Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

SISTEM PENYIMPANAN VAKSIN DI 8 PUSKESMAS KOTA BENGKULU Fauziah, Dewi Winni; Fithriani, Yenni; Rikomah, Setya Enti; Mulyani, Elly; Haque, Aina Fatkhil; Fadhillah, Muhammaad
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v7i2.15912

Abstract

Suatu produk biologi dengan berisikan antigen (mikroorganisme) yang diinaktivasi atau dilemahkan yang bila diberikan kepada orang yang sehat untuk menimbulkan antibodi spesifik terhadap mikroorganisme tersebut, sehingga bila kemudian terpapar, akan kebal dan tidak terserang penyakit disebut dengan vaksin. Kualitas vaksin yang tinggi sangat bergantung pada proses distribusi dan penyimpanan vaksin dari pusat hinggga ke tingkat sarana pelayanan kesehatan, sehingga nantinya vaksin tersebut dapat memberikan manfaat kekebalan yang optimal kepada pengguna. Puskesmas memegang peranan penting sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam pelaksanaan program layanan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL).Tujuan dilakukannya penelitian ini yakni untuk memperoleh gambaran sistem penyimpanan vaksin di 8 Puskesmas yang berada di wilayah Kota Bengkulu. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ialah non probability sampling berupa accidental sampling. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional deskriptif dengan rancangan berupa pengamatan hasil observasi langsung di 8 Puskesmas tersebut.Dari penelitian yang telah dilakukan diketahui terdapat 3 Puskesmas (37,5%) dengan kategori kesesuaian penyimpanan vaksin sangat baik, serta 5 Puskesmas (62,5%) dengan kategori kesesuaian penyimpanan baik. Secara umum 8 Puskesmas tersebut berada dalam kategori Baik (77,93%). Ketidaksesuai paling banyak terdapat pada indikator standar yaitu tidak tersedianya alat pemantau paparan beku pada vaksin yang sentisif beku.   
Penyuluhan Tentang Khasiat Graptophyllum Pictum ( Daun Puding Hitam ) Bagi Kesehatan Tubuh Manusia Rikomah, Setya Enti; Arifqi Afif Saputra; Anisa Agus; Mutiara Aulia Parmacita; Dwi Marshanda; Vhina Wulan Sundari
JURNAL BESEMAH Vol. 2 No. 2 (2023): JULI-DESEMBER
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jurnalbesemah.v2i2.309

Abstract

The black pudding plant is a plant that is effective in treating various diseases. Black pudding contains alkaloids, saponins, tannins, glycolose, flavonoids, calcium olsalate, steroids and fat. Black leaves have chemical properties as an anti-inflammatory, laxative of urine, accelerates the cooking of boils, mild laxatives, softens the skin of the feet, softens the stool and deflates the stool. Therefore, this service aims to provide knowledge to the public about the important properties of the black pudding plant (Graptophyllum pictum). Activities carried out include education on human health for the community and students. This activity is expected to provide benefits for students and the community in increasing knowledge and understanding of the important properties of the black pudding plant (Graptophyllum pictum).
EFEK EKSTRAK ETANOL DAUN SINGKONG (Manihot Utilissima Pohl) SEBAGAI OBAT ALTERNATIF ANTI REMATIK TERHADAP RASA SAKIT PADA MENCIT Setya Enti Rikomah; Elmitra Elmitra; Diana Gustina Yunita
Jurnal Ilmiah Manuntung Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Manuntung
Publisher : jurnal ilmiah manuntung sekolah tinggi ilmu kesehatan samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51352/jim.v3i2.119

