Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Dampak

ANALISIS KORELASI RADIATIVE FORCING METANA (CH4) DENGAN PERUBAHAN TEMPERATUR DI KOTOTABANG TAHUN 2004 2009 Dwi Pujiastuti
Jurnal Dampak Vol 10, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/dampak.10.1.29-37.2013

Abstract

ABSTRAK Telah dilakukan perhitungan radiative forcing gas Metana (CH4) menggunakan konsentrasi (CH4) dari tahun 2004 2009 di Kototabang dengan menggunakan metode Intergovernmental on Panel Climate Change (IPCC). Hasil perhitungan kemudian dikorelasikan dengan selisih temperatur yang merupakan data bulanan temperatur permukaan Kototabang dikurangi dengan temperatur rata-rata selama 6 tahun pengukuran. Temperatur permukaan diukur dengan menggunakan instrumen Automatic Weather station (AWS) yang ada di stasiun GAW Kototabang. Dari hasil analisi diperoleh nilai radiatve forcing mengalami peningkatan dari 0,24338 Wm-2pada tahun 2004 menjadi 0,246221 Wm-2 pada tahun 2009. Hal ini menunjukkan lebih banyak energi radiasi matahari yang diserap daripada yang diemisikan (Positive feedback). Tetapi hasil korelasi radiative forcing CH4 dengan selisih temperatur memiliki koefisien determinasi yang rendah yaitu 0,0047. Hal ini karena perubahan temperatur di Kototabang yang tercatat di AWS bukan hanya dipengaruhi oleh nilai konsentrasi metana saja tapi juga oleh aerosol, awan, dan gas rumah kaca lainnya. Hal juga ini menunjukkan bahwa konsentrasi gas metana tidak signifikan mempengaruhi perubahan temperatur di Kototabang. Kata kunci: Kototabang, metana, radiative forcing, temperaturABSTRACTRadiative forcing of methane (CH4) gas has been calculated based on its concentration in Kototabang from 2004 to 2009, by using Intergovernmental on Panel Climate Change (IPCC) method. The calculation results were further correlated to the temperature differences, i.e., monthly surface temperature subtracted by the average temperature data at Kototabang during the six year of measurement. The surface temperature was measured by using Automatic Weather Station (AWS) installed at the Global Atmospheric Watch (GAW) Kototabang. Based on the analysis, there was an increment of the radiative forcing from 0.24338Wm-2 in 2004 to 0.246221Wm-2 in 2009. This showed the solar energy was more absorbed than emitted (positive feedback). However, the result of correlation analysis between CH4 radiative forcing and the temperature difference shows a low determinant coefficient, i.e., 0.0047. This is due to the measured temperature change in Kototabang is not only affected by methane concentrations but also influenced by aerosol, clouds and other green house gases. This also shows that methane gas concentration did not significantly influence the temperature change in Kototabang.Keywords: Kototabang, methane, radiative forcing, temperature
ANALISIS POLA KONSENTRASI METANA (CH4) DAN CURAH HUJAN DI KOTOTABANG TAHUN 2004 2009 Dwi Pujiastuti
Jurnal Dampak Vol 9, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/dampak.9.2.123-131.2012

