Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Questioning the Regional Integration of Higher Education in ASEAN: Equality for All? Heryadi, Dudy; Dewi, Anggia Utami; Akim, Akim; Hermawan, Cecep; Waki'ah, Waki'ah
JAS (Journal of ASEAN Studies) Vol 6, No 2 (2018): Journal of ASEAN Studies
Publisher : Centre for Business and Diplomatic Studies (CBDS) Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/jas.v6i2.5120

Abstract

Regional integration in ASEAN, within the framework of ASEAN Community has three pillars. ASEAN Socio-Culture Community as one of the pillars brought the vision of equality of access toward education aligned with the United Nation Sustainable Development Goals. Specifically, integration higher education is institutionally spearheaded by the ASEAN University Network (AUN) established in 1995, which currently is still the only legitimate HEI’s platform under the ASEAN Secretariat. This paper discusses the question on the exclusivity of AUN membership that had created the narratives of doubt among the non-member universities of AUN. The research is conducted with the qualitative methods in triangulation design based on the primary data taken from in-depth interview and structured focus group discussion (FGD), supplemented by the desk study on current research on the area of regional integration and higher education management. The result presented the positive view on the question posed in the research. AUN is adapting to change, with several universities are now holding the status of associate membership. AUN also stated that they are under the preparation of making scheme and procedure of new membership application. As a unique space of integration in ASEAN, AUN is continuously adjusting to accommodate the needs of the greater audience.Keywords—higher education, ASEAN University Network, inclusive, regional integration, ASEAN
POWER NEGARA ISLAM IRAK DAN SURIAH (ISLAMIC STATE OF IRAK AND SURIAH, ISIS ) Mulyana, Yan; Akim, Akim; Sari, Deasy Silva
JIPSI Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi Vol 6 No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jipsi.v6i1.233

Abstract

Arab Springs di Timur Tengah melahirkan konflik yang berkepanjangan bagi kawasan Timur Tengah yang efeknya berimbas ke dalam stabilitas hubungan internasional. Salah satu wujudnya adalah lahir dan meluasnya Islamic State ofIraq and Suriah (ISIS). Eksistensi ISIS memberikan teror baru pada dunia terkait tindak kekerasan yang mereka lakukan disertai dengan okupasi radikal. Upaya-upaya beberapa negara telah dilakukan untuk melenyakpan ISIS. Sayangnya, koalisi internasional tidak mudah menundukkan ISIS karena power yang dimilikinya, baik hard power maupun soft power. Tulisan ini bertujuan untuk menelaah muncul dan berkembangnya ISIS serta bentuk dan kapabilitas power yang dimiliki. Metode yang dipergunakan adalah pendekatan kualitatif. Temuan dari penelitian ini menujukkan bahwa ISIS memiliki kapabilitas power yang mumpuni dari sisi hard power dan soft power. Okupasi ISIS berbasis power mereka menimbulkan respon kuat dari negara-negara dalam hubungan internasional. Diharapkan telaahan transnasional movement berbasis reliji dapat memberikan kontribusi bagi Studi Hubungan Internasional.
KUALITAS PELAYANAN APARATUR PEMERINTAH MELALUI PENERAPAN ELECTRONIC GOVERNMENTDI DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Mokoagow, Akim Eudwar
JURNAL POLITICO Vol 4, No 2 (2015): Juni 2015
Publisher : JURNAL POLITICO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui kualitas pelayananaparatur pemerintah melalui penerapan electronic government di Dinas Kependudukan danCatatan Sipil di Kabupaten Bolaang Mongondow, melalui indikator pelayanan publik yang didasarkan pada Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 63 Tahun 2003tentang pedoman umum penyelenggaraan pelayanan publik yaitu: prosedur pelayanan, waktupenyelesaian, biaya pelayanan, dan keadilan dalam pelayanan.Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif dengan metode deskriptif analitis.Fokus Penelitian ini adalah kualitas pelayanan aparatur melalui penerapan e-government diDinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bolaang Mongondow. Dengan melakukanwawancara pada sejumlah informan dan pengumpulan data melalui studi pustaka.Sumber daya manusia di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten BolaangMongondow belum dapat menunjang implementasi electronic government, sehingga banyakkeluhan yang berasal dari masyarakat. Di sisi lain, ketersediaan sarana dan prasarana sertaTingkat Partisipasi dan pemahaman masyarakat terhadap informasi dan teknologimerupakan kendala dalam penerapan pelayanan publik berbasis komputer (e-government).Kata kunci: pelayanan, e-government, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil
KEBIJAKAN LUAR NEGERI INDONESIA TERHADAP WORLD TRADE ORGANIZATION DALAM NEGOSIASI PEMBENTUKAN ATURAN SUBSIDI PERIKANAN Gian, Atanta; akim, akim
Padjadjaran Journal of International Relations Vol 1, No 4 (2020)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.961 KB) | DOI: 10.24198/padjir.v1i4.26244

