Claim Missing Document
Check
Articles

INJIL, BUDAYA DAN PANCASILA BAGI TRANSFORMASI SOSIAL MENURUT KAJIAN RICHARD SIWU SEBAGAI GAGASAN TEOLOGI PUBLIK INDONESIA Marde Christian Stenly Mawikere; Sudiria Hura; Jean Calvin Riedel Mawikere
DA'AT : Jurnal Teologi Kristen Vol. 5 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/djtk.v5i2.1869

Abstract

This article examines the role of the Gospel, Minahasan culture, and Pancasila in Indonesia's social transformation, using Richard Siwu's contributions as a primary framework. The introduction highlights the relevance of these three elements in the context of societal modernization, particularly in Minahasa, Indonesia. Richard Siwu, through his integrated approach of theology, cultural studies, and sociology, depicts the complexity of interaction and mutual influence among Christianity, Minahasan indigenous traditions, and the national ideology of Pancasila. The research methodology employs a qualitative approach with content analysis to delve into the complex concepts within Siwu's works and other relevant literature. Findings indicate that integrating Christian values, local culture, and Pancasila principles has the potential to strengthen an inclusive national identity and promote positive social change in Indonesia. The conclusion emphasizes the analytical outcomes on how the interaction of these three elements can support social harmony and sustainable national development. Thus, this article contributes significantly to understanding the complex dynamics of religion, culture, and politics in Indonesia and their implications for future modern and inclusive development. Keywords: Gospel, Religion, Culture, Pancasila, Social Transformation
CONTEXTUALISING CHRISTIAN THEOLOGY IN THE POSTMODERN ERA: RESPONDING TO THE CHALLENGES OF THE DIGITAL WORLD WITH GOSPEL INTEGRITY Marde Christian Stenly Mawikere; Sudiria Hura; Jean Calvin Riedel Mawikere; Daniella Beauty Melanesia Mawikere
DA'AT : Jurnal Teologi Kristen Vol. 7 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/djtk.v7i1.1991

Abstract

Christian theology in the postmodern era faces significant challenges driven by relativism, pluralism, and secularism, as well as the rapid advancement of digital technology. This study aims to examine the contextualisation of Christian theology in response to the dynamics of popular culture, focusing on the application of relevant theology in the virtual world without compromising the principles of the Gospel. The method employed is content analysis of both classical and contemporary theological literature. The findings of the research indicate that digital technology can be utilised by the Church to build an inclusive and transformative faith community while maintaining the integrity of Christian teachings. This study reveals the importance of contextualising theology in the digital realm, which not only addresses the challenges of the present age but also responds to the spiritual needs of postmodern society, creating space for a more relevant, Christ-centred Church mission.
Tinjauan Empiris Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini Ceria Terpadu Wamena Tahun 2016 Mawikere, Marde Christian Stenly; Hura, Sudiria
Montessori Jurnal Pendidikan Kristen Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2022): Montessori Jurnal Pendidikan Kristen Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/mjpkaud.v3i1.837

Abstract

Artikel ini merupakan Studi Mengenai Implementasi Pendekatan Proses Pembelajaran dan Metode-metode Pembelajaran Pendidikan Kristen Anak Usia Dini. Di dalamnya, peneliti mengungkapkan mengenai pentingnya pelayanan Pendidikan Kristen kepada anak-anak usia dini sebagaimana kepada orang-orang dewasa. Oleh karena Alkitab menyatakan bahwa anak-anak adalah subyek pelayanan dan masa yang menentukan dalam pengenalan akan Tuhan dan pertumbuhan iman menuju masa dewasa. Dalam dunia pendidikan, kategori anak usia dini adalah masa usia emas (golden age) untuk menanamkan nilai-nilai rohani dan pembentukan karakter serta memperkenalkan mereka dengan pengetahuan dan keterampilan dengan sederhana. Studi ini diawali dengan paparan sekilas dalam bagian pendahuluan mengenai hasil kajian Alkitab (hermeneutika Alkitab) mengenai pendidikan anak usia dini, baik dari Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Kemudian dilanjutkan dengan paparan sekilas dalam pendahuluan juga mengenai hasil kajian teoritis yang menelaah dengan fokus masalah penelitian dari tesis ini yakni pendekatan proses pembelajaran dan metode-metode pembelajaran terhadap anak usia dini. Adapun penelitian empiris dalam penelitian ini dilakukan pada satuan pendidikan KBTRI dan TK Ceria Terpadu PESAT Wamena untuk memperoleh gambaran mengenai relevansi pendekatan proses pembelajaran dan metode-metode pembelajaran dengan mengumpulkan data-data yang diperoleh melalui pengamatan dan wawancara terhadap dinamika pembelajaran di kelas antara guru dan murid. Adapun penelitian dalam artikel ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dibangun dari penelitian literatur, dalam hal ini literatur mengenai kajian Alkitab dan kajian teoritis yang berkaitan dengan pendidikan Kristen anak usia dini serta penelitian empiris yaitu pengamatan lapangan yang dilakukan dengan metode pengamatan partisipan dan wawancara yang dilaksanakan tahun 2016 pada lokus penelitian. Hasil studi memperlihatkan bahwa pendekatan proses pembelajaran maupun metode-metode pembelajaran PAK yang relevan terhadap anak usia dini tidak sekedar mengikuti teori-teori pembelajaran sekuler yang cenderung menekankan pengetahuan dan ketrampilan seorang guru/pendidik, kurikulum dan bahan pelajaran atau sarana yang canggih serta fasilitas belajar yang memadai melainkan penting sekali adanya dasar-dasar Firman Tuhan (Alkitab) yang menjadi pedoman utama. Hasil studi ini juga memperlihatkan adanya dua pendekatan proses pembelajaran yakni dari golongan interaksionisme dan kategorial yang masing-masing berorientasi kepada anak sebagai subyek pendidikan serta bermacam-macam metode pembelajaran yang menekankan peran anak untuk memahami, menangkap dan mengetahui apa yang hendak diajarkan oleh guru terhadap mereka. Hal ini yang nampak dan efektif dalam penelitian empiris terhadap KBTRI dan TK Ceria Terpadu Wamena, Papua, setidaknya dalam kurun waktu tahun 2016.
Telaah Etnografi Mengenai Inkulturasi dan Akulturasi Sebagai Kearifan Lokal Etnis Baliem, Papua Mawikere, Marde Christian Stenly; Hura, Sudiria
Tumou Tou Vol. 8 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.205 KB)

Abstract

This article is an ethnographic study of the Inculturation and Acculturation of the Baliem, as ethnic groups in the Land of Papua. The elements of inculturation under study consist of personality, leadership substance, ritual and communication, while the elements of acculturation studied consist of socio-cultural changes that occur in the Baliem community and their attitudes towards outside influences and other openness dynamics. This study shows that the Baliem ethnic group has a unique traditional cultural wealth and through the influence of the outside community has undergone socio-cultural changes which are supported by an open attitude to other communities. With such local wisdom, this study will contribute and stimulate learning, further research and a holistic community service and development approach, both spiritually, mentally and physically as well as dynamic contextually for the Baliem ethnic in Land of Papua.