Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGARUH SELF-AWARENESS DAN PROSES BELAJAR TERHADAP PENGETAHUAN MITIGASI BENCANA DI SMA NEGERI 2 BANGUNTAPAN KABUPATEN BANTUL Ciptosari, Dewi Candra; Dewi, Ratih Puspita; Hafida, Siti Hadiyati Nur; Widiyatmoko, Wahyu
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 12, No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v12i2.24156

Abstract

Abstrak: Kabupaten Bantul termasuk pada wilayah dengan risiko tinggi terhadap bencana gempa bumi, sehingga menimbulkan ancaman berbagai bidang salah satunya pada bidang pendidikan. Salah satu sekolah yang terletak di wilayah rawan gempa bumi adalah SMA Negeri 2 Banguntapan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk (1) menganalisis pengaruh self-awareness terhadap pengetahuan mitigasi bencana gempa bumi, (2) pengaruh proses belajar terhadap pengetahuan bencana mitigasi gempa bumi, dan (3) menganalisis pengaruh self-awareness dan proses belajar secara bersama-sama terhadap pengetahuan mitigasi bencana gempa bumi pada siswa di SMAN 2 Banguntapan. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian korelasional (correlational research). Dari hasil analisis diperoleh: (1) self-awareness tidak mempengaruhi pengetahuan siswa mengenai mitigasi bencana gempa bumi. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,068 > 0,05;. (2) proses belajar mempengaruhi pengetahuan siswa mengenai mitigasi bencana gempa bumi pada siswa. Hal tersebut dapat diketahui dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05;. dan (3) self-awareness dan proses belajar secara bersama-sama mempengaruhi pengetahuan mitigasi bencana gempa bumi pada siswa. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Pengetahuan mitigasi bencana gempa bumi siswa dapat dipengaruhi oleh self-awareness dan proses belajar secara bersama-sama.Abstract:  Bantul Regency is an area with a high risk of earthquake disasters, thus posing threats in various fields, one of which is education. One of the schools located in an earthquake-prone area is SMA Negeri 2 Banguntapan. This research aims to (1) analyze the influence of self-awareness on knowledge of earthquake disaster mitigation, (2) the influence of the learning process on knowledge of earthquake mitigation disasters, and (3) analyze the influence of self-awareness and the learning process together on knowledge of earthquake disaster mitigation among students at SMAN 2 Banguntapan. The type of research used in this research is quantitative. The research design used is a correlational research design. From the results of the analysis it was obtained: (1) self-awareness does not affect students' knowledge regarding earthquake disaster mitigation. This can be proven by a significance value of 0.068 > 0.05;. (2) the learning process influences students' knowledge regarding earthquake disaster mitigation among students. This can be seen with a significance value of 0.000 <0.05; And. (3) self-awareness and the learning process together influence students' knowledge of earthquake disaster mitigation. This is proven by a significance value of 0.000 <0.05.  Students' knowledge of earthquake disaster mitigation can be influenced by self-awareness and the learning process together.
PENGARUH PENGGUNAAN GADGET PADA PERILAKU BELAJAR GEOGRAFI SISWA SMAN 1 POLOKARTO SEBAGAI GENERASI MILLENIAL (DIGITAL NATIVE) Amartya, Ashanita; Wardhani, Puspita Indra; Dewi, Ratih Puspita; Musiyam, Muhammad
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 12, No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v12i2.24122

