Claim Missing Document
Check
Articles

Rancang Bangun Alat Ukur Kadar Gula Darah Non-Invasive Berbasis Mikrokontroler AT89S51 dengan Mengukur Tingkat Kekeruhan Spesimen Urine Menggunakan Sensor Fotodioda Satria, Eko; -, Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 2 No 1: Januari 2013
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.2.1.%p.2013

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan alat ukur gula darah non-invasive, yaitu alat yang dapat mengukur kadar gula darah tanpa harus menguji dan memeriksa darah secara langsung tetapi menggunakan urine sebagai spesimen berbasis mikrokontroler AT89S51 menggunakan sistem sensor yang terdiri dari LED infrared dan fotodioda. Kemudian hasil pengukurannya ditampilkan pada LCD karakter 2x16. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Elektronika dan Instrumentasi Jurusan Fisika Universitas Andalas. Pengambilan sampel urine dilakukan di Rumah Sakit M. Djamil Padang. Aalt ini bekerja dengan mengindera tingkat kekeruhan dari spesimen urine yang telah direaksikan dengan larutan benedict. Kekeruhan spesimen urine akan meyebabkan intensitas cahaya inframerah yang diterima oleh sensor fotodioda berkurang. Penurunan intensitas cahaya yang diterima oleh sistem sensor ini menyebabkan kenaikan tegangan keluaran sistem. Hasil pengukuran kadar gula darah dengan alat yang dibuat kemudian dibandingkan dengan kadar gula darah hasil analisis laboratorium Rumah Sakit. Aalat yang dibuat mempunyai kesalahan relatif maksimum sebesar 9,8%.
Sistem Otomatisasi Perekaman Video dengan Kamera CMOS 12 LED Berbasis Mikrokontroler AT89S51 Menggunakan Sensor PIR (Passive Infrared) Albert, Ega; -, Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 2 No 1: Januari 2013
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.2.1.%p.2013

Abstract

Telah dilakukan rancang-bangun sistem otomatisasi pencuplikan video (video capture) berbasis mikrokontroler AT89S51 untuk obyek bergerak (manusia) dengan menggunakan kamera CCTV tipe 12 LED dan sensor PIR (passive infrared) tipe KC7783R. Kamera CCTV dihubungkanke PC (personal computer) untuk mendapatkan gambar ruangan yang dipantau pada layar monitor. Ketika obyek memasuki ruangan, radiasi inframerah dari obyek akan terdeteksi oleh sensor PIR dan sinyal keluaran sensor ini digunakan untuk meng-klik mouse melalui rangkaian relay. Gambar obyek di layar monitor akan terekam dan tersimpan di memori computer selama 5 menit setelah mendeteksi obyek. Jarak maksimum deteksi sensor adalah 4 meter pada sudut 0o dan 2 meter pada sudut 30o. Waktu pemanasan sensor untuk dapat mulai mendeteksi secara sempurna rata-rata adalah 26,72 detik dan lama waktu deteksi sensor ketika obyek tidak bergerak rata-rata adalah 2,34 detik. Sistem otomatisasi ini juga dilengkapi system pensaklaran (switching system) yang akan mengaktifkan penggunaan catudaya alternatif (akumulator 18 V) ketikacatudari PLN terputus.
Rancang Bangun Modul Alat Ukur Kelembaban dan Temperatur Berbasis Mikrokontroler AT89S52 dengan Sensor HSM-20G -, Wirdaliza; -, Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 2 No 1: Januari 2013
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.2.1.%p.2013

