Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pengembangan Perpustakaan Desa Berbasis Inklusi Sosial di Desa Pesing Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri Provinsi Jawa Timur Ragil Tri Atmi; Tri Soesantari; Endang Gunarti; Imam Yuadi; Fitri Mutia; Yunus Abdul Halim; Ismi Choirunnisa Prihatini
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i1.6432

Abstract

Pengembangan Perpustakaan berbasis inklusi sosial yang berada di Desa Pesing Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri, dapat mengangkat kesejahteraan masyarakat setempat melalui pemanfaatan koleksi yang di sediakan. Pengabdian Masyarakat dilakukan untuk meningkatkan kompetensi baru sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan organisasi, membantu dalam memecahkan permasalahan yang muncul dalam pengelolaan perpustakaan, mempersiapkan sumber daya manusia dalam hal promosi, memenuhi kebutuhan perkembangan dan pertumbuhan diri pengelola perpustakaan. Pengabdian ini dilaksanakan dengan metode sosialisasi dan pelatihan. Sosialisasi dan pelatihan dilaksanakan pada tanggal 20 September-18 Oktober 2021 di Desa Pesing dan diikuti 20 peserta yang berasal dari masyarakat setempat, yang diwakili oleh perangkat desa, guru, karang taruna, adapun materi yang disampaikan adalah konsep dan implementasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial serta cara membuat subjek koleksi, mengklasifikasi koleksi hingga memilih koleksi yang tepat untuk masyarakat sesuai dengan mata pencahariannya. Departemen Informasi dan Perpustakaan Universitas Airlangga sebagai penyelenggara kegiatan juga menyumbangkan berbagai koleksi, meliputi tema pertanian, perkebunan, pengembangan sektor perikanan, dan banyak tema umum lainnya yang dapat di manfaatkan untuk mengembangkan aktivitas perekonomian masyarakat setempat. Inklusi sosial melalui layanan Perpustakaan desa layak diperhitungkan sebagai penggerak utama bagi seluruh aktivitas masyarakat. Melalui koleksi yang disediakan Perpustakaan desa, diharapkan masyarakat dapat mengembangkan keterampilan dan pengetahuannya untuk menghasilkan beragam mata pencaharian baru, dan berdampak nyata pada peningkatan kesejahteraan keluarga mereka. Hasil pengabdian ini adalah meningkatnya kemampuan teknis pengelola Perpustakaan Desa dalam teknis analisis subyek, pemilihan buku, mengenali kebutuhan pengguna, membeli buku dan inventarisasi buku serta melakukan pelayanan perpustakaan untuk pengguna.The development of a social inclusion-based library located in Pesing Village, Purwoasri District, Kediri Regency, can raise the welfare of the local community through the collections provided. Community Service is carried out to improve new competencies following the needs and interests of the organization, assist in solving problems that arise in library management, prepare human resources in terms of promotion, and meet the development and self-growth needs of library managers. This service is carried out by socialization and training methods. The outreach and training were held on 20 November - 18 December 2021 in Pesing Village and were attended by 20 participants from the local community, represented by village officials, teachers, and youth organizations while the material presented was the concept and implementation of a Social Inclusion-Based Library and how to make collection subjects, classify collections to choose the right collections for the community according to their livelihoods. As the organiser of the activity, the Information and Library Department of Airlangga University also contributed various collections covering the themes of agriculture, plantations, development of the fisheries sector, and many other general themes that could be utilized to develop the local community's economic activities. Social inclusion through village library services should be considered the main driver for all community activities. Through the collections provided by the village library, it is hoped that the community can develop their skills and knowledge to generate a variety of new livelihoods and have a real impact on improving the welfare of their families. The result of this service is the increased technical ability of Village Library managers in technical subject analysis, selecting books, identifying user needs, buying books and inventorying books and performing library services for users.
THE ROLE OF COMMUNITY READING PARKS (TBM) IN LITERACY IMPROVMENT: A LITERATURE STUDY Yunita Atmasari; Amelia Riski Merdiana; Fitri Mutia
BIBLIOTIKA : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Departemen Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um008v8i12024p1-15