Abstract

ABSTRAK Telah dilakukan penelitian untuk melihat pola konsentrasi gas metana (CH4) yang merupakan salah satu gas rumah kaca dan kaitannya dengan pola curah hujan di wilayah Kototabang dari tahun 2004 2009. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana kecenderungan pola konsentrasi CH4 di wilayah Kototabang dan kaitannya dengan curah hujan di wilayah ini. Hasil penelitian menunjukkan adanya pola musiman tahunan konsentrasi metana yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan dan penurunan konsentrasi metana. Pola musiman tahunan ini mengikuti pola Intertropical Convergence Zone (ITCZ). Konsentrasi CH4 tahunan meningkat dari 1.810,01 ppb pada tahun 2004 menjadi 1.818, 69 ppb pada tahun 2009. Peningkatan konsentrasi CH4 dipengaruhi oleh peningkatan aktivitas pertanian dan kebakaran hutan yang terjadi di wilayah ini. Pola konsentrasi metana di Kototabang hampir sama dengan pola konsentrasi metana global. Terdapat perbedaan pola pada tahun 2005 dimana konsentrasi metana di Kototabang meningkat secara signifikan karena adanya kebakaran hutan di Sumatera sehingga produksi metana ke atmosfer meningkat. Hasil yang diperoleh juga menunjukkan adanya pengaruh curah hujan terhadap konsentrasi metana di atmosfer. Curah hujan yang tinggi menyebabkan penurunan konsentrasi metana di atmosfer karena reaksi yang terjadi antara metana dan peningkatan keberadaan radikal hidroksil (OH) akibat curah hujan di troposfer yang akan mengurangi konsentrasi metana. Kata kunci: Atmosfer, curah hujan, metana, Kototabang, ITCZABSTRACTThe research has been conducted to look at the pattern of methane (CH4) concentration which is one of the greenhouse gases with precipitationl patterns in the region Kototabang from 2004 to 2009. The research aims to see how the trendline of CH4 concentration in Kototabang and its relation to precipitation in this region. The results showed the of annual seasonal pattern of methane concentration, indicated by the fluctuations methane concentration . The annual seasonal patterns follows the pattern of Intertropical Convergence Zone (ITCZ). The annual CH4 concentration increases from 1.810,01 ppb in 2004 to 1.818,69 ppb in 2009. The condition was influenced by the increase in agricultural activity and forest fire. From the results it wa also obtained that concentration patterns of CH4 at Kototabang is similar to the pattern of global CH4 concentration. There are differences in the pattern of concentration in 2005 where the concentration of CH4 significantly increased at Kototabang due to forrest fire in Sumatera region resulting in the increase of CH4 production to the atmosphere . The results also indicate the influence of precipitation against the concentration of CH4 in the atmosphere. High precipitation caused a decrease in the concentration CH4 in the atmosfer due to reaction that occur between CH4 and increase of hydroxyl radical (OH) due to pecipitaion in the troposfer that will reduce CH4 concentration. Keywords: Atmosphere, ITCZ, Kototabang, methane, precipitation