Abstract

Telah dilakukan perancangan dan pembuatan prototype alat ukur kelembaban dan temperatur berbasis mikrokontroler AT89S52 dengan modul sensor HSM-20G. Di dalam modul sensor HSM-20G sudah tersedia dua buah sensor, yaitu sensor kelembaban udara dan sensor temperatur. Tegangan keluaran dari masing-masing sensor ini masih berupa sinyal-sinyal tegangan analog yang kemudian dikonversi menjadi sinyal-sinyal tegangan digital oleh ADC 0804. Sinyal keluaran dari ADC ini kemudian diolah oleh mikrokontroler AT89S52 dan hasilnya akan ditampilkan melalui dua buah LCD 2x16 yang berbeda. Pengujian alat hasil rancang bangun ini dilakukan di dalam ruangan tertutup (30 cm x 45 cm x 45 cm) dengan menggunakan dua alat ukur pembanding yaitu termometer digital dan humidity meter. Dari hasil pengujian diperoleh bahwa sensitivitas sensor HSM-20G untuk kelembaban adalah 0,011 V/% dan untuk temperatur adalah 0,098 V/oC. Error alat yang dibuat ini adalah rata-rata 0,322% untuk kelembaban relatif udara dan untuk temperatur adalah 0,329%.
Aplikasi Mikrokontroler AT89S52 Sebagai Pengontrol Sistem Pengusir Burung Pemakan Padi Dengan Bunyi Sirine -, Sumariadi; -, Wildian; Yusfi, Meqorry
Jurnal Fisika Unand Vol 2 No 1: Januari 2013
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.2.1.%p.2013

Abstract

Telah dilakukan perancangan dan pengaplikasian mikrokontroler AT89S52 sebagai pengontrol sistem pengusir burung pemakan padi dengan bunyi sirine. Peralatan  ini menggunakan cahaya laser dan LDR (light dependent resistor) sebagai sistem sensor untuk mendeteksi kehadiran burung dan bunyi sirine untuk mengusir burung. Pemrograman menggunakan bahasa C sebagai  perangkat lunak untuk sistem mikrokontroler AT89S52. Mikrokontroler AT89S52 digunakan untuk mengontrol sistem secara keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa burung dapat diusir dengan bunyi sirine yang diatur selama 30 detik dan jarak maksimum cahaya laser yang mampu ditangkap oleh sensor LDR adalah 110 meter .
PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI LVDT SEBAGAI SENSOR JARAK Hendri, Zasvia; -, Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 2 No 3: Juli 2013
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.2.3.%p.2013

Abstract

Telah dilakukan pembuatan dan karakterisasi LVDT (linear variable differential transformer) sebagai sensor jarak. Sensor dibuat sebanyak tiga buah dengan memvariasikan diameter kumparan, panjang inti besi, dan jumlah lilitan. Karakterisasi meliputi hysteresis, repeatability, sensitivitas, dan rentang pengukuran yang dapat dilakukan sensor. Caranya adalah dengan melihat perubahan tegangan keluaran yang dihasilkan pada kumparan sekunder akibat perubahan jarak inti besi terhadap titik acuan. LVDT ini dapat digunakan untuk mengidera perubahan jarak suatu obyek dalam arah linier (searah sumbu kumparan). Derajat korelasi linier (R2) yang bervariasi dari 0,983 hingga 0,9961 pada diameter kumparan yang sama, LVDT dengan inti besi yang lebih panjang memiliki sensitivitas yang lebih tinggi dan lebar rentang pengukuran yang lebih panjang dibandingkan dengan LVDT dengan inti besi yang lebih pendek. LVDT dengan diameter kumparan yang lebih besar akan lebih sensitif jika menggunakan inti besi yang lebih pendek; sedangkan  LVDT dengan diameter kumparan yang lebih kecil akan lebih sensitif jika menggunakan inti besi yang lebih panjang. Sensitivitas terbesar yang diperoleh pada penelitian ini adalah 0,01609 V/mm untuk LVDT yang jumlah lilitan primernya 224 lilitan, jumlah masing-masing lilitan sekundernya 380 lilitan, diameter kumparannya 1,7 cm, dan panjang inti besinya 30 cm, dengan rentang pengukuran 0 - 90 mm. Hysteresis dan repeatability sensor LVDT yang menggunakan inti besi dengan panjang 30 cm lebih baik dibandingkan dengan yang menggunakan inti besi 6,7 cm.
Rancang Bangun Alat Ukur Kelajuan Dan Arah Angin Berbasis Mikrokontroler Atmega8535 Menggunakan Sistem Sensor Cahaya Pesma, Rhahmi Adni; -, Wildian; Taufiq, Imam
Jurnal Fisika Unand Vol 2 No 4: Oktober 2013
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.2.4.%p.2013