Abstract

Education is one of the determinants of the sustainability of human resources to support progress. Education, in general, is in formal form. One of the non-formal education efforts to increase people's interest in literacy is the Community Reading Parks, commonly called Community Reading Parks. Community Reading Park is a non-formal institution that provides information sources to meet community needs. The existence of TBM is an implementation of the fourth point of the Sustainable Development Goals (SDGs) program related to quality education with subtheme 4.6 literacy and numeracy. Growing interest in literacy is not easy, but requires ongoing innovative activities so people can continue to be active. This research aims to determine how high the interest in literacy is with the community's existence of Community Reading Parks (TBM). The research method uses a literature review study with descriptive explanations. The study in writing the literature review study used sources from the last five years, namely from 2019 to 2023. Data collection techniques were obtained from online literature sources such as Google Scholar by acquiring 30 articles and 15 articles for literature review studies. This research provides results including the role of Community Reading Parks being divided into three categories: 1) The role of  Community Reading Parks in increasing literacy and interest in reading; 2) The role of Community Reading Parks in improving the quality of education; and 3) The role of Community Reading Parks in increasing artistic and cultural creativity. All activities in each Community Reading Park increase literacy and reading interest, support education quality, and increase artistic and cultural creativity. The conclusion from this research is that Community Reading Parks play a role in increasing literacy in the surrounding community with the work programs that have been implemented.
PERBANDINGAN ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOGUE (OPAC) PADA PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI DI SURABAYA Zakkiya Farah Nadiya Santoso; Zainab Zainab; Bunga Anggraini Mahameru; Anisia Zulia Rahma Dewi; Hanindia Aisyah Rosanti; Anindi Alfi Syahrina; Adira Novanda Widyasari; Puti Hanalya Rengganis; Lisa Mauludia Sari; Fitri Mutia; Faisal Fahmi
BIBLIOTIKA : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Departemen Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um008v8i12024p117-151

Abstract

Latar Belakang: setiap perpustakaan perguruan tinggi memiliki katalog online (OPAC), namun terdapat perbedaan pada fitur dan performa. Tujuan: untuk menyajikan perbandingan fitur dan performa OPAC sebagai bahan evaluasi. Metode: wawancara, observasi, dan analisis komparatif pada 8 perpustakaan universitas yang ada di Surabaya berdasarkan standar IFLA (International Federation of Library Associations) dan uji performa menggunakan GTmetrix. Hasil: OPAC Perpustakaan UBAYA memiliki fitur yang paling lengkap dan OPAC Perpustakaan UPN Jawa Timur memiliki performa yang paling baik diantara yang lainnya. Rekomendasi: Diperlukan upaya peningkatan fitur dan performa pada OPAC.Kata Kunci: OPAC, Perpustakaan Perguruan Tinggi, Perbandingan Sistem Informasi Perpustakaan
Comparison of Public College Librarians' Performance, Competence, and Work Design in Indonesia and Malaysia Mutia, Fitri; Soesantri, Tri; Prasetyo, Helmy; Atmi, Ragil Tri; Hamzah, Mohd. Faizal; Masrek, Mohamad Noorman
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 12 No 1 (2024): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v12i1a2

Abstract

Public college libraries are crucial in developing a nation's human resources. This study compares academic librarians' performance, competence, and work design in Indonesia and Malaysia. Utilizing purposive sampling, the study included 380 academic librarians from both countries. The findings indicated no significant difference in the performance of college librarians between Indonesia and Malaysia. Similarly, no significant difference was found in the competency levels of librarians in the two countries. Regarding work design, no difference was observed in task characteristics, as indicated by a p-value above 0.05. However, significant differences were identified in the knowledge characteristics of work design, with a p-value below 0.05. A significant difference was confirmed by t-test analysis, where the t-value (4.944) exceeded the critical value (1.960) at α = 0.05. These results highlight similarities and distinctions in the professional roles and capabilities of academic librarians in Indonesia and Malaysia, offering insights for potential improvements in library management and human resource development in these regions.
The Role of Village Libraries in Supporting the Women-Friendly and Child-Caring Village Program Tri Soesantari; Fitri Mutia; Endang Gunarti
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v6i4.11138

