Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : AGRISE

Tingkat Adopsi Sistem Usahatani Konservasi Dan Pengaruhnya Terhadap Tingkat Pendapatan Petani (Studi Kasus Di Das Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu) Nuhfil Hanani; Mochammad Muslich Mustadjab; Condro Puspo Nugroho
Agricultural Socio-Economics Journal Vol 13, No 1 (2013)
Publisher : Socio-Economics/Agribusiness Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.474 KB)

Abstract

Banyaknya permasalahan degradasi lingkungan di Kecamatan Bumiaji yang diakibatkan adanya praktek usahatani yang kurang memperhatikan konservasi lahan dan air, sehingga menyebabkan adanya erosi yang cukup tinggi yang dapat berdampak pada pendapatan usahatani mereka. Adanya kondisi demikian dirasa perlu dilakukannya penelitian mengenai tingkat adopsi yang telah dilakukan oleh beberapa petani terhadap sistem usahatani konservasi. Dengan menggunakan alat analisis scoring dan analisis path diperoleh hasil bahwa semakin mengadopsi atau menerapkan sistem usahatani konservasi maka akan semakin meningkatkan produktivitas usahatani sayuran, artinya tingkat adopsi sistem usahatani konservasi pada daerah penelitian mempunyai pengaruh positif terhadap tingkat pendapatan petani. Kata Kunci: usahatani konservasi, tingkat adopsi, analisis path
ANALISIS NERACA BAHAN MAKANAN (NBM) DAN POLA PANGAN HARAPAN (PPH) KABUPATEN SIDOARJO Fahriyah Fahriyah; Anfendita Azmi R.; Condro Puspo Nugroho
Agricultural Socio-Economics Journal Vol 15, No 3 (2015)
Publisher : Socio-Economics/Agribusiness Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.003 KB)

Abstract

Kekurangan pangan dan gizi dapat dicegah dengan terjaminnya akses pangan bagi setiap individu masyarakat.  Pangan akan lebih mudah terakses salah satunya apabila pangan  tersedia dalam jumlah dan kualitas  yang  mencukupi kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk  menganalisis ketersediaan pangan di Kabupaten Sidoarjo. Analisis yang digunakan adalah menggunakan neraca bahan makanan  dan  Pola Pangan Harapan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa ketersediaan pangan di Kabupaten Sidoarjo dari sisi kuantitas masih belum terpenuhi. Capaian ketersediaan kalori dan protein terhadap angka kecukupan energi dan protein yang distandarkan  masing-masing adalah  55.6% dan 70.78%.  Kualitas ketersediaan pangan yang diukur dari capaian skor PPH juga menunjukkan hal yang sama. Skor PPH ketersediaan Kabupaten Sidoarjo mencapai 48.13. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan ketersediaan pangan adalah melalui perbaikan distribusi dan  perdagangan pangan
ANALISIS INDIKATOR KETAHANAN PANGAN KOTA PROBOLINGGO: PENDEKATAN SPASIAL Condro Puspo Nugroho; Rini Mutisari
Agricultural Socio-Economics Journal Vol 15, No 3 (2015)
Publisher : Socio-Economics/Agribusiness Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.902 KB)

Abstract

Kerawanan pangan wilayah disebabkan oleh banyak faktor yaitu produksi pangan wilayah yang tidak mencukupi, akses untuk mendapatkan pangan kurang serta kemampuan penyerapan pangan masing-masing individu berbeda. Penelitian ini mencoba untuk mengembangkan indikator yang menyebabkan kerawanan pangan wilayah secara spasial guna pengambilan keputusan intervensi bagi pengambil kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Probolinggo secara umum memiliki ketahanan pangan yang tinggi. Aspek ketersediaan, akses dan penyerapan pangan menunjukan bahwa tidak ada satupun desa yang berada pada prioritas 1 (kondisi sangat rawan pangan). Hanya pada aspek ketersediaan pangan masih terdapat 2 (dua) desa dalam kondisi rawan dan 5 (lima) desa dalam kondisi agak rawan. Pada akses pangan terdapat 1 (satu) desa dalam kondisi agak rawan. Sedangkan pada aspek penyerapan pangan tidak ada satupun desa yang dalam kondisi rawan. 
COMPARATIVE ADVANTAGES OF COCONUT SUGAR AGROINDUSTRY: CASE STUDY IN PENGALUSAN VILLAGE, MREBET DISTRICT, PURBALINGGA REGENCY, CENTRAL JAVA, INDONESIA Qomariyah, Siti; Suhartini; Nugroho, Condro Puspo
Agricultural Socio-Economics Journal Vol. 24 No. 2 (2024): APRIL
Publisher : Socio-Economics/Agribusiness Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.agrise.2024.024.2.7

Abstract

The objectives of this research were to analyze the financial feasibility and the comparative advantages of the coconut sugar agroindustryin the form of crystal sugar and block sugar. This research is a case study in the centre of coconut sugar industry in Purbalingga Regency, namely Pengalusan Village, Mrebet District which was chosen purposively. Survey method was used in this research by interviewing 40 respondents for coconut crystal sugar agroindustry and 24 respondents of coconut block sugar agroindustry for primary data. This research also used secondary data from Statistical Agency. The analytical method used were the analysis of costs, revenues, profits, and R/C ratio, as well as DRC (Domestic Resource Cost) analysis. The results showed that the R/C ratio analysis for crystal sugar agroindustry was 1.11, and for block sugar agroindustry was 1.04. It means that both agroindustry are financially profitable so that they are feasible to do, though they just receive small profit.  The results of the DRC ratio analysis showed that the coconut crystal sugar agroindustry has a comparative advantage so that it can be produced cost-efficiently when using domestic resources. The coconut crystal sugar agroindustry in Pengalusan Village has a comparative advantage with a DRCR (Domestic Resource Cost Ratio) value of 0.505, which means that agroindustry is efficient in allocating domestic resources and is able to save US$ 0.505 of foreign exchange from every US$ 1 unit. Therefore, to meet the demand for coconut sugar, it is better to increase domestic production.