Co-Authors - Afrizal Adrial, Rico Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal, Afdal Afdal, Afdal Afdhal Muttaqin Afrizal Afrizal Agfustian, Muhamad Rizki Ahmad Fauzi Pohan Ahmad Furqan Alifvia Daswita Alimin Mahyudin Amirudin, Muhammad Ridho Ananda, Nadya Rezky Andini, Mayang Putri Andiyansyah Sabarani Andiyansyah Z Sabarani Andiyansyah Z Sabarani, Andiyansyah Z Anggriani, Regina Mai Annisa Zahratul Hilma Annisa Zahratul Hilma Aperus, Rahmad Ardelia, Ariqah Ardian Putra Ardian Putra Ardian Putra Ari Febriana Kabisat Ari Febriana Kabisat, Ari Febriana Arif Budiman Arif Budiman Arif, M. Ariqah Ardelia Arisa, Deasy Asep Firman Ilahi Asep Firman Ilahi, Asep Firman Astuti Astuti - Astuti Astuti Astuti Astuti Atin Nur Aulia Atin Nur Aulia Aulia Latifah Aulia, Atin Nur Aulya Rahayu Aulya Rahayu, Aulya Badrul Mustafa Badrul Mustafa, Badrul Baihaqi, Rahmad Br. Sitanggang, Regina Mai Anggriani Dahyunir Dahlan Damayanti, Elok Dari, Riska Wulan Daswita, Alifvia Daz Edwiza, Daz Deasy Arisa Deasy Arisa Deasy Arisa Dedi Mardiansyah Denisa Syafriana Denisa Syafriana, Denisa Desi Indriani Desi Indriani, Desi Dian Fitriyani Dian Milvita Diana Saputri Dika Aprilia Susanti Dimas Pramudito Dimas Pramudito Dwi Puryanti Ednofri - Ednofri - Ednofri - Ednofri Ednofri, Ednofri Edwards Taufiqurrahman, Edwards Ekarama Putri Ekarama Putri, Ekarama Eldiani Arifya Elistia Liza Namigo, Elistia Elvaswer Elvaswer Fadilla Monica Fadilla Monica Fariza, Mayola Feriska Handayani Irka, Feriska Handayani Fery Kurnia Sandi Fhatihatul Rahmi Fidia, Rahma Fitri Gustiana Fitri Gustiana Friska Puji Lestari Friska Puji Lestari, Friska Puji Friska, Vira Furqan, Ahmad Gustiana, Fitri Gustiana, Fitri Hafizhah, Luthfia Hamdy Arifin Hamdy Arifin Hamdy Arifin, Hamdy Hanif Hidayat Harmadi Harmadi Herifa - Herifa -, Herifa Hidayat, Hanif Hilma, Annisa Zahratul Ikhwan Safrima Illona giovanni, Vannessa Imam Taufik Imam Taufiq Indah Putri Utami Indah Putri Utami Indri Septiani Indriani, Widi Satria Iqbal Ramadhan Irma Kurniawati Irma Kurniawati Jarnal Witarsa Koko Ondara Koko Ondara, Koko Latifah, Aulia Lina Handayani Lina Handayani Lusi Fitrian Sani Lusi Fitrian Sani, Lusi Fitrian Luthfia Hafizhah M. Arif Mairisdawenti - Mairisdawenti -, Mairisdawenti Marlisa Marlisa Marlisa Marlisa, Marlisa Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Maya Minangsih Maya Minangsih Mayang Putri Andini Mayola Fariza Meqorry Yusfi Minangsih, Maya Minangsih, Maya Mochammad Imron Awalludin Mohammad Ali Shafii Monica, Fadilla Mora Mora Muhamad Rizki Agfustian Muhammad Arif Muhammad Kahfi Muhammad Razi Muhammad Razi Muhammad Ridho Amirudin Muldarisnur, Mulda Mutya Vonnisa Nadila Syarah Nadya Rezky Ananda Naela Amalia Zulfa Nini Firmawati Nofaslah, Rido Novia Anggraini Novia Anggraini Novia Dwi Agusri Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurul Annisa Nurul Hasanah Okci Mardoli Okci Mardoli, Okci Oktaviani, Violina Pertiwi, Rahmi Nanda Puspasari, Trevi Jayanti Putri, Yoci Darwita Rachmad Billyanto Rachmad Billyanto Rachmad Billyanto Rachmad Billyanto, Rachmad Rahma Fidia Rahmad Aperus Rahmad Aperus Rahmad Baihaqi Rahmat Rasyid Rahmi Nanda Pertiwi Rahmi, Fhatihatul Ramacos Fardela Regina Mai Anggriani Regina Mai Anggriani Br. Sitanggang Rido Nofaslah Rido Nofaslah Rika Desrina Saragih Rika Desrina Saragih Riska Wulan Dari Rita Ummi Sahida Tanjung Rohadatul Aisy Syafda Sabarani, Andiyansyah Safrima, Ikhwan Sandi, Fery Kurnia Saputri, Diana Septiani, Indri Shinta, Velli Solly Aryza Sri Handani Sri Oktamuliani Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sucy Lestari Wirma Sumi Daniati, Sumi Susanti, Dika Aprilia Syafda, Rohadatul Aisy Tanjung, Rita Ummi Sahida Titi Anggono Titi Anggono Toni Widianto Trengginas Eka Putra Sutantyo Trevi Jayanti Puspasari Usna, Sri Rahayu Alfitri Velli Shinta Violina Oktaviani Vira Friska Wendi Harjupa Widi Andewi Widi Satria Indriani Widianto, Toni Wildan Hafni Wildan Hafni, Wildan Witarsa, Jarnal Wiwit Reflidawati Wiwit Reflidawati, Wiwit Yoci Darwita Putri Yoci Darwita Putri Yudi Darma Yudi Darma Zulfi Zulfi Abdullah