Abstract

Telah dirancang sebuah alat ukur kelajuan dan arah angin. Rangkaian elektronik alat ukur terdiri dari rangkaian catu daya, rangkaian mikrokontroler dan LCD, rangkaian schmitt trigger dan rangkaian fotodioda. Baling-baling pada alat berupa sistem tiga mangkuk. Bagian mekanik alat terbuat dari material ringan, sehingga dapat mengoptimalkan gerakan rotasi mangkuk. Mangkuk terbuat dari bahan plastik yang berdiameter 7,7 cm, sedangkan piringan sensor merupakan cakram CD yang bermassa 20,64 g. Bagian mekanik alat memiliki karakteristik 1 kali pulsa (1 kali putaran) dalam 1 detik (frekuensi = 1 Hz) mewakili kecepatan angin sebesar 0,61m/s. Standardisasi alat dilakukan dengan pengujian terhadap anemometer Lutron AM-4206, ketepatan pengujian sebesar 99,10%, sebagai pembanding, dilakukan juga pengujian antara anemometer mangkuk permanen di BMKG dengan anemometer Lutron AM-4206, ketepatan pengujian sebesar 90,47%. Penentuan arah angin menggunakan sebuah bilah yang akan berputar untuk menentukan 8 arah angin dengan resolusi sebesar 450.
Rancang Bangun Alat Ukur Kadar Air Agregat Halus dalam Pengujian Material Dasar Beton Berbasis Mikrokontroler ATmega8535 dengan Metode Resistif Utami, Festi; -, Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 2 No 4: Oktober 2013
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.2.4.%p.2013

Abstract

Telah dilakukan rancang-bangun sistem alat ukur kadar air agregat halus berbasis mikrokontroler ATmega8535 dalam pengujian material dasar beton menggunakan metode resistif.  Selama ini, penentuan kadar air tersebut dilakukan secara manual yaitu dengan cara menimbang berat awal dan berat akhir agregat.  Selisih kedua berat tersebut dibagi dengan berat akhir, hasilnya dikali 100% untuk mendapatkan kadar air agregat.  Berat awal agregat adalah berat sebelum agregat dikeringkan, dan berat akhir adalah berat pada saat agregat tidak mengandung air.  Agregat kering (kondisi akhir agregat) didapatkan dengan cara memanaskan agregat di dalam oven dengan temperatur 100oC±5oC. Agregat halus ditempatkan di dalam sebuah kotak dengan ukuran 10  x 10  x 5 cm3, dimana kedua sisi bagian dalam kotak adalah material konduktor yang terbuat dari logam (plat PCB). Berdasarkan pengujian awal, resistansi agregat bervariasi terhadap kadar airnya. Berdasarkan hasil ini, perubahan resistansi dikonversi menjadi perubahan tegangan menggunakan rangkaian pembagi tegangan.  Keluaran rangkaian ini kemudian dikondisikan agar bisa diproses oleh mikrokontroler ATmega8535. Berat sampel yang digunakan adalah 500 g, dan variasi waktu pemanasan sampel adalah 15 jam, 18 jam, 21 jam, 24 jam dan 27 jam.  Pengujian akhir menunjukkan bahwa alat yang dirancang ini dapat digunakan untuk mengukur kadar air agregat halus. Alat ini mempunyai sensitivitas 4,6 V/% kadar air, akurasi sebesar 93%, dan kesalahan sebesar 5,1%.
Sistem Kontrol Penyalaan Lampu Ruang Berdasarkan Pendeteksian Ada Tidaknya Orang di Dalam Ruangan Otomo, Galoeh; -, Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 2 No 4: Oktober 2013
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.2.4.%p.2013

