ABSTRACT To ensure that religious values are well internalized in early childhood, the learning process needs to be designed in a balanced manner between knowledge mastery and meaningful learning experiences for children. This study examines the role of teachers in implementing a constructivist approach in the learning process as an effort to foster the development of religious character in early childhood at RA Al Kautsar. The study employed a qualitative approach conducted through field research. Teachers and students were involved as research informants, while data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The data were analyzed qualitatively through several stages, including data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that teachers play a significant role in implementing constructivist learning by creating a religious learning environment, demonstrating exemplary behavior, and developing communication that reflects religious values. The learning process is carried out through activities involving direct experiences, simple reflections, and habituation of religious practices in children’s daily routines. This approach encourages active student participation in learning, enabling them to develop a more contextual understanding of religious values. Furthermore, the findings indicate that the implementation of constructivist learning contributes to increased understanding of religious values among children, the emergence of a tendency to practice religious behavior, and the development of more consistent religious habits. Overall, the results suggest that the constructivist approach has the potential to serve as an effective alternative learning strategy to support the formation of religious character in early childhood through participatory, contextual, and meaningful learning activities. ABSTRAK Agar nilai religius dapat tertanam dengan baik pada anak usia dini, proses pembelajaran perlu dirancang secara seimbang antara penguasaan materi dan pemberian pengalaman belajar yang bermakna bagi anak. Kajian ini berfokus pada bagaimana guru berperan dalam mengimplementasikan pendekatan konstruktivisme dalam proses pembelajaran sebagai upaya pembentukan karakter religius anak usia dini di RA Al Kautsar. Studi ini menerapkan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan dalam bentuk penelitian lapangan. Guru dan peserta didik dilibatkan sebagai informan dalam penelitian ini, sedangkan data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Proses analisis data dilakukan secara kualitatif dengan tahapan yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian ini mengungkapkan bahwa guru berkontribusi besar dalam pelaksanaan pembelajaran konstruktivistik dengan cara membangun lingkungan belajar religius, menampilkan keteladanan perilaku, dan mengembangkan komunikasi yang mencerminkan nilai-nilai keagamaan. Proses pembelajaran dilaksanakan melalui kegiatan yang melibatkan pengalaman langsung, refleksi sederhana, serta pembiasaan aktivitas religius dalam kegiatan harian anak. Pendekatan ini mendorong partisipasi aktif peserta didik dalam pembelajaran sehingga pemahaman terhadap nilai-nilai agama dapat berkembang secara lebih kontekstual. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran konstruktivistik berkontribusi terhadap meningkatnya pemahaman anak mengenai nilai-nilai agama, munculnya kecenderungan untuk mempraktikkan perilaku religius, serta terbentuknya kebiasaan religius yang lebih konsisten. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan konstruktivisme berpotensi menjadi strategi pembelajaran alternatif yang efektif dalam mendukung pembentukan karakter religius anak usia dini melalui kegiatan belajar yang partisipatif, kontekstual, dan bermakna.