Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pembuatan Peta Suhu Permukaan Tanah untuk Mitigasi Urban Heat Island dengan Visualisasi Augmented Reality (Studi Kasus: Kota Surabaya) Hanif, Muhammad; Hayati, Noorlaila; Bioresita, Filsa; Hidayat, Husnul; Hanansyah, Megivareza Putri; Jaelani, Lalu Muhamad; Sukojo, Bangun Muljo; Rahmansyah, Ferdian Zaki
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sarau Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61461/sjpm.v4i2.131

Abstract

The Urban Heat Island (UHI) phenomenon in Surabaya is becoming increasingly apparent due to the conversion of green areas into built-up areas. This community service activity aims to map land surface temperature (LST) for the period 2016–2024 using Landsat 8 level 2 imagery and present it in augmented reality (AR) visualization to support public literacy. The analysis was conducted through calculations of NDVI, emissivity, LST, NDVI–LST linear regression, and field validation usinga thermohydrometer. The results show that the distribution of LST increased in 2016–2019, decreased in 2020, then increased again in 2021–2023 before decreasing in 2024. The negative correlation between NDVI and LST indicates that vegetation plays an important role in reducing temperatures. Field validation produced a coefficient of determination (R²) of 0.7213 with a maximum difference of 5°C between satellite data and measurements. The 2024 UHI map shows high intensity in densely built-up areas (Tegalsari, Genteng, Sawahan, Tambaksari, Wonokromo, and parts of Rungkut), while outlying areas like Benowo and Pakal are relatively cooler. AR-based visualizations have proven effective in helping the public and policymakers understand the UHI phenomenon more interactively and encouraging the development of mitigation strategies through reforestation and sustainable urban planning.
Pemanfaatan NDVI dan Parameter Polutan SO2 untuk Analisis Kesehatan Tanaman Ruang Terbuka Hijau terhadap Polusi Udara (Studi Kasus : Balikpapan dan Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2018-2023) Rizaldy, Achmad Aulia; Bioresita, Filsa
Jurnal Geospasial Indonesia Vol 8, No 2 (2025): December
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jgise.99120

Abstract

Ruang terbuka hijau (RTH) berperan penting dalam meningkatkan kualitas udara perkotaan melalui keberadaan vegetasi yang mampu menyerap polutan, termasuk sulfur dioksida (SO2). SO2 merupakan salah satu polusi udara yang dapat menyebabkan gangguan pada saluran pernapasan dan membentuk pencemar sekunder yang lebih berbahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara tingkat kesehatan tanaman di RTH dengan konsentrasi SO2 di wilayah Kota Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Analisis ini dilakukan dengan menggunakan citra satelit Landsat 8 dengan platform Google Earth Engine. Kesehatan tanaman diekstraksi menggunakan algoritma Normalized Difference Vegetation Index (NDVI), sedangkan estimasi SO2 dapat diperoleh dengan algoritma tertentu. Pengolahan Citra Landsat 8 menggunakan Google Earth Engine. Hasil dari pengolahan data yang dilakukan adalah peta distribusi tahunan SO2 dan juga peta kesehatan tanaman dari tahun 2018 – 2023. Uji korelasi antara hasil kesehatan tanaman di ruang terbuka hijau dengan tingkat polusi udara (SO2) menunjukkan nilai korelasi sebesar -0,628. Nilai korelasi negative mengindikasikan bahwa adanya hubungan yang cukup kuat antara kesehatan tanaman dan tingkat polusi udara. Semakin tinggi tingkat kesehatan tanaman, maka akan semakin rendah konsentrasi SO2 di udara.