Abstract

Telah dilakukan rancang-bangun sistem otomatisasi kontrol lampu berdasarkan keberadaan orang didalam ruangan.  Sistem kontrol lampu akan menyala selama ada orang didalam ruangan, dan lampu akan mati ketika orang meninggalkan ruangan.  Keberadaan orang akan di deteksi oleh sensor passive infrared (PIR). Jarak waktu respon dari sensor PIR KC7783R telah dicobakan, dimana sensor hanya dapat mendetekasi objek selama 5,37 detik, namun dapat diatasi dengan menggunakan program yang ditanamkan ke dalam mikrokontroler AT89S51. Jarak maksimum yang dapat di deteksi sensor PIR adalah 4,3 meter pada sudut 0o (lurus dari depan sensor), dan 2 meter pada sudut 30o (kekiri dan kekanan). Sensor membutuhkan waktu pemanasan selama 25,52 detik. Relay digunakankan untuk menghubungkan antara arus dc dan arus ac.
RANCANG BANGUN AMMETER DC TIPE NON-DESTRUCTIVE BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA8535 DENGAN SENSOR EFEK HALL ACS712 Wulandari, Dwi Cahyorini; -, Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 3 No 2: April 2014
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.3.2.121-127.2014

Abstract

ABSTRAKTelah dilakukan rancang-bangun sistem alat ammeter DC tipe non-destructive berbasis mikrokontroler ATmega8535 dengan sensor efek Hall ACS712.  Ammeter DC tipe non-destructive ini dapat mengindera medan magnetik yang ditimbulkan  oleh PCB dan kawat berarus listrik, tanpa harus memutus jalur konduktor yang akan diukur arusnya.  Sensor yang digunakan memiliki sensitivitas sebesar 0,175 volt/ampere dan tegangan offset sebesar 2,482 V.  Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa sensor efek Hall ACS712 lebih cocok digunakan untuk pengukuran arus tipe destructive,  meskipun sensor ini dapat juga digunakan untuk pengukuran arus tipe non-destructive.Kata kunci: Sensor efek Hall ACS712, sensitivitas, ammeter tipe non-destructiveAbstractA nondestructive dc ammeter based on microcontroller ATmega8535 using ACS712 effect Hall sensor has been designed. This ammeter can sense a magnetic field produced by a PCB and current carrying wire, without destructing or cutting-off the wire.  The sensor used in this research has a sensitivity of  0,1759 volt/ampere, and an offset of 2.4825 V. The linear correlation coefficient of the destructive dc ammeter is better than of the  non-destructive dc ammeter. It indicates that the Hall ACS712 sensor is more compatible for destructive dc ammeter.Key words: ACS712 effect Hall sensor, sensitivity, nondestructive dc ammeter
OTOMATISASI ROTARY SAMPLE COLLECTOR DENGAN MOTOR STEPPER BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA8535 DAN SENSOR FOTODIODA Fridayanti, Nola; -, Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 3 No 3: Juli 2014
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.3.3.140-147.2014