Abstract

Medicinal plants used for generations one of which is crop cassava leaves. Cassava leaves is believed to cure rheumatism, gout, anemia, constipation, and to increase endurance. This study aims to determine the Effects Of Ethanol Leaf Extract Singkong (Manihot Utilissima Pohl) As Drug Alternatif Antirheumatic Of Pain On Mice. This study was an experimental study using 25 mice. These animals were divided into five groups where each group consisted of 5 mice. Cassava leaf extracts as a control test, flamar gel as a positive control, and distilled water as a negative control. Observations were made for 45 minutes using a hot excitatory response in the form of a decrease in a lick or jump after the treatments. The results showed a decline in the response of mice to lick the feet or jump to the heat stimuli were administered after administration of cassava leaf extract. Cassava leaf extract has an effect antirheumatic to pain in mice. Based on the analysis of SPSS best dose in this study is the first dose (0.65mg / 20gr mice BB).
EFEKTIFITAS EKSTRAK ETANOL DAUN RUMPUT MALAYSIA (Chromolaena odorata L) PADA LUKA DIABETES MENCIT JANTAN (Mus muscullus) Setya Enti Rikomah; Fiske Rani Firdita
Jurnal Ilmiah Manuntung Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Manuntung
Publisher : jurnal ilmiah manuntung sekolah tinggi ilmu kesehatan samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51352/jim.v6i1.282

Abstract

Diabetic wounds are a form of diabetic complications that results in wounds experiencing deeper tissue damage and a longer healing process due to the condition of hyperglycemia. One of the plants known to the community as a wound medicine is the Malaysian grass plant (Chromolaena odorata L). The purpose of this study was to determine whether the ethanol extract of Malaysian grass leaves can accelerate the wound healing process in diabetes mice.The research process using the induction of alloxan monohydrate and the wound observed in this study was a cut. Diabetes mice were injured along 1.5 cm on the back of the scalpel and then divided into 5 treatment groups namely not treated (KN), ointment Betadine® (KP), ethanol extract of Malaysian grass leaves at a dose of 5 mg (P1), 10 mg ( P2) and 15 mg (P3). Basting is done twice a day for 14 days.One Way Anova analysis results 0.033> 0.05 which shows that there are significant differences between each treatment group. In the study it was found that treatment group 3 with a dose of 15 mg better accelerated wound healing and followed by positive control and treatment group 1.
TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KOMUNIKASI, INFORMASI DAN EDUKASI (KIE) DI PUSKESMAS TUMBUAN KABUPATEN SELUMA Rikomah, Setya Enti
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v10i2.469

Abstract

Pelayanan KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) kepada pasien sangat penting guna memberikan pelayanan kesehatan yang baik dan memuaskan.Di Puskesmas tidak jarang ditemukan pasien yang mengeluh atas pelayanan KIE yang tidak memuaskan, sehingga mengakibatkan persepsi yang kurang baik terhadap pelayanan KIE di Puskesmas serta pasien tidak mendapatkan pengobatan yang baik dan rasional.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persentase tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan KIE di Puskesmas.Penelitian ini merupakan penelitian observasional non probabilitas sampling dengan data prospektif.Pengambilan sampel dengan teknik cross sectional, yang memenuhi syarat inklusi dan eksklusi menggunakan instrument kuesioner yang dilakukan uji validasi dan reabilitas. Tingkat kepuasan diukur dengan menggunakan metode Costomers statifaction index (CSI).Hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat kepuasan pasien berdasarkan Costomers statifaction index (CSI) mendapatkan hasil dimensi menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Tumbuan terhadap pelayanan Komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) dari Reliability (kehandalan) didapatkan 77,54%, Responsiveness (Daya Tanggap) didapatkan 78,00%, Assurance (jaminan) didapatkan 79,17%, Tangibles (Bukti langgsung) didapatkan 77,67%, Empathy (empati) didapatkan 78,80%. Secara keseluruhan tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) di Puskesmas Tumbuantergolong puas dengan hasil Costomers Statifaction Index (CSI) 78,185% dari 30 Responden.
PROFIL SENYAWA BIOAKTIF EKSTRAK DAN FRAKSI DAUN KALANGKALA (Litsea angulata) SEBAGAI ANTIOKSIDAN MENGGUNAKAN KROMATOGRAPI LAPIS TIPIS Rikomah, Setya Enti
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v12i1.630