Abstract

This community partnership program focuses on groups often experiencing discrimination, namely women, children, and vulnerable communities (including those with disabilities). This PKM (Community Partnership Program) aims to create a library environment that is friendly to women and attentive to children, thereby supporting the SDGs (Sustainable Development Goals) or sustainable village programs. It aims to increase village community awareness about gender equality and child protection issues through the library. Additionally, it seeks to enhance the knowledge and skills of library staff regarding gender equality and child protection issues. The program also involves increasing the number of books that support gender equality, women's rights, and child protection in the village library. This community partnership program implements the PAR (Participatory Action Research) method, aiming to increase active community involvement, sustainability, and positive impacts of the village library program in supporting the Women-Friendly and Child-Caring Village Program. The activities were conducted in Bicak Village, Trowulan Subdistrict, Mojokerto Regency. The results of this community partnership program include a 100% increase in community understanding of the role of the Village Library in supporting the SDGs and the Women-Friendly, Child-Caring, and Social Inclusion Village Program. After the socialisation activities, 95.7% of the community became more interested in utilising the collections and services available at the Bicak Village Library. The technical guidance activities for managers improved library management development and enhanced the knowledge and understanding of library managers regarding the library's role in gender equality and child protection. This PKM activity demonstrated that 100% of respondents believe the village library can support the Women-Friendly, Child-Caring, and Social Inclusion Village Program. This establishes Bicak Village as a friendly village for women, children, and vulnerable communities and achieves sustainable village development through the role of the village library.
Reference Services in the library: literature review Yasmin, Aulia Naurah; Fadilah, Isra Nur; Mutia, Fitri
Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 24 No 2 (2024): Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pedagogi.v24i2.2051

Abstract

This research aims to investigate the impact of reference services on the library and the professionalism of librarians on library users. This research explains the importance of libraries, especially those in higher education institutions, in assisting people in obtaining information. To assess the level of satisfaction among library users, this research employs a literature review method. Before determining the results, 150 articles were initially reviewed, then screening was conducted, resulting in 70 articles. These were further filtered down to 20 articles for the final review. The result of this research is libraries, reference services, librarians, and user satisfaction are interconnected elements that support effective information dissemination and academic activities in higher education.
Strategi Peningkatan Literasi Masyarakat Melalui Program Taman Bacaan Masyarakat (TBM) 4.0 Yuwinanto, Helmy Prasetyo; Soesantari, Tri; Atmi, Ragil Tri; Sugihartati, Rahma; Srimulyo, Koko; Gunarti, Endang; Yuadi, Imam; Mutia, Fitri; Margono, Hendro; Prasyesti Kurniasari, Meinia; Abdul Halim, Yunus
BIDIK: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): BIDIK: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bidik.v5i1.25251

Abstract

Dalam rangka mengarahkan agar masyarakat senantiasa memanfaatkan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) untuk kegiatan yang produktif dan sekaligus mendukung peningkatan kemampuan literasi mereka. Tujuan dilakukan pendirian taman bacaan untuk memberikan bekal pengetahuan kepada pengelola TBM dan masyarakat tentang pemanfaatan yang positif dan produktif dari perkembangan TBM. Dengan cara memberikan pelatihan dengan peningkatan kemampuan pengelola yang baik dan professional maka akan diharapkan mampu memberikan hasil yang bermanfaat pada peningkatan pengetahuan pengelola dalam mengembangkan yang lebih baik dari sebelumnya. Untuk selanjutnya, dalam memberikan informasi mengenai program literasi dan mengadakan program-program tersebut disarankan TBM tersebut memiliki kegiatan yang terprogram dengan baik untuk penggunanya.
Literasi Media Sosial pada Pustakawan Perguruan Tinggi Negeri Putri, Desiana Ekasari; Mutia, Fitri
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 6, No 2 (2020): December
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jis.%v.%i.%Y.10-24