Abstract

AbstrakTelah dirancang suatu sistem otomasi rotary sample collector berbasis mikrokontroler ATmega8535 untuk pengisian tabung reaksi secara otomatis. Rak tabung reaksi dirancang berbentuk piringan dari bahan karton tebal dengan diameter 22,7 cm dan massa 145 g, sedangkan poros pemutar piringan terbuat dari pipa PVC (polyvinyl chloride) berdiamter 2,2 cm dan massa 49,05 g. Sistem dirancang untuk mengisi dan merotasi 4 tabung reaksi. Pengisian tabung dengan zat cair dilakukan melalui kran elektrik (electric valve) yang katupnya dikontrol berdasarkan sinyal keluaran fotodioda. LED (light emitting diode) dan fotodioda berfungsi sebagai sistem sensor ketinggian zat cair dalam tabung. Ketika zat cair dalam tabung telah mencapai ketinggian tertentu, mikrokontroler mengirimkan sinyal untuk menutup katup kran, dan kemudian mengirim sinyal untuk menggerakkan motor stepper sejauh 90° (untuk 4 tabung). Ketika rotasi telah mencapai 90°, mikrokontroler mengirim sinyal untuk menghentikan motor stepper dan kemudian mengirimkan sinyal untuk membuka kran. Proses berulang hingga tabung ke-4 terisi. Tipe motor stepper yang digunakan adalah unipolar. Sistem motor stepper yang telah dibuat mampu memutar beban hingga  3445,36 g. Zat cair yang dapat dideteksi dalam sistem otomasi ini bergantung pada daya tembus cahaya yang dihasilkan LED; zat cair yang lebih bening memerlukan LED yang daya tembusnya lebih lemah.Kata kunci: rotary sample collector, motor stepper, LED dan fotodioda, ATmega8535.AbstractAn automation system of a rotary sample collector based on microcontroller ATmega8535 for filling test tubes has been designed. The test tube rack designed has a shape of disc made of a thick cardboard, diameter of 22.7 cm and mass of 145 g, while the axis of the disc rotor made of PVC (polyvinyl chloride) pipe with a diameter of 2.2 cm and mass of 49.05 g. The system is designed to fill and rotate 4 test tubes. The liquid is filled into the tube through an electric valve where its valve is controlled according to a photodiode output signal.  LED (light emitting diode) and photodiode act as a sensor system to detect the level of liquid surface in the tube. When the liquid reaches a certain level, the microcontroller  sends a signal to switch-off the valve, and then  it sends a signal to drives the stepper motor to rotates 90° (for 4 tubes). After the 90° rotation is reached, the microcontroller  sends another signal to switch-on the valve. The process repeats until the forth tube filled. The type of moter stepper used is unipolar. The stepper motor system is able to rotates a load up to  3445.36 g. The liquids which can be detected in this automation system depend on the light penetrability yield by the LED; the more transparent liquid requires the LED which the weaker light penetrability.Key-words: stepper motor, test tube, photodiode, microcontroller ATmega8535.