Abstract

Komponen senyawa bioaktif seperti fenolik, flavonoid, kuesertin dan senyawa yang mempunyai gugus fenol pada tumbuhan berpotensi sebagai antiokidan. Penelitian ini bertujuan mengetahui senyawa bioaktif yang terdapat dalam tanaman daun kalangkala yang berpotensi sebagai antidiabetes menggunakan kromatograpi lapis tipis. Proses penelitian dimulai dari ektraki menggunakan etanol 70% dengan teknik maserasi. Maserat dikentalkan dengan rotary evapoator sampai mendapatkan ekstrak kental. Ekstrak kental dilakukan fraksinasi bertingkat sesuai dengan tingkat kepolaran pelarut n-hexan, ethtyl asetat dan metanol. Ekstrak dan fraksi dihitung rendemennya dan  dilakukan analisis komponen bioaktif menggunakan kromatograpi lapis tipis menggunakan pembnding quesertin dan katekin. Hasil penelitian diperoleh berturut-turut fraksi metanol 48,60%, fraksi ethyl asetat 8,52%, ekstrak 6,91%, fraksi n-hexan 6,06%. Rf yang diperoleh berturut-turut ekstrak 0,87, dan 0,75, fraks n-hexan 0,87 dan 0,75, fraksi ethyl asetat 0,83 dan 0,75, fraksi metanol 0,73 dn 0,87 yang sama dan mendekati dengan Rf pembanding katekin 0,87 dan quesertin 0,75. Kesimpulan ekstrak dan fraksi daun kalangkala memiliki senyawa bioaktif katekin dan quesertin yang berpotensi sebagai antioksidan.
GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK X KOTA BENGKULU Rikomah, Setya Enti; Yanti, Sari; Siregar, Muhammad Fahrul Amin
Jurnal Pharmacopoeia Vol 2 No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jp.v2i1.355

Abstract

Kualitas pelayanan Kefarmasian di apotek sangat berpengaruh terhadap kepuasaan Pasien berdampak terhadap minat pasien untuk kembali ke apotek yang sama dan sebagai alat promosi yang dapat berpengaruh sangat positif bagi apotek. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan terhadap pelayanan kefarmasian di apotek X Kota Bengkulu. Metode Penelitian yang digunakan yaitu desain penelitian non-eksperimental secara deskriptif-analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan data pada sampel menggunakan teknik purposive sampling melalui data primer berdasarkan hasil kuesioner yang memuat 5 dimensi. Hasil Penelitian di apotek X tingkat kepuasan pasien Terhadap indikator kehandalan (reliability) sebesar 82,20% memberikan nilai sangat Puas, ketanggapan (responsivenes) sebesar 88,85% memberikan nilai sangat puas, Keyakinan (confidence) sebesar 90,16% memberikan nilai sangat puas, empati (emphaty) sebesar 88,86% memberikan nilai sangat puas,berwujud (tangible) Sebesar 83,11% dengan memberikan nilai sangat puas. Dapat disimpulkan bahwa pelayanan kefarmasian di apotek kota bengkulu didapatkan hasil rata-rata yaitu 85,43% yang artinya pasien merasa sangat puas.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN EVALUASI CARA PENGGUNAAN INSULIN PEN PASIEN DIABETES MELLITUS DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA POLDA BENGKUL Rikomah, Setya Enti
Oceana Biomedicina Journal Vol 7 No 1 (2024): Oceana Biomedicina Journal
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/obj.v7i1.152

