Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengaruh Pola Asuh dan Self Esteem terhadap Perilaku Asertif Pada Mahasiswa BK di Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Lestari, Ema Tami; Syawaluddin, Syawaluddin; Afrida, Yeni; Hartati, Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya fenomena yang terjadi pada Mahasiswa BK di UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Terindikasi sebagian mahasiswa yang memiliki tipe pengasuhan yang berbeda-beda dari orangtua sehingga menghasilkan perilaku asertif yang berbeda dan terindikasi sebagian mahasiswa yang memiliki penilaian diri yang rendah sehingga menyebabkan mahasiswa sulit dalam berperilaku asertif. Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pola asuh terhadap perilaku asertif (2) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh self esteem terhadap perilaku asertif (3) untuk mengetahui seberapa besar pola asuh dan self esteem secara bersama-sama mempengaruhi perilaku asertif. Penelitian ini menjadikan metode kuantitatif asosiatif sebagai jenis penelitian. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 469 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Teknik stratified random sampling dengan banyak sampel sejumlah 202 orang. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala pengukuran perilaku asertif, pola asuh, dan self esteem. Analisis data yang dilakukan dalam menguji hipotesis penelitian yaitu berupa regresi linear sederhana serta regresi linear berganda. Hasil penelitian membuktikan jika: (1) pola asuh (X1) memiliki pengaruh positif dan signifikas terhadap perilaku asertif (Y) dengan perolehan signifikansi senilai 0,000 < 0,05 dan persentasenya sebesar 21,8%. (2) Adanya pengaruh positif dan signifikan variabel self esteem (X2) terhadap perilaku asertif (Y) dengan perolehan signifikansi senilai 0,000 < 0,05 dan persentase sebesar 31,5%. (3) Terdapat pengaruh yang signifikan antara pola asuh (X1) dan self esteem (X2) terhadap perilaku asertif (Y) dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan persentase sebesar 32,5%. Jadi, dapat disimpulkan bahwa pola asuh dan self esteem berpengaruh terhadap perilaku asertif pada mahasiswa BK di UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.
Keefektifan Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Role Playing Untuk Meningkatkan Komunikasi Interpersonal Siswa di SMA N 3 Bukittinggi Santika, Santika; Syawaluddin, Syawaluddin; Pasila Putra, Dodi; Afrida, Yeni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi karena masih adanya ditemukan siswa yang bermasalah dengan kemampuan komunikasi interpersonalnya. Seperti masih ada siswa ketika diberikan kesempatan untuk bercerita siswa banyak diam, masih ada siswa yang acuh tak acuh ketika temannya sedang bercerita, masih ada siswa yang secara spontan menolak informasi yang disampaikan temannya, masih ada siswa yang berbicara sesukanya tanpa peduli dengan perasaan orang lain, masih ada siswa yang diam ketika ditanya oleh orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui gambaran komunikasi interpersonal siswa sebelum diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing. (2) mengetahui gambaran komunikasi interpersonal siswa setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing. (3) mengetahui efektif atau tidaknya layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing untuk meningkatkan komunikasi interpersonal siswa. Jenis penelitian ini adalah Pre-Experimental Design dengan menggunakan model One Group Pretest-Posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas X.E.5. Sampel penelitian ini bejumlah 9 orang yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling yang artinya teknik penentuan sampel dengan menggunakan pertimbangan tertentu. Data dikumpulkan dengan menggunakan skala penyusunan komunikasi interpersonal siswa. Adapun teknik analisis data yang digunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) gambaran komunikasi interpersonal siswa sebelum diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing berada pada kategori sedang dengan meannya 123.89. (2) sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing berada pada kategori sedang dengan skor meningkat dengan meannya 130.33. (3) layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing efektif untuk meningkatkan komunikasi interpersonal siswa, pernyataan ini didukung dengan hasil asymp sig (2-tailed) diperoleh nilai sebesar 0.008 yang berarti lebih kecil dari nilai α 0.05. Maka dapat dikatakan Ha diterima dan Ho ditolak artinya bimbingan kelompok dengan teknik role playing efektif untuk meningkatkan komunikasi interpersonal siswa di SMA N 3 Bukittinggi.
Pengaruh Kecerdasan Emosi dan Prokrastinasi Terhadap Stress Akademik Mahasiswa BK Di Universitas Islam Negeri Sjech M. Djaml Djambek Bukittinggi Khairun, Nelani; Syawaluddin, Syawaluddin; Arjoni, Arjoni; Afrida, Yeni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11076