Abstract

Abstrak: Gadget memiliki berbagai fungsi dan kegunaan, bahkan telah merambah kaum millenial (digital native), salah satunya dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan gadget dan pengaruhnya terhadap perilaku belajar geografi siswa SMAN 1 Polokarto sebagai generasi millenial (digital native). Metode yang digunakan adalah jenis kuantitatif dengan sampel 114 responden dan teknik pengambilan data simple random sampling. Hasil analisis penggunaan gadget siswa SMAN 1 Polokarto berdasarkan indikator pembelajaran siswa (42%), penggunaan (53%), dan penerapan (47%) termasuk dalam kategori sedang. Selanjutnya, perilaku belajar siswa pada indikator kemampuan (57%), sikap (50%), dan pemahaman (57%) yang termasuk kategori sedang. Hasil uji korelasi Pearson product-moment, diperoleh nilai sig (2-tailed) 0.000 > 0.05, maka diperoleh bahwa keduanya memiliki pengaruh sebesar 0.407 atau 40,7%. Terdapat hubungan positif antara variabel penggunaan gadget dengan variabel perilaku belajar. Adanya penggunaan gadget dengan perilaku belajar yang baik, diharapkan terjadi perubahan dan peningkatan dalam pembelajaran geografi sehingga siswa dapat belajar dengan antusias melalui gadget.Abstract: Gadgets have various functions and uses and have even penetrated millennials (digital natives), one of which is the world of education. This study aims to determine the use of gadgets and their influence on the geography learning behavior of SMAN 1 Polokarto students as a millennial generation (digital native). The method used was a quantitative type with a sample of 114 respondents and a simple random sampling data collection technique. The results of the analysis of the use of gadgets by SMAN 1 Polokarto students based on student learning indicators (42%), use (53%), and application (47%) are included in the medium category. Furthermore, students' learning behavior is in the indicators of ability (57%), attitude (50%), and understanding (57%) which are in the medium category. The results of the Pearson product-moment correlation test, obtained a sig value (2-tailed) of 0.000 > 0.05, so it was obtained that the two influenced 0.407 or 40.7%. There was a positive relationship between the variable of gadget use and the variable of learning behavior. The use of gadgets with good learning behavior, it is hoped that there will be changes and improvements in geography learning so that students can learn enthusiastically through gadgets.
STRATEGI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN DI DESA BELANTI SIAM: PENGALAMAN KKN DI TENGAH KETERBATASAN SUMBER DAYA Assyifa, Assyifa; Ningsih, Surtiya; Lukman, Muhammad; Dewi, Ratih Puspita; Alfia, Siti; Rahmat, Sonia Arif; Muria , Muria; Syabrina, Muhammad
Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari artikel ini ialah strategi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Desa Belanti Siam, Kalimantan Tengah. Mahasiswa dari IAIN Palangka Raya melakukan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa ini. Desa Belanti Siam adalah daerah transmigrasi yang sedang berkembang, namun menghadapi banyak tantangan di bidang pendidikan. Antara lain, akses ke fasilitas pendidikan terbatas, jumlah guru kurang, dan sumber daya pendidikan masih minim. Dalam program KKN tersebut, mahasiswa menerapkan strategi-strategi inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan di desa ini. Mereka mengembangkan metode pembelajaran yang kreatif, seperti permainan edukatif dan kegiatan mewarnai. Mereka juga mengadakan sosialisasi tentang etika dan pergaulan yang sehat untuk siswa SMP dan SMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program KKN ini memberikan dampak positif, terutama dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dan kesadaran mereka akan pentingnya pendidikan. Namun, penelitian juga menemukan bahwa masih dibutuhkan perbaikan infrastruktur pendidikan, penambahan jumlah guru, serta integrasi teknologi dalam pembelajaran agar pengembangan pendidikan di desa ini bisa lebih optimal dalam jangka panjang. Kesimpulannya, meskipun program KKN sudah memberikan hasil yang baik, diperlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah dan lembaga terkait lainnya. Pendekatan holistik yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam ekosistem pendidikan juga penting untuk memajukan pendidikan di daerah terpencil seperti Desa Belanti Siam.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI ENERGI KELAS IV Damayanti, Galuh Anggita; Puspita Dewi, Ratih
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 15 No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v15i2.5657

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik pada materi Energi kelas IV SDN Pajang 3 Kota Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) terdapat 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Dilaksanakan dalam 2 siklus yang setiap siklusnya terdiri dari 2 kali pertemuan dalam 4 minggu. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SDN Pajang 3 Surakarta dengan jumlah 18 peserta didik terdiri dari 11 laki-laki dan 7 perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti yaitu melalui observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik meningkat yang awalnya pada pra siklus sebesar 28%, siklus I sebesar 72%, dan pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 17% menjadi 89%. Selanjutnya untuk hasil belajar peserta didik juga mengalami peningkatan, hal ini dapat dilihat dari rata-rata nilai peserta didik pada pre tes yaitu 66,9 dengen persentase 28%, pada siklus I menjadi 77,5 dengan persentase 72% dan pada siklus II meningkat menjadi 81,4 dengan persentase 89%. Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV pada materi energi di SDN Pajang 3 Surakarta.
Pemanfaatan Video Animasi Bencana Erupsi Gunungapi untuk Mendorong Pengetahuan Erupsi Gunung APi pada Anak- Anak Sanggar Bimbingan At-Tanzil Cheras Malaysia Setyaningsih, Hayieda; Dewi, Ratih Puspita
Media Komunikasi FPIPS Vol. 23 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v23i2.85460

