ada 2 alternatif yaitu Operasi Pemeliharaan dengan penggalian sedimen yang ada sekaligus perencanaan sumur resapan pada saluran yang melimpas dan Menggunakan perencanaan sistem drainase yang menerapkan UB-Drain.
Uji Model Hidrolika Pelimpah Samping Bendungan Surumana Dhitaisma, Elsya; Dermawan, Very; Prasetyorini, Linda
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.003

Abstract

Pembangunan Bendungan Surumana di Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah diprioritaskan untuk mensuplai kebutuhan air untuk irigasi, air baku untuk rumah tangga, industri, dan sebagai pembangkit listrik. Salah satu prosedur dalam perencanaan Bendungan Surumana adalah melakukan uji model hidrolika. Uji model hidrolika dilakukan pada approach channel, pelimpah, side channel, saluran transisi, saluran peluncur, peredam energi, escape channel, dan hilir Bendungan Surumana. Dalam perencanaan pelimpah sesuai standar Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, penting untuk memperhatikan perilaku aliran pelimpah pada debit Q1000th. Maka dari itu, tujuan dari kajian ini adalah untuk menganalisis hidrolika aliran pelimpah pada debit Q1000th. Analisis ini menggunakan uji model hidrolika sebagai kontrol untuk membandingkan hasil dengan perhitungan teoritis. Sebagai hasil dari pengujian model hidrolika, pelimpah Bendungan Surumana mampu mengalirkan aliran dengan debit Q1000th tanpa menyebabkan overtopping. Hasil perhitungan teoritis terhadap profil muka air mendekati dengan hasil pengujian model hidrolika pada debit Q1000th. Bendungan Surumana pada debit Q1000th aman terhadap bahaya kavitasi baik dari hasil perhitungan maupun dari pengukuran pada bacaan piezometer model hidrolika. Pada hilir escape channel ditemukan adanya gerusan lokal terdalam. Pendekatan metode teoritis yang hasilnya mendekati hasil saat pengujian model hidrolika adalah dengan menggunakan rumus Zimmerman dan Maniak.
Penilaian Kualitas Air Irigasi dan Kesesuaiannya dengan Komoditas Pertanian di D.I. Pakis Bernadine, Eva; Siswoyo, Hari; Prasetyorini, Linda
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.18210

Abstract

Penilaian Indeks Kualitas Air Irigasi (IWQI) di Daerah Irigasi Pakis ini bertujuan menentukan kesesuaian air irigasi bagi pertanian. Karena kekhawatiran terhadap kualitas air dari Sungai Jilu, anak sungai Brantas yang tercemar, sampel air diambil dari enam lokasi dalam sistem irigasi. Analisis laboratorium mengukur konsentrasi ion natrium (Na+), kalsium (Ca2+), magnesium (Mg2+), klorida (Cl-), dan bikarbonat (HCO3-), dan data ini digunakan untuk menghitung IWQI. Hasil menunjukkan bahwa air irigasi di Pakis memiliki nilai konduktivitas listrik (EC) rendah, antara 241,60 hingga 277,40 µmhos/cm, yang mengindikasikan kandungan garam rendah. Nilai IWQI berkisar antara 84,42 hingga 86,03, termasuk kategori "Pembatasan Rendah" (LR) dan "Tanpa Pembatasan" (NR), yang menegaskan keamanannya untuk irigasi. Analisis lanjut merekomendasikan tanaman bernilai tinggi seperti cabai besar. Kesimpulannya, air irigasi di Pakis umumnya cocok untuk pertanian. Kandungan garam rendah dan nilai IWQI tinggi memungkinkan budidaya beragam tanaman tanpa risiko signifikan terhadap salinitas tanah. Pola tanam padi-cabai besar-padi disarankan. Pemantauan rutin kualitas air irigasi dianjurkan untuk mencegah kontaminasi yang merugikan pertanian.
Cultivation of Cassava and Moringa Based on Ecoenzymes as an Effort to Prevent Stunting in Dry Land Areas Sitawati, Sitawati; Zuhriyah, Lilik; Prasetyorini, Linda; Ariani, Ariani; Wardani, Diajeng Setya; Azzahra, Shabrina Laila; Wicaksana, Anang Panca
Journal of Agriprecision & Social Impact Vol. 2 No. 3 (2025): November: JAPSI (Journal of Agriprecision & Social Impact)
Publisher : CV. Komunitas Dunia Peternakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62793/japsi.v2i3.76