Co-Authors Abda Abda Ade Vikri Satria Ade Vikri Satria Adrial, Rico Adwar, Eka Fajhari Afdal Afdal Afdhal Muttaqin Afridanil - Afridanil -, Afridanil Ahmad Fauzi Pohan Aidhia Rahmi Al-Farzaq, Ayu Afifah Ali Irvan Alimin Mahyudin Alisman Alisman Alisman, Alisman Alkhairunas Riyuska Alkhairunas Riyuska, Alkhairunas Amalia Tiffany Ammari, Syafiq Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Andesfa, Jovanda Andre Rizki Naldi Anggreini, Olivia Puspita Ani Fatimah Ani Fatimah, Ani Annisa Yuniasti Annisa Yuniasti, Annisa Arrafat, Supindo As Shiddiq, Muhammad Astuti Astuti - Ayu Afifah Al-Farzaq Ayu Azura Azura, Ayu Baehaqi Bayu Hadi Saputro Bayu Hadi Saputro Bayu Hadi Saputro, Bayu Hadi Cahyani, Harum Chairunnisa, Indah Dahyunir Dahlan Dedi Mardiansyah Dian Milvita Diana, Gita Okta Dodon Yendri Dwi Cahyorini Wulandari Dwi Cahyorini Wulandari, Dwi Cahyorini Dwi Puryanti Efendi, Lilian Ega Albert Ega Albert Eka Fajhari Adwar Eko Satria Eko Satria Elistia Liza Namigo, Elistia Elma Yusnita Elma Yusnita, Elma Elsa Refni Elvaswer Elvaswer Elvira Mardhatillah Eriyaldi Eriyaldi Eriyaldi, Eriyaldi Fadhila Umami Fadhreane, Reza Faizatul Fitri, Faizatul Fajar Guntara Fajar Guntara, Fajar Farokhi, Gentha Febi Dwi Wahyuni Femilia Putri Feriska Handayani Irka, Feriska Handayani Fernanda, M Ilham Festi Utami Festi Utami Firmansyah Firmansyah Fitri Rahma Yanti Fitri, Sari Widya Galoeh Otomo Galoeh Otomo Gina Yulia Sari Gita Okta Diana Gusrizam Danel Gusrizam Danel Hafizur Rizki Hafizur Rizki, Hafizur Harmadi Harmadi Harum Cahyani Hawariyi Ola Yuzria Husna, Wildatul Husni, Khairiati Imam Taufiq Indah Chairunnisa Indah, Ira Puspa Indrianti, Mei Suci Ira Puspa Indah Irfandi Prayogi Irvan, Ali Jihan Novelliani Jovanda Andesfa Khairiati Husni Lilian Efendi M Ilham Fernanda Mahdi Wahab Bintoro Mahdi Wahab Bintoro, Mahdi Wahab Mardhatillah, Elvira Mardian Peslinof Mardiansah Mardiansah Mardiansah, Mardiansah Marzuki Marzuki Mayangsari, Tania Mei Suci Indrianti Meqorry Yusfi Mila Eka Putri Mildawati Mildawati Mildawati, Meli Mita Anggraini Mita Anggraini Mohammad Ali Shafii Mora Mora Mora Moresa Devega Moresa Devega, Moresa Muhammad As Shiddiq Muhammad Shadri Muldarisnur, Mulda Murwani Farda Rianti Nadia Yudia Putri Naldi, Andre Rizki Nanda Rahman Rangkuti Nanda Rahman Rangkuti, Nanda Rahman Nini Firmawati Nola Fridayanti Nola Fridayanti, Nola Nola Sari Rahayu Novelliani, Jihan Novia Ulfa Oktavianty Novia Ulfa Oktavianty, Novia Ulfa Nurul Fajri Nurul Fajri Olivia Puspita Anggreini Oqely Wahyudi Prayogi, Irfandi Premadi, Premana W. Premana W. Premadi Putri, Femilia Putri, Mila Eka Putri, Nadia Yudia Putri, Rahmi Riya Putri, Ramadani Fiza Rahayu, Nola Sari Rahmad Rasyid Rahmad Rasyid Rahmat Rasyid Rahmazia Rahmazia Rahmazia, Rahmazia Rahmi Riya Putri Ramacos Fardela Ramadani Fiza Putri Rani Delvihardini Refni, Elsa Reza Fadhreane Rhahmi Adni Pesma Rianti, Murwani Farda Ridha Khairani, Ridha Rima Suhartinah Rima, Riry Djule Riry Djule Rima Rizky, Aulia Rabiyu Roni Syafrialdi Roni Syafrialdi, Roni Sari Widya Fitri Sari, Gina Yulia Shadri, Muhammad Shadri, Muhammad Solly Aryza Sri Handani Sri Oktamuliani Sri Wahyuni Sri Wahyuni Suhartinah, Rima Suhendri Saputra Suhendri Saputra, Suhendri Sumariadi - Sumariadi - Supindo Arrafat Syafiq Ammari Tandini Ulfa Urbach Tania Mayangsari Trengginas Eka Putra Sutantyo Umami, Fadhila Urbach, Tandini Ulfa Usna, Sri Rahayu Alfitri Wahyudi, Oqely Wahyuni, Febi Dwi Wendi Era Sonata Wendi Era Sonata, Wendi Era Wildatul Husna Wirdaliza - Wirdaliza - Yanti, Fitri Rahma Yefri Hendrizon Yefri Hendrizon Yusfi, Meqqory Zamora, Ronaldi Zasvia Hendri Zasvia Hendri Zulfi Zulfi Abdullah Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi, Zulfi