Abstract

Media sosial merupakan salah satu perkembangan teknologi informasi yang menjadi primadona di masyarakat. Pustakawan diharapkan memiliki literasi media sosial agar dapat menggunakan dan mengelola informasi secara efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui literasi media sosial yang dimiliki oleh pustakawan, dengan menggunakan kerangka konseptual yang digagas oleh Vanwynsberghe dan Verdegem. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan total sampling atau sampling jenuh. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 56 orang, yang tersebar di enam perpustakaan perguruan tinggi negeri di Surabaya. Hasil analisis data  menunjukkan literasi media sosial yang dimiliki oleh mayoritas pustakawan perguruan tinggi negeri di Surabaya berada pada kategori tinggi (3,57), kemampuan ini meliputi kompetensi praktis dan kompetensi kognitif memperoleh skor masing-masing sebesar 3,66 sedangkan kompetensi afektif berada pada kategori sedang, dengan skor sebesar 3,39. Mayoritas pustakawan perguruan tinggi negeri di Surabaya menguasai cara pengoperasian media sosial melalui perangkat digital, mengidentifikasi, menganalisis dan mengevaluasi informasi di media sosial serta memandang media sosial sebagai media yang mampu memberikan dampak positif.
Pengaruh Extrinsic dan Intrinsic Motivation terhadap Knowledge Sharing Intention pada Karyawan Perpustakaan Universitas Airlangga dan Institut Teknologi Sepuluh November Aghnia, Hurin Anindia; Mutia, Fitri
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 7, No 2 (2021): December
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/lenpust.v7i2.32655

Abstract

Motivasi diyakini sebagai salah satu faktor yang dapat mempengaruhi niat dalam berbagi pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh motivasi yang terdiri dari motivasi eksternal dan motivasi internal menggunakan model yang telah di kembangkan oleh Lin dengan mengintegrasikan perspektif motivasi dan theory of reasoned action. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif eksplanatif, menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 30 orang karyawan perpustakaan dengan kriteria yang sudah ditentukan dari perpustakaan perguruan tinggi negeri di Surabaya. Pendekatan Structural Equation Modeling- Partial Least Square (SEM-PLS) digunakan untuk menganalisis data dengan menggunakan aplikasi SmartPLS sebagai alat pengolah statistik.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa expected organizational reward tidak memiliki pengaruh terhadap knowledge sharing intention, sedangkan reciprocal benefit, enjoyment helping others berpengaruh terhadap attitude towards knowledge sharing dan self efficacy berpengaruh langsung terhadap knowledge sharing intention,sehingga dari hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar untuk memberikan umpan balik guna meningkatkan knowledge sharing bagi karyawan perpustakaan Universitas Airlangga dan Institut Teknologi Sepuluh November di Surabaya.
Magrib Mengaji Dalam Meningkatkan Minat Anak-Anak Dalam Membaca Al-Quran Di Jorong Pengambiran Nagari Pamatang Panjang Kecamatan Koto Balingka Pasaman Barat Harahap, Muhammad Rahim; Mahrani, Riza; Komariah, Komariah; Hannur, Fauziah; Utami, Riska Tri; Mutia, Fitri; Harahap, Asrial; Kautsar, Zenat
Eastasouth Journal of Effective Community Services Vol 3 No 02 (2024): Eastasouth Journal of Effective Community Services (EJECS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejecs.v3i02.282

Abstract

Al-Qur’an merupakan Kalamullah (kitab suci) yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai mukjizat yang terbesar, di mana di dalamnya terdapat pedoman untuk mencapai kebahagiaan hidup yang hakiki baik kehidupan dunia maupun akhirat. Mengaji merupakan salah satu ibadah yang sudah sering dilaksanakan masyarakat muslim di Indonesia sejak mulainya Islam masuk ke Nusantara. Mengaji magrib merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan syiar keagamaan serta ketqwaan. mengaji Maghrib di Jorong Pengambiran Nagari Pematang Panjang Kabupaten Pasaman Barat sudah berjalan dengan baik di mana anak-anak yang mengikuti mengaji Maghrib sebanyak 25 orang mulai dari kalangan sekolah dasar sampai dengan sekolah menengah pertama. Mengaji Maghrib di Jorong Pengambiran Nagari Pematang Panjang Kabupaten Pasaman Barat diajarkan dengan metode Iqro’. Dalam implementasinya ada beberapa hambatan yang terjadinya yaitu: waktu yang singkat, keterbatasan pengajar, perkembangan teknologi, cara pembelajaran yang berbeda di setiap daerahnya. Solusi yang dilakukan oleh guru ngaji tersebut untuk memaksimalkan kegiatan program magrib mengaji dengan menggunakan waktu sebaik-baiknya, memanfaatkan sumber daya yang ada, menciptakan suasana belajar, dan menyesuaikan diri dengan daerah setempat.