Abstract

Tujuan dari artikel ini adalah untuk menjelaskan faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi dikeluarkannya kebijakan luar negeri Indonesia terhadap WTO dalam negosiasi pembentukan aturan subsidi perikanan. Untuk menjelaskan faktor-faktor tersebut, penulis menggunakan teori reorientasi kebijakan luar negeri K. J. Holsti. Dalam artikel ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif untuk menyimpulkan jawaban terkait rumusan masalah yang diangkat dalam artikel ini. Dalam artikel ini penulis menyimpulkan bahwa kebijakan luar negeri Indonesia terhadap WTO dalam negosiasi pembentukan aturan subsidi perikanan sangat dipengaruhi oleh terjadinya reorientasi kebijakan luar negeri yang terjadi antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo. Reorientasi tersebut terjadi berdasarkan adanya pertimbangan faktor domestik, faktor eksternal, dan faktor latar belakang historis negara Indonesia.
Faktor Domestik Yang Memengaruhi Kebijakan Luar Negeri Iran Terhadap Arab Saudi Pascaeksekusi Mati Nimr Al-Nimr Bajri, Hilal Kholid; Akim, Akim
Jurnal ICMES Vol 5 No 1 (2021): Jurnal ICMES: The Journal of Middle East Studies
Publisher : Indonesia Center for Middle East Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35748/jurnalicmes.v5i1.92

Abstract

This article explains the factors that influenced Iran's foreign policy towards Saudi Arabia after Nimr Al Nimr execution in 2016. Nimr Al Nimr is a well-respected Shia cleric in the Middle East. As the country with the largest Shia population globally, Iran condemned Saudi Arabia's actions so that relations between the two countries deteriorated, even leading to the severance of diplomatic relations. The research question posed is what the domestic factors that influence the policy are? This article is based on qualitative research by interviewing several Middle Eastern experts and collecting data from documents and mass media. In analyzing the data, the writers used the theory from Mintz and DeRouen regarding three domestic factors that influence a country's foreign policy, namely economic interests, the role of public opinion, and the electoral cycle. The research finds that the foreign policy taken by Iran after the execution of Nimr Al Nimr is closely related to economic interests, especially related to the implementation of the pilgrimage; in line with the opinion of the Iranian people who highly respect Nimr Al Nimr; and consideration of the electoral cycle, where the policies taken by Rouhani affected his victory in the 2017 elections.
PENGARUH ATRIBUT JASA DAN PERSEPSI RESIKO TERHADAP KEPUTUSAN MENJADI ANGGOTA PADA CU. SEMANDANG JAYA CABANG SEKADAU B11212131, AKIM
Equator Journal of Management and Entrepreneurship (EJME) Vol 3, No 4 (2015): JURNAL MAHASISWA MAGISTER MANAJEMEN
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/ejme.v3i4.10897

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh atribut jasa dan persepsi resiko terhadap keputusan menjadi anggota pada Credit Union Semandang Jaya Cabang Sekadau Kalimantan Barat. Jumlah responden sebanyak 91 orang. Teknik analisa data menggunakan regresi linier berganda. Sebelum dilakukan analisis regresi linier maka terlebih dahulu dilakukan uji instrument dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggapan responden terhadap aribut jasa pada CU Semandang Jaya Cabang Sekadau berada dalam kategori tinggi, persepsi resiko ditanggapi dengan penilaian yang berada pada kategori sedang dan keputusan menjadi anggota ditanggapi dengan penilaian yang berada pada kategori sangat tinggi. Atribut jasaberpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan menjadi anggota CU Semandang Jaya Cabang Sekadau, sedangkan Persepsi resiko berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap keputusan menjadi anggota CU Semandang Jaya Cabang Sekadau. Kata Kunci : Atribut Jasa, Persepsi Resiko dan Keputusan Menjadi Anggota
Klaim Sepihak Donald Trump Terhadap Kota Yerusalem Sebagai Ibukota Israel Dalam Perspektif Konstruktivisme Fariz Ruhiat; Akim -
Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional Vol. 16 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional
Publisher : Parahyangan Center for International Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.705 KB) | DOI: 10.26593/jihi.v16i1.3361.19-30