Abstract

Bencana merupakan suatu kejadian atau rangkaian kejadian yang mengancam dan mengganggu kehidupan serta penghidupan Masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan video animasi bencana erupsi gunungapi dalam meningkatkan pengetahuan anak- anak, tanggapan dan persepsi anak-anak terhadap penggunaan video animasi sebagai alat pembelajaran dalam konteks pemahaman tentang gunungapi, dan peningkatan pengetahuan anak – anak mengenai bencana erupsi gunungapi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Miles and Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.. Penelitian ini melibatkan siswa Sanggar Bimbingan At-Tanzil Cheras yang berjumlah 20 orang. Objek penelitian ini yaitu penggunaan video animasi bencana erupsi gunungapi untuk meningkatkan pengetahuan erupsi gunungapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunakan video animasi erupsi gunungapi dalam pendidikan di sanggar Bimbingan secara efektif meningkatkan pemahaman anak-anak secara karakteristik dan ciri-ciri dari erupsi gunungapi. Hasil observasi juga menunjukkan bahwa siswa menunjukkan ketertarikan dan keingintahuan yang cukup tinggi mengenai pembelajaran bencana alam, terutama terkait bencana erupsi gunungapi. Anak – anak memiliki peningkatan pengetahuan melalui media visual, penjelasan yang mudah dimengerti, interaksi aktif, dan relevansi dengan konteks lokal dalam pendidikan bencana bagi anak-anak di sanggar bimbingan At-Tanzil Cheras. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan  video animasi bencana  erupsi  gunungapi dapat meningkatkan pengetahuan anak - anak tentang bahaya dan langkah-langkah yang harus diambil dalam menghadapi bencana tersebut. Implikasi dari hasil penelitian ini menekankan pentingnya mengintegrasikan media visual, penjelasan yang mudah dipahami, interaksi aktif, dan relevansi dengan konteks lokal ke dalam kurikulum pendidikan bencana bagi anak-anak di lingkungan sanggar bimbingan.
Edukasi Pemanfaatan Teknologi Teropong Untuk Pengamatan Benda Langit Bagi Warga SDIT Tahfidzul Qur’an Mutiara Insan Sukoharjo Widiyatmoko, Wahyu; Wibowo, Yunus Aris; Dewi, Ratih Puspita; Santoso, Dimas; Rahmadi, Alwi Dwi; Taufiqurrahman, Alwi
Abdi Geomedisains Vol. 5, No. 2, December 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v5i2.6690

Abstract

SDIT Tahfidzul Qur'an Mutiara Insan Sukoharjo is an Islamic school that aims to correlate science with the Qur'an. One approach is through observing celestial objects, but the school currently lacks a telescope to provide students with hands-on experience. This community service program aims to educate participants about space using Stellarium simulation software and direct observation of celestial objects with a telescope. The program was carried out in three stages: preparation, implementation, and evaluation. The activities were attended by 9 teachers and 120 students. The program included educational sessions on utilizing telescopes for celestial observation, which successfully increased participants' enthusiasm for learning about celestial objects. The use of Stellarium software provided participants with a new experience by simulating various functions to display visualizations of celestial phenomena. Telescope-based observation also became a novel experience, with many participants eager to try observing through the telescope. The high level of enthusiasm among participants indicates that similar activities should be conducted regularly to boost motivation in learning about celestial objects.
Pengaruh Pengetahuan terhadap Kesiapan Siswa dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi di SMA Negeri 1 Wedi Kabupaten Klaten Al Banna, Fakih Hasan; Dewi, Ratih Puspita
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v13i1.86451

Abstract

Disaster knowledge is critical to preparedness. Apart from knowledge, preparedness is an essential aspect of preparedness. This research aims to analyze students' knowledge of earthquake disasters, students' readiness to face earthquake disasters, and the influence of knowledge on students' readiness to face disasters. This research uses quantitative research with a correlational design. The research population was all SMA N 1 Wedi students, totaling 749. The research sample consisted of 263 students, calculated using the 5% Slovin formula. The sampling technique uses a random sampling technique. Data analysis used normality and homogeneity tests followed by product-moment correlation tests. The results of the research are students' disaster knowledge of 83%, which shows that students' knowledge of disasters is categorized as high, and readiness to face disasters of 97%, which shows that students are ready. Moreover,  the hypothesis test carried out obtained a Sig. 0.00 < 0.05 means a significant influence exists between knowledge and students' readiness to face earthquake disasters.
Pemberdayaan Masyarakat untuk Peningkatan Manajerial Desa Wisata di Kalurahan Umbulrejo, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul Hafida, Siti Hadiyati Nur; Wardhani, Puspita Indra; Dewi, Ratih Puspita; Hermawan, Hardika Dwi; Taufiq, Muhammad Luqman
Abdi Geomedisains Vol. 6, No. 1, June 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v6i1.9948