Abstract

The use of ecoenzyme-based solutions (EE) is one innovation in supporting sustainable food security in drylands. This research and community service project was conducted in Putukrejo Village, Kalipare District, Malang Regency, with the aim of increasing the productivity of cassava and moringa plants while supporting stunting prevention. Ecoenzymes were obtained from the fermentation of household organic waste, brown sugar, and clean water fermented for three months. The solution was applied to cassava and moringa at a dose of 15 per tree dissolved in one liter of water, applied weekly. The results showed an increase in the vegetative growth of moringa and cassava compared to the control group. From a socio-economic perspective, this technology improves the community's skills in production and opens up business opportunities for cassava and moringa-based food products. These findings are in line with the achievement of SDGs 2 (Zero Hunger) and SDGs 12 (Responsible Consumption and Production).
Studi Perencanaan Sistem Penyediaan Air Bersih Di Kelurahan Pantai Amal Kecamatan.Tarakan Timur Kota Tarakan Saputra, Atha Ilham; Haribowo, Riyanto; Prasetyorini, Linda
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.5

Abstract

: Saat ini, Kelurahan Pantai Amal di Kota Tarakan belum memiliki sistem pendistribusian air dari SPAM secara terstruktur sehingga masyarakat masih mengandalkan air hujan dan juga air tanah dari sumur bor. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan sistem penyediaan air bersih di Kelurahan Pantai Amal guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Pada studi ini, analisis hidrolik akan memanfaatkan software WaterCAD v8i agar sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Pertama-tama, dimulai dengan analisis kebutuhan air bersih berdasarkan proyeksi pertumbuhan penduduk hingga.tahun.2044, setelah itu dapat dilakukan pemodelan menggunakan software WaterCAD v8i. Hasil pemodelan menunjukkan nilai kecepatan, headloss gradient, tekanan dan sisa klorin. Berdasarkan hasil pemodelan di jaringan transmisi, nilai kecepatannya berkisar 1,19 - 1,23 m/det dan headloss gradient 5,4 - 5,83 m/km, sedangkan pada jaringan distribusi kecepatan 0,156 - 1,18 m/det dan headloss gradient 0,971 - 14,7 m/km. Tekanan di titik junction sebesar 1,5 - 7,66 atm, sedangkan kadar sisa klor dalam pipa sebesar 0,32451 – 0,36043 mg/L. Estimasi anggaran untuk pembangunan sistem penyediaan air bersih ini mencapai Rp 20.152.941.000,00.  
Perencanaan Distribusi Air Bersih Di Desa Lapri Kecamatan Sebatik Utara Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara Sulistyo, Dani Febrian; Prasetyorini, Linda; Haribowo, Riyanto
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.15

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia dan lingkungan. Seiring dengan pertumbuhan penduduk dan perkembangan wilayah, kebutuhan akan air bersih semakin meningkat, termasuk di wilayah perbatasan seperti Kecamatan Sebatik Utara, Kecamatan Nunukan, Kalimantan Utara. Desa Lapri sebagai bagian dari kecamatan tersebut mengalami permasalahan distribusi air bersih, khususnya saat musim kemarau. Permasalahan ini diperparah dengan peningkatan jumlah penduduk yang menyebabkan tekanan terhadap kebutuhan air bersih semakin tinggi. Melihat permasalahan diatas diperlukan suatu perencanaan akan fasilitas air bersih yang efektif agar pemenuhan air bersih masyrakat dapat terpenuhi. Studi ini mengambil sumber yang berasal dari IPA Lapri dengan kapasitas total 40 lt/dt. Hasil perhitungan yang telah dilakukan diperoleh nilai kebutuhan air rerata untuk Masyarakat Desa Lapri adalah 3,53 lt/dt dengan total jumlah penduduk dari proyeksi pada tahun 2044 adalah 2458 jiwa. Kebutuhan air harian maksimum sebesar 5,3 lt/dt dan kebutuhan air pada jam puncak sebesar 5,51 lt/dt. Analisa pada perencanaan sistem perpipaan menggunakan Software WaterCAD V8i dengan hasil yang sudah sesuai dengan parameter yang ada dan perhitungan untuk Rencana Anggaran Biaya mengacu pada Satuan Pekerjaan Kota Tarakan, didapatkan nilai biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan ini adalah sebesar Rp. 4.355.600.000.
Studi Alternatif Perencanaan Pengendalian Banjir Sungai Petung di Pasuruan Setiawan, Dodi Bagus; Prasetyorini, Linda; Sajali, M. Amar
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.50