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena yang ada di antara mahasiswa, khususnya dalam hal ini yaitu mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Beberapa mahasiswa merasa sulit untuk mengatasi dan menyelesaikan studi mereka dengan baik karena tantangan yang mereka hadapi dan tekanan yang mereka rasakan di universitas. Tujuan penelitian ini diantaranya ialah: (1) mencari tahu seberapa besar pengaruh kecerdasan emosi terhadap stress akademik (2) seberapa besar pengaruh prokrastinasi terhadap stress akademik (3) seberapa besar kecerdasan emosi dan prokrastinasi secara berasama-sama mempengaruhi stress akademik (4) seberapa besar kecerdasan emosi dan prokrastinasi secara berasama-sama mempengaruhi stress akademik. Penelitian ini menjadikan metode kuantitatif asosiatif sebagai jenis penelitian. Penelitian ini menjadikan metode kuantitatif asosiatif sebagai jenis penelitian. Populasi penelitian ini terdiri dari 461 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik stratified random sampling dengan banyak sampel sejumlah 202. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala pengukuran stres akademik, kecerdasan emosional, dan prokrastinasi. Analisis data yang dilakukan dalam menguji hipotesis penelitian yaitu berupa regresi linier sederhana serta regresi linier berganda. Hasil penelitian membuktikan jika: (1) kecerdasan emosional (X1) memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap stres akademik (Y) dengan perolehan signifikansi senilai 0,000 < 0,05 dan persentasenya sebesar 24%. (2) Adanya pengaruh positif dan signifikan variabel prokrastinasi (X2) terhadap stres akademik (Y) dengan perolehan signifikansi senilai 0,000 < 0,05 dan persentase sebesar 13%. (3) terdapat pengaruh yang signifikan antara kecerdasan emosional (X1) dan prokrastinasi (X2) terhadap stres akademik dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan persentase sebesar 30,3%.
The development of students' cultural awareness through an Indonesian cross-cultural counseling Yusri, Fadhilla; Afrida, Yeni
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2024): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/173200

Abstract

The research was motivated by the difficulties of prospective counselors in understanding the culture of origin of their counselee in cross-cultural counseling practices. The research aims to increase the cultural awareness of prospective counselors towards the counselee they help. This type of research is action research carried out through three cycles, namely, 1) prospective counselors understand the counselee’s culture from expert who have a different cultural background from the counselee, 2) prospective counselors understand the counselee’s culture from peers who have a different background from the counselee, and 3) prospective counselors understand the culture of individual who were born and raised in the counselee’s culture. The population in the research was 110 students from the BK UIN Bukittinggi department studying cross-cultural counseling. Samples were drawn using the accidental techniques as many as 40 people. The research data were processed using difference test (t-test). The results of the research reveal that prospective counselors understand the counselee culture more easily than individuals who were born and raise in the counselee culture. The result of this research recommend using sources from the culture origin to increase prospective counselors awareness of the counselee’s culture in cross-cultural counseling.
Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok terhadap Keterampilan Pemanfaatan Waktu Luang yang Efektif dan Efisien Siswa di SMK Khairiyah, Sekar Kinasih; Elviana; Afrida, Yeni; Arjoni
Conseils : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober : Jurnal CONSEILS: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/bki.v5i2.2225

Abstract

This research is motivated by a problem at SMK N 1 Baso, namely that students are unable to utilize their free time productively. Group guidance services can help improve these skills. This study aims to determine the effectiveness of group guidance on students' free time utilization skills. The method used was a pre-experimental design with a one-group pre-test post-test on eight students selected through purposive sampling. The research instrument was a Likert scale questionnaire. Data analysis used the Shapiro-Wilk test and the Wilcoxon Signed Rank Test with SPSS 26. The results showed a Sig. 0.011 <0.05, indicating that group guidance is effective in improving students' free time utilization skills.
The Influence Of Authoritary Parenting Styles On Students' Emotional Regulation At State Senior High School 3 Bukittinggi Siregar, Zahwa Aulia; Afrida, Yeni; Arif, M; Hartati, Sri
Educational Guidance and Counseling Development Journal Vol 8, No 2 (2025): EGCDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/egcdj.v8i2.38167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh otoriter terhadap regulasi emosi siswa di SMA Negeri 3 Bukittinggi. Regulasi emosi merupakan kemampuan individu dalam mengelola dan mengekspresikan emosi secara adaptif. Pola asuh otoriter yang bercirikan kontrol yang tinggi dan kehangatan emosi yang minim diduga berpengaruh negatif terhadap kemampuan regulasi emosi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi sederhana. Sampel penelitian adalah 62 siswa kelas XII yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara pola asuh otoriter terhadap regulasi emosi siswa dengan nilai signifikansi 0,037 < 0,05 dan t hitung 2,135 > t tabel 1,296. Karena nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 dan nilai t hitung lebih besar dari t tabel, maka dapat disimpulkan bahwa variabel pola asuh otoriter berpengaruh terhadap regulasi emosi sebesar 7,1%, sehingga Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pola asuh otoriter berpengaruh terhadap regulasi emosi.
Pengaruh Mastery Experience Dan Verbal Persuasion Terhadap Self Efficacy Peserta Didik Di MTsN 10 Agam Makhmuuda, Khofifah; Syawaluddin; Afrida, Yeni; Arjoni
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7 No 02 (2025): Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v7i02.7378

