Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Kesehatan Reproduksi

STANDAR KUANTITAS ANTENATAL CARE DAN SOSIAL BUDAYA DENGAN RISIKO ANEMIA PADA KEHAMILAN Mitra Mitra; Novita Yanti; Nurlisis Nurlisis; Oktavia Dewi; Hastuti Marllina
JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI VOLUME 12 NOMOR 1 TAHUN 2021
Publisher : IAKMI South Tangerang Branch

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58185/jkr.v12i1.8

Abstract

Abstract Background: There was an increase of anemia in pregnant women and maternal death due to obstetric hemorrhage with hemoglobin (Hb) levels during pregnancy < 10 gr/dl in Indragiri Hilir District, Riau Province. Objective: This study aimed to analyze the association between standard of antenatal care (ANC) and socio-cultural factors and the risk of anemia during pregnancy. Methods: A cross-sectional design was used in this study. This study included 172 pregnant women in the 2nd and 3rd trimesters from the Sungai Piring Public Health Center's working area. Data of Hb level of pregnant women was obtained from the maternal register and the MCH book. Data on the quantity of ANC, socio-cultural, adherence to iron-folic acid tablet consumption, and characteristics of pregnant women were collected through questionnaire interviews. Bivariate and multivariate analyses were conducted by using chi-square test and multiple logistic regressions respectively. Results: As many as 71.5% of pregnant women experienced anemia. Anemia in pregnant women was significantly associated with standard of ANC quantity, sociocultural status, and economic status (p < 0.05). Inadequate ANC, poor socio-cultural, and low economic status increased the risk of anemia in pregnant women by 6.6 times, 11.4 times, and 3 times respectively. Conclusion: Standard of ANC quantity, socio-cultural, and economic status were dominant factors for anemia in pregnancy. Home visits or counseling through messaging applications can be carried out by health workers for pregnant mothers who do not attend ANC visits.   Keywords: Anemia, antenatal care, pregnancy, socio-culture   Abstrak Latar belakang: Terjadi peningkatan kasus anemia ibu hamil dan adanya kasus kematian ibu akibat perdarahan dengan kadar haemoglobin (Hb) darah saat hamil di bawah 10 gr/dl di Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau. Tujuan: Menganalisis hubungan antara standar antenatal care (ANC) dan sosial budaya dengan risiko anemia pada kehamilan. Metode: Studi ini menggunakan desain cross sectional. Sampel studi yaitu 172 ibu hamil trimester dua dan tiga di wilayah kerja Puskesmas Sungai Piring. Data kadar hemoglobin (Hb) darah ibu hamil diperoleh dari register ibu dan Buku KIA. Data kuantitas ANC, sosial budaya, kepatuhan konsumsi tablet tambah darah, dan karakteristik ibu hamil dikumpulkan melalui wawancara kuesioner. Analisis bivariat dilakukan dengan uji chi square dan multivariat dengan uji regresi logistik ganda. Hasil: Sebanyak 71,5% ibu hamil mengalamani anemia. Kuantitas ANC, sosial budaya, dan status ekonomi berhubungan signifikan dengan anemia pada ibu hamil (p < 0,05). Ibu hamil dengan kuantitas ANC tidak sesuai standar, sosial budaya tidak baik, dan status ekonomi rendah berpeluang berturut-turut sebesar 6,6 kali, 11,4 kali, dan 3 kali untuk mengalami anemia. Kesimpulan: Standar kuantitas ANC, sosial budaya, dan status ekonomi merupakan variabel yang dominan terhadap anemia pada kehamilan. Kunjungan rumah atau konseling melalui aplikasi perpesanan dapat dilakukan oleh petugas kesehatan bagi ibu yang tidak melakukan ANC.   Kata kunci: Anemia, antenatal care, kehamilan, sosial budaya
Co-Authors Abdur Rahman Hamid Afni Handayani Agus Alamsyah Ahmad Hanafi Aldiga R. Abidin Aldiga Rienarti Abidin Aldiga Rienarti Abidin Arman Arman Arnawilis Arnawilis Ary Setyaningsih Buchari Lapau Budi Hartono Budi Hartono chaliza bebby ewys Christine Vita Gloria Purba Christine Vita Gloria Purba Danil Sahputra Dedi Afandi Dedi Affandi Devis, Yesica Dhea Adellina Riyadi Dhea Adellina Riyadi Dince Safrina Erna Marni Ernawati Ernawati Ervira Dwiaprini As Syifa Fitri Ariani Hafiko Andresni Hastuti Marllina Hendri heriyadi heriyadi Herlina Susmaneli Herniwanti Herniwanti Hery Widijanto Heryudarini Harahap Hetty Ismainar Igha Viorela Br Karo Sekali Ika Putri Damayanti Ikhtiyaruddin Ilhamdsyah Harahap Indah Setia Ningsih Indah Indah Zuriati Ramadhani Intan Sari Irwan Muryanto Juli Selvi juli selvi yanti Kamali Zaman Karjoso, Tri Krianto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Komala Sari Leonita, Emy Lita Maimun, Nur MARINI ARIESTA Marlina, Hastuti Matwimiyadi Matwimiyadi Maya Zulya Melda Syafitri Meriwati Mahyudin Merry Syafitri Mishbahuddin Mishbahuddin Mita Puspitasari Muhammad Ade Setiawan Muhammadiyah Muhammadiyah Novita Rani Novita rani Novita Yanti Novita Yanti Nurhapipa Nurlisis Nurlisis Nurlisis, Nurlisis Nurvi Susanti Nurwahidah Nurwahidah Nyimas Elsa Octa Aditia Oktavia Dewi Oktavia Dewi Oktavia Dewi Priwahyuni, Yuyun Priwahyuni Rahayu, Endang Purnawati Rahma Putry Rahmalisa, Uci Rani Khairunisa Rany, Novita Rany, Novita Reka Familia Renaldi, Reno Riri Maharani Rustam, Musfardi Said Mardani Salmiyenti yenti Siti Handam Dewi Siti Rukijah* Sri Desfita, Sri Suci Fanesa Febrilia Surya Mulya Fadli Syamsul Bahri Rivai TB Odih Rhomdani Wahid Tien Mastina Tin Gustina Tin Gustina Tin Gustina Tri Krianto Karjoso Tursini Tursini Yessi Harnani Yuanita Ayu Anugrahini Yuliani Putri Pratiwi Yunita, Jasrida Yuyun Priwahyuni Zahtamal Zahtamal Zainal Abidin Zainal Abidin Zulfan Saam Zulfan Sa’am Zulfayeni Zulfayeni