Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Menumbuhkembangkan Jiwa Kewirausahaan Anggota Pkk Desa Kadirejo Kabupaten Klaten Melalui Workshop Gelang Manik-Manik Nurhidayah, Risma Ika; Kamal, Ubaidillah; Setyaningsih, Setyaningsih
PRAXIS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): PRAXIS September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47776/praxis.v3i1.1136

Abstract

Kewirausahaan merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keterampilan dan jiwa wirausaha menjadi komponen penting yang harus dimiliki oleh setiap individu terutama dalam menghadapi era globalisasi. Globalisasi membawa perubahan yang cepat dalam cara berbisnis, sehingga memerlukan adaptasi dan inovasi dari setiap individu, termasuk Ibu-Ibu PKK. Pelaksanaan Workshop Gelang Manik-Manik yang ditujukan untuk Ibu-Ibu PKK di Desa Kadirejo, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat berwirausaha dan mendorong pemberdayaan perempuan dengan memberikan mereka keterampilan. Melalui workshop ini, peserta dilatih untuk membuat gelang dari manik-manik dan tali giok, yang diharapkan mengembangkan keterampilan kewirausahaan dan menjadikan Ibu-Ibu PKK dapat menjadi lebih unggul dalam menciptakan produk yang memiliki nilai jual serta dapat berkontribusi pada peningkatan ekonomi.
Science Literacy Profile of Junior High School Students on Global Warming Material Setyaningsih, Setyaningsih; Roshayanti, Fenny; Nizaruddin , Nizaruddin; Khoiri, Nur
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol. 53 No. 1 (2024): Curriculum and Learning, Technology and Innovation in Education
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v53i1.4661

Abstract

Understanding science literacy is essential to facilitating effective learning and effectively addressing environmental concerns, as global warming is a complex subject. The purpose of this study is to map the science literacy profile of junior high school students in grade 7 regarding global warming content. Using multiple-choice exams and interviews, a descriptive quantitative method is employed to gather data on science context, science content, scientific competence, and science attitudes. 64 grade 7 students from SMP Negeri 1 Sambong in the Blora district participated in this study. According to the findings, 50% of students' science literacy in the area of global warming fell into the "very poor" category. The science literacy of the students attained an average score of 28% in the context aspect, 14% in the content aspect, 14% in the competency component, and 22% in the science attitude aspect. Based on the average score, it can be inferred that the science literacy skills of the pupils remain in the "very poor" category when considering all four components.  These results have implications for the necessity of creating a science curriculum that emphasizes critical thinking and application in relation to global warming in order to raise students' general science literacy levels.
Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Argumentasi melalui Perpaduan Strategi Raft dan Model Pembelajaran PjBL Kelas XI-4 SMA Negeri 6 Surabaya Tahun Ajaran 2024/2025 Setyaningsih, Setyaningsih; Pranoto, Agung
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 3 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v3i2.4780

Abstract

abstrak— Penelitian ini didasari oleh rendahnya kemampuan menulis teks argumentasi pada peserta didik kelas XI-4 SMA Negeri 6 Surabaya. Sebagian besar dari mereka belum mencapai kompetensi yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tersebut melalui penerapan strategi RAFT (Role, Audience, Format, Topic) yang dipadukan dengan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Data yang dikumpulkan berasal dari hasil tes menulis teks argumentasi, dengan subjek penelitian sebanyak 35 peserta didik, terdiri atas 13 laki-laki dan 22 perempuan. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk penelitian tindakan kelas yang berlangsung selama dua siklus. Pada pra-siklus, rata-rata nilai menulis teks argumentasi peserta didik hanya 68,23 dengan tingkat ketuntasan klasikal sebesar 11,43%. Setelah pelaksanaan siklus pertama, peningkatan nilai rata-rata menjadi 80,86 dengan ketuntasan klasikal mencapai 77,14%. Pada siklus kedua, nilai rata-rata meningkat lagi menjadi 86,43 dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 91,43%. Hasil dua siklus menunjukkan bahwa penerapan strategi RAFT yang dikombinasikan dengan PjBL efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis teks argumentasi peserta didik.Kata kunci— Peningkatan, Menulis, Teks Argumentasi, RAFT, PjBL   Abstract— This study is based on the low ability to write argumentative texts in students in grades XI-4 of SMA Negeri 6 Surabaya. Most of them have not reached the expected competencies. This research aims to improve these abilities through the application of RAFT (Role, Audience, Format, Topic) strategies combined with the Project Based Learning (PjBL) learning model. The data collected came from the results of the argumentative text writing test, with 35 research subjects, consisting of 13 males and 22 females. This research was conducted in the form of classroom action research that lasted for two cycles. In the pre-cycle, the average score of writing argumentative texts of students was only 68.23 with a classical completeness rate of 11.43%. After the implementation of the first cycle, the average score increased to 80.86 with classical completeness reaching 77.14%. In the second cycle, the average score increased again to 86.43 with a classical completion percentage of 91.43%. The results of the two cycles show that the application of the RAFT strategy combined with PjBL is effective in improving students' ability to write argumentative texts.Keywords—Improvement, Writing, Argumentative Text, RAFT, PjBL
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PT BANK X DALAM PENYALURAN KUR TERHADAP DEBITUR YANG MELANGGAR PRINSIP ITIKAD BAIK MENURUT UU PERBANKAN Yulaqawuna, Yulaqawuna; Setyaningsih, Setyaningsih
AMICUS CURIAE Vol. 3 No. 1 (2026): Amicus Curiae
Publisher : Faculty of Law, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/amicus.v3i1.25593

Abstract

Bentuk peranan bank diwujudkan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang bertujuan memperluas akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dalam pelaksanaannya, penyaluran KUR oleh bank harus memperhatikan prinsip kehati-hatian (prudential principle) sebagaimana diatur dalam Pasal 2 dan Pasal 8 ayat (1) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan, termasuk penerapan prinsip 5C untuk menilai kelayakan debitur. Namun, temuan di lapangan pada PT Bank X cabang Ketapang menunjukkan adanya penyalahgunaan dana KUR oleh debitur untuk keperluan konsumtif, menyebabkan terjadinya kredit macet. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana perlindungan hukum bagi PT Bank X dalam menghadapi debitur yang melanggar prinsip itikad baik menurut UU Perbankan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum bagi bank dalam penyaluran KUR, khususnya plafon di bawah Rp100 juta bersifat administratif, yaitu melalui pencantuman debitur bermasalah ke dalam daftar hitam (blacklist) serta perlindungan finansial melalui klaim asuransi penjamin setelah prosedur penagihan dipenuhi. Perlindungan hukum bagi bank telah diatur secara memadai, namun efektivitasnya sangat bergantung pada penerapan prinsip kehati-hatian dan pengawasan berkelanjutan. Disarankan agar PT Bank X meningkatkan pengawasan terhadap debitur, serta memastikan seluruh prosedur penagihan dan administrasi telah dijalankan secara optimal untuk meminimalisir risiko kredit macet di masa mendatang.