Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Bookchapter Ekonomi Universitas Negeri Semarang

PENGARUH KELOMPOK TANI TERHADAP PENDAPATAN PETANI PADI DI DESA BANYUBIRU Kiswantoro, Didik; Rahmayani, Dwi
Bookchapter Ekonomi Universitas Negeri Semarang Vol. 3 (2025)
Publisher : Bookchapter Ekonomi Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ie.v3i1.402

Abstract

Pendapatan petani yang masih rendah meskipun tergabung dalam kelompok tani menjadi masalah utama yang melatar belakangi penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kelompok tani terhadap pendapatan petani padi di Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, dengan variabel bebas biaya penggunaan traktor, biaya pembelian bibit, biaya pembelian pupuk, biaya pembelian insektisida, biaya tenaga kerja, keaktifan petani dalam kelompok tani sebagai data dummy yang akan mempengaruhi variabel terikat yaitu pendapatan petani. Penelitian ini menggunakan teori kelembagaan sebagai grand theory, yang menjelaskan bagaimana peran organisasi sosial seperti kelompok tani dapat mempengaruhi perilaku dan kesejahteraan ekonomi petani. Selain itu penelitian ini didukung oleh teori produksi Cobb-Douglas sebagai pendekatan analisis untuk mengukur pengaruh input produksi terhadap pendapatan petani. Pendapatan petani di hitung dari selisih antara nilai produksi padi dan total biaya input produksi yang meliputi: penggunaan traktor, bibit, pupuk pestisida dan tenaga kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda berbasis logaritma natural (log-linear) model Cobb-Douglas. Data primer dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner dan dokumentasi terhadap 31 responden yang merupakan anggota kelompok tani aktif, dari 303 anggota. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi dalam kelompok tani memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani. Selain itu, efisiensi penggunaan input produksi juga berkontribusi terhadap meningkatnya pendapatan. Temuan ini menegaskan bahwa kelembagaan petani seperti kelompok tani memiliki peran penting dalam mendorong produktifitas dan kesejahteraan petani di tingkat desa.
ANALISIS SOSIAL EKONOMI PETANI JAGUNG TERHADAP SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO DESA JATIKLAMPOK Damsih, Damsih; Rahmayani, Dwi
Bookchapter Ekonomi Universitas Negeri Semarang Vol. 3 (2025)
Publisher : Bookchapter Ekonomi Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ie.v3i1.408

Abstract

Pertanian jagung merupakan sektor strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani di Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan. Chapter ini bertujuan untuk menganalisis sistem tanam jagung jajar legowo dan non-legowo serta dampaknya terhadap kondisi sosial ekonomi petani di Desa Jatiklampok, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif melalui observasi, wawancara, dan survei terhadap 30 petani jagung yang menerapkan kedua sistem tanam tersebut. Hasil menunjukkan bahwa sistem tanam jajar legowo memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan produktivitas jagung, efisiensi penggunaan lahan, serta kemudahan dalam proses pemeliharaan. Sistem ini mampu meningkatkan hasil panen rata-rata hingga 8 ton/ha dan pendapatan petani hingga Rp 30.000.000 per hektare, lebih tinggi dibandingkan sistem non-legowo yang hanya menghasilkan 5 ton/ha dan Rp20.000.000 per hektare. Analisis SWOT menunjukkan bahwa sistem jajar legowo memiliki kekuatan dalam efisiensi teknis dan dukungan program pemerintah, namun menghadapi tantangan berupa keterbatasan akses informasi dan ketergantungan input pertanian. Faktor sosial ekonomi seperti tingkat pendidikan, pengalaman bertani, akses terhadap teknologi dan informasi, serta dukungan kebijakan menjadi faktor penentu keberhasilan penerapan sistem ini.
Analisis Peningkatan Kualitas Produk UMKM Olahan Pangan Tape Singkong Desa Mojowetan, Blora Nurwahyudi, Achmad; Rahmayani, Dwi
Bookchapter Ekonomi Universitas Negeri Semarang Vol. 3 (2025)
Publisher : Bookchapter Ekonomi Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ie.v3i1.431

Abstract

Tape singkong merupakan hasil olahan pangan tradisional yang memiliki daya jual tinggi, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Desa Mojowetan, Kabupaten Blora. Tape singkong adalah produk fermentasi yang terbuat dari singkong dan merupakan makanan tradisional yang banyak digemari. Di Desa Mojowetan, Kabupaten Blora, tape singkong menjadi salah satu komoditas unggulan yang dihasilkan oleh masyarakat setempat. Akan tetapi, meski memiliki peluang yang menjanjikan, kualitas produk tape singkong dari desa Mojowetan masih perlu ditingkatkan agar mampu mempertahankan posisi dalam persaingan pasar yang semakin ketat. Kondisi tersebut menjadi persoalan tersendiri yang dihadapi oleh pelaku UMKM di Desa Mojowetan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai faktor yang berperan dalam meningkatkan mutu tape singkong serta menyusun strategi guna memperkuat daya saing UMKM. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi, lalu dianalisis secara naratif. Selain itu, analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) digunakan untuk mengidentifikasi posisi usaha tape singkong dalam konteks persaingan pasar dan merumuskan strategi peningkatan kualitas secara komprehensif. Dalam konteks teori ekonomi produksi, kualitas dan kuantitas output seperti tape singkong sangat dipengaruhi oleh kombinasi input yang digunakan, seperti: bahan baku, tenaga kerja dan teknologi, yang sejalan dengan teori fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan baku, proses produksi dan manajemen usaha merupakan faktor dominan yang mempengaruhi kualitas tape singkong. Oleh karena itu, strategi seperti: pelatihan teknis, penggunaan alat modern dan penguatan branding direkomendasikan untuk mendorong peningkatan produktivitas serta daya saing. Penelitian ini turut berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta memperkuat pemberdayaan UMKM secara berkelanjutan.