Abstract

Treatment for diabetes with insulin is given using an insulin pen. Pen insulin can be used alone by the patient without requiring trained personnel. The patient's incomprehension in carrying out therapy is one of the causes of therapy failure, due to the lack of knowledge and understanding of the patient about the drug, everything related to the use of drugs for treatment.The purpose of the study was to determine the knowledge based on the characteristics of respondents, evaluation of insulin use pen, injection area, storage area, side effects. The study was conducted by distributing questionnaires as primary data and sampling using purposive sampling method. Respondents were patients with diabetes mellitus who used insulin pen in poly disease in Bhayangkara Hospital. Data processed descriptively displayed with tables and graphs.The results of the study were respondents with good knowledge, namely undergraduate 10 respondents (15.87%), civil servants and other jobs (pensioners, irt, students) each of 9 respondents (14.29%), women15 respondents (23.81%), age 18 - 65 years 19 respondents (30.61%). Fast action insulin and combination of 17 respondents (26.98%), novorapid 15 respondents (23.81%), no oral drugs 44 respondents (69.84%), frequency 2 times a day, novomix 14 respondents (22 , 22%), 10-15 units 13 respondents (20.63%), insulin use> 1 year 27 respondents (42.86%), did not cause symptoms 57 respondents (90.48%). The use of the abdominal and arm areas of 23 respondents (35.51%), storing in the refrigerator 32 respondents (50.79%), did not cause side effects 58 respondents (92.07%)
EVALUASI TINGKAT KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI INSTALASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT HARAPAN DOA KOTA BENGKULU Hardini, Tika; Rikomah, Setya Enti; Wiyati, Eka Putri; Alfitroh, Ijazati
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.32703

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit menahun, sehingga diperlukan kepatuhan dalam pengelolaannya. Kepatuhan terhadap terapi merupakan komponen yang sangat penting yang harus dilakukan agar kesembuhan pasien dapat tercapai. Kepatuhan yang rendah terhadap regimen terapi merupakan penyebab utama terjadinya kegagalan terapi. Masalah ini, menjadi hal yang fatal karena dapat memperburuk keadaan penderita bahkan kematian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepatuhan penggunaan obat obat pada pasien DM tipe 2 di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Harapan dan Doa Kota Bengkulu.. Penelitian ini menggunakan teknik sampling incidental, dan didapatkan 50 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebagai sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale ( MMAS-8), yang terdiri dari 8 pertanyaan untuk menganalisa kepatuhan minum obat pasien. Selanjutnya data yang telah terkumpul, dianalisa dan ditabulasi, serta disajikan dalam bentuk gambar dan tabel. Hasil yang didapatkan, yakni terdapat 21 pasien (42,0%) dengan tingkat kepatuhan rendah, 34,0% (17 pasien) dengan tingkat kepatuhan sedang dan 12 pasien (24,0%) dengan tingkat kepatuhan tinggi. Hasil tersebut menunjukkan mayoritas kepatuhan penggunaan obat pasien DM tipe 2 di instalasi rawat jalan rumah sakit Harapan dan Doa Kota Bengkulu masih tergolong rendah.
GAMBARAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN PEDIATRI INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) DI KLINIK SINT. CAROLUS BENGKULU Setya Enti Rikomah; Devi Novia; Septiana Rahma
Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi Dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2018): Jurnal Ilmiah Manuntung
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antibiotics and infections are the most common problems faced by developing countries, including in Indonesia. Indonesia's awareness of the use of antibiotics rationally declines. Acute respiratory infections ranks first in terms of infant and under five mortality in developing and developing countries. This research was conducted to see the description of the use of antibiotics in patients with ISPA in Clinic Sint Carolus Bengkulu from January to December 2014. Data analysis was done by descriptive analysis with a retrospective method. The sample calculation was done by using the Slovin formula obtained by 100 samples. Of the 100 samples of this study, 57% of men and 43% of women, the age classification of acute respiratory infection was 0% of neonatal patients, 25% of infants, 32% of infants, 20% of children under five, and 23% of children, most antibiotics commonly used with ISPA is cefadroxil 60% amoxicillin 36% and erythromycin 3%, combination of TMP (trimethoprim) and SMZ (sulfamethoxazole) 1%. The type of ISPA that attacks is ISPA non pneumonia in the form of cough and cold based on medical record data at the Sint Carolus Clinic and the patient obtains the drug with a dose in safe range.