Abstract

Banjir merupakan peristiwa meluapnya air yang melebihi kapasitas normal saluran, sehingga menggenangi wilayah daratan. Provinsi Jawa Timur, menurut data BNPB tahun 2024, menempati peringkat kedua dalam kejadian banjir terbanyak di Indonesia. Salah satu wilayah terdampak adalah Sungai Petung yang mengalir melalui Kota dan Kabupaten Pasuruan. Kejadian banjir signifikan terjadi pada 6 Mei 2023 dengan genangan setinggi 0,6 meter. Studi ini bertujuan merancang upaya pengendalian banjir di Sungai Petung melalui normalisasi sungai dan pembangunan tanggul. Tahapan perencanaan meliputi analisis debit banjir rancangan menggunakan HEC-HMS, pemodelan banjir dan pengendaliannya menggunakan HEC-RAS, serta estimasi rencana anggaran biaya. Hasil analisis menunjukkan bahwa debit banjir rancangan untuk kala ulang 25 tahun (Q25) sebesar 122,59 m³/s dan kala ulang 50 tahun (Q50) sebesar 154,92 m³/s. Hasil pemodelan menunjukkan adanya luapan di beberapa titik, sehingga dibutuhkan normalisasi dan pembangunan tanggul. Tanggul direncanakan dengan dua pendekatan, yaitu konvensional dan Building with Nature (BWN). Estimasi anggaran yang dibutuhkan untuk skenario normalisasi dan tanggul konvensional adalah Rp11.685.730.000, sedangkan untuk normalisasi dan tanggul BWN adalah Rp7.546.420.000.
Studi Penentuan Kesiapan Modernisasi Irigasi Berdasarkan Skala Prioritas Pada Daerah Irigasi Sampean Baru Dan Daerah Irigasi Banyuputih Kabupaten Situbondo Fernadhi Malika Wildan Pratama; Sayekti, Rini; Prasetyorini, Linda
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.53

Abstract

Modernisasi irigasi merupakan upaya untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan sistem irigasi melalui pendekatan teknis, kelembagaan, dan pengelolaan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kesiapan modernisasi irigasi di dua daerah irigasi kewenangan pusat di Kabupaten Situbondo, yaitu Daerah Irigasi Sampean Baru dan Banyuputih, dengan menggunakan metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP) dan Simple Additive Weighting (SAW). Penilaian didasarkan pada lima pilar utama Indeks Kesiapan Modernisasi Irigasi (IKMI), yaitu ketersediaan air, infrastruktur irigasi, sistem pengelolaan, institusi pengelola, dan sumber daya manusia. Data diperoleh melalui kuesioner RAP (Rapid Appraisal Procedure) yang diolah dengan pendekatan berbasis logika fuzzy untuk mendapatkan bobot prioritas, kemudian dilakukan penilaian skor akhir menggunakan metode SAW. Hasil menunjukkan bahwa DI Sampean Baru memiliki nilai IKMI sebesar 80,24 dan tergolong paling siap dalam menghadapi modernisasi, sedangkan DI Banyuputih memiliki nilai IKMI sebesar 77,06 dan masih memerlukan perbaikan, terutama pada aspek ketersediaan air dan infrastruktur. Prioritas peningkatan difokuskan pada pilar infrastruktur irigasi di kedua daerah, serta peningkatan sarana penunjang untuk mendukung pengelolaan yang lebih efisien. Penelitian ini menegaskan pentingnya penilaian objektif dan terstruktur dalam merancang strategi modernisasi irigasi yang berkelanjutan.
Studi Alternatif Perencanaan Pengendalian Banjir Sungai Gembong Kota Pasuruan Ardhianto, Yuaniar Prasetya; Prasetyorini, Linda; Sajali, M Amar
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.36