Abstract

Konflik Palestina-Israel merupakan salah satu konflik global yang tidak berujung hingga saat ini. Kota Yerusalem merupakan kawasan yang diperebutkan dan sebagai pemicu konflik sepanjang masa antara Palestina-Israel. Kota ini dianggap merupakan tempat yang begitu sakral bagi umat Islam dan kaum Yahudi sehingga terus menjadi perebutan dua negara tersebut. Kemudian di penghujung tahun 2017, Donald Trump telah memicu konflik memanas kembali dengan pernyataan keberpihakannya terhadap Israel dengan memindahkan Kedutaan Besar AS ke Yerusalem. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan klaim sepihak Amerika Serikat dibawah pemerintahan Trump terhadap kota Yerusalem sebagai ibukota Israel dengan menggunakan perspektif konstruktivisme. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Dalam studi kepustakaan, data dan informasi dikumpulkan dan dianalisis untuk memahami fenomena yang dikaji. Berdasarkan hasil pembahasan dan analisis data, bahwa klaim sepihak dilakukan berdasarkan unsur identitas (identity) dan kepentingan (interest), sehingga Amerika Serikat menganggap Israel sebagai ‘kawan’ dan Palestina sebagai ‘lawan’.Kata kunci: Perspektif Konstruktivisme; Kota Yerusalem; Klaim Sepihak Donald Trump.
Diplomasi Publik Korea Selatan di Indonesia Melalui King Sejong Institute Center Indonesia Naomi Karina Hutagalung; Junita Budi Rachman; Akim Akim
Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional Vol. 15 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional
Publisher : Parahyangan Center for International Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (948.59 KB) | DOI: 10.26593/jihi.v15i2.3415.131-145

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini mengeksplorasi dan mengidentifikasi diplomasi publik Korea Selatan melalui King Sejong Institute Center Indonesia (KSIC). KSIC adalah institusi yang bergerak dibidang pendidikan bahasa dan budaya. Kehadirannya di Indonesia sebagai respon atas minat publik Indonesia yang gemar akan budaya Korea Selatan, khususnya budaya populer (Hallyu) yang mendorong keingintahuan mereka untuk lebih mengenal Korea Selatan. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan eksploratif dalam mengidentifikasi data pelaksanaan diplomasi publik di lapangan dengan menggunakan kerangka konseptual dimensi strategis diplomasi publik, untuk mengidentifikasi keberadaan elemen-elemennya, yaitu: listening, advocacy, cultural diplomacy, exchange diplomacy dan international broadcasting. Validasi penelitian ini dengan metoda triangulasi: studi literatur dan wawancara terhadap narasumber signifikan dan khalayak peserta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KSIC Indonesia telah melaksanakan diplomasi publik dan menerapkan beberapa elemen-elemennya dalam kegiatan di setiap dimensi strategis. Walaupun demikian tidak semua elemen dapat dicakup dalam setiap dimensi pelaksanaannya. Melalui diplomasi publik yang dilaksanakan, KSIC Indonesia dalam waktu singkat telah dapat menarik perhatian masyarakat Indonesia terutama masyarakat Jakarta di mana tempat KSIC Indonesia berada. Hasil identifikasi terhadap hierarki penerimaan publik Indonesia yang merupakan hasil dari diplomasi publik KSIC Indonesia menandai bahwa KSIC Indonesia telah melaksanakan tugasnya sebagai perwakilan resmi Negara Korea Selatan.Kata Kunci: Diplomasi Publik; Korea Selatan; King Sejong Institute Center Indonesia
PEMAHAMAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI JATINANGOR TERHADAP KEWAJIBAN SERTIFIKASI HALAL PADA PRODUK MAKANAN akim - akim; Neneng Konety; Chandra Purnama; Monita Hizma Adilla
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.48 KB) | DOI: 10.24198/kumawula.v1i1.19258