Abstract

This study is motivated by the phenomenon of low self-efficacy among some students at MTsN 10 Agam. Several students demonstrated pessimism, hesitation, low confidence, and a tendency to avoid active participation in learning activities. Self-efficacy defined as the belief in one’s own ability to accomplish tasks is a crucial factor in academic success and is influenced by factors such as mastery experience and verbal persuasion. This research aims to determine the effect of these two variables on students’ self-efficacy. Using a quantitative approach with an associative research design, a sample of 165 students was selected from a population of 281. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed using simple and multiple linear regression with SPSS 26. The results showed that mastery experience had a significant effect on self-efficacy, contributing 79.5%, while verbal persuasion contributed 29.9%. Simultaneously, both variables accounted for 80% of the variance in students’ self-efficacy. These findings highlight the importance of successful personal experiences and constructive verbal support in enhancing students' confidence in learning contexts.
Hubungan Culture Shock dengan Penyesuaian Diri Mahasiswa Baru yang Berasal dari Luar Sumatera Barat di Program Studi Bimbingan dan Konseling UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Wahyuni, Lidya; Afrida, Yeni
YASIN Vol 4 No 5 (2024): OKTOBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v4i5.3781

Abstract

The difficulty of adapting experienced by students of UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukitinggi, especially those from outside West Sumatra, is predicted to be caused by culture shock. The purpose of the study was to determine the relationship between culture shock and self-adjustment of new students from outside West Sumatra in the Guidance and Counseling Study Program. The type of quantitative research with correlation analysis techniques. The sample was all students outside West Sumatra, Guidance and Counseling Study Program, class of 2023, totaling 40 students. The sampling technique used the total sampling technique. The research instrument was a questionnaire modified by the researcher. To see the relationship between culture shock and self-adjustment of UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, the researcher used the Product Moment Test. The results of the study showed a significant relationship between culture shock and self-adjustment. This is indicated by a negative r value of -.375 at the r value and a significant value of p 0.017 <0.05. This states that the hypothesis is accepted so that it can be concluded that there is a negative relationship between culture shock and self-adjustment in new students class of 2023 in the Guidance and Counseling Study Program, UIN Bukittinggi. The level of culture shock experienced by new students of the 2023 intake in the Guidance and Counseling Study Program at UIN Bukittinggi is 6 students in the high category (15.0%), 28 students in the medium category (85.0%), and 6 students in the low category (15.0%). Meanwhile, the level of self-adjustment of new students of the 2023 intake in the Guidance and Counseling Study Program at UIN Bukittinggi is 4 students in the high category (10.0%), 27 students in the medium category (67.5%), and 9 students in the low category (22.5%).
Pengaruh School Well Being terhadap Prestasi Belajar Siswa di SMA Negeri 3 Bukittinggi Rahayu, Dini; Afrida, Yeni; Arjoni, Arjoni; Hartati, Sri
YASIN Vol 4 No 6 (2024): DESEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v4i6.4171

Abstract

This research was motivated by the condition of condition of student well-being (school well-being) at SMA Negeri 3 Bukittinggi which includes four aspects includes four aspects: school facilities (having), student self-fulfillment (being), social relationships (loving), and health (health). The research aims to to determine the effect and level of influence of school well-being on student achievement. student learning achievement. Using an associative type quantitative approach, this research This study involved 149 respondents who were selected by proportional random sampling. The research instrument was a questionnaire, and data analysis used simple regression. regression. The results showed the average score of students' school well-being score of 126 (high) with a percentage of 84%, and learning achievement in the competent category (100%). competent category (100%). Hypothesis testing shows school well-being has a significant effect on learning achievement with a significance value of 0.000 (<0.05) and Fcount (16.461) > Ftable (3.91). The effect of school well-being on learning achievement is 10.1%, so it can be concluded that school well-being plays an important role in improving learning achievement. that student well-being plays an important role in improving learning achievement.