Abstract

Banjir merupakan suatu kondisi dimana air secara kuantitas berlebihan sehingga menyebabkan daratan menjadi terendam. Penanganan banjir memiliki banyak cara, antara lain dengan konservasi di DAS, normalisasi sungai, maupun pembuatan bangunan bangunan penunjang (embung, tanggul dan lain lain). Studi ini melakukan perencanaan tanggul sebagai pengaman dari banjir dengan 2 jenis tanggul yaitu Building with nature dan Non Building with nature. Pada studi ini menggunakan lokasi di DAS Gembong Kota Pasuruan, dari data historis yang ada, lokasi ini sering mengalami banjir. Setelah dilakukan perhitungan debit banjir rancangan didapatkan nilai pucak Q25 sebesar 126,1 m3/sec. dari data debit banjir jam jaman selanjutnya dilakukan pemodelan dengan 2 jenis, yaitu menggunakan manning building with nature (0,055) dan manning non building with nature (0,025). Dari hasil pemodelan didapatkan hasil bahwa Sungai Gembong mengalami luapan di beberapa lokasinya. Di lokasi yang mengalami luapan selanjutnya dilakukan perencanaan tanggul untuk 2 jenis yaitu building with nature dan non building with nature. Dari hasil perencanaan didapatkan hasil bahwa tinggi tanggul yang dibutuhkan pada perencanaan ini adalah sebesar 0,6 m. untuk selanjutnya akan dilakukan perhitungan RAB untuk perencanaan tanggul, didapatkan hasil untuk tanggul BWN sebesar Rp 2.818.345.875,59 dan untuk tanggul non BWN adalah Rp. 8.817.558.693,59.
Kajian Perilaku Aliran pada Pelimpah Samping Bendungan Sepaku Semoi Kabupaten Penajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur dengan Skala 1:50 Crisna, Ainul; Dermawan, Very; Prasetyorini, Linda
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2022.002.02.15

Abstract

To meet the need for raw water at the IKN (National Capital City) in North Panajem Paser Regency, the Sepaku Semoi Dam was built. This study aims to determine the hydraulic behavior of the physical model test of the Sepaku Semoi Dam with a scale of 1: 50. The study of hydraulics was carried out on the spillway, side channel, transition channel, launch channel, energy absorber, and downstream energy absorber based on the results of the physical model test as control over the count approach. In the study of hydraulics on the physical model, water level profile analysis, the discharges studied are Q100th , Q¬1000th , and QPMF , with secondary discharge data. The study was carried out on the spillway using the Iwasaki and USBR methods, for analysis on the side channel using the momentum equation, for hydraulic analysis on the transition channel and the launch channel using the energy equation with standard step calculations. Meanwhile, for the calculation of the hydraulic analysis of the USBR type II energy reducer, the momentum and continuity equations are used. For the calculation of the basic material motion using the momentum equation and corrections are made with the shield graph. From the results of this study, the results of the original design conditions on the physical model and final design, as well as the results of the calculation approach on the components of the dam building were obtained. Untuk memenuhi kebutuhan air baku di IKN (Ibu Kota Negara) di Kabupaten Panajem Paser Utara maka dilakukan pembangunan Bendungan Sepaku Semoi. Studi ini bertujuan untuk mengetahui perilaku hidrolika uji model fisik Bendungan Sepaku Semoi dengan skala 1 : 50. Kajian hidrolika dilakukan pada pelimpah, saluran samping, saluran transisi, saluran peluncur, peredam energi, dan hilir peredam energi yang yang didasarkan pada hasil pengujian model fisik sebagai kontrol terhadap pendekatan hitungan. Dalam kajian hidrolika pada model fisik, analisis profil muka air, debit yang dikaji yaitu Q100th , ­Q­1000th , dan QPMF , dengan data debit sekunder. Kajian yang dilakukan pada pelimpah menggunakan metode Iwasaki dan USBR, untuk analisa pada saluran samping menggunakan persamaan momentum, untuk analisa hidrolika pada saluran transisi dan saluran peluncur menggunakan persamaan energi dengan perhitungan tahapan standar. Sedangkan untuk perhitungan analisa hidrolika peredam energi USBR tipe II menggunakan persamaan momentum dan kontuinitas. Untuk perhitungan gerak material dasar menggunakan persamaan momentum dan dilakukan koreksi dengan grafik shield. Dari hasil penelitian ini didapatkan hasil kondisi original design pada odel fisik dan final design, serta hasil pendekatan hitungan pada komponen bangunan bendungan.