Abstract

Sebagai kawasan pendidikan, Jatinangor telah mengalami pertumbuhan populasi dan perkembangan ekonomi yang mendorong perningkatan jumlah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatinangor. Disisi lain, pemerintah menerapkan Undang-Undang no.33 tahun 2014 Jaminan Produk Halal di 2019 semua produk yang bersertifikat halal. Agar kebijakan ini berjalan dengan baik, dibutuhkan pemahaman dari produsen untuk menyediakan produk-produk halal dan mendaftarkan sertifikasi halal untuk menjamin hak konsumen dan kepuasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman UMKM di Jatinangor dalam menjamin produk-produk makanan halal yang dibuat oleh kepemilikan sertifikat halal yang dikeluarkan oleh lembaga sertifikasi halal yang berwenang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, pengamatan dan wawancara semi-terstruktur. Hasil studi ini menunjukkan bahwa pemahaman UMKM di Jatinangor pada sertifikasi halal masih relatif rendah. Pangsa pasar produk makanan di Jatinangor tidak cocok oleh ketersediaan makanan yang halal dijamin melalui kepemilikan sertifikasi halal oleh UMKM sebagai penyedia makanan di Jatinangor. Kondisi ini disebabkan oleh berbagai alasan, tetapi alasan utama adalah kurangnya pengetahuan, informasi, dan Sosialisasi proses sertifikasi halal itu sendiri serta masalah-masalah dalam hal biaya yang harus dikeluarkan untuk melaksanakan sertifikasi halal proses pendaftaran.As an education area, Jatinangor has been encountering a high rate of population and economic improvements which have encourage the development of Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) in Jatinangor. On the other side, the government implement the Undang-Undang No.33/2014 Jaminan Produk Halal that in 2019 all products have the halal-certified. In order for this policy run properly, it needs understanding from producers to provide halal products and register halal certification to guarantee consumer rights and satisfaction. The purpose of this study is to know the understanding of UMKM in Jatinangor in guaranteeing halal food products made by the possession of halal certificates issued by the authorized halal certification institution. The research method used is quantitative research methods with data collection techniques through questionnaires, observation, and semi-structured interviews. The results of this study indicate that the understanding of UMKM in Jatinangor on halal certification is still relatively low. The market share of food products in Jatinangor has not been matched by the availability of food that is halal guaranteed through ownership of halal certification by UMKM as a food provider in Jatinangor. This condition is caused by a variety of reasons, but the main reason is the lack of knowledge, information, and socialization of the halal certification process itself as well as the problems in terms of costs that must be incurred to carry out the halal certificationregistration process.        
Evaluasi Kegiatan Sosialisasi Produk Impor Halal dan Nonhalal bagi Siswa Madrasah Aliyah Persis 24 Rancaekek Bandung Akim Akim; Chandra Purnama; Neneng Konety; Febriani Amalina Shalihah
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2020): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.6.2.186-199

Abstract

The existence of Indonesia as a country with the largest number of Muslim societies in the world is an allure for foreign producers, coupled with the preference of people who are relatively more interested in imported products resulting in Indonesia's domestic market being flooded with imported products. This condition is a bit dangerous for Muslim consumers when it is associated with the lack of halal awareness in Indonesian society, so that the activities of community awareness are needed, one of which is in the form of socialization activities. This article aims to evaluate the socialization activities carried out among Madrasah Aliyah (Islamic Senior High School) students in Rancaekek Bandung. The socialization activities are carried out using the seminar method in the form of lectures with questions and answers and simulation methods in the form of simulation exercises. Meanwhile, the evaluation of the socialization activities was carried out by conducting pre-test and post-test with the help of IBM SPSS version 21 to measure the effect of socialization on the knowledge of the students of Madrasah Aliyah Persis 24 Rancaekek related to the halal of imported products. From the test results obtained, it can be concluded that the socialization activities carried out succeeded in increasing the knowledge of the students of Madrasah Aliyah Persis Rancaekek regarding the importance of the halal status of imported products circulating in the community.