Abstract

Umbulrejo Village has interesting and unique natural tourism potential. This village has officially become a tourist village and has had a pokdarwis (tourism awareness group); however, after the pandemic, the number of tourists coming was very small, so it had an impact on the economy of the community in Umbulrejo Village. Based on the potential and problems experienced by the Umbulrejo pokdarwis, it is known that the capacity of human resources in managing the Umbulrejo Tourism Village is very limited, so that tourism management is not optimal. The purpose of this community service activity is to increase the managerial capacity of the tourist village for the Umbulrejo pokdarwis. This community empowerment activity is carried out through three stages, namely the awareness and behavior formation stage, the transformation stage, and the intellectual enhancement stage. From the results of this community empowerment activity, the following results were obtained: 1) the awareness and behavior formation stage, namely, the community around the Umbulrejo Tourism Village must start building networks and working together as a team, especially between homestay providers and pokdarwis administrators. This stage has been carried out well, and intensive communication has been realized between pokdarwis administrators and homestay providers; 2) the transformation stage, namely, the community begins to integrate local culture into tourism activities. The community prepares a tour package that is integrated with the appearance of local culture in (Umbulrejo Tourism Village; 3) the intellectual development stage, namely the creation of social media for promotion with an attractive and informative design. The Pokdarwis management already has several social media accounts that can be used as promotional media. Through this community service activity, the management of Umbulrejo Tourism Village is expected to maintain the sustainability of tourism in Umbulrejo Village.
Perbedaan Kemampuan Berpikir Spasial Siswa berdasarkan Gender di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar At tamimi, Ghulam Abas; Wardhani, Puspita Indra; Dewi, Ratih Puspita; Widiyatmoko, Wahyu; Wibowo, Yunus Aris
GEOGRAPHIA : Jurnal Pendidikan dan Penelitian Geografi Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/gjppg.v6i2.10911

Abstract

Spatial thinking ability in the 21st century is crucial for students to respond to challenges and global competition. While each student possesses different spatial thinking abilities, these abilities are also vulnerable to decline due to the uncertain global conditions. This study aims to analyze spatial thinking abilities based on students' gender through the Spatial Thinking Ability Test (STAT). The research employs a comparative method with quantitative data analysis using a two-sample t-test. The subjects of this study were male and female students at Muhammadiyah Senior High School 1 Karanganyar. Data collection was carried out using a test. The results showed that the average spatial thinking ability score for male students was 181.45, while female students scored 139.10. The Asymp. Sig. (2-tailed) value of 0.000, with a significance value (sig.) < 0.05, indicates that the alternative hypothesis (Ha) is accepted, while the null hypothesis (H0) is rejected. In conclusion, there is a significant difference in spatial thinking abilities, suggesting that male students at Muhammadiyah Senior High School 1 Karanganyar tend to have higher spatial thinking abilities than female students.
Pengaruh Literasi Lingkungan terhadap Environmental Responsibility Siswa di SMA Negeri Kebakkramat Kabupaten Karanganyar Hamidah, Afifah Nur; Dewi, Ratih Puspita
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v13i2.92743

Abstract

Environmental literacy is an important aspect in shaping students' understanding and attitudes toward environmental issues. Although efforts to improve environmental literacy have been made, there has been limited research on its impact on students' environmental responsibility attitudes. Therefore, further research is needed to examine the role of environmental literacy in shaping students' responsibility toward environmental conservation. This study aims to analyze the environmental literacy of students at SMA Negeri Kebakkramat, the environmental responsibility of students at SMA Negeri Kebakkramat, and the effect of environmental literacy on students' environmental responsibility at SMA Negeri Kebakkramat. This research uses a quantitative method with a correlational design, with 136 respondents who are eleventh-grade students. Data collection techniques in this study include tests, questionnaires, and documentation, with data analysis using the bivariate Pearson correlation test. The results of the study show that the environmental literacy of students at SMA Negeri Kebakkramat has an average score of 17.6, which falls into the medium category. The environmental responsibility of students at SMA Negeri Kebakkramat has an average score of 75.7, which also falls into the medium category. There is a significant influence (sig. 0.000 < 0.05) between environmental literacy and students' environmental responsibility at SMA Negeri Kebakkramat.